Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Buku Gerakan Literasi Sekolah (Dari Pucuk Hingga Akar)

Diposkan Oleh On September 24, 2018

Buku Gerakan Literasi SekolahPenerbitan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti merupakan pintu masuk bagi program baru Kemendikbud setelah bertahun-tahun bergelut dalam program pengentasan buta aksara, yaitu literasi.Momen ini adalah angin segar menuju perubahan substansial dalam pembelajaran di sekolah. Selama ini, fokus pembangunan dunia pendidikan lebih banyak tertuju pada perluasan akses pendidikan. Perhatian terhadap kualitas pendidikan sudah tampak, namun masih terasa ada yang kurang.

Kekurangan itu terletak pada perhatian dalam proses pembelajaran di kelas. Interaksi guru dan siswa, dalam proses belajar mengajar, seharusnya mendapat porsi besar dalam kebijakan di dunia pendidikan. Sebab dari dalam kelaslah perubahan itu dimulai, kemudian merambah ke lingkungan keluarga, dan memengaruhi kehidupan masyarakat.

Sebenarnya “sinyal” itu sudah muncul dari sekian survei internasional yang dimulai sejak abad 21. Progress in International Reading Literacy Study (PIRLS), Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS), dan Programme for International Student Assessment (PISA), yang mengukur tingkat literasi siswa di sejumlah negara, mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang dapat dilakukan negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Negara-negara maju menggunakan pengukuran literasi sebagai batu pijakan bagi proses perbaikan di bidang pendidikan dan pembangunan SDM.

Maka, ketika Permendikbud tentang Penumbuhan Budi Pekerti terbit, yang memberi ruang bagi munculnya program literasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyambutnya dengan suka cita. Ini merupakan angin segar yang harus segera dihirup dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Paradigma baru abad 21 yang mengutamakan kolaborasi, bukan kompetisi, menjadi sarana menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan secara bersama-sama. Gerakan yang menjadi ciri pengembangan literasi menjadi energi tersendiri yang mendorong Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, praktisi, akademisi, pegiat literasi, dan lembaga swadaya masyarakat untuk duduk satu meja merumuskan kehendak bersama.

Di tahun ke-3 Gerakan Literasi Sekolah (2015 – 2017) berjalan, kami disibukkan dengan banyak sekali kegiatan yang menghimpun sekian jumlah kalangan dalam satu meja. Kami berdiskusi, berbagi informasi, dan menetapkan strategi pencapaian yang tidak hanya melibatkan sekolah, namun juga keluarga dan masyarakat. Bagaimanapun,Gerakan Literasi Sekolah (GLS) akan berjalan optimal jika melibatkan unsur keluarga dan masyarakat. Literasi, akhirnya, menjadi jembatan bagi implementasi tripusat pendidikan.

Buku ini merangkum sekaligus menginformasikan secara singkat dan padat beragam kegiatan yang telah dilakukan Ditjen Dikdasmen seputar pelaksanaan GLS. Jarang sekali ada buku yang mengupas proses di balik sebuah kebijakan dan memotretnya dari dekat, mengungkap kegelisahan dan harapan para pelaku dengan menjaga kredibilitas dan transparansi. Dapat dikatakan, buku ini membuka “dapur” Ditjen Dikdasmen menjelang dan setelah program GLS muncul.

Diharapkan, buku ini mampu menyamakan persepsi semua pemangku kepentingan dalam memahami dan akhirnya terlibat gerakan literasi yang digalang Kemendikbud. Gerakan literasi tidak akan berhasil tanpa dukungan berbagai pihak.

Buku ini berisi antara lain:

Bab I Pendahuluan
Bab II Gerakan Literasi Sekolah
Persoalan Mendasar
Dari Aksara ke Literasi
Buku Panduan
Semiloka Literasi Sekolah
Penjenjangan Buku
Penyempurnaan Panduan GLS
Pembentukan Satgas GLS
Sosialisasi
Dukungan Anggaran
Gerakan Literasi Nasional

Bab III Menit Membaca
Buku yang dibaca
Waktu yang pas
Cara membaca
Tahap-tahap pelaksanaan
Guru teladan membaca
Lokasi membaca
Jurnal
Menciptakan suasana menyenangkan
Menulis agar membaca

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Gerakan Literasi Sekolah (Dari Pucuk Hingga Akar Sebuah Refleksi) ini silahkan download pada link di bawah ini:

Download File:
Buku Gerakan Literasi Sekolah (Dari Pucuk Hingga Akar Sebuah Refleksi).pdf
Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Buku Gerakan Literasi Sekolah (Dari Pucuk Hingga Akar Sebuah Refleksi). Semoga bisa bermanfaat.

Buku Guru Matematika Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013

Diposkan Oleh On September 07, 2018

buku guru kls 4 sd-miBuku ini diharapkan menjadi pedoman guru selama proses pembelajaran Pendidikan Matematika sebagai pelengkap buku tematik di kelas IV SD/MI. Buku ini menjabarkan usaha minimal guru yang harus dilakukan agar peserta didik dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan.

Kurikulum 2013 disusun untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya dengan pendekatan belajar saintifik berdasarkan nilai-nilai budaya bangsa. Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan Standar Kompetensi (SK) sebagai acuan mengembangkan Kompetensi Dasar (KD). Sebagai gantinya, Kurikulum 2013 telah menyusun Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Inti merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang peserta didik melalui pembelajaran Kompetensi Dasar yang diorganisasikan dan pembelajaran integratif dan pendekatan saintifik. Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang dikembangkan dalam Kompetensi Dasar.

Tujuan penyusunan Buku Guru ini adalah memberikan acuan atau pedoman bagi guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran matematika di SD/MI kelas IV. Dalam buku ada bagian penting yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu kegiatan pembelajaran, penilaian, pengayaan dan remedial, serta interaksi guru dengan orang tua peserta didik.

Untuk memudahkan dalam penggunaan, seperti di buku siswanya buku ini terbagi ke dalam enam pelajaran sebagai berikut.

Pelajaran 1 Pecahan

Pelajaran ini memuat materi pecahan, yang meliputi pengertian pecahan, pecahan senilai, pecahan sederhana, membandingkan dan mengurutkan pecahan, berbagai bentuk pecahan, pembulatan bilangan, dan menaksir operasi hitung dua bilangan.

Pelajaran 2 Konsep Faktor dan Kelipatan Bilangan

Pelajaran ini memuat materi konsep faktor dan kelipatan bilangan, yang meliputi faktor dan kelipatan bilangan, bilangan prima, FPB dan KPK, dan permasalahan yang berkaitan dengan FPB dan KPK.

Pelajaran 3 Pengukuran Panjang dan Berat

Pelajaran ini memuat materi pengukuran panjang dan berat. Materi pengukuran panjang meliputi satuan baku panjang, operasi hitung yang melibatkan satuan panjang, dan pembulatan dan menaksir hasil pengukuran panjang ke satuan terdekat. Adapun materi pengukuran berat meliputi satuan baku berat, operasi hitung yang melibatkan satuan berat, dan pembulatan dan penaksiran hasil pengukuran berat ke satuan terdekat. 

Pelajaran 4 Keliling dan Luas Bangun Datar

Pelajaran ini memuat materi keliling dan luas bangun datar, yang meliputi segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan, keliling dan luas bangun datar (persegi, persegi panjang, dan segitiga), dan hubungan antargaris.

Pelajaran 5 Statistika

Pelajaran ini memuat materi statistika, yang meliputi mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menafsirkan sajian data.

Pelajaran 6 Pengukuran Sudut

Pelajaran ini memuat materi pengukuran sudut, yang meliputi mengenal, membandingkan dan mengukur sudut, selanjutnya mengukur sudut pada bangun datar dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengukuran sudut.

Agar pembelajaran dapat berlangsung efektif dan terarah maka pembelajaran tiap pelajaran dirancang dengan sajian yang terdiri atas
  • Pengantar
  • Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
  • Kegiatan Pembelajaran
  • Penilaian
  • Pengayaan dan Remedial
  • Interaksi Guru dan Orang Tua
  • Kunci Uji Kompetensi
Rancangan tersebut akan membantu para guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran.

    Download Buku Guru Matematika Kelas 4 SD MI Kurikulum 2013

    Selengkapnya mengenai Buku Guru Matematika Kelas 4 SD MI Kurikulum 2013 ini silahkan rekan guru madrasah unduh pada link di bawah ini:

    Download File:
    Buku Guru Matematika Kelas 4 SD MI Kurikulum 2013.pdf
    Demikian yang bisa Guru Madrasah sampaikan mengenai Buku Guru Matematika Kelas 4 SD MI Kurikulum 2013. Semoga bisa bermanfaat.

    Buku Guru dan Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas 6 SD/MI Kurtilas Revisi 2018

    Diposkan Oleh On September 02, 2018

    Pembelajaran Kurikulum 2013 sangatlah dinamis dengan revisi nya, dari rilis awal tahun 2013 sudah beberapa kali di revisi dari revisi 2014, 2016, 2017 dan 2018 . Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pun juga terimbas dengan revisi, utamanya yang kami sampaikan ini adalah edisi revisi 2018 untuk buku PAI dan BP, sama dengan buku tematik kelas 3 SD juga sudah rilis buku guru dan buku siswa dengan revisi 2018.

    Bapak dan ibu guru khususnya pengajar PAI dan Budi Pekerti, pada Buku guru PAI dan BP kelas 6 SD Kurtilas Revisi 2018 ini memuat 12 pembelajaran yang rinciannya adalah sebagai berikut :
    1. Indahnya saling menghormati
    2. Ketika bumi berhenti berputar
    3. Indahnya nama-nama Allah SWT
    4. Ayo, membayar zakat
    5. Keledananan Rasulullah SAW dan para sahabatnya
    6. Indahnya saling membantu
    7. Menerima Qada dan Qadar
    8. Sebangnya berakhlak terpuji
    9. Ayo, berinfak dan bersedekah
    10. Senangnya meneladani para nabi dan Ashabul Kahfi
    Yang menarik pada buku PAI kelas 6 SD K13 Revisi 2018 pada setiap pelajaran buku guru menyajikan beberapa rangkaian kegiatan yang sistematis seperti ini kami ambil contoh pada pelajaran 1 Indahnya saling menghormati, pada pelajaran 1 ini terdapat subpelajaran A yang berjudul contohnya dari pelajaran 1 yakni Amati gambar berikut ada poin poin pembelajaran yang bisa membantu dan tentunya mengarahkan guru PAI dan BP SD dalam pelaksanaannya yakni :
    1. Kompetensi inti (KI)
    2. Kompetensi Dasar (KD)
    3. Indikator Pencapaian Kompetensi
    4. Pengembangan materi
    5. Proses Pembelajaran
    6. Penilaian
    7. Pengayaan
    8. Remedial
    9. Interaksi Guru dan Orang tua
    Dari setiap subpelajaran akan selalu seperti itu sehingga diharapkan guru PAI dan BP SD mampu melaksanakan kegiatan belajar secara teratur agar hasil belajar bisa maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.

    Pada implementasinya juga guru PAI dan BP memiliki amanah yang maha mulia, karena embel-embel nama pelajaran budi pekerti, bisa diartikan bahwa urusan akhlak, perilaku, karakter menjadi tanggung jawab pelajaran PAI dan BP walaupun secara umum adalah tanggung jawab semua guru, namun penanaman secara internal dan eksternal dilakukan oleh guru PAI dan BP SD.

    Selengkapnya mengenai Buku Guru dan Siswa PAI dan BP untuk Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018, silahkan bisa klik link tautan yang kami bagikan di bawah ini :'
    Unduh File :
    • Buku Guru PAI dan Budi Pekerti Kelas 6 Revisi 2018 (Download)
    • Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas 6 Revisi 2018 (Download)
    Demikianlah artikel kami hari ini tentang Buku Guru Dan Buku Siswa Kelas 6 SD Terbaru Revisi 2018 SD PAI dan Budi Pekerti. Terima kasih atas kunjungannya

    sumber : bukupaket.com

    Buku Guru dan Siswa Sejarah Indonesia Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Kurtilas Revisi 2018

    Diposkan Oleh On August 28, 2018

    sejarah indonesia kelas 12 sma
    Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran, sehingga kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

    Pembelajaran Sejarah Indonesia untuk Kelas XII jenjang Pendidikan Menengah yang disajikan dalam buku ini juga tunduk pada ketentuan tersebut. Sejarah Indonesia bukan berisi materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi pengetahuan siswa. Sejarah Indonesia adalah mata pelajaran yang membekali siswa dengan pengetahuan tentang dimensi ruang-waktu perjalanan sejarah Indonesia, keterampilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret dan abstrak, serta sikap menghargai jasa para pahlawan yang telah meletakkan fondasi bangunan negara Indonesia beserta segala bentuk warisan sejarah, baik benda maupun takbenda. Sehingga terbentuk pola pikir siswa yang sadar sejarah.

    Sebagai pelajaran wajib yang harus diambil oleh semua siswa yang belum tentu berminat dalam bidang sejarah, buku ini disusun menggunakan pendekatan regresif yang lebih populer. Melalui pengamatan terhadap kondisi sosial-budaya dan sejumlah warisan sejarah yang bisa dijumpai saat ini, siswa diajak mengarungi garis waktu mundur ke masa lampau saat terjadinya peristiwa yang melandasi terbentuknya peradaban yang melatarbelakangi kondisi sosial-budaya dan warisan sejarah tersebut. Pembahasan dilanjutkan dengan peristiwa-peristiwa berikutnya yang menyebabkan berkembang atau menyusutnya peradaban tersebut sehingga menjadi yang tersisa saat ini.

    Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

    Mata pelajaran Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang masuk dalam kelompok mata pelajaran wajib dan mata pelajaran peminatan. Buku ini merupakan buku pegangan guru untuk mata pelajaran Sejarah Indonesia sebagai kelompok mata pelajaran wajib. Mata pelajaran wajib merupakan bagian dari kurikulum pendidikan menengah yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangsa, bahasa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan logika dan kehidupan pribadi siswa, masyarakat dan bangsa, pengenalan lingkungan fisik dan alam, kebugaran jasmani, serta seni budaya daerah dan nasional.

    Sistem pendidikan nasional yang berlaku saat ini mengacu pada Undang- Undang SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003. Undang-undang ini mengatur pelaksanaan pendidikan nasional sehingga dalam pelaksanaannya mampu menjalankan fungsi pendidikan nasional yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Di samping itu, pelaksanaan pendidikan nasional juga harus mampu mengembangkan potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab sehingga tujuan pendidikan nasional yang terdapat dalam undang-undang tersebut tercapai.

    Sebagai upaya untuk menunjang keberhasilan pencapaian fungsi dan tujuan pendidikan tersebut, pemerintah merancang suatu kurikulum yang komprehensif, yang isinya meliputi aspek kognitif, keterampilan, sikap spiritual dan sikap sosial. Kurikulum ini kita kenal sebagai Kurikulum 2013. Sebagai upaya untuk mencapai fungsi dan tujuan pendidikan nasional, Kurikulum 2013, dalam struktur isinya mencakup Kompetensi Inti (KI) dan Kompetisi Dasar (KD). Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ini merupakan pengejawantahan dari fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Guru, dalam proses pembelajaran, harus mampu mengaitkan antara Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sehingga aspek kognitif, keterampilan, sikap spiritual dan sikap sosial dapat dikembangkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

    Keberhasilan implementasi suatu kurikulum tidak tergantung pada salah satu komponen pendidikan, namun memerlukan keterlibatan berbagai komponen pendidikan, baik guru, siswa dan stake holder. Kalau sebelumnya guru memiliki peran utama sebagai sumber belajar, dalam Kurikulum 2013, guru memiliki peran sebagai dinamisator, motivator dan fasilitator. Dengan demikian, guru dituntut memiliki kompetensi dalam mengelola pembelajaran, mulai tahapan perencanaan, pelaksanaan maupun penilaian.

    Oleh karena itu, guru pengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia dituntut memiliki kompetensi di bidang Sejarah Indonesia, mampu memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya Sejarah Indonesia sebagai instrumen pendidikan karakter bangsa yang mampu membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Untuk mencapai itu Guru Sejarah dituntut memiliki perspektif kebangsaan, dan mengembangkan historical thinking (cara berpikir sejarah) untuk ditransformasikan kepada siswa dalam kehidupan keseharian. Di sisi lain, aspek moral dan keteladanan seorang guru juga menjadi hal yang amat penting dalam pembelajaran Sejarah Indonesia. Oleh karena itu, agar Indikator Pembelajaran Sejarah Indonesia bisa tercapai, guru harus memahami karakteristik mata pelajaran Sejarah Indonesia seperti yang diuraikan pada petunjuk umum ini.

    Download Buku Sejarah Indonesia Guru dan Siswa Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Edisi Revisi 2018

    Bagi rekan guru yang kebetulan memerlukan Buku Sejarah Indonesia Guru dan Siswa Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Edisi Revisi 2018 Kurikulum 2013 ini silahkan mengunduhnya melaui link di bawah ini:

    Unduh File :
    • Buku Guru Sejarah Indonesia Kelas 12 K13 Revisi 2018.pdf, Unduh
    • Buku Siswa Sejarah Indonesia Kelas 12 K13 Revisi 2018.pdf, Unduh
    Demikian yang bisa Guru Madrasah sampaikan tentang Buku Guru dan Buku Siswa Pelajaran Sejarah Indonesia SMA/MA dan SMK/MAK sederajat Kelas 12 Edisi Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya di blog Guru Madrasah....

    sumber link : www.bukupaket.com

    Buku Guru dan Siswa Kelas 3 Tema 1 SD/MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018

    Diposkan Oleh On August 27, 2018

    buku kelas 3 sd tema 1
    Sebagaimana diketahui bahwa buku teks siswa yang berbasis aktivitas disusun sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, yang sangat mengedepankan pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan standar kelulusan yang ditetapkan. Oleh karena hanya sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, guru diharapkan tidak menggunakan buku ini sebagai satu-satunya buku panduan yang menjadi acuan dalam proses belajar mengajar di kelas. Isi dari Buku Guru hanyalah contoh aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan di kelas. Guru memiliki keleluasaan untuk membangun kegiatan pembelajaran sendiri yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Guru juga tetap harus membuka dan mempelajari peraturan pemerintah khususnya berkaitan dengan konsep penilaian dan pelaporan yang tidak dapat diurai secara detil dalam buku ini.

    Meski buku ini juga dilengkapi dengan materi tambahan untuk pengayaan guru, kehadiran buku-buku penunjang guna memperkaya wawasan dan keterampilan siswa tetap dibutuhkan. Jika perlu, bisa saja guru memanfaatkan buku-buku KTSP yang sudah dimiliki sekolah. Guru maupun siswa juga dapat memanfaatkan bahan-bahan belajar lain yang relevan, termasuk ensiklopedia, berbagai buku yang membahas topik terkait pembelajaran, majalah, surat kabar, dan sebagainya.

    Buku ini dibuat dengan berlandaskan pada kompetensi dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud. Buku ini telah melalui proses review, evaluasi, penyuntingan, dan mendapatkan catatan serta saran-saran perbaikan yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

    Berbeda dengan Buku Guru sebelumnya, atas arahan dari Kemendikbud, kali ini Buku Guru tidak lagi dilengkapi dengan KI 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial siswa.

    Buku Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal-hal sebagai berikut.
    1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi empat subtema dengan kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
    2. Ruang lingkup pembelajaran yang memberikan gambaran tentang kegiatan dan kemampuan yang dikembangkan dalam satu subtema.
    3. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada setiap kegiatan pembelajaran.
    4. Media dan alat pembelajaran yang akan digunakan pada setiap kegiatan pembelajaran.
    5. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran tematik terpadu yang terdiri dari Kegiatan Pembuka, Kegiatan Inti, dan Kegiatan Penutup yang disusun untukm menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
    6. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
    7. Berbagai teknik penilaian siswa.
    8. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
    9. Petunjuk penggunaan buku siswa.
    Dan untuk lebih jelasnya mengenai Buku Guru dan Siswa Revisi 2018 SD MI Kelas 3 Tema 1 - Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup dapat anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan diabwah ini.

    Unduh File :
    Demikian postingan mengenai Buku Guru dan Siswa Revisi 2018 SD MI Kelas 3 Tema 1 - Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup yang dapat guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat....

    Buku Guru dan Siswa Matematika SMA/MA dan SMK/MAK Kelas 12 Kurtilas Revisi 2018

    Diposkan Oleh On August 25, 2018

    matematika kls 12 sma
    Matematika adalah bahasa universal untuk menyajikan gagasan atau pengetahuan secara formal dan presisi sehingga tidak memungkinkan terjadinya multi tafsir. Penyampaiannya adalah dengan membawa gagasan dan pengetahuan konkret ke bentuk abstrak melalui pendefinisian variabel dan parameter sesuai dengan yang ingin disajikan. Penyajian dalam bentuk abstrak melalui matematika akan mempermudah analisis dan evaluasi selanjutnya.

    Permasalahan terkait gagasan dan pengetahuan yang disampaikan secara matematis akan dapat diselesaikan dengan prosedur formal matematika yang langkahnya sangat presisi dan tidak terbantahkan. Karenanya matematika berperan sebagai alat komunikasi formal paling efisien. Perlu kemampuan berpikir kritis-kreatif untuk menggunakan matematika seperti uraian di atas: menentukan variabel dan parameter, mencari keterkaitan antarvariabel dan dengan parameter, membuat dan membuktikan rumusan matematika suatu gagasan, membuktikan kesetaraan antarbeberapa rumusan matematika, menyelesaikan model abstrak yang terbentuk, dan mengkonkretkan nilai abstrak yang diperoleh.

    Buku Matematika Kelas XII untuk Pendidikan Menengah ini disusun dengan dengan tujuan memberi pengalaman konkret-abstrak kepada siswa seperti uraian di atas. Pembelajaran matematika melalui buku ini akan membentuk kemampuan siswa dalam menyajikan gagasan dan pengetahuan konkret secara abstrak, menyelesaikan permasalahan abstrak yang terkait, serta berlatih berpikir rasional, kritis dan kreatif.

    Buku Guru dan Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Kurtilas Revisi 2018

    Diposkan Oleh On August 23, 2018

    buku pai kelas 12 sma
    Misi utama pengutusan Nabi Muhammad saw. adalah untuk menyempurnakan keluhuran akhlak. Sejalan dengan itu, dijelaskan dalam al-Qurãn bahwa Beliau diutus hanyalah untuk menebarkan kasih sayang kepada semesta alam. Dalam struktur ajaran Islam, pendidikan akhlak adalah yang terpenting. Penguatan akidah adalah dasar. Sementara, ibadah adalah sarana, sedangkan tujuan akhirnya adalah pengembangan akhlak mulia. Nabi Muhammad saw. Bersabda,”Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR.Abu Daud dan Imam Ahmad). Nabi Muhammad saw. juga bersabda,”Orang yang paling baik Islamnya adalah yang paling baik akhlaknya”(HR.Imam Ahmad). Dengan kata lain, hanya akhlak mulia yang dipenuhi dengan sifat kasih sayang sajalah yang dapat menjadi bukti kekuatan akidah dan kebaikan ibadah. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diorientasikan kepada akhlak yang mulia dan kepada pembentukan peserta didik yang penuh kasih sayang. Bukan hanya penuh kasih sayang kepada sesama muslim, melainkan kepada semua manusia, bahkan kepada segenap unsur alam semesta.

    Hal ini selaras dengan Kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi yang utuh antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Peserta didik tidak hanya diharapkan bertambah pengetahuan dan wawasannya, tetapi meningkat juga kecakapan dan keterampilannya serta semakin mulia karakter dan kepribadiannya.

    Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XII ini ditulis dengan semangat seperti tersebut di atas. Pembelajarannya dibagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan peserta didik dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Akan tetapi, tidak berhenti dengan pengetahuan agama sebagai hasil akhir. Pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntutan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual yang berhubungan dengan pencipta maupun ibadah yang mengatur hubungan antara sesama dalam sosial kemasyarakatan.

    Untuk itu, sebagai buku pendidikan agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Urutan pembelajaran dirancang dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan peserta didik. Dengan demikian, materi buku ini bukan hanya untuk dibaca, didengar, ataupun dihafal baik oleh peserta didik maupun guru, melainkan untuk menuntun apa yang harus dilakukan peserta didik bersama guru dan teman-teman sekelasnya dalam memahami dan menjalankan ajaran agamanya.

    Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, peserta didik diajak berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas disekitarnya. Peran guru agama dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

    Adapun mengenai isi materi pembelajaran pada Buku PAI Kurikulum 2013 untuk Guru dan Siswa Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Edisi Revisi 2018 ini antara lain:

    Bab 1 Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir
    Membuka Relung Kalbu
    Mengkritisi Sekitar Kita
    Memperkaya Khasanah
    A. Tadarus al-Qurān 5-10 Menit sesuai Tema
    B. Menganalisis dan Mengevaluasi Makna Iman kepada Hari Akhir
    C. Periode Hari Akhir
    D. Hakekat Beriman kepada Hari Akhir
    E. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir
    F. Menyajikan Kaitan antara Beriman kepada Hari Akhir dengan Perilaku Jujur, Bertanggung Jawab, dan Adil
    Menerapkan Perilaku Mulya
    Rangkuman
    Evaluasi

    Bab 2 Menyakini Qadā dan Qadar Melahirkan Semangat Bekerja
    Membuka Relung Kalbu
    Mengkritisi Sekitar Kita
    Memperkaya Khasanah
    A. Tadarus al-Qurān 5-10 Menit sesuai Tema
    B. Menganalisis dan Mengevaluasi Makna Iman kepada Qadā dan Qadar
    C. Kaitan antara Beriman kepada Qadā dan Qadar dengan Sikap Optimis, Berikhtiar dan Bertawakal
    D. Hikmah Beriman kepada Qadā dan Qadar
    Menerapkan Perilaku Mulya
    Rangkuman
    Evaluasi

    Download Buku PAI (Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti) Guru dan Siswa Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Edisi Revisi 2018

    Dan untuk lebih lengkapnya mengenai Buku PAI (Pendidikan Agama Islam) dan Budi Pekerti untuk Guru dan Siswa Kelas 12 SMA/MA SMK/MAK Edisi Revisi 2018 Kurikulum 2013 ini silahkan bisa Anda unduh pada link di bawah ini:

    Download File:

    Demikian yang bisa Guru Madrasah sampaikan mengenai Buku Guru dan Buku Siswa Pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) dan Budi Pekerti SMA/MA dan SMK/MAK Kelas 12 Edisi Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya di Blog Guru Madrasah...