Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Pageviews

Petunjuk Teknis Pelaksanaan OGN Guru SMA, SMK dan SLB Tahun 2019

Diposkan Oleh On January 14, 2019

Petunjuk Teknis Pelaksanaan OGN Guru SMA, SMK dan SLB Tahun 2019
Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sebagai pendidik profesional, guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Selaras dengan kebijakan pembangunan yang meletakkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang cerdas intelektual dan berkualitas karakternya, sehingga memiliki daya saing tinggi dan kompetitif di era globalisasi.

Dalam rangka menyelaraskan kebijakan pembangunan tersebut, maka perlu adanya kegiatan yang dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi dan profesionalitas guru, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional. Salah satu kegiatan tersebut adalah pelaksanaan Olimpiade Guru Nasional (OGN). Pelaksanaan OGN diharapkan dapat digunakan oleh guru sebagai sarana untuk pengembangan kompetensi diri melalui pengujian terhadap materi ajar yang diampunya, pengembangan bahan ajar dan/atau media pembelajaran.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Olimpiade Guru Nasional (OGN) 2019. Pada kegiatan OGN tahun 2019 ini akan diikuti oleh guru SMA/SMK/SLB yang mengampu mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris; guru SMA/SMK yang mengampu mata pelajaran Fisika, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, dan Bahasa Jepang; serta guru SLB yang mengampu mata pelajaran Program Kebutuhan Khusus. Pedoman ini disusun sebagai acuan pelaksanaan OGN tingkat provinsi dan nasional yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
  4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian;
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah;
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tujuan
  1. Menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan guru SMA/SMK/SLB;
  2. Meningkatkan wawasan pengetahuan, motivasi, kompetensi, profesionalisme, dan kinerja guru SMA/SMK/SLB dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  3. Membina dan mengembangkan kesadaran ilmiah guru SMA/SMK/SLB untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi era global;
  4. Membangun komitmen guru SMA/SMK/SLB untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup yang diatur dalam pedoman ini meliputi bidang yang dilombakan, cakupan materi, kriteria peserta, kriteria penilai, tahapan kegiatan, mekanisme dan organisasi pelaksana, hadiah dan penghargaan, serta jadwal pelaksanaan.

Hasil yang Diharapkan
  1. Terpilihnya pemenang OGN SMA/SMK/SLB mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris di tingkat provinsi dan nasional.
  2. Terpilihnya pemenang OGN SMA/SMK mata pelajaran Fisika, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, dan Bahasa Jepang di tingkat provinsi dan nasional.
  3. Terpilihnya pemenang OGN SLB mata pelajaran Program Kebutuhan Khusus di tingkat provinsi dan nasional.
  4. Peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru SMA/SMK/SLB mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Bahasa Jepang dan Program Kebutuhan Khusus.
Pengertian OGN
OGN merupakan ajang kompetisi bagi guru mata pelajaran di satuan pendidikan SMA/SMK/SLB.

Mata pelajaran yang Dilombakan
a. Matematika : guru SMA/SMK/SLB
b. Bahasa Indonesia : guru SMA/SMK/SLB
c. Bahasa Inggris : guru SMA/SMK/SLB
d. Fisika : guru SMA/SMK
e. Biologi : guru SMA/SMK
f. Ekonomi : guru SMA/SMK
g. Sosiologi : guru SMA/SMK
h. Bahasa Jepang : guru SMA/SMK
i. Program Kebutuhan Khusus : guru SLB

Sasaran
Sasaran kegiatan OGN adalah guru SMA/SMK/SLB yang mengampu mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris; guru SMA/SMK yang mengampu mata pelajaran Fisika, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, dan Bahasa Jepang serta guru SLB yang mengampu mata pelajaran Program Kebutuhan Khusus.

Persyaratan Peserta
1. Persyaratan Administrasi
a. Mendaftar secara online pada laman www.kesharlindungdikmen.id
b. Guru SMA/SMK/SLB Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bukan PNS (dibuktikan dengan Surat Keputusan sebagai Guru Tetap Yayasan (GTY) ).
c. Memiliki NUPTK dan atau yang belum memiliki NUPTK tercatat di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK Kemdikbud) yang dibuktikan dengan tangkapan layar (screenshot) Dapodik dan dilegalisir oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
d. Memiliki masa kerja sebagai guru SMA/SMK/SLB secara terus-menerus, sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan bagi guru bukan PNS.
e. Memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau D4.
f. Surat pernyataan sebagai guru yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
g. Tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja di luar satuan pendidikan.
h. Belum pernah menjadi finalis pada semua kegiatan lomba tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Subdit Kesharlindung Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dalam 2 (dua) tahun terakhir (2017-2018).
i. Bidang lomba yang diikuti sesuai dengan tugas yang diampu.
j. Mengirimkan artikel/gagasan ilmiah.

Semua persyaratan administrasi diunggah pada laman www.kesharlindungdikmen.id

Persyaratan Akademik
Guru yang unggul dilihat dari kompetensi pedagogik dan profesional:
1) Kompetensi pedagogik, yaitu pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan kompetensi diri;

2) Kompetensi profesional, yaitu tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metode keilmuannya.

    Download Juknis Pelaksanaan OGN Guru SMA SMK dan SLB Tahun 2019

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Juknis Pedoman Pelaksanaan serta informasi lainnya mengenai OGN Guru SMA SMK dan SLB Tahun 2019 ini silahkan bisa Anda download pada link di bawah ini:

    Download File:

    Pedoman OGN Dikmen & Diksus Tahun 2019
    Surat Informasi Pelaksanaan OGN 2019
    Pamflet-OGN- Tahun 2019

    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Juknis Pedoman Pelaksanaan OGN Guru SMA SMK dan SLB Tahun 2019. Semoga bisa bermanfaat.

    sumber: https://kesharlindungdikmen.id


    Petunjuk Teknis Izin Operasional Pondok Pesantren

    Diposkan Oleh On January 10, 2019

    Petunjuk Teknis Izin Operasional Pondok Pesantren
    Pendidikan keagamaan Islam, pada umumnya diselenggarakan oleh masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Jauh sebelum Indonesia merdeka, lembaga pendidikan keagamaan sudah lebih dulu berkembang. Selain menjadi akar budaya bangsa, agama disadari merupakan bagian tak terpisahkan dalam pendidikan. Pendidikan keagamaan juga berkembang akibat mata pelajaran/kuliah pendidikan agama yang dinilai menghadapi berbagai keterbatasan. Sebagian masyarakat mengatasinya menyelenggarakan pendidikan keagamaan di rumah, rumah ibadah, atau di perkumpulan-perkumpulan yang kemudian berkembang menjadi satuan atau program pendidikan keagamaan formal, nonformal atau informal.

    Secara historis, keberadaan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat menjadi sangat penting dalam upaya pembangunan masyarakat belajar, terlebih lagi karena bersumber dari aspirasi masyarakat yang sekaligus mencerminkan kebutuhan masyarakat sesungguhnya akan jenis layanan pendidikan. Sebagai komponen Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan keagamaan perlu diberi kesempatan untuk berkembang, dibina dan ditingkatkan mutunya oleh semua komponen bangsa, termasuk Pemerintah dan pemerintah daerah.

    Bentuk pengakuan Pendidikan Keagamaan sebagai salah satu jenis pendidikan dalam sistem pendidikan nasional diwujudkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional: “Jenis pendidikan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus”. Kemudian pada pasal 30 ayat (1) menyebutkan: pendidikan keagamaan diselenggarakan oleh Pemerintah dan/atau kelompok masyarakat dan pemeluk agama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam ayat (2) berbunyi: pendidikan keagamaan berfungsi mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama. Dalam ayat (3) disebutkan: pendidikan keagamaan dapat diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Dan ayat (4) berbunyi: pendidikan keagamaan berbentuk pendidikan diniyah, pesantren, pasraman, pabhaja samanera, dan bentuk lain yang sejenis. Sebagai tindak-lanjut amanat Pasal 12 ayat (4), Pasal 30 ayat (5), dan Pasal 37 ayat (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, negara memberikan payung hukum penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan, termasuk bagi pondok pesantren melalui Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Lebih lanjut, payung hukum tersebut diperkuat lagi dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam, Peraturan Menteri Agama Nomor 18 tentang Satuan Pendidikan Muadalah Pada Pondok Pesantren, dan Peraturan Menteri Agama Nomor 71 Tahun 2015 tentang Ma’had Aly.

    Pondok pesantren atau sering juga disebut sebagai pesantren diakui sebagai model lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Lembaga ini mulai berkembang sejak zaman para pendakwah di tanah Jawa, Walisongo, sekitar abad 15. Selain sebagai lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan, pesantren juga berkembang menjadi lembaga sosial kemasyarakatan melalui inovasi-inovasi yang dilakukannya. Sebagai local community organization yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat, pesantren yang berkembang melalui inovasi yang dilakukannya dari lembaga pendidikan menjadi lembaga pemberdayaan masyarakat yang terbukti telah memberikan banyak andil terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai aktivitas yang dilakukannya.

    Download Petunjuk Teknis Izin Operasional Pondok Pesantren

    Untuk lebih jelasnya mengenai Kepdirjen Pendis Nomor 3408 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis izin Operasional Pondok Pesantren ini bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

    Unduh File :
    Petunjuk Teknis Izin Operasional Pondok Pesantren
    Demikian informasi mengenai Kepdirjen Pendis Nomor 3408 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis izin Operasional Pondok Pesantren yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat....


    Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA

    Diposkan Oleh On January 10, 2019

    Penyusunan anggaran dalam dokumen RKA-K/L merupakan bagian dari penyusunan APBN, selain Rencana Dana Pengeluaran Bendahara Umum Negara (RDP-BUN) . Karena ada perbedaan dalam tata cara penyusunan antara anggaran Kementerian/ Lembaga dan anggaran Bendahara Umum Negara, dalam Lampiran Peraturan Menteri ini hanya berisi mengenai pedoman umum penyusunan RKA-K/L, yang didefinisikan sebagai dokumen rencana keuangan tahunan Kementerian/ Lembaga yang disusun menurut Bagian Anggaran Kementerian/ Lembaga. Sementar itu, pedoman umum penyusunan RDP-BUN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan tersendiri.

    Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA
    Secara garis besar, proses penyusunan RKA-K/L mengatur 2 (dua) materipokok, yaitu: penclekatan penyusunan anggaran clan proses penganggaran.Penclekatan yang digunakan lalam penyusunan anggaran terdiri atas pendekatan: i) Penganggaran Terpadu, ii) Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) ,dan iii) Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) . Selanjutnya, proses penganggaran merupakan uraian mengenai proses dan mekanisme penganggarannya, dimulai dari Pagu Indikatif sampai dengan penetapan Alokasi Anggaran K/L yang bersifat final. Sistem penganggaran tersebut harus dipahami secara baik dan benar oleh pemangku kepentingan (stakeholder) agar dapat dihasilkan APBN yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Download Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA (PMK 142 – 2018)

    Untuk lebih jelasnya mengenai Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA (PMK 142 – 2018) ini bisa anda unduh melalui tautan link berikut ini.

    Unduh File :
    Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA
    Demikian informasi mengenai Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL dan Pengesahan DIPA (PMK 142 – 2018). Semoga bermanfaat....


    Jadwal UN dan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019

    Diposkan Oleh On January 08, 2019

    Jadwal UN dan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019
    Rekan-rekan guru madrasah dimanapun berada, selain telah merilis kisi-kisi Ujian Nasional ( UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) selaku penyelenggara ujian nasional secara resmi telah merilis tanggal penting pelaksanaan UN 2019.

    Dalam Pedoman Operasional Standar (POS) Penyelenggaran UN Tahun Pelajaran 2018/2019 yang diterima Kompas.com, Ketua BNSP Bambang Suryadi menginformasikan jadwal penting terkait pelaksanaan UN SMP dan sederajat 2019 sebagai berikut:
    1. Sinkronisasi UN SMP/MTs: Jumat-Sabtu, 19-20 April 2019
    2. UN SMP/MTs: Senin-Kamis, 22-25 April 2019
    3. UN SMP/MTs Khusus di Provinsi Papua, Papua Barat, dan NTT: Selasa-Jumat, 23-26 April 2019
    4. Sinkronisasi UN Susulan SMP/MTs: Sabtu-Minggu, 27-28 April 2019
    5. UN Susulan SMP/MTs: Senin-Selasa, 29-30 April 2019
    6. Pemindaian UN dan UN Susulan: Selasa-Senin, 23 April-6 Mei 2019
    7. Pengiriman Hasil Pemindaian: Selasa, 7 Mei 2019
    8. Skoring: Rabu-Jumat, 8-24 Mei 2019
    9. Penyerahan Hasil UN ke Provinsi: Sabtu, 25 Mei 2019
    10. Pengumuman Hasil UN di Sekolah: Senin-Selasa, 27-28 Mei 2019
    Adapun untuk jadwal UAMBN MTs dan MA adalah sebagai berikut :
    1. UAMBN-BK MA (Utama) : Senin - Rabu, 11 - 13 Maret 2019
    2. UAMBN-BK MA (Susulan) : Kamis-JUmat, 14-15 Maret 2019
    3. UAMBN-BK MTs (Utama) : Senin - Rabu, 18-20 Maret 2019
    4. UAMBN-BK MTs (Susulan) : Kamis-Jumat, 21-22 Maret 2019

    Download Jadwal UN dan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019

    Lebih lengkapnya mengenai jadwal UN/UNBK dan UAMBN/UAMBN-BK untuk MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019 ini bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

    Unduh File:
    Jadwal UN dan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019
    BNSP juga menyertakan 2 alternatif metode untuk dapat mengunduh kisi-kisi UN dan UNBK tersebut yakni dengan memindai QR Code yang telah diberikan atau membuka tautan/link yang disediakan.

    Pemindaian kisi-kisi UN dan USBN dapat dilakukan melalui akun instagram Kemendikbud @kemdikbud.ri, sedangkan tautan kisi soal dapat diakses melalui:

    1. Kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2018/2019: https://s.id/kisi-kisiUN2019
    2. Kisi-kisi USBN Tahun Pelajaran 2018/2019: http://s.id/kisi-kisiUSBN2019

    Demikian informasi mengenai jadwal UN/UNBK dan UAMBN/UAMBN-BK untuk MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat...


    Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kurikulum 2013 SMA/MA

    Diposkan Oleh On January 08, 2019

    peremendikbud no 36 tahun 2018A. Kompetensi Inti

    Kompetensi Inti Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang harus dimiliki seorang peserta didik SMA/MA pada setiap tingkat kelas. Kompetensi Inti dirancang untuk setiap kelas. Melalui kompetensi inti, sinkronisasi horisontal berbagai kompetensi dasar antarmata pelajaran pada kelas yang sama dapat dijaga. Selain itu sinkronisasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada mata pelajaran yang sama pada kelas yang berbeda dapat dijaga pula.
    Rumusan kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut:
    1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
    2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
    3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
    4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
    B. Mata Pelajaran
    Struktur Kurikulum SMA/MA terdiri atas mata pelajaran umum kelompok A, mata pelajaran umum kelompok B, dan mata pelajaran peminatan akademik kelompok C. Mata pelajaran peminatan akademik kelompok C dikelompokkan atas mata pelajaran Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, mata pelajaran Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, dan mata pelajaran Peminatan Bahasa dan Budaya. Khusus untuk MA, dapat ditambah dengan mata pelajaran keagamaan yang diatur oleh Kementerian Agama.

    Keterangan:
    a. Mata pelajaran Kelompok A dan C merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat.
    b. Mata pelajaran Kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan/konten lokal.
    c. Mata pelajaran Kelompok B dapat berupa mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.
    d. Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah
    e. Satu jam pelajaran beban belajar tatap muka adalah 45 menit.
    f. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, maksimal 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
    g. Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar per minggu sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang dianggap penting, namun yang diperhitungkan Pemerintah maksimal 2 (dua) jam/minggu.
    h. Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya dan Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 aspek dari 4 aspek yang disediakan. Peserta didik mengikuti salah satu aspek yang disediakan untuk setiap semester, aspek yang diikuti dapat diganti setiap semesternya.
    i. Khusus untuk Madrasah Aliyah struktur kurikulum dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh Kementerian Agama.
    j. Kegiatan ekstrakurikuler terdiri atas Pendidikan Kepramukaan (wajib), usaha kesehatan sekolah (UKS), palang merah remaja (PMR), dan lainnya sesuai dengan kondisi dan potensi masing- masing satuan pendidikan.

    1. Mata Pelajaran Umum
    Mata pelajaran umum kelompok A merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sebagai dasar penguatan kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    Mata pelajaran umum kelompok B merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik terkait lingkungan dalam bidang sosial, budaya, dan seni.

    2. Mata Pelajaran Peminatan Akademik
    Mata pelajaran peminatan akademik kelompok C merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sesuai dengan minat, bakat dan/atau kemampuan akademik dalam sekelompok mata pelajaran keilmuan.

    3. Mata Pelajaran Pilihan
    Mata Pelajaran Pilihan merupakan mata pelajaran yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan keilmuan, teknologi, dan seni yang memiliki tingkat urgensi yang tinggi dan memiliki manfaat jangka panjang bagi bangsa Indonesia.

    Kurikulum SMA/MA dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar berdasarkan minat mereka. Peserta didik diperkenankan memilih Mata Pelajaran Lintas Minat dan/atau Pendalaman Minat dan/atau Mata Pelajaran Informatika.

    a. Pemilihan Peminatan dan Pemilihan Mata Pelajaran Lintas Minat dan/atau Pendalaman Minat
    Pemilihan peminatan dilakukan peserta didik saat mendaftar pada SMA/MA berdasarkan nilai rapor Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) atau yang sederajat, nilai ujian nasional SMP/MTs atau yang sederajat, rekomendasi guru bimbingan dan konseling/konselor di SMP/MTs atau yang sederajat, dan hasil tes penempatan (placement test) ketika mendaftar di SMA/MA, atau tes bakat dan minat oleh psikolog. Peserta didik masih mungkin pindah peminatan paling lambat pada awal semester kedua di Kelas X sepanjang daya tampung peminatan baru masih tersedia, berdasarkan hasil pembelajaran berjalan pada semester pertama dan rekomendasi guru bimbingan dan konseling, peserta didik yang pindah peminatan wajib mengikuti dan tuntas matrikulasi mata pelajaran yang belum dipelajari sebelum pembelajaran pada peminatan baru dimulai.

    Peserta didik dapat memilih minimal 3 mata pelajaran dari 4 mata pelajaran yang terdapat pada satu peminatan, 1 mata pelajaran yang tidak diambil beban belajarnya dialihkan ke mata pelajaran lintas minat. Selain mengikuti mata pelajaran di peminatan yang dipilihnya, setiap peserta didik harus mengikuti mata pelajaran tertentu untuk lintas minat dan/atau pendalaman minat. Bila peserta didik mengambil 3 mata pelajaran dari peminatan yang dipilihnya, maka peserta didik tersebut dapat mengambil mata pelajaran lintas minat sebanyak 9 jam pelajaran (3 mata pelajaran) di Kelas X atau sebanyak 8 jam pelajaran (2 mata pelajaran) di Kelas XI dan XII. Sedangkan bila peserta didik mengambil 4 mata pelajaran dari peminatan yang dipilihnya, maka peserta didik tersebut dapat mengambil mata pelajaran lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran (2 mata pelajaran) di Kelas X atau sebanyak 4 jam pelajaran (1 mata pelajaran) di Kelas XI dan XII.

    Peserta didik yang mengambil Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, lintas minatnya harus diluar peminatan yang dipilihnya. Sedangkan peserta didik yang mengambil Peminatan Bahasa dan Budaya, dapat mengambil mata pelajaran lintas minat: (1) di luar; (2) di dalam; atau (3) sebagian di dalam dan sebagian di luar, peminatan yang dipilihnya. Mata pelajaran lintas minat yang dipilih sebaiknya tetap dari Kelas X sampai dengan XII.

    Sebagai contoh, peserta didik Kelas X yang memilih Peminatan Bahasa dan Budaya, dapat mengambil 3 mata pelajaran yaitu Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, dan Antropologi. Lintas minatnya dapat mengambil mata pelajaran: (1) Biologi, Fisika, dan Kimia; (2) Geografi, Sejarah, dan Ekonomi; (3) Matematika, Sosiologi, dan Bahasa Jerman; atau (4) Bahasa Mandarin, Bahasa Arab, dan Bahasa Jepang. Alternatif (1), (2), dan (3) merupakan contoh lintas minat di luar peminatan yang dipilihnya, sedangkan alternatif (4) merupakan contoh lintas minat di dalam peminatan yang dipilihnya. Peserta didik dapat menentukan pilihannya masing-masing, sesuai dengan sumber daya (ketersediaan guru dan fasilitas belajar) yang dimiliki SMA/MA. SMA/MA yang tidak memiliki Peminatan Bahasa dan Budaya, dapat menyediakan pilihan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Antropologi atau salah satu mata pelajaran dalam kelompok Bahasa Asing Lain sebagai pilihan mata pelajaran lintas minat yang dapat diambil peserta didik dari Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, sesuai dengan sumber daya (ketersediaan guru dan fasilitas belajar) yang dimilikinya.

    Bagi peserta didik yang menggunakan pilihan untuk menguasai satu mata pelajaran tertentu misalnya bahasa asing tertentu, dianjurkan untuk memilih mata pelajaran yang sama sejak Kelas X sampai Kelas XII.

    Dianjurkan setiap SMA/MA memiliki ketiga peminatan. Peserta didik di SMA/MA Kelas XII dapat mengambil mata kuliah pilihan di perguruan tinggi yang akan diakui sebagai kredit dalam kurikulum perguruan tinggi yang bersangkutan. Pilihan ini tersedia bagi peserta didik SMA/MA yang memiliki kerjasama dengan perguruan tinggi terkait.

    Pendalaman minat mata pelajaran tertentu dalam peminatan dapat diselenggarakan oleh satuan pendidikan melalui kerjasama dengan perguruan tinggi di kelas XII.

    b. Mata Pelajaran Informatika
    Informatika merupakan salah satu disiplin ilmu yang berfungsi memberikan kemampuan berpikir manusia dalam mengatasi persoalan-persoalan yang semakin kompleks agar dapat bersaing di Abad ke-21. Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai salah satu bagian dari Informatika merupakan kebutuhan dasar peserta didik agar dapat mengembangkan kemampuannya pada era digital. Mata Pelajaran Informatika merupakan mata pelajaran pilihan yang diselenggarakan berdasarkan ketersediaan guru sesuai dengan kualifikasi akademik dan kompetensi, serta sarana prasarana pada satuan pendidikan.

    Alokasi waktu untuk Mata Pelajaran Informatika di Kelas X sebanyak 3 Jam Pelajaran; Kelas XI dan XII masing-masing sebanyak 4 Jam Pelajaran.

    C. Beban Belajar
    Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.

    1. Beban belajar di SMA/MA dinyatakan dalam jam pelajaran per minggu.
    a. Beban belajar satu minggu Kelas X adalah minimal 42 jam pelajaran.
    b. Beban belajar satu minggu Kelas XI dan XII adalah minimal 44 jam pelajaran.
    2. Beban belajar di Kelas X dan XI dalam satu semester minimal 18 minggu.
    3. Beban belajar di kelas XII pada semester ganjil minimal 18 minggu
    4. Beban belajar di kelas XII pada semester genap minimal 14 minggu. Beban belajar bagi SMA/MA yang menyelengarakan Sistem Kredit Semester (SKS), diatur dalam pedoman SKS.

    D. Kompetensi Dasar
    Kompetensi Dasar dirumuskan untuk mencapai Kompetensi Inti. Rumusan Kompetensi Dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kemampuan peserta didik, dan kekhasan masing- masing mata pelajaran. Kompetensi Dasar meliputi empat kelompok sesuai dengan pengelompokan Kompetensi Inti sebagai berikut:
    1. kelompok 1: kelompok Kompetensi Dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;
    2. kelompok 2: kelompok Kompetensi Dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;
    3. kelompok 3: kelompok Kompetensi Dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3; dan
    4. kelompok 4: kelompok Kompetensi Dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.

      Download Silabus RPP IPA SMP MTs Kurikulum 2013 Kelas VII, VIII, IX

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 SMA/MA ini silahkan unduh pada link di bawah ini:Download File:
      Permendikbud Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 SMA/MA
      Demikian yang bisa Guru Madrasah sampaikan mengenai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Semoga bisa bermanfaat.

      Sumber: https://jdih.kemdikbud.go.id


      Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Menengah

      Diposkan Oleh On January 08, 2019

      ki dan kd dikdasmenKementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK) dan mulai berlaku tahun pelajaran 2016/2017.

      Dengan mulai berlaku peraturan menteri ini, maka ketentuan yang mengatur tentang Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Muatan Pembelajaran dalam Struktur Kurikulum, Silabus, Pedoman Mata Pelajaran, dan Pembelajaran Tematik Terpadu sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK) , dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

      Diharapkan pada guru SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/MAK yang menerapkan Kurikulum 2013 agar memperbaharui dokumen Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI/KD) sesuai Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah.

      Download Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Menengah

      Selengkapnya mengenai Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD Kurikulum 2013 SD/MI SMP/MTs SMA/MA ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

      Download File:
      Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang KI dan KD Kurikulum 2013 Pendidikan Dasar dan Menengah
      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Semoga bisa bermanfaat.

      sumber: https://jdih.kemdikbud.go.id


      Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018

      Diposkan Oleh On January 01, 2019

      k13 kelas 3 sd/mi semester 2 revisi 2018

      Buku Kelas 3 Kurikulum 2013 mengalami revisi di tahun 2018 ini. Setelah buku kelas 3 semester 1 revisi 2018 dikeluarkan, kali ini kemendikbud mengeluarkan Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018. Buku ini bisa dipergunakan guru untuk pembelajaran di semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.

      Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018 ini terdiri dari Buku Guru Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018, dan Buku Siswa Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018.

      Download Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018

      Untuk lebih jelasnya mengenai Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018 ini bisa Anda unduh atau download melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

      Unduh File :
      1. Buku Guru Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
      2. Buku Guru Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
      3. Buku Guru Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
      4. Buku Guru Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
      5. Buku Siswa Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
      6. Buku Siswa Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
      7. Buku Siswa Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
      8. Buku Siswa Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
      Demikian informasi mengenai Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.


      Inilah Spesifikasi Komputer Server dan Client UNBK 2018-2019

      Diposkan Oleh On December 31, 2018

      spesifikasi komputer dan client unbk 2019Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.
      Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

      PERSYARATAN UNBK
      Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
      Server
      • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
      • Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)
      • RAM 8 GB, DDR 3
      • Harddisk 250 GB
      • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04
      • LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte
      • UPS (tahan 15 menit)
      • Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client)
      • Cadangan 1 server.
      Client
      • PC atau Laptop
      • Monitor minimal 11 inch
      • Processor minimal single core
      • RAM minimal 512 MB
      • Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/ LINUX / MAC / Chrome OS
      • Web Browser: Exambro versi terbaru
      • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
      • LAN Card
      • Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta)
      • Cadangan minimal 10%.
      • Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
      Jaringan area lokal (Local Area Network - LAN):
      • Switch 10/100/1000 Mbps dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap setiap server.
      • Setiap server harus memiliki switch sendiri (tidak digabung dengan server lain).

      SPESIFIKASI INFRASTRUKTUR CATUNBK

      Server lokal
      Spesifikasi minimal hardware server lokal yang harus disediakan pelaksanaan dengan menggunakan sampai dengani 50 klien dalam satu jaringan, sebagai berikut:
      • PC/Tower/Desktop (bukan laptop).
      • Processor dengan 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 Bit.
      • RAM 8 GB (Dengan VM RAM 4 GB).
      • Harddisk 250 GB.
      • Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
      • Exam Browser Admin (ExambroCBTSync)
      • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7.
      • LAN CARD 10/100/1000 Mbps dua unit (satu ke jaringan internet dan satu ke Jaringan lokal).
      • Cadangan server minimal 1 (satu) di setiap lokasi ujian.
      Catatan:
      Apabila jumlah klien lebih dari 50 sampai dengan 100, server lokal harus menambah kapasitas Over Clock pada Processor menjadi 3.2 GHz dan kapasitas RAM menjadi 16 Gb (dengan VM RAM 8 Gb).

      Komputer klien
      Spesifikasi minimal hardware komputer peserta yang harus disediakan, sebagai berikut:
      • PC, Laptop, Chrome book
      • Monitor minimal 11.6 inch
      • Processor Single core dengan frekuensi clock 400 MHz
      • RAM minimal 512 MB
      • Operating System: Windows minimal XP/LINUX Ubuntu 14.04/MAC OS /Chrome OS
      • Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
      • Exam Browser Klien (Exambro)
      • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
      • LAN Card 10/100 Mbps
      • cadangan untuk komputer klien minimal 10%.
      Infrastruktur Pendukung
      Spesifikasi hardware Jaringan yang harus disediakan, sebagai berikut:
      • Kabel : minimal CAT5E 10/100/1000
      • Switch : jumlah minimal 24 port dengan transer rate 10/100/1000.
      • Bandwith : minimal 1 Mbps dan stabil.
      • IP : jaringan lokal wajib menggunakan segmen 192.168.0.xxx dan diatur static. jaringan internet tidak boleh menggunakan segmen yang sama dengan jaringan lokal.
      Perangkat pendukung yang harus disediakan, sebagai berikut:
      • UPS : untuk server (tahan 15 menit)
      • Genset : Untuk seluruh perangkat yang dipakai untuk pelaksanaan.
      • Monitor/layar besar : untuk menampilkan hasil tes di luar ruangan tes.
      • Monitor/layar/papan tulis : untuk menampilkan token bagi peserta tes di dalam ruang ujian
      • Printer : untuk mencetak dokumen.
      • Scanner : untuk memindai dokumen.
      Sumber Daya Manusia
      Sumber daya manusia untuk pelaksanaan tes sebagai berikut:
      • Proktor; Mengerti dan menguasai IT dengan jumlah minimal sebanyak server di tempat pelaksanaan. Proktor memiliki kewenangan dan tanggung jawab mengoperasikan aplikasi Tes.
      • Teknisi; Mengerti dan menguasai IT dengan jumlah minimal 1 orang per lokasi tes. Teknisi bertugas dan bertanggungawab mempersiapkan infrastruktur TIK yang dipersyaratkan aplikasi Tes.
      • Pengawas; Bertugas mengawasi dan mengadministrasikan tes agar berjalan tertib.
      Demikian yang bisa kami sampaikan informasi mengenai Spesifikasi Komputer Server dan Client UNBK 2018/2019. Semoga bisa bermanfaat.


      sumber: https://unbk.kemdikbud.go.id


      Buku Kurikulum 2013 Kelas 6 untuk SD/MI Semester 2 Revisi 2018

      Diposkan Oleh On December 31, 2018

      buku kelas 6 revisi 2018
      Diakhir tahun tahun 2018 ini, Kemendikbud kembali mengeluarkan Buku Kurikulum 2013 untuk Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018. Buku ini merupakan hasil revisi terbaru dari buku Kurkikulum 2013 untuk kelas 6 SD/MI sebelumnya.

      Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018 terdiri atas Buku Guru Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018, dan Buku Siswa Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018.

      Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018 ini bisa dijadikan sebagai panduan dalam membuat RPP sebagai persiapan menyongsong pembelajaran di semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.

      Download Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018

      Untuk lebih jelasnya mengenai Buku Kurikulum 2013 Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018 ini bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan beriut ini.

      Unduh File :
      1. Buku Guru Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018
      2. Buku Guru Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018
      3. Buku Guru Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018
      4. Buku Guru Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018
      5. Buku Siswa Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018
      6. Buku Siswa Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018
      7. Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018
      8. Buku Siswa Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018
      Demikian Buku K13 Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.


      Download Patch Aplikasi Rapor Digital (ARD) Madrasah 1-6

      Diposkan Oleh On December 31, 2018

      ard madrasahDalam beberapa minggu terakhir ini, Aplikasi Rapor Digital (ARD) telah mengalami perbaikan-perbaikan. Perbaikan tersebut berbentuk berupa Patch, Patch itu sendiri berarti berarti tambalan, Patch dalam dunia Aplikasi merupakan tambalan / update dari suatu aplikasi untuk memperbaiki error / bug pada aplikasi, maupun menambah fitur suatu aplikasi. Hanya tinggal copy ke tempat dimana aplikasi tersebut di install, Patch langsung mengupdate aplikasi tersebut secara otomatis. Menambal error dan menambah fitur (fungsi yg sebenarnya).

      Aplikasi Raport Digital (ARD) Madrasah telah mengalami perbaikan dan penambahan berupa Patch hingga terhitung sudah 6 kali hingga saat ini. Dan para Operator Madrasah dapat mengunduh ke enam Patch tersebut berikut ini:

      Download Patch ARD Madrasah 1-6
      Berikut adalah Patch Aplikasi Raport Digital (ARD) Madrasah 1-6 yang dapat Anda unduh melalui tautan-tautan berikut ini:
      Demikianlah informasi tentang Download Patch 1-6 Aplikasi Rapor Digital (ARD) Madrasah, semoga bermanfaat.


      Kisi-Kisi UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019

      Diposkan Oleh On December 19, 2018

      Kisi-Kisi UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019
      UAMBN atau Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional adalah kegiatan pengukuran dan penilaian pencapaian standard kompetensi lulusan mata pelajaran Pendidikan Agama islam dan Bahasa Arab untuk jenjang MTs dan MA secara nasional. Pada tahun pelajaran 2018/2019 ini, sebagaimana termuat dalam POS UAMBN 2019, UAMBN tingkat Madrasah Aliyah (MA) akan diselenggarakan pada tanggal 11 hingga 13 Maret 2019. Mata pelajaran yang akan diujikan meliputi Al Quran Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

      Kisi-kisi UAMBN untuk Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Tahun Pelajaran 2018/2019 telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Kisi-kisi tersebut disyahkan melalui SK Dirjen Pendis Nomor 5165 Tahun 2018 tentang Kisi-Kisi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Pendidikan Agama islam dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2018/2019.

      Terkait dengan pelaksanaan UAMBN tersebut, telah ditetapkan kisi-kisi penyusunan soal mata pelajaran UAMBN. Kisi-kisi merupakan pedoman dalam penyusunan soal dan materi yang akan diujikan. Pun dengan UAMBN, telah disusun kisi-kisi soal yang memuat kompetensi dasar, materi, dan indikator kompetensi.

      Kisi-kisi UAMBN MTs dan MA ini terdiri atas kisi-kisi untuk mata pelajaran Al Quran Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

      Dengan memiliki dan mempelajari Kisi-kisi UAMBN MA Tahun 2018/2019 maka akan diketahui macam materi yang akan diujikan dalam ujian tersebut. Sehingga siswa dapat fokus mempelajari dan mendalami materi-materi sesuai dengan kompetensi dasar, materi, dan indikator kompetensi yang tercantum dalam kisi-kisi tersebut. Pun bagi guru dapat memberikan bimbingan belajar dengan lebih terarah.

      Download Kisi-kisi UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018/2019

      Untuk mengunduh Kisi-Kisi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBAN) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahun Pelajaran 2018/2019, silakan unduh pada tautan link yang kami sediakan dibawh ini.

      Unduh File :
      KISI-KISI UAMBN MTs DAN MA 2018-2019
      Demikian informasi mengenai kisi-kisi UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018/2019 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat....


      Juknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah

      Diposkan Oleh On December 18, 2018

      juknis tukin guru pns pada madrasah
      Sekitar 120 ribu guru madrasah di seluruh Indonesia tidak perlu lagi galau, resah dan khawatir soal pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin). Hal ini ditegaskan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama yang optimis tahun 2019 tunjangan yang dinanti-nanti guru madrasah itu dapat dibayarkan.

      Pembayaran Tukin untuk lebih dari 120 ribu guru madrasah sudah bisa dilaksanakan. Kemenag akan terus perjuangkan Tukin guru madrasah apalagi sudah disepakati oleh Komisi VIII DPR RI. Saat ini sudah di Kemenkeu dan Bappenas,” kata Direktur Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam, Suyitno saat konferensi pers di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Jumat (14/9/2018) sitat mandarnesia.com dari laman kemenag.go.id.

      Besarannya tukin setiap guru madrasah  berbeda-beda tergantung pangkat fungsional dan tingkatannya, seperti muda, madya dan utama. Namun sejak tahun 2015 dana tunjangan tersebut belum dapat dicairkan.

      Tukin sendiri beralas payung hukum yaitu Perpres 154/2015 dan Peraturan Menteri Agama No29 tahun 2016. Menurut peraturan tersebut, tunjangan kinerja bagi dosen dan guru PNS yang belum bersertifikat pendidikan dibayarkan sebesar 100 persen dari kelas jabatannya.

      Anggaran Tukin Rp2,9 triliun tersebut pada Mei 2018 lalu sudah dikirim oleh Menteri Agama kepada Kementerian Keuangan sebagai usulan APBN 2019. Usulan ini kemudian menjadi bagian dari usulan tambahan anggaran secara umum Rp5,4 triliun untuk Kemenag tahun 2019, ujarnya lagi.

      Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah memberikan perhatian khusus terkait tukin guru madrasah dengan melakukan pemantauan langsung dari progres report penanganan tunjangan guru ini.

      Sejak tahun 2016 anggaran tukin untuk guru PNS belum selesai meski telah melewati berbagai tahapan, salah satunya disebabkan oleh konsennya Kemenag pada pembayaran inpasing terhutang untuk guru non PNS yang anggarannya mencapai Rp4,6 triliun.

      Usai pelaksanaan pembayaran inpasing tersebut, pada 2017 Kemenag kemudian melakukan pendataan untuk memastikan berapa guru yang bersertifikasi dan belum agar bisa mengajukan anggaran yang valid.

      Setelah dapat data by name dan adress maka dilakukan verifikasi internal. Kemudian Menag bersurat ke Kemenkeu, Bappenas dilanjutkan dengan rapat Komisi VIII DPR dan disepkati penambahan anggaran untuk 2019 bagi guru PNS Kemenag sebesar Rp2,9 triliun.

      Dan berikut ini kami sertakan juga Juknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah yang dapat anda unduh melalui tautan link berikut ini.

      Unduh File :
      Juknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah
      Demikian informasi mengenai Juknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah. Semoga bermanfaat...


      Jadwal Pelaksanaan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019

      Diposkan Oleh On December 18, 2018

      Jadwal Pelaksanaan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018-2019
      Pada kesempatan kali ini blog Guru Madrasah akan membagikan Jadwal UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018/2019. Adapun jadwal ini telah ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Adalah melalui SK Dirjen Pendis Nomor 6552 Tahun 2018, tertanggal 23 November 2018, tentang POS UAMBN Tahun Pelajaran 2018/2019 yang salah satunya mengatur tentang jadwal pelaksanaan Ujian Madrasah Berstandar Nasional, baik UAMBN-BK maupun UAMBN-KP untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

      Dalam lampiran Prosedur Operasional Standar Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional, dimuat jadwal pelaksanaan UAMBN untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah(MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) seperti yang akan kami ulas pada postingan kali ini.

      1. Jadwal UAMBN MA 2019
      Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional untuk Madrasah Aliyah tahun pelajaran 2018/2019 akan diselenggarakan pada tanggal 11 s.d 13 Maret 2019 (UAMBN Utama). Sedang UAMBN Susulan akan dilangsungkan pada tanggal 14-15 Maret 2019. Jadwal lengkapnya silakan lihat dibawah ini.

      A. Jadwal UAMBN-BK Utama untuk Madrasah Aliyah Tahun 2019

      Hari/tanggal Sesi Waktu Mata Pelajaran
      Senin,
      11 Maret 2019
      Sesi 1 07.30 - 09.00 Al Quran Hadis
      Sesi 2 09.30 - 11.00
      Sesi 3 13.00 - 14.30
      Selasa,
      12 Maret 2019
      Sesi 1 07.30 - 09.00 Fikih
      Sesi 2 09.30 - 11.00
      Sesi 3 13.00 - 14.30
      Rabu,
      13 Maret 2019
      Sesi 1 07.30 - 09.00 SKI
      Sesi 2 09.30 - 11.00
      Sesi 3 13.00 - 14.30

      B. Jadwal UAMBN-KP Utama untuk Madrasah Aliyah Tahun 2019

      Hari/tanggal Waktu Mata Pelajaran
      Senin, 11 Maret 2019 07.30 - 09.00 Al Quran Hadis
      Selasa, 12 Maret 2019 07.30 - 09.00 Fikih
      Rabu, 13 Maret 2019 07.30 - 09.00 SKI

      C. Jadwal UAMBN-BK dan UAMBN-KP Susulan untuk Madrasah Aliyah Tahun 2019

      Hari/tanggal Waktu Mata Pelajaran
      Kamis, 14 Maret 2019 07.30 - 09.00 Al Quran Hadis
      09.30 - 11.00 Fikih
      Jum'at, 15 Maret 2017 07.30 - 09.00 SKI

      2. Jadwal UAMBN MTs 2019

      Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional untuk Madrasah Tsanawiyah tahun pelajaran 2018/2019 akan diselenggarakan pada tanggal 18 s.d 20 Maret 2019 (UAMBN Utama). Sedangkan untuk UAMBN Susulan akan dilangsungkan pada tanggal 21-22 Maret 2019. Berikut jadwal lengkapnya :

      A. Jadwal UAMBN-BK Utama untuk Madrasah Tsanawiyah Tahun 2019

      Hari/tanggal
      Sesi
      Waktu
      Mata Pelajaran
      Senin,
      18 Maret 2019
      Sesi 1
      07.30 - 09.00
      Al Quran Hadis
      Sesi 2
      09.30 - 11.00
      Sesi 3
      13.00 - 14.30
      Selasa,
      19 Maret 2019
      Sesi 1
      07.30 - 09.00
      Fikih
      Sesi 2
      09.30 - 11.00
      Sesi 3
      13.00 - 14.30
      Rabu,
      20 Maret 2019
      Sesi 1
      07.30 - 09.00
      SKI
      Sesi 2
      09.30 - 11.00
      Sesi 3
      13.00 - 14.30

      B. Jadwal UAMBN-KP Utama untuk Madrasah Tsanawiyah Tahun 2019

      Hari/tanggalWaktuMata Pelajaran
      Senin, 18 Maret 201907.30 - 09.00Al Quran Hadis
      Selasa, 19 Maret 201907.30 - 09.00Fikih
      Rabu, 20 Maret 201907.30 - 09.00SKI

      C. Jadwal UAMBN-BK dan UAMBN-KP Susulan untuk Madrasah Tsanawiyah Tahun 2019

      Hari/tanggal
      Waktu
      Mata Pelajaran
      Kamis, 21 Maret 2019
      07.30 - 09.00
      Al Quran Hadis
      09.30 - 11.00
      Fikih
      Jum'at, 22 Maret 2017
      07.30 - 09.00
      SKI

      Demikian tadi mengenai jadwal UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2018/2019 yang semoga bermanfaat.....


       Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan UAMBN Tahun Pelajaran 2018-2019

      Diposkan Oleh On December 18, 2018

      pos uambn 2018-2019
      Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan berkas POS UAMBN Tahun Pelajaran 2018/2019 dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 6552 Tahun 2018 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

      UAMBN atau Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional adalah kegiatan pengukuran dan penilaian pencapaian standard kompetensi lulusan mata pelajaran Pendidikan Agama islam dan Bahasa Arab untuk jenjang MTs dan MA secara nasional. UAMBN dilaksanakan dengan dua jenis yaitu UAMBN-BK (Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional Berbasis Komputer) dan UAMBN-KP (Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional Berbasis Kertas dan Pensil).

      Dalam rangka standardisasi penyelenggaraan UAMBN tersebut, disusunlah Prosedur Operasional Standard Penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional (POS UAMBN). Sehingga Dirjen Pendis Kementerian Agama menetapkan SK Dirjen Pendis Nomor 6552 Tahun 2018 yang mengatur dan menjadi pedoman penyelenggaraan UAMBN tahun pelajaran 2018/2019.

      Latar Belakang

      Untuk mengukur ketercapaian standar kompetensi lulusan Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), perlu dilakukan penilaian hasil belajar peserta didik pada akhir satuan pendidikan melalui Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). UAMBN Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2018/2019 diatur melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
      Dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman tentang UAMBN bagi pihak-pihak terkait, perlu disusun suatu pedoman yang memuat prinsip-prinsip umum penyelenggaraannya.

      Tujuan dan Fungsi UAMBN
      UAMBN bertujuan mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir jenjang pada satuan pendidikan, sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan secara nasional.

      UAMBN berfungsi sebagai:
      • Bahan pertimbangan dalam penentuan pemetaan mutu madrasah,
      • Umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran pada MTs dan MA/MAK
      • Alat pengendali mutu pendidikan
      • Pendorong peningkatan mutu pendidikan pada MTs dan MA/MAK
      • Tidak sebagai penentu kelulusan.
      Pengertian
      Dalam Prosedur Operasional Standar (POS) ini yang dimaksud dengan:
      • Satuan Pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA).
      • Jenjang Pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
      • Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut UAMBN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian pencapaian standar kompetensi lulusan MTs, MA secara nasional meliputi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.
      • Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer yang selanjutnya disebut UAMBN-BK adalah ujian yang menggunakan  komputer sebagai media untuk menampilkan soal dan proses menjawabnya.
      • Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Kertas dan Pensil yang selanjutnya disebut UAMBN-KP adalah ujian yang menggunakan naskah soal dan lembar jawaban berbasis kertas dan menggunakan pensil.
      • Tim Teknis UAMBN-BK adalah petugas di provinsi dan kabupaten/kota yang diberi kewenangan sebagai koordinator teknis dalam melakukan verifikasi madrasah sebagai pelaksana UAMBN-BK.
      • Proktor adalah petugas yang diberi kewenangan untuk menangani aspek teknis pelaksanaan UAMBN-BK di ruang ujian.
      • Teknisi adalah petugas pengelola laboratorium komputer di madrasah yang melaksanakan UAMBN-BK.
      • Pengawas Ujian adalah guru yang diberi kewenangan untuk mengawasi dan menjamin kelancaran pelaksanaan UAMBN-BK atau UAMBN-KP di ruang ujian.
      • UAMBN Susulan adalah ujian akhir madrasah berstandar nasional yang diselenggarakan untuk peserta didik yang berhalangan mengikuti UAMBN Utama karena alasan tertentu yang dapat diterima oleh madrasah Pelaksana UAMBN dan disertai bukti yang sah.
      • Nilai Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut Nilai UAMBN adalah nilai murni yang diperoleh peserta didik pada UAMBN.
      • Kisi-kisi soal UAMBN adalah acuan dalam pengembangan dan pembuatan soal UAMBN yang disusun berdasarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dalam Standar Isi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
      • Bahan UAMBN adalah naskah soal, lembar jawaban UAMBN, berita acara, daftar hadir, amplop, tata tertib, dan pakta integritas pengawas.
      • Lembar Jawaban UAMBN-KP yang selanjutnya disebut LJUAMBN-KP adalah lembaran kertas yang digunakan oleh peserta didik untuk menjawab soal UAMBN-KP.
      • Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut SHUAMBN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UAMBN.
      • Prosedur Operasional Standar yang selanjutnya disebut POS adalah urutan langkah baku yang mengatur teknis pelaksanaan UAMBN yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.
      • Kementerian adalah Kementerian Agama Republik Indonesia.
      • Menteri adalah Menteri Agama Republik Indonesia.
      • Direktorat Jenderal adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
      • Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal Pendidikan Islam .

      Hak dan Kewajiban Peserta UAMBN
      Hak peserta UAMBN:
      • Setiap peserta didik kelas IX MTs dan XII MA/MAK berhak mengikuti UAMBN.
      • Setiap peserta UAMBN berhak mendapatkan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) yang memuat mata pelajaran yang ditempuh dalam ujian dan nilai capaiannya.
      • Peserta UAMBN karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UAMBN utama berhak mengikuti UAMBN susulan.
      • Kewajiban Peserta UAMBN:
      • Setiap peserta ujian wajib mengikuti UAMBN satu kali sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka pengukuran capaian standar kompetensi lulusan.
      • Setiap peserta ujian wajib mematuhi tata tertib UAMBN.
      Persyaratan Peserta UAMBN
      • Peserta didik terdaftar pada MTs, MA/MAK
      • Berada pada tahun terakhir pada MTs, MA/MAK
      • Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester 1 (ganjil) tahun pertama sampai dengan semester 1 (ganjil) tahun terakhir;
      Pendaftaran Peserta UAMBN
      • Madrasah pelaksana UAMBN melakukan pendataan calon peserta.
      • Madrasah pelaksana UAMBN mengirimkan data calon peserta ke Panitia UAMBN tingkat Kabupaten/Kota.
      • Panitia UAMBN tingkat Kabupaten/Kota mengirimkan data calon peserta UAMBN ke panitia UAMBN tingkat provinsi.
      • Panitia UAMBN Tingkat Provinsi mengoordinasikan pendataan calon peserta dan mengirimkan ke panitia tingkat pusat.
      • Panitia UAMBN Tingkat Kabupaten/Kota mencetak dan mendistribusikan daftar nominasi sementara (DNS) ke madrasah.
      • Madrasah melakukan verifikasi DNS dan mengirimkan hasil verifikasi ke Panitia UAMBN Tingkat Kabupaten/Kota.
      Panitia UAMBN Tingkat Provinsi melakukan: 
      a. Pemutakhiran data
      b. Pencetakan daftar nominasi tetap (DNT) berdasarkan Biosistem UN
      c. Penetapan nomor peserta UAMBN (nomor peserta UAMBN sama dengan nomor peserta UN)
      d. Pengiriman DNT peserta UAMBN ke Panitia UAMBN Tingkat Kabupaten/Kota selanjutnya diteruskan ke Panitia UAMBN Tingkat Madrasah
      Kepala madrasah penyelenggara UAMBN menerbitkan, menandatangani, dan membubuhkan stempel madrasah pada kartu peserta UAMBN yang telah ditempel pasfoto peserta.

      Mata Pelajaran Yang Diujikan
      • Mata pelajaran yang diujikan pada tingkat MTs adalah Al-Qur’an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab
      • Mata pelajaran yang diujikan pada tingkat MA sebagai berikut :
      a. MA peminatan MIPA, IPS, Bahasa adalah Al-Qur’an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab
      b. MA peminatan Keagamaan adalah Al-Qur’an-Hadis, Akhlak, Ilmu kalam, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab

      Untuk lebih jelasnya mengenai  Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan UAMBN Tahun Pelajaran 2018-2019 ini bisa anda unduh melalui tautan link berikut ini.

      Unduh File :
      POS Penyelenggaraan UAMBN Tahun Pelajaran 2018-2019
      Demikian informasi mengenai  Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan UAMBN Tahun Pelajaran 2018-2019 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat...


      Juknis Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Madrasah

      Diposkan Oleh On December 18, 2018

      juknis rpp madrasah
      Madrasah merupakan tempat kedua bagi peserta didik dalam mengikuti proses pendidikan, setelah tempat pertama mereka di rumah. Proses pendidikan di madrasah dilakukan melalui program intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler dilaksanakan melalui pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Kegiatan kokurikuler dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan di luar jam pelajaran madrasah walaupun materi yang dikerjakan terkait langsung dengan mata pelajaran, misalnya tugas individu, tugas kelompok, dan pekerjaan rumah yang berbentuk proyek atau bentuk lainnya. Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan melalui berbagai kegiatan yang bersifat umum dan tidak terkait langsung dengan mata pelajaran, misalnya kepramukaan, palang merah remaja, festival seni, bazar, olahraga dan sebagainya.


      Download Juknis Emis Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) Tingkat MI 2018-2019

      Diposkan Oleh On December 17, 2018

      Juknis Emis Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) Tingkat MI 2018-2019
      Pendataan Emis Capesun jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui E-Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) sudah dimulai dan dibuka aksesnya melalui link: http://emispendis.kemenag.go.id/e-manajemen-un-mi/login.php

      Berdasarkan surat edaran tentang pendataan siswa akhr MI (kelas 6) operator madrasah diberi kesempatan hanya tanggal 12 sampai dengan tanggal 22 Desember 2018, untuk lebih jelasnya silahkan simak isi surat edarannya di bawah ini :
      1. Optimalisasi pendataan madrasah ibtidaiyah siswa akhir Kelas 6 akan dilaksanakan tanggal 12-22 Desember 2018
      2. Selama periode tersebut Emis pada MI hanya akan difokuskan untuk peserta didik kelas akhir kelas 6
      3. Modul-modul lainnya akan ditutup untuk sementara waktu, termasuk aplikasi pendataan EMIS RA dan pemukaannya kembali menunggu pengumuman lebih lanjut
      4. Pendataan siswa akhir MI dapat dilakukan melalui web http://emispendis.kemenag.go.id/e-manajemen-un-mi
      5. Para pejabat penanggungjawab data EMIS dikanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dalam pelaksanaan pendataan Madrasah Ibtidaiyah siswa akhir (kelas 6) sesuai dengan mekanisme dan waktu yang ditetapkan.

      PETUNJUK TEKNIS APLIKASI MANAJEMEN UJIAN NASIONAL

      • Username dan password merupakan user dan password yang sama dengan aplikasi emis_madrasah atau yang sudah teregister dalam e-monitor
      • Setelah proses autentifikasi berhasil, akan terlihat beranda seperti gambar diatas.bagian kiri terdapat menu Bagian kanan merupakan informasi terait dengan siswa dan pengunduhan file .ez dan  berita Acara
      Mengisi data administrasi persuratan
      Dapat diakses melalui menu bagian kiri. Klik Informasi - Dokumen
      Terdiri dari 3 kelompok Data :

      Informasi Kepala Madrasah
      Melengkapi Nama (ditulis dengan huruf awal kata BESAR selanjutnya huruf kecil), NIP (jika ada) dan Alamat (ditulis dengan huruf awal kata BESAR selanjutnya huruf kecil. Sebaiknya di ketik manual, kalaupun dicopy paste pastikan alamat dalam satu baris. Contoh Jl. Gunung Sahari No. 123 RT.001 RW.002 Kec. Pasar Baru. Kota Jakarta Pusat. DKI Jakarta)

      Informasi Panitia UN
      Diisi sesuai data penyelenggara UN (penerima file .ez).
      Melengkapi Nama (ditulis dengan huruf awal kata BESAR selanjutnya huruf kecil), NIP (jika ada) dan Alamat (ditulis dengan huruf awal kata BESAR selanjutnya huruf kecil. Sebaiknya di ketik manual, kalaupun dicopy paste pastikan alamat dalam satu baris. Contoh Jl. Gunung Kencana No. 234 RT.001 RW.002 Kec. Pasar Kemis. Kab. Tangerang, Banten)

      Informasi Kasi Madrasah/Pendidikan Islam
      diisi brdasarkan Kasi Madrasah/Pendidikan Islam Kab/kota. Melengkapi Nama (ditulis dengan huruf awal kata BESAR selanjutnya huruf kecil), NIP (jika ada)

      Untuk mendapatkan  templat, pada bagian kiri klik ‘template’.

      Template terdiri dari 2 bagian :

      Template Siswa
      Klik template - Siswa Kelas Akhir, secara otomatis aplikasi akan memfilter siswa kelas akhir yang akan mengikuti UN.
      Dilarang mengcopy paste data Siswa. Dikarenakan setiap siswa akan ID Siswa yang berbeda

      Template Ruang Kelas
      Fungsinya template ini, mengambil kode dan nama rombel  sebagai referensi pada pengisian data Template Siswa.

      Klik template - Ruang Kelas, secara otomatis aplikasi akan menampilkan data ruang kelas / rombel beserta kode rombel. Jika ruang kelas belum lengkap, pengguna dapat menambahkan. Dilarang/hindari menghapus Ruang Kelas/Rombel. Karena akan mempengaruhi data EMIS_MADRASAH

      Dilarang mengcopy paste data Ruang Kelas. Dikarenakan setiap siswa akan ID Rombel yang berbeda

      Cari Siswa
      Fungsi menu ini adalah untuk mencari siswa yang belum masuk dalam daftar siswa kelas akhir (dikarenakan proses mutase) yang akan mengikuti UN.

      Setelah dilakukan pencarian akan terlihat informasi Siswa beserta ID EMIS.

      ID EMIS ini yang nanti akan dimasukan dalam baris baru/registrasi pada file template. Untuk ID Madrasah/Sekolah dapat mengcopy paste dari baris sebelumnya.

      Untuk lebih jelasnya mengenai Juknis Emis Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) Tingkat MI Tahun 2018-2019 ini bisa rekan-rekan operator unduh melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

      Unduh File :
      Juknis Emis Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) Tingkat MI 2018-2019
      Demikian informasi mengenai Juknis Emis Manajemen Ujian Nasional (E-Manja) Tingkat MI tahun Pelajaran 2018-2019. Semoga bermanfaat..


      Panduan Penggunaan Aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM)

      Diposkan Oleh On December 17, 2018

      Kementerian Agama melalui Direktorat Jendral Pendidikan Islam merilis satu aplikasi lagi yang diberi nama PDUM Panduan Penggunaan Aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah.

      Panduan Penggunaan Aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah

      Aplikasi ini dipergunakan untuk Pendataan dan pelaksanaan UAMBNBK tahun 2019. Hak akses Pihak Madrasah adalah sebagai proktor Madrasah, karena hak dan otoritas nya adalah untuk mengatur data dan lalulintas pemakaian aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah di tingkat Sekolah. Sebagai operator pihak madrasah berikut adalah langkah untuk mengakses halaman madrasah guna untuk menginput data aplikasi PDUM.

      Dan berikut ini adalah cara login Aplikasi PDUM :

      1. Silahkan klik http://sikurma.kemenag.go.id/pdum/ 

      2. Masukkan Username dan Password (belum rilis dari pusat)

      3. Setelah login sahabat akan diminta untuk melengkapi data-data.

      Untuk melihat data apa saja yang harus diisi, silahkan download panduan dibawah ini.

      Unduh File:
      Panduan Penggunaan Aplikasi PDUM
      Demikian informasi awal tentang Panduan Penggunaan Aplikasi PDUM Pangkalan Data Ujian Madrasah, semoga bermanfaat.