Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Lomba Gelar Karya Film Pelajar Tahun 2018

Diposkan Oleh On August 12, 2018

Film sebagai media komunikasi massa mempunyai peranan penting bagi pengembangan budaya sebagai salah satu aspek, peningkatan ketahanan nasional dalampembangunan nasional, dan juga sebagai sarana pencerdasan kehidupan bangsa, pengembangan potensi diri, pembinaan akhlak mulia, pemajuan kesejahteraan masyarakat serta wahana promosi Indonesia didunia Internasional, sehingga film dan perfilman Indonesia perlu dikembangkan dan dilindungi.

Film dalam era globalisasi dapat menjadi alat penetrasi kebudayaan. Sehingga perlu dijaga dari pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan jati diri bangsa indonesia. Untuk itu diperlukan adanya sarana/ ruang kreatif bagi generasi muda agar kreatifitas-kreatifitas anak negeri dapat diarahkan menjadi energi positif yang mampu menciptakan kekuatan tersendiri dalam kancah persaingan ekonomi bebas. Sehingga Pusat Pengembangan Perfilman, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mampu menjadi katup inkubator bagi tumbuh kembangnya dunia perfilman di Indonesia.

Gelar Karya Film Remaja Tahun 2018

Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 141, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5060);
  3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 195);
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Tujuan
  1. Meningkatkan perkembangan film pendek dan dokumenter secara kuantitas yang diimbangi dengan kualitas, khususnya di kalangan pelajar di Indonesia.
  2. Menumbuhkan rasa cinta tanah air, peduli budaya bangsa untuk menguatkan jiwa nasionalisme bagi pelajar Indonesia melalui media seni film.
  3. Mengembangkan nilai-nilai pembelajaran bagi masyarakat luas tentang tema-tema yang positif yang dikandung dalam karya-karya film pelajar Indonesia. Karena melalui seni film (media audio visual), pesan yang disampaikan akan mudah dipahami secara universal.
Hasil yang Diharapkan
  1. Meningkatnya kuantitas dan kualitas film pendek dan dokumenter yang dihasilkan kalangan pelajar Indonesia.
  2. Tumbuhnya rasa cinta tanah air, peduli pada nilai-nilai budaya bangsa di kalangan pelajar Indonesia.

Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKN Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018

Diposkan Oleh On August 12, 2018

anugerah konstitusi guru pkn 2018
Mahkamah Konstitusi (MK) berdasarkan Pasal 24C UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, merupakan salah satu pemegang kekuasaan kehakiman yang menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. MK memiliki kewenangan dan kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan secara profesional berdasarkan prinsip-prinsip good governance lembaga peradilan, agar hukum dan keadilan dapat ditegakkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegakan nilai-nilai konstitusi yang berkeadilan (constitutional justice) tidak dapat diwujudkan dengan bergantung semata-mata pada lembaga- lembaga negara, namun juga harus didukung oleh semangat kebangsaan warga negara dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. Terlebih lagi dalam konteks negara demokrasi konstitusional, masyarakat memiliki peran yang tak kalah penting dalam berpartisipasi dan mengawal penyelenggaraan negara serta pemerintahan agar sesuai dengan prinsip- prinsip pemerintahan konstitusional (constitutional government).

Penegakan hukum dan konstitusi serta penyelenggaraan negara hukum Pancasila yang demokratis mensyaratkan adanya tingkat kesadaran berkonstitusi yang baik dari segenap warga negara. Oleh karenanya, agar warga negara dapat berperan secara optimal, maka setiap warga negara perlu memahami hak-hak konstitusional yang dimilikinya serta upaya yang dapat ditempuh untuk mempertahankannya.

Pasca hadirnya gelombang reformasi, agenda untuk menyebarluaskan pendidikan Pancasila dan Konstitusi dirasa sangat kurang. Akibatnya, kesadaran warga negara untuk mengimplementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara semakin menurun. Munculnya aksi kekerasan dan main hakim sendiri, terjadinya konflik sosial dan politik di tengah-tengah masyarakat, menjadi fenomena yang kerap menghiasi media cetak dan elektronik kita sehari-hari.

Dengan kata lain, Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 sejatinya harus dijadikan sebagai kerangka dan landasan berpijak bagi setiap warga negara dalam bersikap dan bertingkah laku. Dengan berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945, berbagai potensi munculnya persoalan kebangsaan akan dapat diminimalisir sedemikian rupa. Hal ini menunjukkan bahwa pancasila menjadi opsi terbaik bagi permasalahan bangsa, namun demikian Pancasila tidak boleh disakralkan dan didogmakan. Pancasila harus tetap dijaga menjadi open and living ideology. Untuk itu perlu adanya upaya-upaya secara strategis dalam rangka melakukan pemaknaan relevansi dan reaktualisasi pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terbuka.

Berangkat dari kegelisahan moral dan intelektual, Mahkamah Konstitusi mengambil inisiatif untuk turut berperan serta dalam memberikan pendidikan dan pelatihan secara terstruktur dan sistematis dengan melakukan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dan menyebarluaskan nilai- nilai konstitusi kepada kelompok masyarakat. Dalam ikhtiar tersebut, telah diselenggarakan berbagai kegiatan kepada seluruh komponen bangsa.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan berbagai kalangan memahami mengenai MK sehingga mendorong partisipasi obyektif dan konstruktif mereka dalam pelaksanaan wewenang dan kewajiban MK, sekaligus mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi.

Salah satu komponen bangsa yang dipandang penting untuk mendapat pemahaman mengenai MK adalah Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Hal ini antara lain berdasar pertimbangan bahwa ada keterkaitan erat antara MK dengan Guru PPKn tersebut, yakni MK mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi sedangkan para Guru PPKn dapat menjadi pihak yang mendidik peserta didik agar menjadi anak-anak bangsa yang memiliki budaya sadar berkonstitusi. Dengan langkah ini diharapkan bangsa Indonesia dipenuhi oleh masyarakat dan aparatur penyelenggara Negara/pemerintah yang memiliki budaya sadar berkonstitusi.

Atas dasar pemikiran itu, MK memandang penting melakukan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama untuk menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi dan pemberian penghargaan Anugrah Konstitusi bagi Guru PPKn yang berhasil melaksanakan pendidikan kesadaran berkonstitusi, baik yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama dan pemberian penghargaan “Anugerah Konstitusi”.

Landasan Hukum
  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi;
  4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  5. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;
  6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang;
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
  9. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara;
  10. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  11. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama.
Tujuan
Pedoman ini disusun dengan tujuan untuk:
  1. Menjelaskan tentang kriteria, prosedur dan mekanisme penyelenggaraan pemilihan Guru PPKn penerima Anugerah Konstitusi.
  2. Menjadi acuan bagi peserta dan penyelenggara pemilihan Guru PPKn penerima Anugerah Konstitusi pada semua tahapan seleksi.
Untuk lebih jelasnya mengani Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018 bisa Anda unduh melalui tautan yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File : 
Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018
Demikian informasi mengenai Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018. Semoga bermanfaat....

Juknis Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun 2018

Diposkan Oleh On August 07, 2018

juknis anugerah guru madrasah 2018
Pendidikan merupakan salah satu sektor pembangunan yang merupakan program prioritas pemerintah dalam rangka menghadapi persaingan global dalam berbagai aspek kehidupan. Pendidikan yang bermutu memberikan sumbangan dalam menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 40 ayat (2) menyatakan bahwa Pendidik dan Tenaga Kependidikan berkewajiban memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga profesi, dan kedudukan dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Mengingat pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan madrasah yang berdedikasi dan berprestasi dalam meningkatkan profesinya, maka sudah sepantasnyalah kepada guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan diberikan penghargaan yang layak.

Sistem penghargaan dalam bentuk “Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah” perlu dilakukan secara ketat, transparan dan terukur, sehingga dapat memberi rasa kebanggaan yang dapat memotivasi para guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan untuk meningkatkan tugas-tugas profesinya, yang pada akhirnya mampu menjawab tantangan era global yang berbasis keunggulan.

Dalam penyelenggaraan pendidikan di Raudlatul Athfal (RA) dan Madrasah, peran guru dan tenaga kependidikan madrasah sangat penting dan strategis. Tugas dan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan sebagai pemimpin, motivator dan supervisor serta mitra kerja sangat menentukan, dan oleh karena itu diperlukan adanya pembinaan yang efektif. Selain itu, bagi mereka yang memiliki komitmen tinggi, kinerja yang bagus, prestasi dan inovasi untuk kemajuan RA dan Madrasah, selayaknyalah memperoleh pengakuan dan apresiasi dari semua pihak terkait, khususnya Kementerian Agama selaku instansi pembina dan pengguna. Hal ini penting agar semangat kerja, kreativitas, dedikasi dan komitmen serta kinerja mereka dapat terus terpelihara dan meningkat dari waktu ke waktu.

Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah tingkat nasional ini merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Agama kepada mereka yang memiliki dedikasi, kompetensi, kinerja dan prestasi tinggi, khususnya dalam bidang pengembangan potensi peserta didik/masyarakat, pengembangan satuan pendidikan dan pengembangan profesionalisme yang relevan dengan tugas mereka sebagai guru, kepala2 madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan pada satuan pendidikan RA dan Madrasah.

Dasar
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
  3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
  4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4355);
  5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
  6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
  7. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2018.
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4941);
  9. Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4212), sebagaimana telah diubah dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2004 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4418);
  10. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 120, Tambahan Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 4330), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketujuh atas Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
Tujuan
  1. Mendorong dan meningkatkan motivasi guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan untuk meningkatkan kinerja secara profesional pada satuan pendidikan RA dan Madrasah;
  2. Menciptakan guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan yang mampu berkontribusi dalam membangun suasana pembelajaran pada satuan pendidikan RA dan Madrasah;
  3. Meningkatkan daya kreatifitas dan inovasi guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan pada satuan pendidikan RA dan Madrasah;
  4. Memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan pada satuan pendidikan RA dan Madrasah yang memiliki kompetensi, dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugas;
  5. Memberikan pengakuan kepada guru, kepala madrasah, pengawas madrasah, laboran dan pustakawan yang berprestasi pada satuan pendidikan RA dan Madrasah.
Dan untuk lebih jelasnya mengenai Juknis Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun 2018 ini bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan dibawah ini.

Unduh File :
Demikian informasi mengenai Juknis Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun 2018. Semoga bermanfaat...

Pedoman Festival Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru PGRI 2018

Diposkan Oleh On July 28, 2018

pedoman inobel 2018
Perkembangan dunia di abad ke-21 saat ini begitu pesat. Semua bidang kehidupan perlu menyesuaikan terhadap berbagai perubahan yang terjadi, termasuk dunia pendidikan. Hal ini menuntut guru mengembangkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif. Upaya pemerintah dalam merealisasikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 41 ayat (3) yaitu memfasilitasi satuan pendidikan, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang berfungsi untuk menyiapkan peserta didik agar dapat menghadapi tantangan perubahan dalam kehidupan lokal, nasional, dan global. Pembelajaran yang menyenangkan dibutuhkan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki keahlian berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Hal ini sejalan dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah pada Bab I menyatakan "proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup, bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Dalam suatu proses pembelajaran, guru harus memiliki cara atau strategi yang menarik agar peserta didik menyukai dan senang dengan mata pelajaran yang diberikan oleh guru. Peserta didik yang senang dengan mata pelajarannya secara tidak langsung akan terdorong dan tertarik untuk belajar dengan rajin. Dengan demikian, kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah dapat meningkat. Penggunaan strategi yang tepat akan membangkitkan aktivitas peserta didik dalam mengikuti pelajaran sehingga peserta didik mampu untuk menyerap dengan baik mata pelajaran yang diberikan yang jauh dari kata membosankan, melainkan akan membuat kesan menyenangkan dalam belajar. Untuk itu diperlukan kreativitas para guru untuk berinovasi dalam melaksanakan proses pembelajaran. Inovasi yang dilakukan dalam proses pembelajaran meliputi metode dan media pembelajaran.

Proses pembelajaran di sekolah merupakan salah satu bagian yang penting dari pendidikan untuk ditingkatkan mutunya secara terus-menerus. Proses ini hendaknya mampu memfasilitasi peserta didik untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah dan dapat hidup selaras sebagai warga dunia yang baik. Untuk mewujudkan harapan tersebut, Pengurus Besar PGRI melalui Asosiasi Guru Penulis (AGP) PGRI menyelenggarakan Festival Karya Inovasi Pembelajaran Guru PGRI Tingkat Nasional Tahun 2018 dengan tema: "Pendidikan di Abad 21 ". Festival karya inovasi pembelajaran adalah kegiatan bagi guru-guru anggota PGRI (semua jenjang) untuk berkompetisi pada tingkat nasional dalam pembuatan karya inovatif (meliputi metode dan media) yang dapat memecahkan masalah pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.

Tujuan
Tujuan diadakannya Festival Karya Inovasi Pembelajaran bagi Guru PGRI Tahun 2018, adalah agar guru:
  1. memiliki motivasi untuk melakukan inovasi pembelajaran/pembimbingan; 
  2. menghasilkan karya inovasi pembelajaran/pembimbingan; 
  3. mendiseminasikan hasil inovasi pembelajaran/pembimbingan kepada sesama guru; 
  4. menampilkan hasil karya inovasi pembelajaran/pembimbingan; dan 
  5. memublikasikan hasil karya inovasi pembelajaran/pembimbingan melalui prosiding, dan jurnal ilmiah atau dibukukan. 
Sasaran
Sasaran dari dilaksanakannya kegiatan Festival Karya Inovasi Pembelajaran bagi Guru PGRI Tahun 2018 adalah para guru anggota PGRI di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang mencakup guru:
  1. Guru TK/RA 
  2. Guru SD/MI 
  3. Guru SMP/MTs 
  4. Guru SMA/SMK/MA/MAK 
Hasil Yang Diharapkan
Hasil yang diharapkan dari adanya kegiatan ini adalah:
  1. Munculnya motivasi guru untuk melakukan inovasi pembelajaran/pembimbingan 
  2. Terdokumentasikan karya inovasi pembelajaran/pembimbingan dari seluruh Indonesia; 
  3. Terpajangnya hasil karya inovasi pembelajaran/pembimbingan guru dari seluruh Indonesia; 
  4. Terdiseminasikannya hasil inovasi pembelajaran/pembimbingan kepada teman sejawat; 
  5. Terpublikasikannya hasil inovasi pembelajaran/pembimbingan dari karya terbaik Tingkat Nasional dalam prosiding atau jurnal; yang dapat digunakan sebagai referensi dan inspirasi dalam peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran; dan 
  6. Terpilihnya Juara I, Juara II, dan Juara III Festival Karya Inovasi Pembelajaran bagi guru PGRI Tingkat Nasional tahun 2018; 
Waktu Pelaksanaan
Festival Karya Inovasi Pembelajaran bagi guru PGRI dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat provinsi sampai dengan tingkat nasional.
  1. Tingkat provinsi dilaksanakan mulai awal bulan September 2018 sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2018. 
  2. Tingkat Nasional dilaksanakan mulai pertengahan bulan Oktober 2018 sampai dengan Akhir November 2018 
  3. Pengurus PGRI Kabupaten/Kota yang memiliki keinginan untuk menyelenggarakan Festival Karya Inovasi Pembelajaran bagi guru PGRI tingkat kabupaten/kota dapat dilaksanakan sebelum penyelenggaraan tingkat provinsi, dengan mengacu kepada penyelenggaraan festival tingkat provinsi. Naskah pemenang I kabupaten/kota dikirim ke Pengurus PGRI Provinsi untuk diseleksi. 
Untuk Info selengkapnya mengenai Pedoman Festival Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru PGRI 2018, silahkan klik link di bawah ini :

Demikian informasi mengenai Pedoman Festival Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru PGRI 2018 yang dapat Guru madrasah sampaikan, Semoga bermanfaat

Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah

Diposkan Oleh On July 28, 2018

pedoman upacara bendera
image : www.thecolourofindonesia.com
Pelaksanaan upacara bendera saat ini tidak diintensifkan dan dianggap  biasa-biasa saja. Padahal upacara bendera di sekolah mempunyai makna yang dalam sekali. Pengaruh teknologi juga diduga menjadi salah satu sebab penghayatan terhadap upacara bendera kian menipis. Perkembangan teknologi yang melesat cepat itu berpengaruh  terhadap pola pikir generasi muda masa kini. Hal-hal yang instan mengalahkan segala sesuatu yang sifatnya seremonial. Penyebab lainnya, di duga pola  pembelajaran yang diberikan guru tentang pentingnya upacara bendera di sekolah kurang menarik. Sehingga mereka tidak care terhadap hal-hal yang berbau bendera dan bela negara.

Jawaban dari semua ini adalah melakukan kembali upacara bendera setiap hari Senin dan Sabtu di sekolah-sekolah. Hal ini untuk mempertebal rasa persaudaraan, dan rasa nasionalisme. Karena nilai yang terkandung dalam upacara bendera mencakup beberapa hal, di antaranya :  a) membiasakan siswa bersikap tertib dan disiplin, b) membiasakan siswa berpenampilan rapi, c) meningkatkan kemampuan memimpin, d) membiasakan kesediaan memimpin, e) membuat siswa patuh pada aturan, f) dan menanamkan tanggungjawab. Mengetahui tata cara menghormati bendera di mana  saat pelaksanaan upacara siswa tidak boleh berbicara, konsentrasi dalam menghayati jalannya upacara sambil mengingat perjuangan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia, adalah salah satu sikap patuh terhadap aturan yang berlaku.

Melalui upacara bendera diharapkan kian mempertebal semangat kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme,  semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, idealisme serta membangkitkan peran siswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, budaya upacara bendera saat ini sudah harus segera dilaksanakan. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, diharapkan kegiatan ini akan terus berjalan, dan sekolah-sekolah mematuhinya sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebab, jika tidak dari sekarang, generasi yang akan datang akan kehilangan rasa hormat, rasa cinta tanah air serta apresiasi terhadap para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara ini.

Pasal 1 Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
  1. Upacara Bendera yang selanjutnya disebut Upacara adalah penaikan Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Bendera adalah Sang Merah Putih.
  3. Pembina Upacara adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pejabat pemerintahan, atau tokoh masyarakat.
  4. Pemimpin Upacara adalah peserta didik yang dipilih untuk memimpin jalannya Upacara di sekolah.
  5. Pengatur Upacara adalah guru yang bertugas menyiapkan rencana acara Upacara serta segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan Upacara di sekolah.
  6. Pemandu Upacara adalah peserta didik di bawah bimbingan guru pembina yang membaca acara pelaksanaan Upacara di sekolah.
  7. Pembawa Naskah Pancasila adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membawa naskah Pancasila untuk diserahkan kepada Pembina Upacara dan menerima kembali naskah tersebut pada saat yang telah ditentukan.
  8. Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks tersebut pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  9. Pembaca Teks Janji Siswa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks janji siswa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  10. Pembaca Doa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membaca doa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  11. Pemimpin Lagu/Dirigen adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas memimpin kelompok dan/atau seluruh peserta Upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  12. Kelompok Pengibar Bendera adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyiapkan dan menaikkan Bendera pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
  13. Kelompok Paduan Suara adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional lainnya pada saat dan tempat yang telah ditentukan.
Pasal 2 Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah
(1) Upacara di sekolah paling sedikit dilaksanakan pada pagi hari setiap:
a. peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus;
b. hari Senin; dan
c. hari besar nasional.
(2) Hari besar nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c antara lain meliputi:
a. Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei;
b. Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei;
c. Hari Lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni; dan
d. Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.

Pasal 3 Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah
Pelaksanaan Upacara di sekolah bertujuan untuk:
a. memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
b. membiasakan bersikap tertib dan disiplin;
c. meningkatkan kemampuan memimpin;
d. membiasakan kekompakan dan kerjasama;
e. menumbuhkan rasa tanggung jawab; dan
f. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Pasal 4 Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah
Unsur pelaksana Upacara di sekolah terdiri atas:
a. pejabat Upacara;
b. petugas Upacara; dan
c. peserta Upacara.

Pasal 5 Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah
Pejabat Upacara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a terdiri atas:
a. Pembina Upacara;
b. Pemimpin Upacara;
c. Pengatur Upacara; dan
d. Pemandu Upacara.

Selengkapnya Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah download DISINI

LIRIK LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA
DENGAN TIGA STANZA
Stanza 1:
Indonesia Tanah Airku Tanah Tumpah Darahku
Disanalah Aku Berdiri Jadi Pandu Ibuku
Indonesia Kebangsaanku Bangsa dan Tanah Airku
Marilah Kita Berseru Indonesia Bersatu

Hiduplah Tanahku Hiduplah Negeriku
Bangsaku Rakyatku Semuanya
Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya
Untuk Indonesia Raya
(Reff: Diulang 2 kali)

Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku Negeriku yang Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Stanza 2:
Indonesia Tanah Yang Mulia Tanah Kita Yang Kaya
Disanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya
Indonesia Tanah Pusaka Pusaka Kita Semuanya
Marilah Kita Mendoa Indonesia Bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah Jiwanya
Bangsanya Rakyatnya Semuanya
Sadarlah Hatinya Sadarlah Budinya
Untuk Indonesia Raya
(Reff: Diulang 2 kali)

Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku Negeriku Yang Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Stanza 3:
Indonesia Tanah Yang Suci Tanah Kita Yang Sakti
Di sanalah Aku Berdiri Menjaga Ibu Sejati
Indonesia Tanah Berseri Tanah Yang Aku Sayangi
Marilah Kita Berjanji Indonesia Abadi

Selamatlah Rakyatnya Selamatlah Putranya
Pulaunya Lautnya Semuanya
Majulah Negerinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya
(Reff: Diulang 2 kali)

Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku Negeriku Yang Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Download Salinan Lampiran Permendikbud No 22 Tahun 2018 Tentang Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza DISINI


Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposkan Oleh On July 28, 2018

buku kelas 6 sd
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu.

Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong siswa untuk mencapai standar yang telah ditentukan.

Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur.

Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing. Buku ini merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu.

Buku ini merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu. Buku ini bersifat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan sumbang saran, kritik, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya.

Buku ini disusun agar guru mendapat gambaran yang jelas dan rinci dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Buku ini berisi hal-hal berikut.
  1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
  2. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
  3. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
  4. Berbagai teknik penilaian siswa.
  5. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
  6. Kegiatan interaksi guru dan orang tua, yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar siswa di rumah.
  7. Petunjuk penggunaan buku siswa.
Kegiatan pembelajaran di buku ini didesain untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) siswa melalui aktivitas yang bervariasi. Aktivitas tersebut meliputi hal-hal berikut.
  1. Membuka pelajaran yang menarik perhatian siswa, seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, permainan, demonstrasi, memberikan masalah, dan sebagainya.
  2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat meng- organisasi informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan).
  3. Memantik pengetahuan siswa yang diperoleh sebelumnya agar siswa dapat mengaitkan pengetahuan terdahulu dan yang akan dipelajari.
  4. Pemberian tugas yang bertahap guna membantu siswa memahami konsep.
  5. Penugasan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi.
  6. Pemberian kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari.
  7. Pemberian umpan balik yang akan menguatkan pemahaman siswa.
Untuk lebih lengkapnya dan jika bapak ibu guru belum memiliki buku Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018, silakan bisa mengunduhnya melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

Buku Guru
  • Buku Guru Kelas 6 Tema 1 Revisi 2018 - Download
  • Buku Guru Kelas 6 Tema 2 Revisi 2018 - Download
  • Buku Guru Kelas 6 Tema 3 Revisi 2018 - Download
  • Buku Guru Kelas 6 Tema 4 Revisi 2018 - Download
  • Buku Guru Kelas 6 Tema 5 Revisi 2018 - Download
Buku Siswa
  • Buku Siswa Kelas 6 Tema 1 Revisi 2018 - Download
  • Buku Siswa Kelas 6 Tema 2 Revisi 2018 - Download
  • Buku Siswa Kelas 6 Tema 3 Revisi 2018 - Download
  • Buku Siswa Kelas 6 Tema 4 Revisi 2018 - Download
  • Buku Siswa Kelas 6 Tema 5 Revisi 2018 - Download
Demikian mengenai Buku Guru dan Siswa Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat...

Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 1 Revisi 2018

Diposkan Oleh On July 25, 2018

buku guru dan siswa kelas 3
Buku Guru disusun sebagai pemandu penggunaan buku teks siswa di lapangan. Sebagaimana diketahui bahwa buku teks siswa yang berbasis aktivitas disusun sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, yang sangat mengedepankan pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan standar kelulusan yang ditetapkan. Oleh karena hanya sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan, guru diharapkan tidak menggunakan buku ini sebagai satu-satunya buku panduan yang menjadi acuan dalam proses belajar mengajar di kelas. 

Isi dari Buku Guru hanyalah contoh aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan di kelas. Guru memiliki keleluasaan untuk membangun kegiatan pembelajaran sendiri yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Guru juga tetap harus membukadan mempelajari peraturan pemerintah khususnya berkaitan dengan konsep penilaian dan pelaporan yang tidak dapat diurai secara detil dalam buku ini.

Meski buku ini juga dilengkapi dengan materi tambahan untuk pengayaan guru, kehadiran buku-buku penunjang guna memperkaya wawasan dan keterampilan siswa tetap dibutuhkan. Jika perlu, bisa saja guru memanfaatkan buku-buku KTSP yang sudah dimiliki sekolah. Guru maupun siswa juga dapat memanfaatkan bahan-bahan belajar lain yang relevan, termasuk ensiklopedia, berbagai buku yang membahas topik terkait pembelajaran, majalah, surat kabar, dan sebagainya.

Buku ini dibuat dengan berlandaskan pada kompetensi dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud. Buku ini telah melalui proses review, evaluasi, penyuntingan, dan mendapatkan catatan serta saran-saran perbaikan yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

Berbeda dengan Buku Guru sebelumnya, atas arahan dari Kemendikbud, kali ini Buku Guru tidak lagi dilengkapi dengan KI 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial siswa.

Berbeda dengan Buku Siswa sebelumnya, berdasarkan kesepakatan para penulis dan pihak Puskurbuk, Buku Siswa kali ini tidak dilengkapi dengan lembar latihan. Hal ini dilakukan agar guru lebih memaksimalkan kegiatan dan latihan-latihan sepanjang kandungan Buku Siswa selama proses pembelajaran berlangsung, dan bukannya meloncat langsung pada latihanlatihan penyelesaian soal. Jika diperlukan, guru juga dapat berkreasi sendiri membuat soal-soal latihan dan bahan-bahan penilaian yang diperlukan sesuai kondisi peserta didik.

Download Buku Siswa Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 1 Revisi 2018


Download Buku Guru Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 1 Revisi 2018

Buku Guru Tematik Kelas 3 Tema 4 Kewajiban Dan Hakku

Demikian mengenai Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 1 Revisi 2018 yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat

Sumber : bukupaket.com

Juklak Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah 2018

Diposkan Oleh On July 25, 2018

juknis pip 2018
Berikut ini Blog Guru Madrasah akan menyampaikan mengenai Juknis atau Juklah Program Indonesia Pintar atau PIP Tahun 2018. Dengan menimbang bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar (PIP) sudah tidak sesuai lagi dengan kebijakan pengelolaan data penanganan fakir miskin, sehingga perlu dilakukan penyesuaian petunjuk pelaksanaannya.

Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam penjabaran di atas, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Petunjuk Pelaksanaan/Juklak Program Indonesia Pintar pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Perlu diketahui bahwa Perdirjendikdasmen tersebut bernomor : 05/D/BP/2018.

Berdasarkan Perdirjendikdasmen Nomor : 05/D/BP/2018 di atas, tujuan program PIP adalah untuk membantu biaya personal pendidikan bagi peserta didik miskin atau rentan miskin yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Biaya personal pendidikan yang dimaksud meliputi:

1. Membeli buku dan alat tulis;
2. Membeli pakaian seragam sekolah/praktik dan perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya);
3. Membiayai transportasi peserta didik ke sekolah;
4. Uang saku peserta didik;
5. Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal; atau
6. Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja.

Dalam Pasal 1, diterangkan bahwa Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar yang selanjutnya dalam peraturan ini disebut Juklak PIP merupakan pedoman bagi pemerintah, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan satuan pendidikan dalam melaksanakan ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Pintar.

Berikut adalah link donwload Petunjuk Pelaksanaan/Juklak dan Juknis Program Indonesia Pintar/PIP Jenjang SD,SMP,SMA-SMK Tahun 2018

Unduh File :
JUKLAK PIP PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH 2018
Demikian informasi mengenai Petunjuk Pelaksanaan/Juklak dan Juknis Program Indonesia Pintar/PIP Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018. Semoga bermanfaat...

Inilah Bocoran Soal CPNS 2018 Dilengkapi Tips dan Trik Sukses Tes CPNS

Diposkan Oleh On July 17, 2018

bocoran soal cpns 2018
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur memperkirakan Pengumuman jadwal penerimaan CPNS 2018 diakhir bulan Juli ini, namun waktu tersebut masih fleksibel artinya masih dapat diundur lagi karena berkaitan dengan penyusunan formasi,  hal tersebut disampaikan di Rakornas Kepegawaian pada tanggal 11 Juli 2018 lalu.
“Rencananya akhir Juli ini, tapi itu kan fleksibel saja ya karena merumuskan formasi itu kan nggak gampang,” ungkap Menpan-RB usai Rakornas Kepegawaian 11 Juli 2018 lalu.

Sebagai persiapan, para pelamar seleksi CPNS 2018 bisa berlatih soal CPNS terdahulu. nah untuk informasi bocoran mengenai Soal untuk CPNS 2018 ini telah disampaikan melalui Akun Twitter resmi BKN. selain tentang Bocoran Soal CPNS 2018 ini tentunya yang tak kalah penting adalah mengenai Persyaratan saat pendaftaran CPNS 2018 nantinya.

Dijelaskan oleh pihak BKN, bahwa nantinya para peserta akan mendapat 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit.

"Peserta akan mendapat 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit. Terdapat 3 jenis tes dalam SKD CAT BKN, yaitu TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) 35 soal, TIU (Tes Intelegensia Umum) 30 soal, dan TKP (Tes Karakteristik Pribadi) 35 soal".

Mengutip Pernyataan Melalui laman Twitter resmi BKN, ini penjelasan tiga tes yang akan dihadapi calon peserta penerimaan CPNS 2018 :
  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): menilai penguasaan pengetahuan & kemampuan implementasi nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI (sistem tata negara, sejarah perjuangan, peranan dalam regional maupun global, & kemampuan berbahasa Indonesia secara baik & benar).
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU): menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan (menyampaikan informasi secara lisan & tulis, numerik: operasi perhitungan angka & melihat hubungan angka, berpikir logis: penalaran secara runtut dan sistematis, & berpikir analitis: mengurai suatu permasalahan secara sistematik).
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP): menilai integritas diri, semangat prestasi, kreativitas & inovasi, orientasi pelayanan, kemampuan (adaptasi, mengendalikan diri, bekerja mandiri & tuntas, kemauan & belajar berkelanjutan, bekerja sama dalam kelompok, & menggerakkan & mengkoordinir orang lain).
Dan berikut ini adalah tips dan trik sukses mengikuti tes CPNS Tahun 2018 :.
  1. Berdoa dan jangan terburu-buru
  2. Baca teliti pengumuman dari panitia
  3. Tentukan formasi yang diinginkan
  4. Siapkan semua dokumen yang diperlukan
  5. Pastikan nomor induk kependudukan (NIK) kalian terdaftar di Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri)
  6. Silakan mendaftar menjadi peserta tes di https://sscn.bkn.go.id/
Demikian Informasi mengenai Bocoran Soal CPNS 2018 Lengkap dengan Tips dan Trik. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. | sumber

Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) Kelas 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposkan Oleh On July 15, 2018

pemetaan kd kelas 6 sd
Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) kurtilas kelasVI revisi terbaru 2018 merupakan salah satu unsur penting yang ada pada kurikulum 2013 tahun pelajaran 2018/2019, Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik/ siswa pada setiap tingkat kelas pada jenjang sd/mi sederajat.

Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 & KI4 SD/MI kelas 6 k13 revisi 2018 ini dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 24 Tahun 2016 yang membahas tentang KI dan KD Kurikulum 2013 pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang meliputi SD/MI, SMA/MA, SMK/MAK.

Maksud dari Pemetaan KD KI-3 dan KI-4 Kelas VI SD/MI Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 2018 yakni KI-3 (Pengetahuan) dan KI-4 (Keterampilan), selain itu uga untuk memudahkan dalam penyusunan RPP di tahun pelajaran 2018/2019.

Untuk lebih lengkapnya, bagi bapak dan ibu Guru SD/MI Kelas 6/ VI yang belum memiliki Pemetaan KD KI-3 & KI-4 Semester 1 Kurikulum 2013 Revisi 2018 bisa mengunduhnya melalui tautan link yang saya sematkan di bawah ini;

Unduh File :

  • Pemetaan KD Kelas 6 Semester 1 Revisi 2018.xlsx, Unduh
  • Pemetaan KD Kelas 6 Semester 2 Revisi 2017.xlsx, Unduh

Demikian Pemetaan KD Kelas 6 jenjang SD/MI Semester 1/ ganjil Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru 2018 yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.

Buku Guru dan Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas 3 SD Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposkan Oleh On July 13, 2018

Pembelajaran Kurikulum 2013 sangatlah dinamis dengan revisi nya, dari rilis awal tahun 2013 sudah beberapa kali di revisi dari revisi 2014, 2016, 2017 dan 2018 . Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pun juga terimbas dengan revisi, utamanya yang kami sampaikan ini adalah edisi revisi 2018 untuk buku PAI dan BP, sama dengan buku tematik kelas 3 SD juga sudah rilis buku guru dan buku siswa dengan revisi 2018.

buku pai dan budi pekerti kelas 3 sd

Bapak dan ibu guru khususnya pengajar PAI dan Budi Pekerti, pada Buku guru PAI dan BP kelas 3 SD Kurtilas Revisi 2018 ini memuat 12 pembelajaran yang rinciannya adalah sebagai berikut :
  1. Nabi Muhammad SAW Panutanku 
  2. Senangnya Belajar Surat AN Nasr 
  3. Yakin Allah itu maha Esa dan Maha Pemberi 
  4. Hidup tenang dengan berperilaku terpuji 
  5. Salat Kewajibanku 
  6. Kisah Keteladan Nabi Yusuf AS dan Nabi Syua'ib AS 
  7. Hati Tenteram dengan berperilaku baik 
  8. Senangnya belajar surat Al Kautsar 
  9. Meyakini Allah maha mengetahui dan maha mendengar 
  10. Bersyukur kepada Allah SWT 
  11. Zikir dan doa setelah salat 
  12. Kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ibrahim AS 
Yang menarik pada buku PAI kelas 3 SD K13 Revisi 2018 pada setiap pelajaran buku guru menyajikan beberapa rangkaian kegiatan yang sistematis seperti ini kami ambil contoh pada pelajaran 1 Nabi Muhammad SAW Panutanku, pada pelajaran 1 ini terdapat subpelajaran A yang berjudul contohnya dari pelajaran 1 yakni sikap percaya diri Nabi Muhammad SAW ada poin poin pembelajaran yang bisa membantu dan tentunya mengarahkan guru PAI dan BP SD dalam pelaksanaannya yakni :
  • Kompetensi inti (KI) 
  • Kompetensi Dasar (KD) 
  • Indikator Pencapaian Kompetensi 
  • Pengembangan materi 
  • Proses Pembelajaran 
  • Penilaian 
  • Pengayaan 
  • Remedial 
  • Interaksi Guru dan Orang tua 
Dari setiap subpelajaran akan selalu seperti itu sehingga diharapkan guru PAI dan BP SD mampu melaksanakan kegiatan belajar secara teratur agar hasil belajar bisa maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.

Pada implementasinya juga guru PAI dan BP memiliki amanah yang maha mulia, karena embel-embel nama pelajaran budi pekerti, bisa diartikan bahwa urusan akhlak, perilaku, karakter menjadi tanggung jawab pelajaran PAI dan BP walaupun secara umum adalah tanggung jawab semua guru, namun penanaman secara internal dan eksternal dilakukan oleh guru PAI dan BP SD.

Buku Guru dan Siswa IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposkan Oleh On July 12, 2018

buku ips kelas 9 revisi 2018
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran pada sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Bila pada jenjang SD/MI, semua mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah mulai dipisah menjadi mata pelajaran.

Kurikulum 2013 menuntut pembelajaran IPS secara terpadu, supaya pembelajaran IPS lebih bermakna bagi peserta didik dalam konteks kehidupan sehari-hari. Peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan utuh. Mata Pelajaran IPS mengkaji berbagai aspek kehidupan masyarakat secara terpadu, karena kehidupan masyarakat sebenarnya merupakan sebuah sistem dan totalitas dari berbagai aspek. Kehidupan masyarakat bersifat multi- dimensional, sehingga pembelajaran IPS yang dilaksanakan secara terpadu diharapkan mampu mengantarkan dan mengembangkan kompetensi peserta didik ke arah kehidupan masyarakat dengan baik dan fungsional, memiliki kepekaan sosial, dan mampu berpartisipasi dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi.

Sebagai transisi menuju ke jenjang pendidikan menengah, pemisahan ini masih belum dilakukan sepenuhnya. Bidang-bidang ilmu Geografi, Sejarah, Sosiologi, Antropologi, dan Ekonomi masih perlu disajikan sebagai suatu kesatuan dalam mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Pembelajarannya ditujukan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi siswa SMP/MTs tentang konsep konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas- aktivitas sosial di dalamnya.

Mata Pelajaran IPS dirumuskan atas dasar realitas sosial, baik pada tataran nasional, ASEAN, maupun global. Pelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran wajib di SMP/MTs dengan ruang lingkup materi adalah Geografi, Sosiologi, Ekonomi, Antropologi, dan Sejarah. Pembelajaran IPS perlu diorganisasikan dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner atau transdisipliner dari ilmu-ilmu sosial, humaniora, dan psikologi perkembangan peserta didik. Mata Pelajaran IPS dilaksanakan melalui pembelajaran terpadu dengan menggunakan geografi sebagai titik tolak (platform) kajian dengan pertimbangan semua kejadian terikat dengan lokasi. Tujuannya adalah menekankan pentingnya interaksi antarruang dalam memperkokoh NKRI. Pembelajaran IPS di SMP/MTs lebih mengutamakan realitas sosial sebagai materi pembelajaran untuk mengembangkan sikap peduli sosial, berpikir logis, sistematis, kritis, analitis, dan keterampilan sosial dalam menghadapi abad ke-21.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Daftar Isi Materi Buku Siswa IPS Kelas IX (9) SMP Revisi 2018 Kurikulum 2013:

BAB I Interaksi Antarnegara Asia dan Negara Lainnya
A. Letak dan Luas Benua Asia dan Benua Lainnya
  1. Letak dan Luas Benua Asia
  2. Benua Amerika
  3. Benua Eropa
  4. Benua Afrika
  5. Benua Australia
B. Kondisi Alam Negara-Negara di Dunia
  1. Jepang
  2. Amerika Serikat
  3. Inggris
  4. Australia
  5. Mesir
C. Dinamika Penduduk Benua-Benua di Dunia
  1. Dinamika Penduduk Asia
  2. Dinamika Penduduk Amerika
  3. Dinamika Penduduk Eropa
  4. Dinamika Penduduk Afrika
  5. Dinamika Penduduk Australia
D. Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya
  1. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara terhadap Kehidupan Ekonomi
  2. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Sosial
  3. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara terhadap Kehidupan Budaya
  4. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara terhadap Kehidupan Politik
  5. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara terhadap Pendidikan
BAB II Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi
A. Perubahan Sosial Budaya
  1. Bentuk Perubahan Sosial Budaya
  2. Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya
B. Globalisasi
  1. Bentuk Globalisasi
  2. Dampak Globalisasi
  3. Upaya Menghadapi Globalisasi
BAB III Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat
A. Perdagangan Internasional
  1. Pengertian Perdagangan Internasional
  2.  Faktor yang Mendorong Terjadinya Perdagangan Internasional
  3. Manfaat dan Hambatan Perdagangan Internasional
B. Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
  1. Konsep Ekonomi Kreatif
  2. Upaya Meningkatkan Ekonomi Kreatif
C. Memanfaatkan Persaingan sebagai Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa

D. Pengembangan Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat
  1. Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi
  2. Pengaruh Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi
E. Pasar Bebas
  1. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
  2. ASEAN Free Trade Area (AFTA)
  3. Asia Pacific Economic Corporation (APEC)
  4. Uni Eropa (Masyarakat Ekonomi Eropa/MEE)
  5. World Trade Organization (WTO)
BAB IV Indonesia dari Masa Kemerdekaan Hingga Masa Reformasi.
A. Masa Kemerdekaan (1945–1950)
  1. Proklamasi Kemerdekaan
  2. Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
  4. Perkembangan Politik Indonesia pada Masa Kemerdekaan
  5. Perkembangan Ekonomi Indonesia pada Masa Kemerdekaan
  6. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Kemerdekaan
B. Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)
  1. Perkembangan Politik
  2. Perkembangan Ekonomi
  3. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Demokrasi Parlementer
C. Masa Demokrasi Terpimpin (1959 – 1965)
  1. Perkembangan Politik
  2. Perkembangan Ekonomi
  3. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Demokrasi Terpimpin 
D. Masa Orde Baru (1966 – 1998)
  1. Perkembangan Politik
  2. Perkembangan Ekonomi
  3. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Orde Baru
E. Masa Reformasi (1998-Sekarang)
  1. Lahirnya Gerakan Reformasi
  2. Perkembangan Politik
  3. Perkembangan Ekonomi
  4. Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Reformasi

    Download Buku Siswa IPS Kelas IX (9) SMP Revisi 2018 Kurikulum 2013

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Siswa IPS Kelas IX (9) SMP Revisi 2018 Kurikulum 2013 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Download File:
    Buku Siswa IPS Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018.pdf
    Untuk buku guru, silahkan unduh:
    Buku Guru IPS SMP/MTs Kurikulum 2013 Kelas 9 Revisi 2018
    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Buku Siswa IPS Kelas 9 SMP/MTs Revisi 2018 Kurikulum 2013. Semoga bisa bermanfaat.

    Contoh Prota dan Promes Matematika Kelas 5 SD/MI Kuirukulum 2013 Revisi 2018

    Diposkan Oleh On July 10, 2018

    prota dan promes kelas 5 sd
    Perangkat Pembelajaran menjadi bagian penting yang harus dimiliki oleh guru, seperti Prota dan Promes matematika untuk Kelas V jenjang SD/MI k13 Revisi terbaru 2018 yang coba saya bagikan kali ini. Dengan adanya Perangkat pembelajaran proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

    Perangkat pembelajaran seperti RPP, Silabus, KKM, memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran karena disana materi sudah tersusun secar sistematis. Prota dan Promes Tematik yang coba Blog Guru Madrasah bagikan ini dapat anda jadikan contoh/referensi dalam pembuatan perangkat pembelajaran khususnya untuk Guru kelas 5 SD/MI Tahun Pelajaran 2018/2019.

    Bapak/ ibu guru madrasah, perlu kita diketahui bersama bahwa Prota dan Promes Matematika Kelas 5/ V SD/MI K13 Revisi 2018 ini sebenarnya Prota dan Promes Matematika Kelas 5 K13 Revisi 2017, namun dapat bapak dan ibu guru gunakan sebagai referensi/ contoh dalam pembuatan Program tahunan dan program semester kelas 5 pada Tahun Pelajaran 2018-2019.

    Selengkapnya, bagi bapak/ibu guru yang belum memiliki Prota, Promes Matematika k13 Kelas 5 Revisi 2018 Semester 1 dan 2 bisa mengunduhnya pada tautan link yang kami sediakan dibawah ini;

    Unduh File :

    Prota dan Promes Matematika Kelas 5 Semester 1 & 2 K13 Revisi 2018
    • Prota Matematika Kelas 5 k13 Revisi 2018 Semester 1.doc, Unduh
    • Prota Matematika Kelas 5 k13 Revisi 2018 Semester 2.doc, Unduh
    • Promes Matematika kelas 5 k13 Revisi 2018 Semester 1.doc, Unduh
    • Promes Matematika kelas 5 k13 Revisi 2018 Semester 2.doc, Unduh
    Demikian Prota dan Promes Matematika Kelas 5 jenjang SD/MI kuirukulum 2013 Revisi 2018 yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.

    Buku Guru Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018

    Diposkan Oleh On July 09, 2018

    buku kelas 9 smp k13 revisi 2018
    Sahabat guru madrasah, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan link Buku Guru Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018 yang dapat rekan guru unduh melalui tautan link yang kami sediakan pada akhir postingan dengan grtais sebagai bahan ajar bapak/ibu guru kelas 9 SMP/MTs pada Tahun Pelajaran 2018/2019 ini.


    Sebagaimana diketahui bahwa Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta didik dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi
    tersebut. Bila pada jenjang SD/MI, sebagian besar mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah mulai dipisah-pisah menjadi mata pelajaran.

    Implementasi Kurikulum 2013 yang telah berjalan selama tiga tahun ini telah mendapat tanggapan yang positif dan masukan yang sangat berharga. Berbagai evaluasi dan revisi juga dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hal tersebut dipergunakan semaksimal mungkin, salah satunya dalam menyiapkan buku untuk menyempurnakan implementasi pada tahun ajaran 2015/2016 dan seterusnya. Sebagai edisi revisi, buku K13 ini sangat terbuka dan perlu dilakukan perbaikan untuk penyempurnaan demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

    Untuk Bapak dan Ibu Guru kelas 9 tingkat SMP/MTs yang membutuhkan buku paket kurikulum tahun 2013 dapat mengunduh buku paket revisi Tahun 2018 dibawah ini:

    Download Buku Guru Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018

    Unduh File :
    Demikianlah informasi tentang Download Buku Guru Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2018. Semoga bermanfaat.....

    Info Jadwal dan Pendaftaran UN Untuk Perbaikan Tahun 2018

    Diposkan Oleh On July 02, 2018

    Jadwal dan Pendaftaran UN Untuk Perbaikan Tahun 2018
    Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 0099/SDAR/BSNP/VI/2018 Perihal Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Perbaikan. UNP hanya berlaku untuk peserta UN 2016/2017 dan 2017/2018 jenjang SMA/SMK/MA/MAK yang belum memenuhi kriteria pencapaian kompetensi lulusan (KKM) yang ditetapkan, dan tidak untuk jenjang SMP/Sederajat. Peserta UNP adalah peserta UN yang nilai mata pelajaran UN-nya belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 55,0.

    Pendaftaran Ujian Nasional untuk Perbaikan (UNP) di mulai pada tanggal 4 - 13 Juli 2018, dan Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Perbaikan (UNP) akan dilaksanaan pada tanggal 28 - 31 Juli 2018 pada hari Sabtu, Minggu, Senin dan Selasa.

    Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, BSNP tengah mempertimbangkan kemungkinan UNP juga dapat diikuti oleh siswa yang nilainya sudah mencapai standar, namun tetap ingin memperbaikinya. Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN karena ada standar nilai khusus dari perguruan tinggi yang ditujunya.

    "Misalnya untuk standar perguruan tinggi seperti Akmil (Akademi Militer) atau Akpol (Akademi Kepolisian), kita memberikan kesempatan untuk siswa melakukan perbaikan berapapun nilainya," tutur Bambang usai Taklimat Media tentang Hasil UN SMA/SMK Tahun 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

    UNP 2018 di ikuti lulusan SMA/SMA/MA/MAK dua tahun terakhir, yakni lulusan tahun 2017 dan tahun 2018. UNP hanya diberlakukan untuk jenjang SMA/sederajat, dan tidak untuk SMP/sederajat. Untuk jenjang SMP tidak ada UNP karena terkait dengan wajib belajar, sehingga UN tidak menjadi kendala wajib belajar.

    "Lulusan SMP disiapkan untuk lanjut studi, tidak untuk bekerja. Sedangkan di SMA/sederajat diselenggarakan UNP karena lulusannya disiapkan untuk lanjut studi ke perguruan tinggi atau bekerja yang menuntut kompetensi tertentu yang dibuktikan dengan capaian hasil UN," ujar Bambang.

    Berdasarkan POS UN Tahun 2018, UNP tahun ini juga berfungsi sebagai UN Susulan bagi peserta UN SMA/SMK/sederajat yang belum mengikuti UN pada bulan juli 2018 karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah. Pelaksanaan UNP akan dilakukan dengan berbasis komputer (UNBK). Calon peserta UNP dapat mengakses informasi tentang UNP dan melakukan pendaftaran di laman http://unp.kemdikbud.go.id, yang baru dapat diakses menjelang pendaftaran dibuka.

    Adapun Syarat, Jadwal, dan Pendaftaran UN untuk Perbaikan (UNP) Tahun 2018, adalah sebagai berikut:

    1. Ketentuan Umum
    Pelaksanaan UN untuk Perbaikan mengacu kepada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0044/P/BSNP/XI/2017 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018, BAB VIII: Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Perbaikan.

    2. Ketentuan Khusus
    • Peserta UN yang mendapat nilai lebih besar dari 55 dapat mengikuti UN untuk perbaikan dengan syarat calon peserta harus memberikan bukti yang sah dari pengguna yang mensyaratkan capaian nilai dengan kriteria tertentu.
    • Bukti yang sah sebagaimana dimaksud pada huruf a dapat berupa surat keterangan dari lembaga yang bersangkutan atau pernyataan resmi yang dimuat dalam laman, brosur, atau bentuk lain yang sejenis.
    • Moda pelaksanaan UN untuk Perbaikan adalah dengan UN Berbasis Komputer (UNBK).
    • Pelaksanaan UN untuk Perbaikan dilakukan pada tanggal 28-31 Juli 2018, bertempat di satuan pendidikan yang memenuhi kelayakan sebagai tempat ujian yang ditetapkan oleh dinas pendidikan.
    • Pendaftaran peserta UN untuk Perbaikan dimulai tanggal 4 Juli 2018 sampai dengan 13 Juli 2018, dilakukan oleh masing-masing peserta melalui satuan pendidikan pelaksana UN untuk Perbaikan dengan mekanisme sebagaimana yang ditetapkan dalam POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018.
    • Informasi lebih lanjut tentang persyaratan, mekanisme, dan prosedur pendaftaran dapat diperoleh mulai tanggal 2 Juli 2018 di laman https://unp.kemdikbud.go.id.
    Selengkapnya, bagi anda yang belum memiliki Surat Edaran BSNP Jadwal dan Pendaftaran UN untuk Perbaikan (UNP) Tahun 2018 bisa mengunduhnya melalui tautan link yang kami sediakan di bawah ini.

    Surat Edaran No 0099/SDAR/BSNP/VI/2018.pdf, Unduh

    Adapun Hasil UN Perbaikan dilaporkan dalam bentuk Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Bagi peserta yang memperbaiki nilai, SHUN Perbaikan memuat nilai yang lebih tinggi dari nilai UN sebelumnya. Kemudian bagi peserta yang tidak lengkap mata ujiannya (UN Susulan), SHUN hanya memuat nilai dari mata pelajaran yang diikuti.

    Demikian Jadwal dan Pendaftaran UN untuk Perbaikan (UNP) Tahun 2018 atau tahun pelajaran 2017/2018 yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.