Kabar Terbaru

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Inilah Daftar Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2017

By On November 29, 2017

Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2017
Kompetisi Robotik Madrasah 2017 usai dan menghasilkan sejumlah juara. Pengumunan pemenag di lakukan pada malam penutupan yang berlangsung di ICE BSD City, Serpong, Kamis (23/11) malam.

Kompetisi Robotik Madrasah 2017 diikuti 83 tim. Sebanyak 18 tim adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk Kategori Discovery Robot. Selain itu, ada 17 tim siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk kategori mobil ekspedisi, dan 13 tim MTs untuk Discovery Robot. Ada juga 17 tim Madrasah Aliyah (MA) untuk kategori Self-Driving Car dan 18 tim MA untuk kategori Discovery Robot.

Kompetisi ini berlangsung sehari, dari pukul 08:00 - 17:00 WIB di Foyer Hall 2 ICE BSD Serpong. Berikut ini daftar pemenag Kompetisi Robotik Madrasah 2017:

Tingkat MI (Rancang Bangun Mekanika  atau Discovery robot)
  1. MIN 1 Cilegon Banten, mendapat  sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp22 juta
  2. MIS Islamiyah 03 Madiun, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp18 juta
  3. MI Asih Putera Cimahi, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp14 juta
Tingkat MTs 
Kategori Mobile Robot Ekspedisi
  1. MTsN 6 Sleman, Yogyakarta, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp18 juta 
  2. MTsN Tanon Sragen, Jawa Tengah, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp14 juta
  3. MTsN 2 Pasuruan, Jawa Timur, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp12 juta.
Kategori Rancang Bangun Mekanika (Discovery robot)
  1. MTsN 1 Jembrana, Bali, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp22 juta 
  2. MTsN 4 Jakarta, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp18 juta
  3. MTsN Bangil, Jawa Tiimur, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp14 juta
Tingkat MA
Kategori Mobil Mandiri (Self Driving Car)   
  1. MAN 3 Jakarta, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp18 juta
  2. MAN 2 Kota Probolinggo, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp14 juta
  3. MAN 2 Samarinda, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp12 juta
Kategori Rancang Bangun Mekanika (Discovery robot)
  1. MAN 1 Surakarta, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp22 juta
  2. MAN 4 Tangerang Banten, mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp18 juta
  3. MA Bismillah Serang Banten mendapat sertifikat, tropi, dan uang pembinaan Rp14 juta
sumber : kemenag.go.id

Pendaftaran Beasiswa Bagi Mahasiswa dari Daerah 3T dari Kemenag

By On November 21, 2017

beasiswa mahasiswa 3t
Kementerian Agama akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari daerah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar. Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Moh Isom Yusqi mengatakan bahwa program beasiswa ini diberikan sebagai bentuk keberpihakan Kementerian Agama kepada putera-puteri bangsa. 

Program ini disebut dengan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi Islam (ADIKTIS) bagi Putera Puteri Daerah 3T. “Program ini dalam rangka  memperluas akses dan meningkatkan kualitas generasi bangsa,” kata  Isom Yusqi yang Guru Madrasah kutip dari laman resmi Kemenag di Jakarta, Jumat (10/11).

Pendaftaran Beasiswa ADIKTIS dibuka dari 7 – 16 November 2017. Untuk tes seleksi akan dilaksanakan pada 17 November 2017 dan hasilnya  diumumkan  20 November. Selanjutnya, para penerima ADIKTIS akan mengikuti orientasi pada  23 - 24 November sebelum mengikuti masa perkuliahan mulai 27 November 2017.

Ditjen Pendidikan Islam telah menjalin kerjasama dengan delapan Perguruan Tinggi Agama Islam yang menjadi sasaran studi, yaitu:
  1. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI): Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tunas Bangsa;
  2. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI):  STAI Rasyidiah Khalidiah-Amuntai Kalimantan Selatan, STAI Kuala Kapuas - Kalimantan Tengah, dan STIT Raden Santri – Gresik, Jawa Timur;
  3. Program Studi Akhwalul Syakhsiyah:  Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Iman – Parung Bogor, Jawa Barat dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia – DKI Jakarta. 
  4. Program Studi Sastra Arab: STI Bahasa Arab Darul Ulum – Banyuanyar Pamekasan, Madura. 
  5. Program Studi Ilmu Tafsir:  STAI Al Anwar – Sarang Rembang, Jawa Tengah
Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Syafriansyah mengatakan bahwa beasiswa diperuntukan bagi lulusan MA/SMA yang  memiliki prestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, calon penerima beasiswa ADIKTIS  maksimal berusia 24 tahun dan bersedia tinggal di asrama atau pondok pesantren kampus tempat belajar.

“Melalui program ini,  anak-anak di daerah 3T diharapkan mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak bangsa lain untuk mengenyam pendidikan tinggi,” harap Syafri.

Kepala Seksi Kemahasiswaan Diktis, Ruchman Basori mengatakan, beasiswa ADIKTIS Daerah 3T ini akan mencover living cost, biaya kuliah penuh, serta pembinaan selama 4 tahun masa studi. “Silahkan mendaftar di Perguruan Tinggi setempat atau melalui Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan  Diktis Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta lantai VII,” tuturnya.

“Informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya langsung di 08588-3211-660,” tambahnya.

Demikian informasi mengenai Pendaftaran Beasiswa Bagi Mahasiswa dari Daerah 3T dari Kemenag. Semoga bermanfaat...

Inilah Daftar Bug di Aplikasi Emis Online

By On November 09, 2017

Daftar Bug di Aplikasi Emis Online
Daftar Bug Aplikasi di Emis Online - Semenjak pertama kali dirilis pada tanggal 1 November 2017 yang lalu, ada beberapa bug (kesalahan) aplikasi pada EMIS Online. Hal ini, sangat mengganggu kinerja operator dalam mengupdate data peserta didik.

Padahal berdasarkan dari surat edaran Dirjen Pendis, batas waktu untuk pemutakhiran data Emis Madrasah maksimal adalah tanggal 31 Desember 2017.
Nah pada artikel kali ini saya akan membagikan informasi mengenai Daftar Bug Aplikasi di Emis Online. Supaya kawan-kawan operator bisa segera mengerjakan emis.

1. Gagal Menyimpan Update data 

Bug pertama yang sangat menghambat kerja operator ilah gagal menyimpan setelah selesai melakukan update data.

Hal ini kerap ditemui terurama pada menu "Update Data Siswa". Seperti yang diketahui bahwa dalam menu tersebut, operator diharuskan mengupdate data tanggal masuk siswa, sebab secara default tanggal yang tertulis di dalam EMIS ialah 01-01-1970.

Namun sesudah dilakukan prose perubahan dan ketika akan menyimpan perubahan data tersebut, sistem heng dan tidak merespon sehingga akhirnya gagal menyimpan update data
Bug di Aplikasi Emis Online1

2. Fitur Tidak Lengkap

Dari pengalaman penulis ada beberapa menu yang tidak ada. Salah satunya adalah memasukkan siswa ke dalam Rombel

(1). Menu Rombel Peserta Didik

Berdasarkan informasi yang kami terima, salah satu tugas utama yang harus dilakukan adalah "Create Rombel dan Nomor Absen". Untuk membuat rombel kelas dapat dilakukan melalui menu Kelembagaan > Siswa > Data Rombongan Belajar.

Tapi kendati sudah membuat rombel namun ketika mengedit peserta didik, tetap saja tidak terdapat menu rombel. Sehingga para peserta didik tidak dapat dimasukkan ke dalam setiap rombel yang telah dibuat.

Padahal di dalam daftar peserta didik yang ada, jelas terdapat keterangan rombel 6-, 8-, dan lain sebagainya. Adanya tanda strip tersebut, kami tafsirkan bahwa peserta didik belum dimasukkan ke dalam rombel.

Apabila telah berhasil dimasukkan ke dalam rombel mungkin saja akan terdapat keterangan 6 01; 6 02; 8 01 dst. Di mana untuk dua angka yang terakhir itu (01, 02, 03), menujuk pada pengisian emis yang dulu dan menyatakan rombel peserta didik terkait.

(2) Mengembalikan Siswa ke Tingkat Sebelumnya

Selanjutnya ialah menu yang berfungsi untuk mengembalikan siswa ke dalam kelas (tingkat) sebelumnya. Seperti yang telah diketahui, sistem akan secara otomatis sudah menaikkan semua peserta didik ke dalam tingkat berikutnya. Padahal bisa saja ada peserta didik yang tidak naik kelas. Bagi peserta didik yang tidak naik kelas, harusnya dikembalikan ke dalam tingkat kelas sebelumnya.
Tapi ternyata menu yang berfungsi untuk mengembalikan peserta didik yang tidak naik kelas ke tingkat sebelumnya, belum tersedia.

(3) Menambahkan Nomor Absen

Selanjutnya terdapat pada menu untuk menambahkan Nomor Absen. Salah satu tugas yang harus dilakukan adalah "Create Rombel dan Nomor Absen". Tapi sesudah seluruh menu dan juga submenu kesiswaan dicari, tidak terdapat menu untuk menambah Nomor Absen.

3. Kesalahan Menu

(1) Data Asal Sekolah Siswa Sebelumnya

Pilihan form yang tersedia pada data sekolah sebelunya hanya terdpat jenjang SMP/MTs. Sedangkan untuk MTs dan MI belum tersedia jenjang sebelumnya yang berupa SD/MI dan RA/TK.
Bug di Aplikasi Emis Online2

(2) Mutasi Peserta Didik

Untuk Mutasi data peserta didik pilihan sekolah tujuan yang ada hanyalah jenjang pendidikan MA, SMA, SMK, Paket C. Tidak terdapat jenjang pendidikan untuk tingkat SMP ataupun MI. Padahal untuk mutasi peserta didik pastinya dialami juga di semua jenjang pendidikan.
Bug di Aplikasi Emis Online3

4. Menu Unggah dan Unduh Tidak Ada

Mungkin memang karena tidak tersedia atau belum tersedia, seharusnya terdapat menu untuk melakukan unggah atau eksport data. Sehingga para Madrasah (terutatama yang mempunyai banyak siswa) bisa mengisi terlebih dahulu ke dalam file lain (seperti excel) kemudian baru mengeksportnya ke dalam Aplikasi EMIS.

Apabila tidak ada, maka sangat repot sekali jika harus mengupdate data siswa satu per satu secara online. Sebab kerap kali aplikasi berbasis website ini mengalami gangguan server.

5. Jumlah Siswa Tidak Sesuai

Dalam beberapa kasus ditemukan bahwa ada selisih antara jumlah siswa yang aktif dengan yang tercantum di dalam dashboard dan Menu Siswa Aktif EMIS Online.

6. Juknis EMIS Belum Ada

Harusnya, ketika aplikasi EMIS rilis disertai juga dengan Juknis yang jelas. Sehingga para operator punya panduan dalam mengisi data.

Demikianlah informasi mengenai Daftar Bug di Aplikasi Emis Online yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya. Semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung di Blog Guru Madrasah. [sumber : harianmadrasah.com]

Surat Pengantar Pemutakhiran Data Emis Semester Ganjil TP 2017/2018

By On November 01, 2017

Pemutakhiran Data Emis Semester Ganjil TP 2017/2018
Semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 sudah berjalan beberapa waktu yang lalu, dan tentunya para operator diharapkan segera melakukan pemutakhiran data EMIS untuk semester ganjil tahun ini. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, sebagai penyelenggara EMIS, baru-baru ini mengeluarkan Surat Pengantar Pemutakhiran Data EMIS Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018.

Surat dengan nomor 5219/DJ.I/Set.I/OT.01.01/10/2017 tertanggal 31 Oktober 2017 ini ditujukan kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi di seluruh Indonesia. Sesuai dengan pokok surat, melalui surat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberitahukan bahwa akan dimulainya pemutakhiran data Pendidiakan Islam periode Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 melalui sistem pendataan EMIS.

Beberapa point penting yang terdapat dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Isom Yusqi, M.Ag tersebut antara lain:
  1. Pemutakhiran Data EMIS Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018 diberlakukan bagi seluruh entitas pendataan di bawah binaan Dirjen Pendis, yang meliputi:
    • Pendataan Ra, Madrasah (MI, MTs dan MA), dan Pengawas Madrasah dibawah kordinasi Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Isalm di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi dan Seksi Pendidikan madrasah/Pendidikan Islam (Pendis) di tingkat Kankemenag Kab/Kota (Sesuai tipologi  masing-masing kanwil dan Kankemenag Kab/Kota).
    • Pendataan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Lembaga Pendidikan Al Quran (LPQ), PPS penyelenggara Program Wajar Dikdas (PPS Ula, Wustha dan Ulya), Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B dan C), dibawah Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah formal dan Satuan Pendidikan Muadalah dibawah kordinasi bidang PD-Pontren/PAKIS/Pendis ditingkat Kankemenag Kab/Kota (Sesuai tipologi  masing-masing kanwil dan Kankemenag Kab/Kota).
    • Pendataan PAI pada sekolah meliputi data sekolah, Guru PAI dan Pengawas PAI dibawah koordinasi bidang PAI/PAKIS/Pendis ditingkat Kanwil Kemenag Propinsi dan Seksi PAI/PAKIS/Pendis ditingkat Kankemenag Kab/Kota (sesuai tipologi  masing-masing kanwil dan Kankemenag Kab/Kota).
  2. Setiap satuan pendidikan, peserta didik, lulusan, dan tenaga kependidikan di bawah binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, berkewajibkan untuk melakukan pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan mengisi aplikasi pendataan EMIS secara lengkap dan akurat sesuai petunjuk pengisian data yang tersedia.
  3. Satuan  pendidikan (RA, MI, MTs, MA, Pondok Pesantren, Diniyah Takmiliyah, LPQ, PPS wajar Dikdas, PP Penyelenggara paket, Pendidikan Diniyah Formal, Muadalah), Guru PAI pada sekolah. Pengawas PAI dan Pengawas Madrasah yang tidak melakukan pemutakhiran data EMIS, tidak akan diakui keberadaannya oleh Kementerian Agama RI. Dan oleh karenanya tidak berhak untuk mendapatkan pelayanan dalam bentuk apapun dari Kementerian Agama RI, dala hal ini Direktorat Pendidikan Islam (termasuk peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang ada di dalamnya).
  4. Setiap sumber data (operator data EMIS) dapat melakukan pemutakhiran data EMIS semester ganjil TP 2017/2018 melalui aplikasi pendataan EMIS yang dapat diakses melalui laman web https://emispendis.kemenag.go.id/.
  5. Waktu pelaksanaan pemutakhiran Data EMIS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 akan dimulai pada tanggal 1 Nopember 2017 sampai dengan tanggal 31 Desember 2017.
  6. Untuk kelancaran proses pendataan, mohon dipastikan seluruh operator data EMIS ditingkat kanwil Kemenag Provinsi, Kankemenag Kab/Kota, tingkat satuan pendidikan (RA,MI, MTs , MA, Pondok Pesantren, MDT, LPQ, PPS, Wajar Dikdas, Paket, PDF dan Muadalah), Guru PAI, Pengawas PAI dan Pengawas Madrasah sudah memiliki akun (username dan password) yang terdaftar pada aplikasi EMIS SDM ( http://emispendis.kemenag.go.id/emis_sdm)
  7. Kanwil Kemenag Provinsi dimohon untuk segera meneruskan informasi terkait pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 ini kepada seluruh Kankemenag Kab/Kota dan satuan pendidikan yang ada diwilayahnya, sesuai dengan kewenangan bidang masing-masing.
  8. Para pejabat penagggungjawab data EMIS ditingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dalam pelaksanaan pemutakhiran data EMIS di wilayahnya masing-masing sesuai dengan mekanisme dan waktu yang ditetapkan.
Lebih jelasnya mengenai Surat Pengantar Pemutakhiran Data Emis Semester Ganjil TP 2017/2018, silakan unduh DISINI.

Demikian info mengenai surat pengantar pemutakhiran data Emis semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. Semoga bermanfaat, khusunya buat para rekan operator Emis dimanapun Anda berada. Salam madrasah dan selamat berkerja.

Sekjen Minta Kanwil Percepat Proses Pembayaran TPG Terhutang

By On November 01, 2017

Sekjen Kemenag Nur Syam
Sekjen Kemenag Nur Syam meminta para Kepala Kanwil Kemenag untuk segera menyelesaikan proses pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) terhutang. Pesan ini Nur Syam sampaikan saat menutup kegiatan Evaluasi Penyerapan Anggaran Triwulan III tahun 2017, di Jakarta.

Menurutnya, ada tiga skema yang bisa dilakukan dalam penyelesaian pembayaran TPG terhutang. Pertama, melakukan kerja sama dengan bank penyalur, seperti tata cara menyalurkan BOS atau KIP. Cara ini telah dilakukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat dan Jawa tengah.

Menurut Nur Syam, teknik ini relatif lebih mudah pengerjaannya, karena hanya butuh satu SDM saja yang merupakan pemindah uang yang ada di KPA ke bank penyalur dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan seperti retur-retur dan sebagainya.

Kedua, menggunakan skema re-alokasi di Kabupaten/Kota. “Cara ini adalah cara yang digunakan dalam rangka mendekatkan pembayaran dengan guru yang kita hutangi,” tutur Sekjen, seperti yang Blog Guru Madrasah kutip dari laman resmi Kemenag di http://www.kemenag.go.id pada Senin (30/10).

Cara ketiga, pembayaran TPG dilakukan langsung melalui kanwil, seperti yang dilakukan oleh DI Yogyakarta.

Nur Syam berpesan agar para kakanwil dapat memetakan cara mana yang akan digunakan untuk membayar TPG terhutang pada masing-masing daerah. “Jangan sampai kita mempunyai hutang yang dalam jumlah besar, padahal anggarannya melebihi,” ujar Sekjen  Nur Syam.

Selain itu, Sekjen juga minta pimpinan PTKN untuk segera mempercepat proses penyerapan anggaran. Nur Syam menyarankan agar membuat jadwal pencairan anggaran termasuk anggaran SBSN. Demikian juga kepada Ditjen PHU, agar proses pembangunan asrama yang menggunakan dana SBSN bisa segera diselesaikan.

“Tolong supaya membuat matrik, berapa yang sudah diserap, berapa yang akan diserap, berapa yang tidak mungkin diserap sampai akhir tahun ini,” ujar Sekjen.

“Tahun 2017 kita fokus dengan serapan ini, WTP jangan terlepas, pagu minus harus diselesaikan, TPG dan SBSN harus kita selesaikan,” tandasnya.

Kisi-Kisi Ujian Nasional SMA/MA Tahun Pelajaran 2017-2018 Lengkap

By On October 31, 2017

kisi-kisi un sam-ma 2017
Pada kesempatan kali ini Blog Guru Madrasah akan membagikan tentang Kisi-kisi Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Madarsah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), dan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) telah dirilis. Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) telah mengelarkan pengumuman mengenai Kisi-Kisi UN 2017/2018 ini melalui Surat Keputusan BSNP Nomor 0282/SKEP/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-kisi Ujian Nasional (UN) untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018, yang termasuk di dalamnya adalah kisi-kisi UN untuk SMA dan MA Tahun Pelajaran 2017/2018.

Dengan mengetahui kisi-kisi UN SMA/MA Tahun Pelajaran 2017/2018, siswa dan guru dapat mempelajari materi-materi pembelajaran secara lebih fokus dan mendalam pada materi-materi yang diujikan nantinya sehingga menadaaptkan hasil yang baik dalam ujian.

Berikut ini adalah Kisi-Kisi UN SMA/MA yang admin kutip dari situs resmi BSNP di bsnp-indonesia.org, Adapun untuk kisi-kisi Ujian Nasional SMA/MA, SMTK, dan SMAK Tahun Pelajaran 2017/2018 terdiri atas:

Mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk peminatan IPA, IPS, dan Keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca Nonsastra
  • Membaca Sastra
  • Menulis Terbatas
  • Menyusun Kata, Kalimat, dan Paragraf
  • Menyusun Ejaan dan Tanda Baca
Mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca Nonsastra
  • Menulis Terbatas
  • Struktur Kebahasaan
Mata Pelajaran Sastra Indonesia untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca sastra
  • Menulis sastra
  • Aspek kesastraan
Mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk peminatan IPA, IPS, dan Keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Fungsi social
  • Struktur teks
  • Unsur kebahasaan
Mata pelajaran Bahasa Arab untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca (qiro'ah)
  • Kosakata (mufradat)
  • Unsur kebahasaan (tarkib/qowaid)
Mata pelajaran Bahasa Jepang untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca
  • Kosakata
  • Unsur kebahasaan
  • Huruf kana dan kanji
Mata pelajaran Bahasa Jerman untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca
  • Kosakata dan ungkapan komunikatif
  • Unsur kebahasaan
Mata pelajaran Bahasa Perancis untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca
  • Kosakata
  • Unsur kebahasaan
Mata pelajaran Bahasa Mandarin untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Membaca
  • Kosakata
  • Struktur kebahasaan
  • Aksara Han
Mata pelajaran Matematika untuk peminatan IPA, dengan lingkup materi meliputi:
  • Aljabar
  • Kalkulus
  • Geometri dan Trigonometri
  • Statistika
Matematika untuk peminatan IPA dan Keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Aljabar
  • Kalkulus
  • Geometri dan Trigonometri
  • Statistika
Matematika untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Aljabar
  • Geometri dan Trigonometri
  • Statistika
Fisika untuk peminatan IPA, dengan lingkup materi meliputi:
  • Pengukuran dan Kinematika
  • Dinamika
  • Usaha, energi, dan tumbukan
  • Kalor
  • Gelombang d an cahaya
  • Listrik, magnet, dan fisika modern
Kimia untuk peminatan IPA, dengan lingkup materi meliputi:
  • Kimia dasar
  • Kimia analitik
  • Kimia fisik
  • Kimia organik
  • Kimia anorganik
Biologi untuk peminatan IPA, dengan lingkup materi meliputi:
  • Keanekaragaman hayati dan ekologi
  • Struktur dan fungsi makhluk hidup
  • Biomolekuler dan bioteknologi
  • Genetika dan evolusi
Ekonomi untuk peminatan IPS, dengan lingkup materi meliputi:
  • Konsep ekonomi
  • Konsep pembangunan
  • manajemen perekonomian internasionalAkuntansi perusahaan jasa
  • Akuntnasi perusahaan dagang
Sosilogi untuk peminatan IPS, dengan lingkup materi meliputi:
  • Konsep dan objek kajian sosiologi
  • Kehidupan sosial, permasalahan, dan solusinya
  • Mayarakat multikultural dan perubahan soasial
  • Penelitian sosial
Geografi untuk peminatan IPS, dengan lingkup materi meliputi:
  • Hakikat geografi
  • Dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan
  • Kependudukan dan lingkungan hidup
  • Informasi geografi
  • Kewilayahan
Antropologi untuk peminatan Bahasa, dengan lingkup materi meliputi:
  • Konsep dasar kajian Antropologi
  • Kajian budaya
  • Bahasa/dialek dan tradisi lisan
  • Iptek dan globalisasi
  • Penelitian kualitatif dan etnografi
Tafsir untuk peminatan Keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Makna dan teknik tafsir
  • Sejarah tafsir
  • Qira'at
  • Asbabun Nuzul dan munasabahTafsir pada beberapa ayat
Hadis untuk peminatan keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Definis hadis dan kategorinyaJenis hadis yang diterima (maqbul) dan ditolak (mardud) dan hukumnya
  • Sejarah perawi yang terkenal dan karya-karyanya       
  • Ilmu jarh wa ta'dil
  • Makna dan pesan beberapa hadis sesuai dengan konteks
Fikih untuk peminatan keagamaan, dengan lingkup materi meliputi:
  • Sumber-sumber hukum Islam, pengembangan, dan kaidah-kaidahnya
  • Siyasah syar'iyah dan jihad
  • Hukum pidana Islam
  • Hukum keluarga dan waris
  • Peradilan dalam Islam
  • Kitab Suci untuk Katolik SMAK
  • Liturgi untuk Katolik SMAK
  • Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani untuk Katolik SMAK
  • Sejarah Gereja untuk Protestan SMTK
  • Etika Kristen untuk Protestan SMTK
  • Ilmu Pengetahuan Alkitab untuk Protestan SMTK
  • Bahasa dan Sastra untuk peminatan Bahasa dan Budaya
Untuk lebih jelasnya tentang isi dari Kisi-kisi Ujian Nasional SMA/MATahun 2018 silakan unduh selengkapnya di tautan link berikut ini.

Download File :
KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMA/MA 2017-2018


Demikian mengenai kisi-kisi Ujian Nasional SMA/MA 2017/2018, semoga bermanfaat.

Inilah Kebijakan Ujian Nasional 2018 Yang Terbaru

By On October 31, 2017

Berikut ini Blog Guru Madrasah akan menyajikan info mengenai kebijakan UN tahun 2018 yang kami kutip dari hasil rangkuman Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) terkait kebijakan Ujian Nasional 2018 (UNBK dan UNKP) sebagai berikut :

Kebijakan UN 2018


kebijakan un 2018
 
Mata Pelajaran Yang Diujikan   

Satuan Pendidikan Pelaksana
  1. Satuan Pendidikan terakreditasi
  2. Satuan pendidikan belum terakreditasi menginduk pada satuan pendidikan yang terakreditasi sebagai pelaksana UN.
A. Kebijakan UN 2017
  1. Ujian Nasional tetap dilaksanakan.
  2. UN Tidak menentukan kelulusan.
  3. Peserta didik yang berkebutuhan khusus tidak wajib mengikuti UN.
  4. Mutu Ujian Sekolah ditingkatkan menjadi USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) untuk beberapa mata pelajaran.
  5. Menjadikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebagai main stream pelaksanaan UN.
Kebijakan UN dan USBN 2018
kebijakan UN dan USBN 2018-1

kebijakan UN dan USBN 2018-2

kebijakan UN dan USBN 2018-3

Kebijakan UN untuk Pendidikan Kesetaraan
  1. Hasil UN berfungsi untuk penyetaraan.
  2. Mapel yang diujikan dalam UN Pendidikan Kesetaraan:
  3. 7 Mapel untuk Paket C
  4. 6 Mapel untuk Paket B
  5. Tidak ada USBN untuk Pendidikan Kesetaraan.
  6. Peserta didik dari pendidikan kesetaraan dapat mengikuti UN di satuan pendidikan formal atau satuan pendidikan nonformal yang terakreditasi.
  7. Pendaftaran peserta UN dilakukan secara terintegrasi melalui DAPODIK.
  8. Pelaksana UN untuk Pendidikan Kesetaraan BUKAN lagi Dinas Pendidikan tetapi satuan pendidikan.
  9. Moda pelaksanaan UN dengan UNBK dan UNKP.
  10. Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan pada hari Sabtu dan Minggu.
  11. Ada UN susulan, UN gelombang kedua hanya untuk perbaikan nilai
Isu Teknis UN 2018
  1. Perbandingan jumlah teknisi terhadap server atau client
  2. Optimalisasi help desk provinsi dan kabupaten
  3. Konfigurasi (jarak dan letak) client di ruang ujian
  4. Headset client saat bukan ujian listening
  5. Penggunaan wifi di ruang ujian (client ke server)
  6. Sosialisasi teknis kepada Kepala Dinas dan Kepala Sekolah untuk mendukung kerja proktor dan teknisi
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR
Panitia Tingkat Provinsi
  1. Dinas Pendidikan Provinsi
  2. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Bidang yang menangani pendidikan madrasah, pendidikan keagamaan, dan Pendidikan Keagamaan Kristen dan Katolik)
  3. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)
  4. Dewan Pendidikan Provinsi
  5. Instansi tingkat provinsi yang terkait dengan pendidikan keahlian.
Panitia Tingkat Kabupaten Kota
  1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
  2. Kantor Kementerian Agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (Seksi yang menangani pendidikan madrasah, pendidikan keagamaan, dan seksi yang menangani pendidikan nonformal: Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C).
Persyaratan Peserta UN
  1. Peserta didik telah atau pernah berada pada tahun terakhir pada suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu.
  2. Peserta didik memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada suatu jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu mulai semester I tahun pertama sampai dengan semester pertama pada tahun terakhir.
  3. Peserta didik memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada Pendidikan Kesetaraan.
Peserta UN dari Pendidikan Formal
  1. Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun sebelum mengikuti US, atau sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun untuk peserta program SKS.
  2. Peserta UN dari program SKS harus berasal dari satuan pendidikan yang terakreditasi A dan memiliki izin penyelenggaraan program SKS.
  3. Peserta didik Warga Negara Indonesia (WNI) pada Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) wajib mengikuti UN untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada pendidikan formal.
  4. SPK mendaftar dan mengikuti UN pada satuan pendidikannya yang atau satuan pendidikan pelaksana UN terakreditasi A yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
Kriteria Kelulusan Ujian Nasional
kriteria kelulusan
Pengaturan  Sanksi Untuk UN 2018
  1. Pelanggaran berat oleh Peserta Ujian:
  2. membawa contekan ke ruang ujian;
  3. kerjasama dengan peserta ujian;
  4. menyontek atau menggunakan kunci jawaban; dan/atau
  5. membawa HP ke dalam ruang ujian.
Pelanggaran berat oleh Pengawas Ujian:
  1. memberi contekan;
  2. membantu peserta ujian dalam menjawab soal;
  3. menyebarkan/membacakan kunci jawaban kepada peserta ujian;
  4. mengganti dan mengisi LJUN atau jawaban UNBK;
  5. Lalai menangani gangguan pada UNBK sehingga mengharuskan pengulangan ujian;
  6. menggunakan alat komunikasi (HP), kamera, dan atau perangkat elektronik yang dapat merekam gambar; dan/atau
  7. memeriksa dan menyusun LJUN tidak di ruang ujian (untuk pengawas UNKP).
Investigasi

Investigasi dilakukan secara sendiri-sendiri atau bersama oleh:
  • Inspektorat Jenderal Kemdikbud/Kemenag.
  • Badan Standar Nasional Pendidikan.
  • Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud.
Bentuk investigasi
  • Peninjauan ke tempat kejadian perkara.
  • Analisis pola jawaban per daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota).
PENGATURAN KHUSUS

Pelaksanaan UN bagi peserta UN yang memerlukan layanan khusus dan/atau berbeda dapat diberikan kepada:
  • Peserta UN yang menyandang disabilitas tunanetra, tunarungu, tunalaras, dan tunadaksa;
  • Peserta UN yang berada di Lembaga Pemasyarakatan; dan/atau
  • Peserta UN yang dirawat di rumah sakit atau di tempat lain yang ditentukan oleh petugas kesehatan.
Pelaksanaan UN dengan layanan khusus/berbeda dapat diberikan apabila:
  • Peserta UN penyandang disabilitas yang memerlukan pengaturan khusus telah melaporkan kondisinya kepada Panitia UN Tingkat Provinsi/Kabupaten/ Kota dan atau tingkat Satuan Pendidikan selambatnya 1 (satu) bulan sebelum pelaksanaan UN
  • Peserta UN yang sakit atau di LP telah dilaporkan kondisinya kepada Panitia UN Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota dan atau tingkat Satuan Pendidikan selambatnya 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan UN
  • Peserta UN yang sakit telah dilaporkan kondisinya kepada Panitia UN tingkat Satuan Pendidikan paling lambat sehari sebelum pelaksanaan UN dan kondisi kesehatannya memungkinkan untuk mengikuti ujian di tempat perawatannya.
Untuk lengkapnya silahkan Unduh DISINI
[sumber :http://www.pojokguru.com/]

Jadwal Pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2017/2018

By On October 31, 2017

jadwal un
Belum lama ini Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) mengumumkan jadwal tentatif ujian nasional (unas) 2018.Meski bersifat tentatif, hampir pasti tidak ada perubahan dan tinggal disahkan. Untuk jenjang SMA, MA, dan SMK jadwal penyelenggaraan Unas 2018 hampir sama tahun ini. Yakni dimulai pada pekan pertama April.

Yang berbeda adalah jadwal unas SMP sederajat. Tahun ini unas SMP sederajat digelar pada Mei. Sedangkan tahun depan unas SMP dilaksanakan pada akhir April.Rangkaian pelaksanaan Unas 2018 diawali untuk kelompok SMK dan MAK pada 2–5 April. Kemudian disusul kelompok SMA dan MA pada 9–12 April. Lalu ditutup Unas SMP sederajat pada 23–26 April.

Ketua BSNP Bambang Suryadi menjelaskan, penyelenggaraan Unas 2018 sempat bakal dimajukan karena tahun depan ada pilkada serentak.Namun akhirnya rencana memajukan pelaksanaan Unas 2018 pada Februari tidak jadi diputuskan. ’’Kami berharap baik unas maupun pilkada serentak sama-sama berjalan dengan lancar dan kondusif,’’ tuturnya seperti diberitakan Jawa Pos.

Dia menjelaskan, penyusunan jadwal tentatif Unas 2018 itu sudah mempertimbangkan hari libur nasional, hari penting keagamaan, dan sejenisnya.Sehingga pelaksanaan unas tidak sampai tabrakan dengan hari libur maupun hari keagamaan. Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan, pemeritah tetap mengupayakan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebanyak-banyaknya.

Untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan MAK, ditargetkan 100 persen menjalankan UNBK. Sedangkan di tingkat SMP dan MTs, ditargetkan 70 persen. ’’Tentu UNBK tidak selalu di sekolah masing-masing. Tetap ada yang bergabung ke sekolah lainnya,’’ jelasnya. Bahkan numpang UNBK juga bisa dilakukan pada lintas kelompok atau jenjang. Misalnya siswa SMK numpang fasilitas UNBK di SMA atau sebaliknya. Untuk itu BSNP membuat jadwal unas SMK dan SMA tidak bebarengan supaya bisa resource sharing.

Bambang menjelaskan jumlah sekolah peserta Unas 2018 masih terus didata. Catatan sementara jumlah sekolah peserta Unas 2018 untuk kelompok SMA ada 12.959, SMK ada 12.585, dan MA tercatat 7.806 sekolah.

Download :
1.Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 - DOWNLOAD;
2.Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional  dan Ujian Nasional TP 2017/2018 - DOWNLOAD.

Dia berharap pendataan atau pendaftaran siswa dan sekolah peserta Unas 2018 sudah beres Desember 2017. Sehingga bisa langsung digunakan pemetaan jumlah sekolah pelaksana UNBK maupun yang berbasis kertas.

Rencana ketentuan baru dalam unas tahun depan adalah pelaksanaan unas perbaikan. Setelah unas utama digelar, lanjut Bambang, akan dilaksanakan unas susulan.Program unas susulan ini untuk peserta ujian yang berhalangan, misalnya karena sakit saat unas utama. Selain itu, BSNP juga menyiapan unas perbaikan, rencananya digelar Juli 2018.

Pelaksanaan unas perbaikan di antaranya untuk peserta ujian yang tidak bisa ikut unas utama dan susulan. ’’Mungkin saat unas susulan, dia masih dalam perawatan,’’ jelasnya.Selain itu, unas perbaikan juga diselenggarakan untuk siswa yang tidak mampu mengejar standar nilai minimal.

Meskipun unas bukan lagi penentu kelulusan, tetapi ada standar nilai kelulusan. Standar nilai minimal Unas 2018 masih sama dengan Unas 2017. Bambang menegaskan unas perbaikan tahun depan hanya untuk peserta Unas 2018. [sumber : jpnn.com]

Hati-Hati Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kemenag RI

By On October 25, 2017

Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kemenag RI
Pada tanggal 20 Oktober yang lalu Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor 23090/SJ/B.VI/HM.00/10/2017 tentang Penipuan Atas Nama Pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia. Surat ini ditujuka kepada Pejabat eselon I Pusat, Para Rektor UIN, IAIN dan IHDN seluruh Indonesia, para ketua STAIN, STAKN, STAKPN, dan STAHN seluruh indonesia, juga kepada para Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia.

Adapun cuplikan dari aline pertama surat edaran tersebut adalah sebagai berikut : " Mengingat maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan Pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia (sekretaris Jenderal dan Jabatan Pimpinan Tinggi Lainnya) yang meminta sejumlah uang, bahwa kementerian Agama Republik Indonesia tidak menyampaikan pemberitahuan kepada para pejabat atau pegawai dilingkungan Kementerian Agama baik Pusat maupun daerah yang disertai dengan ketentuan harus mengirimkan uang kepada pihak tertentu"

Itulah penggalan dari surat edaran Kementerian Agama mengenai pemberitahuan bahwa saat ini ada oknum tertentu yang mengatasnamakan pejabat tinggi Kementerian Agama untuk meminta sejumlah uang. Kepada rekan-rekan para pejabat di Instansi lingkungan Kemenag baik pusat maupun daerah untuk lebih berhati-hati terhadap modus ini.

Dan untuk lebih jelasnya mengenai surat edaran tentang Penipuan Atas Nama Pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia ini bisa diunduh melalui tautan link dibawah ini.

Download File:
SURAT EDARAN KEMENAG TENTANG PENIPUAN

Demikian info mengenai surat edaran tentang Penipuan Atas Nama Pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia. Semoga bermanfaat

Daftar Peserta, Lokasi dan Jadwal Ujian SKD CPNS Kemenag Tahun 2017

By On October 23, 2017

tes cpns kemenag ri
Berikut ini adalah pengumuman dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Sekretariat Jenderal dengan nomor : P.63305/SJ/B.II/Kp.00.1/10/2017 tentang daftar peserta, lokasi dan jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017 yang admin Blog Guru Madrasah kutip dari laman resmi Kemenag RI yang beralamat di www.kemenag.go.id. Selengkapnya mengenai isi pengumuman tersebut bisa rekan-rekan simak dibawah ini.

Menindaklanjuti Pengumuman Nomor P-627/83/SJ/B.II.2/Kp.00.1/10/2017 tanggal 5 Oktober 2017 tentang Ralat Jadwal dan Lokasi Ujian Sleeksi Kompetensi Dasar CPNS Kementerian Agama Tahun 2017 dan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K.26-30/V.119-8/15 tanggal 5 Oktober 2017 perihal pengggunaan Sistem CAT, berikut kami sampaika daftar peserta, lokasi dan jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Sistem Computer Assisted Tes (CAT) BKN sebagaimana daftar terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari pengumuman ini.

Selanjutnya kepada peserta untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  1. Peserta wajib hadir mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), sesuai lokasi dan jadwal ujian yang telah ditentukan;
  2. Peserta hadir 60 menit sebelum pelaksanaan ujian SKD dimulai;
  3. Pserta wajib mengisi daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia;
  4. Peserta harus registrasi sebelum ujian SKD dimulai;
  5. Peserta wajib memebawa :
    • print Out Kartu Peserta Ujian;
    • KTP asli/kartu Keluarga/Surat Keterangan Pengganti Identitas yang telah disahkan oleh pejabat berwenang yang mencantumkan nIK sesuai dengan yang terdaftar di SSCN.
  6. Peserta wajib menyerahkan kartu ujian yang telah dicetak masing-masing dan menukarkannya kepada panitia pada saat mengisi dafatr hadir;
  7. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta yang telah disahkan panitia ujian;
  8. Peserta yang tidak sesuai identitasnya dengan data yang terdapat pada kartu ujian, tidak dapat mengikuti ujian;
  9. Peserta menggunakan pakaian yang rapi dan sopan (bagi pria menggunakan kemeja putih dan celana gelap, wanita menyesuaikan. Kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan);
  10. Peserta duduk pada tempat yang telah ditentukan ;
  11. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti ujian (dianggap gugur);
  12. Keputusan Panitia bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat;
  13. Kelalaian dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta;
  14. Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam motif apapun, maka hal tersebut adalah penipuan dan diluar tanggung jawab panitia.
Dan dibawah ini adalah daftar peserta, lokasi dan jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017, yang dapat rekan-rekan unduh sesuai tempat masing-masing.
Demikian informasi mengenai daftar peserta, lokasi dan jadwal ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017. Semoga bermanfaat

Simposium Nasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2017

By On October 17, 2017

Dalam rangka Pekan Kreativitas dan Apresiasi GTK dan memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2017, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan menyelenggarakan Simposium Tingkat Nasional Bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah tahun 2017.

Pelaksanaan Simposium Tingkat Nasional Bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah akan dilaksanakan pada tanggal 23-26 Nopember 2017 dengan Tema “Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dalam Penyiapan Keterampilan Abad 21”

Adapun Sub tema lomba dalam Simposium Tingkat Nasional Bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah tahun 2017

  1. Kepemimpinan untuk meningkatkan hasil belaajar siswa
  2. Kepemimpinan dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter melalui optimlisasi Tripusat belajar
  3. Layanan pendidikan inklusi di sekolah
  4. Kepemimpinan dalam rangka membangun budaya Baca dan Teknologi di sekolah.
Lomba dalam rangka Simposium Nasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2017 terbuka untuk seluruh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di seluruh Indonesia dengan persyaratan sebagai berikut:
A.Persyaratan Paserta Simposium Nasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2017
1.Persyaratan Umum
a.Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA dan SMK/MAK)
b.Memilih NUPTK
c.Dapat mengoperasikan computer

2.Persyaratan Khusus
  • Peserta hanya dapat memilih 1 (satu)karya sesuai Kategori Karya dan memilih I (satu) sub tema
  • Karya harus asli, karya Sendiri dan terkini, belum pernah dipubiikasikan (seperti: seminar, simposium, lokakarya, jurnal} dan/atau tidak sedang atau pernah diikutkan dalam kegiatan sejenis (seperti: loma tandik berprestasi,best practices).
  • Pernyataan karya (butir: b) bermaterai Rp. 6 000,diketahui oleh atasan yang berwenang
  • Khusus untuk pendaftaran peserta dan karya dapat diunggah melalui laman http://tendikdikdasmen.kemdikbud.go.id/simposium2017 (format mocrosoft Word untuk karya tulis dan format PNG untuk Poster:)
  • Pedoman pelaksanaan Simposium yang mengatur secara rinci ketentuan katagori karya dapat dilihat di laman http://tendikdikdasmen.kemdikbud.go.id/
  • Peserta yang diundang untuk mengikuti Simposium jika karya peserta memenuhi kriteria seleksi.
Surat Edaran pelaksanaan Simposium Nasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2017 dapat rekan guru download DISINI.

Demikian informasi mengenai Simposium Nasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2017. Semoga informasi ini bermanfaat...

Informasi Persiapan UN dan UAMBN Madrasah Tahun 2017-2018

By On October 15, 2017

info uambn 2017-2018
Pemerintah telah memutuskan untuk tetap menyelenggarakan Ujian Nasional (UN). Sebagai langkah persiapan, Kemenag menggelar rapat koordinasi yang dihadiri para Kepala Bidang (Kabid) Bidang Madrasah seluruh Indonesia.

Rapat yang digelar di lantai 2 Gedung Kementerian Agama ini juga membahas persiapan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). UAMBN sendiri akan dilaksanakan pada pekan terakhir bulan Maret 2017.

Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan dalam sambutannya meminta jajarannya di tingkat Provinsi tidak resah terkait perubahan-perubahan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Misalnya, tidak perlu resah terkait adanya sisipan mata pelajaran lain yang diujikan," kata Direktur.

Menurutnya, Kemenag adalah makmum dalam konteks kebijakan pendidikan sebagaimana diatur dalam Undung-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Untuk itu, sebagaimana dalam salat, makmun harus mengikuti seluruh gerakan imam. "Jadi harus siap mental, bisa kapanpun batal. Namun juga sebaiknya memposisikan diri sebagai makmum yang kritis," tukasnya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan bahwa penyelenggaraan UN 2017 dijadwalkan akan dilaksanakan pada April sampai Mei tahun 2017. UN SMK pada tanggal 3 - 6 April 2017, sedang UN SMA/MA pada tanggal 10 - 13 April.

Untuk UN SMP/MTs, Kemendikbud merancang dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 4, dan 15 Mei. Sedangkan untuk gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 8, 9, 10, 16 Mei.

Mata pelajaran (mapel) yang akan diujikan untuk jenjang SMP/MTs, yaitu: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk SMA/MA ditambahkan satu mata pelajaran sesuai dengan jurusan/peminatan siswa. Sedangkan untuk SMK, ditambahkan uji teori kejuruan sesuai dengan bidangnya.

Sementara untuk USBN, mapel yang diujikan adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Untuk SMP/MTs ditambahkan mapel Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk SMA/MA, terdapat juga mapel Sejarah dan tiga mapel sesuai program studi.

Untuk siswa yang mengambil jurusan/peminatan IPA, mapel yang diujikan Fisika, Kimia, dan Biologi. Untuk yang mengambil jurusan/peminatan IPS, mapel yang diujikan Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi. Sedang untuk jurusan/peminatan Bahasa, mapel yang diujikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing. Sementara untuk siswa SMK, terdapat uji keterampilan komputer.

Lebih jelasnya mengenai pelaksanaan UN dan UAMBN madrasah, bisa rekan guru download pada tautan link berikut ini.

Download File :

Hari Santri Nasional 2017 Mengusung Tema 'Wajah Pesantren Wajah Indonesia'

By On October 12, 2017

hari santri 2017
Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Podok Pesantren (Dit-PDPontren) akan menggelar peringatan Hari Santri Nasional tahun 2017. Gelaran ketiga kali ini mengusung tema “Wajah Pesantren Wajah Indonesia”.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin  berharap,  semua aktivitas kegiatan hari santri dapat menunjukkan bahwa pesantren dapat mempromosikan moderasi Islam (religious mederation) kepada dunai.

“Saya kira dengan aktivitas hari santri, ini menunjukkan kepada Indoensia dan dunia internasional bahwa pesantren yang mempromosikan moderasi islam,” kata Kamaruddin didampingi Sesditjen Pendis Ishom Yusqi dan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Zayadi dalam keterangan pers nya di kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta Pusat, seperti yang Guru Madrasah lansir dari Republika.co.id pada Rabu (04/10).

Tidak hanya itu, lanjut guru besar UIN Alauddin Makassar ini, pesantren juga mengajarkan nasionalisme, hubbul wathon minal iman. Pesantren juga mengajarkan bagaimana menjadi Muslim yang baik, di samping ajaran-ajaran Islam yang toleran.

“Ajang hari santri ini menjadi ajang strategsis, bahwa pesantren mengajarkan Islam rahmatan lil alamin. Inilah pesantren yang mengajarkan itu semua,” kata Kamaruddin.

Disampaikan Kamaruddin, ke depan Kementerian Agama melalui Ditjen Pendis akan membuat strandar minimal pendirian pondok pesantren, membuat standar minimal kurikulum yang diajarkan. “Kita sedang merancang standarisasi kurikulum, tenaga pengajar pondok pesantren,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Kamaruddin, Ditjen Pendis sedang memfinalisasi aturan pendirian pondok pesantren yang selama ini izin pendirian hanya dikeluarkan Kankemenag Kabupaten/kota. Ke depan izin harus dikeluarkan Dirjen dan Menteri Agama. Ini semua dilakukan untuk menjaga kualitas Pondok Pesantren (Pontren) dan mengantisipasi munculnya ajaran-ajaran gerakan radikal yan ada.

“Kebijakan yang sedang kita finalisasi, pendirian pondok pesantren akan dikeluarkan oleh Dirjen, dan Menag, yang dulu Kemenag Kabupaten/kota saja,” tandas Kamaruddin.

Dan bagi Anda yang memerlukan logo hari Santri Nasional Tahun 2017 ini bisa mengunduhnya melalui tautan link berikut ini.

Download File :
Logo Hari Santri Nasional 2017 Emboss - DOWNLOAD

Demikian mengenai Hari Santri Nasional 2017 Mengusung Tema 'Wajah Pesantren Wajah Indonesia' yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat....

Info Lomba Guru Berani Menginspirasi 2017 Oleh Penerbit Erlangga

By On October 11, 2017

Penerbit Erlangga kembali menyelenggarakan Lomba Guru Berani Menginspirasi 2017. Lomba ini diperuntukkan bagi guru TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK. Lomba ini cukup mudah yakni dengan cara mengirimkan Pengalaman bisa disampaikan dalam bentuk karya tulis/video yang menceritakan inspirasi tentang inspirasi tentang mengembangkan literasi di sekolah, tidak melanggar SARA, tidak mengandung pornografi dan kekerasan atau penggunaan alat bantu ajar (nondigital) di kelas.

guru berani menginspirasi

Kategori Pemenang dan Hadiah untuk guru pemenang Lomba Guru Berani Menginspirasi 2017 dengan kategori sebagai berikut :

Ketentuan Lomba Guru Berani Menginspirasi 2017

  • Peserta adalah para pengajar (TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK) yang masih aktif mengajar.
  • Pengalaman bisa disampaikan dalam bentuk karya tulis/video yang menceritakan inspirasi tentang mengembangkan literasi di sekolah, tidak melanggar SARA, tidak mengandung pornografi dan kekerasan.
  • Hasil karya harus asli, bukan jiplakan.
  • Peserta mengirimkan biodata, copy KTP dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
  • Karya yang dilombakan sepenuhnya menjadi hak milik panitia.
  • Tulisan diketik dengan huruf Arial 12, spasi 1.
  • Ukuran kertas A4, dan maksimal 10 halaman.
  • Karya mengacu pada panduan yang telah ditetapkan.
  • Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya “Mengembangkan Literasi di Sekolah”.
  • Periode pengiriman karya dimulai 1 Oktober 2017 dan berakhir 1 Januari 2018.
  • Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Karya-karya terpilih akan diterbitkan menjadi buku dalam seri “Berani Menginspirasi” setelah melalui tahapan seleksi dewan juri*.
  • Karya peserta dapat dikirimkan ke email: erlanggamenginspirasi@gmail.com atau Departemen Marketing Nasional Penerbit Erlangga (Jl. H. Baping Raya No. 100, Ciracas Ps. Rebo, Jakarta 13740) dengan disertai identitas peserta lomba.
  • Informasi pemenang dapat dilihat melalui website resmi Penerbit Erlangga dan akan dihubungi langsung oleh panitia terkait mekanisme penyerahan dan pengiriman hadiah.

Panduan Lomba Guru Berani Menginspirasi 2017

Karya yang Anda buat harus mencakup poin-poin berikut:
  1. Latar belakang ingin mengembangkan program literasi di sekolah
    • Makna pengembangan literasi di sekolah bagi Anda
    • Inspirasi program literasi sekolah yang Anda kembangkan
    • Hasil akhir yang ingin dicapai dari program literasi Anda
  2. Proses pelaksanaan program literasi Anda di sekolah
    • Jelaskan tahap demi tahap yang Anda lalui dalam menjalankan
    • program literasi Anda
    • Masalah yang dihadapi dalam menjalankan program literasi Anda
  3. Hasil riil yang diperoleh dari program literasi Anda
    • Apakah hasil yang didapat sesuai harapan
    • Apakah ada manfaat bagi para siswa
    • (jelaskan perubahan yang tampak pada siswa)
  4. Rencana pengembangan program literasi Anda di masa depan
Jika Anda sudah mengirimkan karya, Silahkan isi data diri anda disini

Demikian informasi mengenai lomba guru berani menginspirasi oleh penerbit Erlangga Tahun 2017. Semoga bermanfaat buat para rekan guru. Jangan lupa like fanspage Guru Madrasah untuk mendapatkan update informasi seputar dunia pendidikan.

Inilah Perangkat Pembelajaran Yang Harus Dimiliki Tenaga Pendidik

By On October 11, 2017

perangkat pembelajaran
Jika seorang petani pergi ke sawah tanpa membawa alat apapun tentunya ia akan bingung, apa yang harus dikerjalan. Seorang pelajar yang tiap hari pergi kesekolah tentunya membawa peralatan "tempurnya" seperti buku, pulpen dan lain-lain.

Begitupun dengan seorang tenaga pendidik atau guru seperti kita, juga harus menyiapkan perangkat pembelajaran yang gunanya untuk melancarkan proses pembelajaran. Jika seorang tenaga pengajar hanya mengajar tanpa mempersiapkan segala sesuatunya, tentu hasil yang diharapkan tidak akan maksimal. Lalu apa saja perangkat pembelajaran yang harus disiapkan oleh seorang tenaga pendidik atau seorang guru? Berikut penjelasannya :

1. Silabus 
Perangkat pembelajaran ini berisi standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dicapai. Untuk mencapainya diukur berdasarkan indikator pencapaian. Silabus ibarat ringkasan dari kurikulum karena di dalamnya ada target pencapaian, media, dan lain sebagainya.

2. RPP
RPP atau rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh guru dalam rangka pemberian pelayanan kepada peserta didik. Perencanaan yang dirancang mencangkup model, metode, pelaksanaan, evaluasi dan instrument penilaian.

3. Prota
Program tahunan atau prota merupakan batasan materi yang harus diselesaikan dengan batas waktu yang tertera jelas pada table program tahunan. Prota berisi distribusi materi selama satu tahun pelajaran yang terdiri dari dua semester, prota terbentuk dari program semester.

4. Promes
Program semester atau promes merupakan gambaran distribusi materi selama satu semester berdasarkan SK dan KD yang telah dirumuskan dalam Standard Isi.

5. Buku Absen
Buku ini berisi sejumlah nama peserta didik dalam kelas yang kita bina. Buku ini fungsinya untuk mengontrol kehadiran peserta didik.

6. Buku Jurnal
Buku ini berisi beberapa catatan penilaian prilaku peserta didik selama pembelajaran dilaksanakan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan sebagainya.

7. Buku Penilaian
Buku ini digunakan untuk menyimpan data-data hasil evaluasi terhadap peserta didik.

8. Bundel Portofolio
Tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa dikumpulkan jadi satu bundel, biasanya digabung perkelas bahkan per individu. Gunanya untuk mengetahui perkembangan kompetensi peserta didik, perubahan peserta didik terhadap penerimaan materi yang disampaikan dapat diukur sehingga memudahkan guru menentukan model dan metode yang akan diberikan. Melalui bundel ini, seorang guru dapat menyimpulkan keberhasilan pembelajaran di kelasnya.

9. Bank Soal
Ini adalah buku yang berisi kumpulan dari sejumlah soal yang akan diberikan kepada peserta didik.

10. Media
Dalam menyajikan pelajaran, media menjadi faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Tentang media, dibutuhkan inovasi dan kreativitas guru untuk menentukan media-media yang diperlukan dalam kaitannya dengan pokok bahasan yang diberikan.

Demikian mengenai  perangkat pembelajaran yang harus dimiliki tenaga pendidik yang dapat Guru Madrasah bagikan, semoga bermanfaat buat rekan guru semua. [sumber: sekolahdasar.net]

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

By On October 06, 2017

libur nasional
Setelah melalui serangkaian proses pembahasan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah menerbitkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor  707 Tahun 2017, Nomor  256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.
Keputusan Bersama itu ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.

Dalam keputusan bersama itu ditetapkan, jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari, dengan rincian Hari Libur Nasional sebanyak 16 hari, dan cuti bersama sebanyak 5 hari untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah dan Hari Raya Natal.

Rincian Hari Libur Nasional 2018 :
  1. Senin, 1 Januari, Tahun Baru 2018 Masehi;
  2. Jum’at, 16 Februari, Tahun Baru Imlek 2569 Kongzili;
  3. Sabtu, 17 Maret, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940;
  4. Jum’at, 30 Maret, Wafat Isa Al Masih;
  5. Sabtu, 14 April, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW;
  6. Selasa, 1 Mei, Hari Buruh Internasional;
  7. Kamis, 10 Mei, Kenaikan Isa Al Masih;
  8. Selasa, 29 Mei, Hari Raya Waisak 2562;
  9. Jum’at, 1 Juni, Hari Lahir Pancasila;
  10. Jum’at – Sabtu, 15-16 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
  11. Jum’at, 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia;
  12. Rabu, 22 Agustus, Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah;
  13. Selasa, 11 September, Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah;
  14. Selasa, 20 November, Maulid Nabi Muhammad SAW;
  15. Selasa, 25 Desember, Hari Raya Natal;
Rincian Cuti Bersama 2018 :
  1. 1.Rabu, Kamis, Senin dan Selasa, 13,14,18 dan 19 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
  2. 2.Senin, 24 Desember, Hari Raya Natal.
Penerbitan Keputusan Bersama tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 adalah dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018.

Demikian yang dapat Guru Madrasah sampaikan mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018. Semoga info ini bermanfaat buat rekan guru semua.

Sumber : http://setkab.go.id

Kemenag Targetkan UAMBN Tahun 2018 Seluruh Madrasah Sudah Berbasis Komputer

By On October 04, 2017

unbk uambn 2018
Kementerian Agama menargetkan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) pada tahun 2018 pada seluruh madrasah di Indonesia sudah berbasis komputer.

Hal ini diungkapkan Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A. Umar saat rapat koordinasi persiapan UAMBN Berbasis Komputer di Kantor Kementerian Agama.

"UAMBN Berbasis Komputer merupakan salah satu bentuk respons Kementerian Agama terhadap perkembangan teknologi dan penguatan karakter siswa-siswi madrasah. Dengan berbasiskan komputer ini, UAMBN akan memacu integritas, kejujuran, dan kedisiplinan siswa-siswi madrasah dalam ujian," ungkap A. Umar, Senin (02/10).

"Teknologi adalah hal baru yang baik. Dan ujian adalah hal lama yang baik. Substansi ujian harus tetap dijaga dan dikreasikan dengan teknologi. Tentu saja dengan tujuan yang baik, yakni integritas, kejujuran dan kedisiplinan," lanjutnya.

Pada tahun 2017, sebanyak 4.408 madrasah yang sudah melaksanakan UAMBN (MTs dan MA). Tahun depan, 16.943 MTs dan 7.260 MA di seluruh Indonesia ditargetkan sudah menerapkan UAMBN Berbasis Komputer. Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah, Basnang Said, mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Provinsi untuk menyiapkan anggaran UAMBK tersebut.

Kemenag melalui Direktorat KSKK Madrasah juga akan melaunching aplikasi rapor digital untuk RA, MI, MTs, dan MA.  Aplikasi ini dibuat untuk menghindari perbedaan format rapor antara satu madrasah dengan madrasah lainnya.

Model Pendataan EMIS Tahun 2017/2018

By On October 02, 2017

model pendataan emis
Berdasarkan hasil sosialisi tim emis pusat bahwasanya Updating EMIS Tahun 2017/2018 mendatang akan benar-benar berbeda dari tahun lalu diantaranya adalah tidak adanya lagi form emis excel. Kemudian juga operator akan melakukan inputin data secara langsung ke dalam sistem informasi emis online tanpa aplikasi desktop.

Model Pendataan EMIS Tahun 2017/2018

Ini jelas merupakan kabar gembira bagi perkembangan kemajuan sistem updating data EMIS. tim pengembang emis pusat memang terus melakukan upaya demi terciptanya sistem informasi yang real time, mudah digunakan dan tentunya keakuratan data tetap terjaga. Sistem yang mudah digunakan, sederhana, serta memiliki Alur yang sederhana. Namun meski demikian yang terpenting adalah keakuratan dan keamanan data harus tetap terjaga.

Dan berikut hasil penjelasan Model Pendataan EMIS Tahun 2017/2018 berdasarkan hasil sosialisasi Tim emis pusat.

Emis ganjil 2017/2018 tidak pakai format excel lagi namun pola seperti aplikasi raport, database referensi hasil data genap 1617 diambil secara online lalu direstore ke aplikasi dekstop, lembaga cukup mengganti status siswa naik kelas atau tidak, lulus atau tidak serta mutasi. Selanjutnya menginput siswa baru saja. selain itu juga melengkapi data lalu, yg sekiranya tidak di isi secara lengkap.

Bagi MI yg mendapat siswa baru dari TK, agar dicroscek lagi terkait NISN, karena info bahwa di TK sudah diterbitkan NISN agar tidak lagi diusulkan pada jenjang MI.
Mohon dicek lagi terkait NISN dan NISM siswa. jika ada kesalahan agar segera diperbaiki di semester ini, karena pola pendataan kedepan sudah tidak bisa diperbaiki lagi karena sistem database referensi online berbasis pendataan sebelumya.

Mohon untuk mengecek dgn teliti tingkatan kelas siswa karena kedepannya tidak input lagi, tugas kita hanya menetapkan status naik kelas atau tidak, karena sering terjadi salah penempatan kelas dan jenis kelamin.

Kedepannya emis akan online real time sehingga saat ada perubahan, lembaga langsung merubahnya dan otomatis perbaharui di server kanwil dan pusat. Aplikasi emis juga akan terintegrasi dengan aplikasi raport sehingga lembaga akan langsung menginput absen dan semua nilai siswa dan pas akhir semester madrasah juga langsung mencetak raport siswa untuk dibagikan ke siswa.

Nantinya di aplikasi emis akan ada output berita acara yg digunakan untuk pencairan dana BOS tiap semester, jadi jumlah siswa di EMIS menjadi patokan pencairan dana BOS dan lembaga yg tidak selesaikan emis maka tidak bisa mencairkan dana bos.

Aplikasi emis juga akan dikembangkan seperti Dapodik yg seluruh pendataan terintegrasi dalam satu aplikasi yg tentunya butuh waktu.

"Nantinya di aplikasi emis akan ada output berita acara yg digunakan untuk pencairan dana BOS tiap semester, jadi jumlah siswa di EMIS menjadi patokan pencairan dana BOS dan lembaga yg tidak selesaikan emis maka tidak bisa mencairkan dana bos"

Demikian info terbaru mengenai  Model Pendataan EMIS Tahun 2017/2018 semoga bermanfaat menambah pengetahuan kita.

Kabar Gembira, TPG dan Inpassing Terhutang Sudah Bisa Dicairkan

By On September 30, 2017

tpg dan inpassing sudah bisa dicairkan
Kabar gembira buat para guru yang sudah mengikuti inpassing dan sertifiaksi guru, pasalnya dana sebesar 1,4 triliun TPG dan Inpassing Terhutang Sudah Bisa Dicairkan. Berita ini admin kutip dari web resmi Kemenag Republik Indonesia yang beralamat di www.kemenag.go.id. Adapaun berita mengenai 1,4 triliun TPG dan Inpassing Terhutang Sudah Bisa Dicairkan selengkapnya bisa Anda simak berikut ini.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Inpassing yang terhutang sejak tahun 2015 sudah bisa dicairkan. Menag minta para Kepala Kanwil untuk segera memprosesnya.

“Anggaran 1,4triliun sudah bisa dicairkan, tidak harus menunggu sisanya karena sedang diverifikasi BPKP,” kata Menag Lukman saat memberikan sambutan dan arahan pada acara Rapat Koordinasi Nasional, Optimalisasi Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang, Ditjen Pendis Kementerian Agama di Gedung MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/09).

Total anggaran yang dibutuhkan untuk membayar TPG dan Inpassing terhutang mencapai Rp4.6triliun. Dari jumlah itu, anggaran sebesar Rp1.4triliun sudah bisa dicairkan. Sisanya, masih menunggu hasil verifikasi BPKP.

Menag berharap, proses pencairan ini bisa segera tuntas. Kepada Inspektorat Jenderal, Menag minta agar ikut mengawal, memantau dan memonitoring pencairan sehingga tepat dan sesuai aturan.

“Saya tekankan, Irjen dan jajarannya ini dikawal betul, dan perlu juga dibuat gugus tugas atau satuan tugas yang secara khusus memantau dan memonitor pencairan TPG dan Inpassing terhutang,” pesan Menag.

Bila perlu, kata Menag, Itjen juga melakukan pendampingan. Di  Jawa Timur misalnya, harus ada  perhatian khusus karena anggarannya cukup besar. Ini perlu dibuat gugus tugas agar setiap saat dapat memantau implementasinya.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin memastikan bahwa anggaran TPG dan Inpassing terhutang sebesar Rp4.6triliun sudah tersedia di Kanwil Provinsi se Indonesia. Untuk itu, Kamaruddin minta para Kakanwil untuk segera mengambil langkah-langkah sistemasis.

“Anggaran 1.4triliun sudah diperiksa BPKP dan sudah bisa dibayarkan. Sekarang, dalam 10 hari ke depan, menunggu verifikasi BPKP senilai 2.2triliun, dan 1triliun lagi itu on going,” kata Kamaruddin Amin.

Pencairan TPG dan Inpassing terhutang dilakukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi. Semenara data guru penerima by name by address ada di Kabupaten/Kota. “Saya dan kita semua memupuyai komitmen dan harapan yang sama. Semoga pencairan 4.6triliun TPG dan Inpassing ini berjalan baik dan sukses,” tuturnya.

Irjen Kemenag Nur Kholis Setiawan meminta jajarannya  mengawal dan memastikan bahwa data yang sudah terverifikasi baik dari BPKP dan BPK sudah lengkap.

“Kita anggap ini adalah hajat bersama. Kami diberi tugas mengawal proses pembayaran hutang ini. Ada 6 provinsi  mendapat pengawalan khusus, yakni: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Bukan berarti Provinsi lain tidak terkawal, kami juga akan menerjunkan khusus dari Inspektorat Wilayah,” kata Nur Kholis.

Rapat ini dihadiri seluruh Kepala Kanwil, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam dan seluruh bendahara bidang Pendidikan Islam se Indonesia.

Sarjana Non Tarbiyah Dapat Jadi Guru, Ini Syaratnya

By On September 30, 2017

sarjana non tarbiyah
Pada kesempatan kali ini Blog Guru madrasah akan membagikan kabar gembira. Ya betul kabar gembira bagi para alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang ingin menekuni profesi sebagai guru. Pasalnya, para sarjana non-Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pada waktu yang akan datang dapat menjadi guru dilingkungan Kementerian Agama RI sesuai dengan keilmuan yang dibutuhkan.

“Sarjana non kependidikan dapat menjadi guru, namun harus mengikuti Pendidkan Profesi Guru (PPG) selama satu tahun,” kata Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin, saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Minggu (24/09), di Denpasar.

Langkah ini di tempuh Kamarudin sebagai upaya memenuhi kekurangan guru di Indonesia. “Kita mengalami kekurangan guru yang cukup massif secara nasional, baik untuk sekolah maupun madrasah,” ujarnya.

“Sampai tahun 2021, kekurangan guru secara nasional mencapai 40% dari total jumlah guru se-Indonesia. Sedangkan untuk Guru Agama kita kekurangan sekitar 20.000 orang,” lanjutnya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan merekrut guru non kependidikan, kata Guru Besar UIN Alauddin Makasar ini adalah untuk meningkatkan kualitas guru yang ada. “Kita sedang disorot publik, karena produksi guru kita dianggap kurang memenuhi harapan masyarakat. LPTK dipandang belum mampu mencetak guru-guru yang professional,” paparnya.

Undang-Undang tentang Guru dan Dosen menyebutkan bahwa LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) berwenang menyelenggarakan program sertifikasi guru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk guru mata pelajaran keagamaan, mata pelajaran umum, dan guru kelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

LPTK adalah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan atau sebutan sejenis sebagai unsur pelaksana akademik di lingkungan PTKI yang diberi mandat oleh pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan akademik sarjana pendidikan dan pendidikan profesi guru (PPG). [sumber : www.kemenag.go.id]