post TERBARU

download APP

blog VISITOR

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

page VIEWS

Pedoman Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA 2019

Diposkan Oleh On Friday, March 22, 2019

Pedoman Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA 2019
Penyelenggaraan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada tahun 2019 ini adalah yang ke-16. Artinya, FLS2N sudah 16 tahun diadakan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2019 ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas kembali menyelenggarakan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Telah diputuskan bahwa FLS2N tahun 2019 akan diadakan di Provinsi Lampung. FLS2N diselenggarakan selain untuk memfasilitasi peserta didik agar berprestasi di bidang seni, juga untuk membentuk kepribadian dan karakter yang baik sesuai dengan kebijakan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang senantiasa memperhatikan bakat dan minat peserta didik. 

Adapun bidang seni yang dilombakan dalam FLS2N tahun 2019 adalah seni pertunjukan dan seni penciptaan. Bidang seni pertunjukan mencakup seni baca puisi, gitar solo, tari kreasi, teater monolog, dan vokal solo sedangkan bidang seni penciptaan mencakup seni cipta puisi, desain poster, film pendek, dan kriya.
Tema besar FLS2N tahun 2019 adalah “Bersama dalam seni.” Dengan tema tersebut, diharapkan terbentuk karakter siswa SMA yang jujur, optimis, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi dalam mewujudkan bangsa dan negara yang kuat serta berdaulat. Dengan kata lain, melalui berbagai lomba seni, kita satukan dan kukuhkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara.

Dalam buku ini, disampaikan informasi mengenai prosedur, peraturan, dan mekanisme kegiatan FLS2N sebagai pedoman bagi penyelenggara FLS2N di tingkat daerah dan panduan bagi peserta didik agar dapat berpartisipasi sesuai dengan bidang lomba seni yang dipilih/diikuti. Semoga penyelenggaraan FLS2N tahun 2019 makin baik dari tahun-tahun sebelumnya.

    Download Buku Pedoman Kegiatan FLS2N SMA 2019

    Selengkapnya mengenai Pedoman Kegiatan FLS2N SMA 2019 ini silahkan rekan-rekan guru unduh pada link di bawah ini:


    Download File:

    Pedoman Kegiatan FLS2N SMA 2019

    Demikian mengenai Pedoman Kegiatan FLS2N SMA 2019 yang dapat blog Guru Madrasah sampaikan kepada rekan rekan guru dimanapun berada. Semoga bisa bermanfaat.

    sumber: https://psma.kemdikbud.go.id


    Inilah Contoh Surat Keputusan (SK) Tim BOS Reguler Terbaru

    Diposkan Oleh On Friday, March 22, 2019

    Inilah Contoh Surat Keputusan (SK) Tim BOS Reguler Terbaru
    Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa salah satu adiministrasi yang harus dimiliki oleh sekolah berkenaan dengan penggunaan dana BOS adalah SK Tim BOS Reguler. Perubahan peraturan yang mendasari penggunaan dana BOS menjadi salah satu alasan mengapa SK Tim BOS Reguler harus diperbaharui. Berikut ini saya akan bagikan Contoh SK Tim BOS Reguler Terbaru.

    SK Tim BOS Reguler 


    Surat Keputusan Tim Bantuan Operasional Sekolah Reguler merupakan SK yang dikeluarkan oleh kepala sekolah berkenaan dengan penggunaan dana BOS di sekolah. Surat Keputusan ini yang nantinya menjadi payung hukum bagi guru dalam melaksanakan program sekolah yang menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah.

    Bagian SK Tim BOS Reguler 


    SK Tim BOS Reguler Terbaru minimal harus memuat konsideran dan keputusan, Lampiran Tim BOS Reguler, dan Lampiran Tugas TIM BOS.

    Lampiran Tim BOS Reguler


    Untuk lampiran 1 dari SK Tim BOS Reguler Terbaru dicantumkan nama-nama yang mendapat tugas sebagai pengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah. Tim BOS Reguler terbaru terdiri atas:
    1. Penanggung jawab (kepala sekolah)
    2. Anggota 1 (Bendahara Sekolah)
    3. Anggota 2 (Unsur Guru)
    4. Anggota 3 (Unsur Komite Sekolah)
    5. Anggota 4 (Unsur Orang Tua Siswa)

    Lampiran Tugas dan Tanggung Jawab SK BOS Reguler

    Lampiran selanjutnya yang harus diisi adalah Lampiran Tugas dan Tanggung Jawab SK BOS Reguler Terbaru. Pada bagian ini diisi dengan tugas dan kewajiban dari Tim BOS Reguler. Berikut contoh tugas dan kewajiban Tim BOS Reguler.
    1. mengisi, mengirim dan memutakhirkan data pokok pendidikan secara lengkap ke dalam sistem Dapodik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    2. memastikan dan bertanggung jawab terhadap data yang masuk dalam Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Sekolah;
    3. memverifikasi kesesuaian jumlah dana yang diterima dengan data peserta didik yang ada;
    4. menyelenggarakan keadministrasian secara lengkap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
    5. memenuhi ketentuan transparansi pengelolaan dan penggunaan; 
    6. menyusun dan menyampaikan laporan secara lengkap; 
    7. menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana BOS Reguler secara dalam jaringan (daring) melalui laman bos.kemdikbud.go.id;
    8. bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan BOS Reguler yang diterima; dan
    9. memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat

    Download Contoh SK Tim BOS Reguler

    Lebih jelasnya mengani Contoh SK Tim BOS Reguler, berikut ini kami bagikan Contoh SK Tim BOS Reguler Terbaru dengan format word sehingga mudah untuk diubah. Silakan unduh melalui link berikut ini.

    Unduh File :

    CONTOH SK TIM BOS REGULER

    Demikianlah informasi mengenai Contoh SK Tim BOS Reguler Terbaru yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.


    Pedoman Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA 2019

    Diposkan Oleh On Friday, March 22, 2019

    Pedoman Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA 2019
    Untuk pembinaan olah raga, sejak tahun 2008, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA), secara konsisten menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

    O2SN diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi tumbuhnya bakat, minat, dan prestasi siswa di bidang olahraga. Sampai saat ini O2SN juga telah berkembang baik bahkan dapat mendukung pembinaan olah raga prestasi. Hal ini dibuktikan, misalnya, oleh para alumni O2SN yang berjaya di cabang Pencak Silat pada saat Asian Games tahun 2018 lalu. Sebuah bukti yang membanggakan atas koordinasi dan sinergi yang baik antara program pembinaan olah raga pendidikan dan olah raga prestasi.
    Disamping itu, O2SN juga adalah ajang pembinaan peserta didik agar memiliki mental dan budi pekerti yang tangguh, sportif, bersahabat dan cinta tanah air. Melalui platform penguatan pendidikan karakter, O2SN sesungguhnya juga telah ikut menanamkan nilai-nilai The Olympism in Action, nilai-nilai pembangunan dunia yang lebih baik dan damai melalui olah raga. Keterlibatan anak-anak berbakat di bidang olah raga yang terpilih dari lebih 4,8 juta siswa SMA dari seluruh Indonesia dengan latar belakang suku, agama, ras, dan budaya yang sangat beragam, membuktikan bahwa O2SN adalah ajang yang sangat efektif untuk mewujudkan semangat olympism.

    Tahun ini pun, semangat itu akan lebih nampak ketika O2SN puncaknya akan diselenggarakan di Banda Aceh. Sebagaimana tahun- tahun sebelumnya, O2SN untuk jenjang SMA mempertandingkan 5 (lima) cabang olahraga, yaitu : Pencak Silat, Karate, Atletik, Bulu Tangkis, dan Renang. Kita berharap seluruh proses penyelenggaraan O2SN dapat berjalan dengan baik dari mulai tingkat sekolah sampai ke tingkat nasional. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait dapat mengikuti dan menyelenggarakan O2SN sesuai dengan pedoman yang telah disusun ini.

    Semoga O2SN terus berkembang menghasilkan talenta-talenta olah raga terbaik Indonesia dan menjadi ajang untuk menyiapkan generasi yang sehat, unggul dan berbudi pekerti luhur. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi segala upaya baik kita ini. Salam Maju Bersama, Hebat Semua.

      Download Pedoman Kegiatan O2SN SMA 2019

      Selengkapnya mengenai Pedoman Kegiatan O2SN SMA 2019 ini silahkanbisa rekan-rekan guru unduh atau download pada link di bawah ini:

      Download File:

      Pedoman Kegiatan O2SN SMA 2019

      Demikian mengenai Pedoman Kegiatan O2SN SMA 2019 yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat.

      Sumber: https://psma.kemdikbud.go.id


      Pedoman Kegiatan Festival Literasi Sekolah (FLS) SMA Tahun 2019

      Diposkan Oleh On Friday, March 22, 2019

      Pedoman Kegiatan Festival Literasi Sekolah (FLS) SMA Tahun 2019
      Literasi tidak hanya didefinisikan sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat. Pendidikan literasi baik literasi visual, digital maupun literasi non-digital, secara efektif berkontribusi memberikan dasar perkembangan multi kecerdasan yang terpadu dan harmonis dalam kepribadian remaja. Pendidikan secara luas yang dilaksanakan berbasis literasi secara efektif berkontribusi memberikan dasar perkembangan multi kecerdasan yang terpadu dan harmonis dalam kepribadian remaja. Pendidikan literasi sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman, terutama tantangan abad 21, tempat para generasi milenial dan post milenial tumbuh dan berkembang.


      Inilah Pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) SMA 2019

      Diposkan Oleh On Friday, March 22, 2019

      Pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) SMA 2019
      Globalisasi sebagai suatu proses sosial dan proses alamiah akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain dan mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan koeksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Fenomena ini bukan hanya membawa dampak tetapi juga menjadi memberikan tantangan bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi.

      Kompetensi yang dibutuhkan sebagai kompetensi generasi muda masa depan adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal, memiliki minat luas mengenai hidup, memiliki kesiapan untuk bekerja, memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/ minatnya.

      Peningkatan kompetensi dan keterampilan ini sejalan dengan semangat implementasi kurikulum 2013. Salah satu upaya untuk mewujudkan peningkatan kompetensi tersebut adalah dengan mewadahi peserta didik, dalam hal ini peserta didik SMA, dengan kegiatan positif yang memacu semangat berkompetisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan melalui bakat/minat, antara lain adalah dengan melaksanakan Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional.

      Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-18 Agustus 2019 di Kota Banjarmasin ini bertujuan untuk melatih peserta didik SMA agar terbiasa berpikir kreatif dan analitis, mampu berkomunikasi secara efektif serta menyampaikan argumentasi di depan publik dengan Bahasa Indonesia yang baik.

      Buku Panduan ini disusun dengan maksud memberikan gambaran operasional pelaksanaan kegiatan, sehingga dapat digunakan sebagai acuan bagi pihak-pihak terkait yang membutuhkan informasi mengenai Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional Tahun 2019.

      Latar Belakang
      Sebagai negara demokrasi terbesar ke-3 di dunia. Namun, dampak baik dari demokrasi tersebut tidak selalu tampak dalam kebijakan yang dijalani Pemerintah ataupun dalam kondisi yang terdapat di masyarakat. Untuk itu, diperlukan suatu masyarakat sipil yang aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, dalam hal menyuarakan pendapat, memberikan kritik membangun terhadap kebijakan yang tengah dijalankan, dan mengajukan solusi atas masalah-masalah sosial.

      Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) merupakan lomba debat tingkat sekolah menengah atas yang mempunyai bakat dan minat dalam debat untuk memilih peserta yang terbaik. Peserta didik- peserta didik tersebut akan difasilitasi untuk mengembangkan kemampuan argumentasi, pemecahan masalah, dan penyampaian pendapat secara sistematis dan menarik. Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas generasi muda Indonesia dalam berpartisipasi secara aktif dalam demokrasi dan pergaulan global.

      Tujuan
      1. Umum
      a. Memperluas wawasan para peserta didik Sekolah Menengah Atas agar terbiasa berpikir kreatif dan analitis, mampu bersaing secara kompetitif, berkomunikasi secara efektif, dan menyampaikan argumentasi di depan publik dengan Bahasa Indonesia yang efektif.
      b. Melatih peserta didik untuk menyampaikan pendapat dengan sistematis, dapat berpikir kritis kreatif analitis dan konstruktif serta bersikap sportif.
      c. Membekali peserta didik sebagai anggota masyarakat yang potensial dengan wawasan pengetahuan dan kemampuan berkomunikasi dengan baik melalui debat peserta didik.

      2. Khusus
      a. Membangun antusiasme dan keinginan yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan.
      b. Membangun kemampuan berpikir kritis, analitis terhadap isu-isu aktual yang sedang berkembang baik nasional maupun internasional.
      c. Membangun kesadaran dan kepedulian peserta didik akan pentingnya toleransi menghormati, kerjasama, dan perbedaan opini sebagai sikap yang harus tumbuh dalam demokrasi yang sehat.

      Hasil Yang Diharapkan
      a. Terbangunnya antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan.
      b. Terbangunnya kemampuan berpikir kritis peserta didik mengenai isu-isu aktual yang sedang terjadi di dalam maupun luar negeri.
      c. Terbangunnya kesadaran peserta didik akan pentingnya toleransi dan menghormati perbedaan opini.

      Download Pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) SMA 2019

      Selengkapnya mengenai Pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) SMA 2019 ini silahkan bisa Anda unduh pada link di bawah ini:


      Download File:

      Pedoman LDBI SMA 2019

      Demikian mengenai Pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) SMA 2019 yang bisa kami sampaikan . Semoga bermanfaat.

      Sumber: https://psma.kemdikbud.go.id


      Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013

      Diposkan Oleh On Sunday, March 10, 2019

      Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013
      Pendidikan Islam turut memiliki tanggungjawab moral dalam membentuk generasi cerdas dan sejahtera lahir-batin sebagaimana ditegaskan dalam visi Kementerian Agama RI.

      Upaya melahirkan generasi kaffah (cerdas intelektual, spiritual dan mental) tersebut tentu tidak sebentar, tidak mudah dan tidak asal-asalan namun tentu tidak mustahil dicapai. Pencapaian ultimate goal (tujuan puncak) membentuk generasi kaffah tersebut membutuhkan ikhtiar terencana (planned), strategis dan berkelanjutan (sustainable).

      Kurikulum 2013 sebagai kurikulum penyempurna kurikulum 2006 (KTSP) diyakini shahih sebagai “modal” terencana dan strategis mendekati tujuan mencetak generasi yang tidak saja cerdas intelektual namun shalih dan shalihah. Salah satu upaya membumikan isi K-13 adalah dengan menyediakan sumber belajar yakni buku.

      Buku Kurikulum 2013 terus mengalami perbaikan baik dalam hal tataletak (layout) maupun content (isi) substansi. Buku MI (kelas 3 dan 6), MTs (kelas 9) dan MA (kelas 12) adalah edisi terakhir dari serangkaian proses penyediaan buku kurikulum 2013 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasah (MI, MTs dan MA).

      Dengan selesainya buku K-13 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasah ini diharapkan dapat memudahkan peserta didik dan pendidik dalam memahami, mengerti dan sekaligus menyampaikan ilmu yang dimilikinya.

      Standar Isi Pendidikan Akidah Akhlak di MTs

      Standar Isi adalah kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi peserta didik yang harus dipenuhi atau dicapai pada suatu satuan pendidikan dalam jenjang dan jenis pendidikan tertentu dirumuskan dalam Standar Isi untuk setiap mata pelajaran.

      Standar Isi disesuaikan dengan substansi tujuan pendidikan nasional dalam domain sikap spritual dan sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Oleh karena itu, Standar Isi dikembangkan untuk menentukan kriteria ruang lingkup dan tingkat kompetensi yang sesuai dengan kompetensi lulusan yang dirumuskan pada Standar Kompetensi Lulusan, yakni sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

      Karakteristik, kesesuaian, kecukupan, keluasan dan kedalaman materi ditentukan sesuai dengan karakteristik kompetensi beserta proses pemerolehan kompetensi tersebut. Ketiga kompetensi tersebut memiliki proses pemerolehan yang berbeda. Sikap dibentuk melalui aktivitas-aktivitas: menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan. Pengetahuan dimiliki melalui aktivitas-aktivitas: mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Keterampilan diperoleh melalui aktivitas-aktivitas: mengamati, menanya, mencoba,menalar, menyaji, dan mencipta. Karakteristik kompetensi beserta perbedaan proses perolehannya mempengaruhi Standar Isi.

      Kelompok Mata Pelajaran Akidah Akhlak

      Struktur kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab dalam kurikulum Madrasah meliputi: 1) Al-Qur’an Hadis, 2) Akidah Akhlak, 3) Fikih, 4) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan 5) Bahasa Arab. Masing-masing mata pelajaran tersebut pada dasarnya saling terkait dan melengkapi.

      Akidah merupakan akar atau pokok agama. Syariah/fikih (ibadah, muamalah) dan akhlak bertitik tolak dari akidah, yakni sebagai manifestasi dan konsekuensi dari keimanan dan keyakinan hidup. Akhlak merupakan aspek sikap hidup atau kepribadian hidup manusia, yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT dan hubungan manusia dengan manusia lainnya. Hal itu menjadi sikap hidup dan kepribadian hidup manusia dalam menjalankan sistem kehidupannya (politik, ekonomi, sosial, pendidikan, kekeluargaan, kebudayaan/seni, ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga/kesehatan, dan lain-lain) yang dilandasi oleh akidah yang kokoh.

      Pendidikan Akidah Akhlak di Madrasah memiliki karakteristik sebagai berikut: Akidah Akhlak menekankan pada kemampuan memahami keimanan dan keyakinan Islam sehingga memiliki keyakinan yang kokoh dan mampu mempertahankan keyakinan/keimanannya serta menghayati dan mengamalkan nilai-nilai al-asma’ al-husna. Akhlak menekankan pada pembiasaan untuk menerapkan dan menghiasi diri dengan akhlak terpuji (mahmudah) dan menjauhi serta menghindarkan diri dari akhlak tercela (madzmumah) dalam kehidupan sehari-hari.

      Tujuan Kelompok Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah

      Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang merupakan peningkatan dari akidah dan akhlak yang telah dipelajari oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah/ Sekolah Dasar. Peningkatan tersebut dilakukan dengan cara mempelajari rukun iman, mulai dari iman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, sampai iman kepada Qadha dan Qadar. Semua pengetahuan ini dibuktikan dengan dalil-dalil naqli dan aqli. Pemahaman dan penghayatan terhadap al-asma’ al-husna ditandai dengan kemampuan menunjukkan ciri-ciri/tanda-tanda perilaku seseorang dalam realitas kehidupan individu dan sosial serta pengamalan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari.

      Secara substansial mata pelajaran Akidah Akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan akidahnya dalam bentuk pembiasaan untuk melakukan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari. Alakhlak al-karimah ini sangat penting untuk dipraktikkan dan dibiasakan oleh peserta didik dalamkehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa, terutama dalam rangka mengantisipasi dampak negatif dari era globalisasi dan krisis multidimensional yang melanda bangsa dan Negara Indonesia.

      Mata pelajaran Akidah-Akhlak bertujuan untuk:

      1. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang akidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah.
      2. Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial, sebagai manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai akidah Islam.

      Ruang Lingkup Akidah-Akhlak

      Ruang lingkup mata pelajaran Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah meliputi:
      • Aspek akidah terdiri dari; dasar dan tujuan akidah Islam, sifat-sifat Allah, al-asma’ al-husna, iman kepada Allah, Kitab-Kitab Allah, Rasul-Rasul Allah, Hari Akhir serta Qadha-Qadar.
      • Aspek akhlak terpuji yang terdiri atas ber-tauhiid, ikhlaas, tha’at, khauf, taubat, tawakkal, ikhtiyaar, shabr, syukr, qanaa’ah, tawaadhu’, husnuzh-zhan, tasaamuh dan ta’aawun, berilmu, kreatif, produktif, dan pergaulan remaja yang sehat.
      • Aspek akhlak tercela meliputi kufr, syirk, riya’, nifaaq, anaaniah, putus asa, ghadhab, tamak, takabbur, hasad, dendam, ghiibah, fitnah, dan namiimah.
      • Aspek adab meliputi: Adab beribadah seperti adab shalat, membaca al-Qur’an, berdoa, adab kepada kepada orang tua dan guru, adab kepada kepada, saudara, teman, dan tetangga, adab terhadap lingkungan, yaitu: kepada binatang dan tumbuhan, di tempat umum, dan di jalan.
      • Aspek kisah teladan meliputi: Nabi Sulaiman dan umatnya, Ashabul Kahfi, Nabi Yunus dan Nabi Ayub, Kisah Sahabat: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

      Download Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013


      Untuk lebih jelasnya dan barangkali ada rekan-rekan guru yang memerlukan Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013 ini bisa diunduh melalui tautan berikut ini.

      Unduh File :
      Demikian informasi mengenai Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat....


      Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak Kelas 3 dan 6 MI Kurikulum 2013

      Diposkan Oleh On Sunday, March 10, 2019

      Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak Kelas 3 dan 6 MI Kurikulum 2013
      Kementerian Agama sebagai salah satu lembaga pemerintah memiliki tanggungjawab dalam membentuk masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir-batin sebagaimana ditegaskan dalam visinya.

      Membentuk generasi cerdas dan sejahtera lahir-batin menjadi core (inti) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam utamanya Direktorat Pendidikan madrasah. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam konsen terhadap mata pelajaran PAI (Fikih, SKI, Al-qur’an Hadis, Akidah Akhlak dan bahasa Arab).