Articles by "Info Madrasah"

panduan gerakan literasi sekolah
Pada abad ke-21 ini, kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif.
Berdasarkan hal itulah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Gerakan Literasi
Sekolah (GLS). GLS merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Keterampilan membaca berperan penting dalam kehidupan kita karena pengetahuan diperoleh melalui membaca. Oleh karena itu, keterampilan ini harus dikuasai peserta didik dengan baik sejak dini.

Dalam Pelaksanaannya GLS melibatkan berbagai pihak di berbagai tingkatan mulai dari pemangku kepentingan di tingkat pusat, daerah, satuan pendidikan sampai masyarakat. Tiap pihak yang terlibat dalam pelaksanaan GLS memiliki peran masing-masing. Penjelasan mengenai peran masing-masing pemangku kepentingan dijabarkan dalam dokumen Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah.

Baca Juga : Kemenag Siapkan Kuota 7.500 untuk PLPG Guru Madrasah Tahun 2017

Di dalam dokumen tersebut juga dijelaskan konsep, definisi, struktur koordinasi, strategi, gambaran umum tahapan kegiatan dalam GLS, serta monitoring dan evaluasi.

Sehingga pada kesempatan ini, admin Guru Madrasah akan mencoba membagiakan Buku Panduan Praktis Gerakan Literasi Nasional untuk tingkat menengah.


Lebih jelasnya mengenai Panduan Praktis Gerakan Literasi Sekolah diatas, silakan bisa mengunduhnya melalui tautan link berikut ini.

Download File

Demikian info yang dapat admin sampaikan. Semoga bermanfaat buat rekan guru dimanapun berada dan semoga dengan adanya panduan ini menjadi acuan untuk menggalakkan literasi di sekolah atau madrasah masing-masing.

quota plpg guru madrasah 2017
Kabar gembira dihembuskan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, karena kabarnya pada tahun 2017 ini, Kemenag siap untuk mengucurkan dana bagi guru madrasah untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sebanyak 7.500 guru madrasah. Info selengkapnya bisa rekan guru baca pada postingan kali ini yang admin dapatkan langsung di web resmi kemenag yang beralamat di https://kemenag.go.id, berikut berita selengkapnya.

Kementerian Agama mengalokasikan kuota 7.500 guru madrasah di Tahun 2017 untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Suyitno mengatakan, kuota PLPG yang dimiliki tahun ini sebanyak 7.500 guru terdiri atas 4.000 guru Mata Pelajaran Umum, 3.000 guru Mata Pelajaran agama dan 500 untuk guru MAN Insan Cendekia.

"Jumlah tersebut mengalami pengurangan sebesar 50% karena adanya efisiensi anggaran yang dilakukan Kementerian Agama," ujar Suyitno saat kegiatan Koordinasi Program Sertifikasi Guru dan Beasiswa S2 Guru Madrasah Tahun 2017 di Bogor (2407).Peserta kegiatan tersebut merupakan para Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam dan para Dekan/Ketua Rayon perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru baik Perguruan Tinggi Umum (PTU) maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Baca Juga : Juknis Lomba atau Kompetisi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2017

Suyitno berharap, melalui kegiatan ini dapat didiskusikan secara serius beberapa ketentuan baru melalui down to top sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang nantinya akan tertuang dalam penyusunan nota kesepahaman antara Kementerian Agama dan Perguruan Tinggi yang akan menjadi mitra penyelenggara.

"Pola PLPG yang akan dilaksanakan khusus untuk guru madrasah tahun ini tidak dengan menggunakan basis nilai UKG mengingat Kementerian Agama belum memiliki kebijakan untuk melaksanakan hal ini," ungkap Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini.

Kepala Seksi Bina Guru MI/MTs Fahmi menambahkan, saat ini jumlah calon peserta sertifikasi yang sudah mendaftarkan diri melalui SIMPATIKA sebanyak 24.711 guru. Jumlah tersebut nantinya akan dialokasikan sesuai dengan ketentuan menjadi data shortlist untuk selanjutnya ditetapkan melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam.

"Data peserta yang sudah ditetapkan akan diserahkan kepada perguruan tinggi mitra untuk dilakukan verifikasi portofolio," kata Fahmi.

Fahmi mengatakan, sesuai dengan rencana yang telah disusun Direktorat GTK Madrasah, pelaksanaan MoU antara Kemenag dan Perguruan Tinggi Mitra akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017. Adapun kegiatan PLPG akan dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2017. Ia berharap, kepada para calon peserta PLPG untuk mempersiapkan diri secara optimal mengingat instrumen penilaian PLPG tahun ini lebih sulit dan kompleks karena akan dipantau langsung oleh mentor khusus untuk tagihan portofolio per individu guru.

Demikian informasi mengenai Kementerian Agama mengalokasikan kuota 7.500 guru madrasah di Tahun 2017 untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Semoga bermanfaat buat rekan guru madrasah.

juknis kompetisi guru madrasah berprestasi 2017
Peningkatan mutu pendidikan pada RA dan Madrasah perlu dilakukan secara terus menerus melalui berbagai macam program dan kegiatan yang termasuk didalamanya adalah melalui peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan sebagai salah satu pelaku utama pendidikan. Dengan adanya Lomba atau Kompetisi Guru dan Tenaga Kepndidikan Madrasah Berprestasi tahun 2017 diharapkan dapat melengkapi dan mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas yang telah dilaksankan oleh Direktorat dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Berkaitan dengan dilaksanakannya Lomba atau Kompetisi Guru dan Tenaga Kepndidikan Madrasah Berprestasi tahun 2017 maka Kementerian Agama telah menerbitkan Petunjuk Pelaksanaan atau Juknis Lomba atau Kompetisi Guru, Kepala Madrasah dan Pengawas atau (Guru dan Tenaga Kependidikan) Madrasah Berprestasi tahun 2017.

Adapun lomba ini berdasarkan JUknis akan melalui proses yang dimulai bulan Agustus 2017 dan akan berakhir bulan November 2017. Batas akhir penerimaan daftar nama peserta kompetisi beserta dokumennya paling lambat tanggal 31 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB.

Penilaian tahap pertama direncanakan pada minggu ketiga bulan September 2017. Verifikasi dan klarifikasi melalui visitasi dilaksanakan pada minggu keempat bulan September 2017. Sedangkan tahap grand final dilaksanakan pada minggu kedua bulan Oktober 2017.


Untuk lebih lengkap mengani Juknis Lomba atau Kompetisi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2017 ini silakan bisa mengunduhnya pada link berikut.

Download File :

Demikian informasi yang dapat admin Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat

buku panduan kerja kepala sekolah 2017
Kegiatan kepala sekolah adalah kegiatan dalam menyusun program melaksanakan program, evaluasi hasil pelaksanaan program,dan meaporkan pelasanaan program.Peraturan pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang guru pada pasa 15 ayat 3 menyatakan bahwa guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik dapat diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah dengan beban kerja sesuai beban kepala sekolah satuan pendidian.

Kepala sekolah profesional adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana diatur dalam peraturan menteri pendidikan nasional Nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, diamanatkan bahwa seorang kepala sekolah harus memiliki standar kompetensi yang sudah ditetapkan. Kompetensi meliputi: Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Manajerial, Kompetensi Kewirausahaan, Kompetensi Supervisi, dan Kompetensi Sosial.

Baca Juga : Model Pengembangan RPP Kurikulum 2013 SMA/MA

Terkait dengan hal tersebut, dalam rangka mewujudkan Kepala Sekolah /Madrasah yang berkompeten, maka perlu disusun Panduan Kerja Kepala Sekolah/Madrasah sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut. Seiring dengan perubahan kebijakan dan kebutuhan di lapangan, Panduan Kerja Kepala Sekolah/Madrasah berisi penjelasan tentang pelaksanaan tugas kepala sekolah/madrasah. Tugas ini sangat erat kaitannya dengan peningkatan kompetensi.

Silakan download panduan kerja kepala sekolah tahun 2017 ini pada tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian informasi mengenai buku panduan kerja kepala sekolah tahun 2017. Semoga info ini bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya di Blog Guru Madrasah.

usulan k 13 propinsi banten 2017-2018
Implementasi Kurikulum 2013 memang tidak secara serentak dilaksanakan di sekolah atau madrasah di Indonesia. Hal ini disebabkan karena ada sekolah atau madrasah yang belum siap untuk melaksanakan Kurikulum 2013 karena terkait SDM dan perangkat lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 ini karena nanti dalam pelaksanaannya lebih rumit daripada KTSP yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan.

Jumlah pelaksana sekolah atau madrasah yang menerapkan Kurikulum 2013 ditiap propinsi tentunya tidaklah sama antara satu propinsi dan yang lainnya. Mengingat pemerataan pendidikan belumlah merata ditiap propinsi. Dan pada kesempatan kali ini, admin akan membagikan daftar usulan Madrasah pelaksana Kurikulum 2013 untuk propinsi Banten. Bapak-ibu guru silakan bisa cek madrasah masing-masing, apakah sudah masuk dalam usulan atau belum. Jika madrasah bapak/ibu belum masuk maka silakan bisa menghubungi penma Kabupaten untuk diusulkan ke propinsi.


Lebih jelasnya mengenai usulan madrasah pelaksana Kurikulum 2013 tahun Pelajaran 2017/2018, silakan bisa mengunduhnya pada tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian info ini kami sampaikan, semoga bermanfaat buat bapak ibu guru madrasah.

juknis bantuan akreditasi program studi 2017
Baru - baru ini melalui surat edaran Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam nomor 2322/Dt.I.III/P.04/06/2017 dijelaskan mengenai "Bantuan Akreditasi" Program Studi dengan Sistem Kompetisi.

Dijelaskan pula peringkat akreditasi, baik baru maupun re-akreditasi diutamakan A atau minimal B dengan alokasi bantuan sebesar minimal 25-60 juta rupiah/prodi. Program Bantuan Akreditasi Program Studi ini adalah program pemberian bantuan dana yang disediakan oleh Ditjen Pendidikan Islam Depag RI untuk meningkatkan akreditasi Program Studi. Amanat Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidika Nasional dan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menuntut bahwa setiap program studi harus memenuhi standar, yang dalam hal ini diterjemahkan "mendapat akreditasi".

Selanjutnya sasaran program ini adalah pelaksanaan penyiapan akreditasi program studi bagi program studi yang belum mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) atau program studi yang sudah atau mendekati kadaluwarsa pada akhir tahun 2017.

Juknis Bantuan Akreditasi Program Studi Kemenag Tahun 2017

Persyaratan Umum
  1. Belum mengajukan akredtiasi ke BAN-PT
  2. Program Studi yang ada belum terakreditasi
  3. Kalaupun sudah terakreditasi, masa akreditasinya sudah berakhir terhitung mulai akhir tahun 2017 (ditunjukan dengan SK BAN-PT)
  4. Dibuka peluang (juga) bagi program studi yang ingin menaikan status akreditasinya, terutama program studi yang telah terakreditasi C menuju B
  5. Setiap PTKI boleh mengajukan proposal lebih dari 1 dengan ketentuan Tim berbeda dengan tim yang lain
  6. Mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam c.q Direktur Pendidikan Tinggi Islam
  7. PTKI tidak menjadi pelaksana kelas jauh, yang ditunukan dengan surat pernyataan yang ditandatangi di atas materai
  8. Bersedia melaporkan penggunaan bantuan
Selengkapnya download Juknis Bantuan Akreditasi Program Studi Kemenag Tahun 2017 dengan Sistem Kompetisi melalui link berikut.

Download File :

Demikian, semoga juknis yang kami bagikan diatas dapat dijadikan pedoman dalam pengusulan akreditasi. Semoga bermanfaat buat bapak ibu guru sekalian.

pendaftaran ppg bersubsidi tahun 2017Bagi anda para guru yang tertarik mengikuti Program Profesi Guru dari pemerintah ini, silahkan segera daftarkan diri anda. Program PPG sendiri ada 2 macam yaitu PPG Pra Jabatan Bersubsidi yang pembiayaan pendidikannya dibantu oleh pemerintah dan PPG Reguler yang pembiayaan pendidikannya ditanggung mahasiswa/ sendiri. Sementara ini yang baru dibuka pendaftarannya adalah PPG Pra Jabatan Bersubsidi. Dan berikut ini adalah persyaratan yang wajib anda penuhi sebelum mendaftar PPG Pra Jabatan Bersubsidi:
  1. Lulusan S1/D4 program studi terakreditasi minimal B;
  2. Berusia setinggi-tingginya 28 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun pendaftaran;
  3. Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG;
  4. Calon mahasiswa terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI);
  5. IPK minimal 3,00;
  6. Mengupload foto, ijazah/SKL (Surat Keterangan Lulus), transkrip nilai.
Adapun dokumen yang WAJIB dibawa atau ditunjukkan pada saat Seleksi BAKAT dan MINAT adalah sebagai berikut:
  1. Bebas Napza, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau yang berwenang;
  2. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah;
  3. Sehat rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah;
  4. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian;
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti program PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,00 dan disyahkan oleh Lurah/ Kepala Desa.
Dan berikut ini adalah Program Studi PPG Pra Jabatan Bersubsidi yang dibuka antara lain :
  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  • Teknik Elektronika
  • Teknik Elektro
  • Teknik Otomotif
  • Teknik Mesin
  • Teknik Kimia
  • Teknologi Penangkapan Ikan
  • Agribisnis Produksi Ternak
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian & Perikanan
  • Kepariwisataan
  • Agribisnis Produksi Tanaman
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Matematika
  • Bahasa Inggris
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
  • Pendidikan Luar Biasa
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 8 - 20 Mei 2017. dan bagi rekan guru yang tertarik utnuk mendaftarkan diri, silakan kunjungi ke situs resminya di http://ppg.ristekdikti.go.id.

Demikian info mengenai Pendaftaran PPG Pra Jabatan Bersubsidi Tahun 2017. Semoga bermanfaat.

pp nomor 19 tahun 2017 tentang guru
Berikut ini adalah berkas PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Download file format PDF.
Beberapa point penting PP Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Perubahan PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Pemerintah secara resmi merilis Peraturan Pemerintah Atau PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Dengan diberlakunya PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru terdapat beberapa perubahan yang fundamental terkait atuaran guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Beberapa perubahan sesuai PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru antara lain:
  1. Terkait Beban Kerja Guru PNS minimal 24 jam maksimal 40 Jam.
  2. Terkait Tugas pokok dan Fungsi Kepala Sekolah tidak Perlu mengajar.
  3. Dalam hal Guru diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan, akan diberikan tunjangan profesi pengawas satuan pendidikan dan tidak diberikan Tunjangan Profesi.
Pemindahan Guru yang diangkat olehPemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah Guru yang bersangkutan bertugas pada satuan pendidikan paling singkat selama 4 (empat) tahun, kecuali Guru yang bertugas di Daerah Khusus.


Selengkapnya mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 ini bisa rekan guru download pada tautan link berikut.

Download File :

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017. Semoga bermanfaat...

permendikbud nomor 23 tahun 2017
Pemberlakuan hari sekolah yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah dituangkan dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Dimana sebelum-sebelumnya wacana itu mendapatkan pro dan kontra. Ada yang menyatakan bahwa negara ini belum siap dengan sistem pendidikan full day school, ada pula yang menganggap 5 hari kerja membebani kemampuan belajar siswa karena jam pelajaran sekolah bisa sampai sore dan lain sebagainya

Dalam Permendikbud nomor 23 Tahun 2017 ditetapkan pada Pasal 2 Tentang Hari Sekolah adalah sebagai berikut :
  1. Hari Sekolah dilaksanakan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  2. Ketentuan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat 1, termasuk waktu istirahat selama 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  3. Dalam hal diperlukan penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat 2, Sekolah dapat menambah waktu istirahat melebihi dari 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  4. Penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat 3 tidak termasuk dalam perhitungan jam sebagaimana dimaksud pada aya 1.
Pada pasal 8 Penetapan Hari Sekolah sebagaiman dimaksud pada pasal 2 mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018.


Untuk selengkapknya silahkan download Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 pada tautan link di bawah ini:

Download File :

Demikianlah beberapa pasal yang menjadi inti dari penetapan Hari Sekolah yang berlaku mulai tahun pelajaran 2017/2018 Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah. Semoga bermanfaat buat rekan guru semua.

pendaftaran sertifiaksi 2017 melalui simpatika
Pada postingan terdahulu, admin Guru Madrasah telah mempublikasikan Surat Edaran tentang Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2017. Dan pada kesempatan kali ini, kami akan membagiakan informasi mengenai tata cara pelaksanaan sertifikasi tersebut. Pada tahun 2017 ini sertifikasi guru Madrasah sudah berbasis Simpatika Kemenag, dan jika dan Guru Madrasah yang TMT-nya mulai tahun 2015 dan berlum ikut sertifikasi maka ada fitur baru di akun simaptika masing-masing yaitu notifikasi atau pemberitahuan bahwa guru yang sudah memenuhi persyaratan akan mendapatkan tawaran untuk ikut sertifikasi tahun 2017 dengan model PLPG.

Namun dalam hal ini setidaknya ada 4 syarat yang harus dipenuhi guru madrasah jika ingin mendapatkan tawaran untuk mengikuti sertifikasi tahun 2017n ini, diantaranya adalah :
  1. Berstatus sebagi PNS atau Guru Tetap Yayasan (GTY) bagi guru bukan PNS di madarasah negeri ataupun swasta yang berada dibawah naungan Kemneterian Agama.
  2. Belum pernah memiliki sertifikat pendidik
  3. Diangka tdalam jabatan fungsional guru sebelum tanggal 30 Desember 2005, kecuali bagi guru yang mengajar di MAN Insan Cendekia se-Indonesia
  4. Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/DIV dari perguruan tinggi yang terakreditasi dan memiliki prodi yang telah memiliki izin penyelanggaraan.
Nah jika data PTK yang telah memnehui syarat seperti admin sebutkan diatas, maka silaakn bisa melakukan perbaikan data (edit data) dan lakukan ajuan S12 ke admin Simpatika Kab/Kota untuk mendapatkan persetujuan (S13)

Daftar Sertifikasi Tahun 2017 melalui Simpatika Kemenag

Rekan guru madrasah yang akan melakukan pendaftaran calon peserta Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2017, silakan bisa mengikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • Login ke akun PTK masing-masing, jangan akun milik tetangga yah ☺
  • Saat masuk dasbor PTK akan muncul notifikasi / pesan untuk pendaftaran calon Peserta Sertifiaksi, seperti pada gambar beikut.
  • Kemudian klik pada menu "Mata Pelajaran" untuk memilih data mata pelajaran yang diinginkan sesuai dengan kompetensi PTK masing-masing
  • Jika sudah, kemudian klik "Lanjut"
  • Setelah itu akan muncul pesan tentang rangkuman isian yang telah dipilih. Dan jika sudah benar, silakan kilik "Simpan" Dan jika ada kesalhan maka bisa kkloik "Kembali" untuk melakukan pengeditan ulang.
Demikian informasi mengenai pendaftaran sertifikasi guru Madrasah tahun 2017 melalui akun simpatika secara online. Semoga bermanfaat apa yang kami sampaikan.

edaran persiapan sertifikasi guru madrasah 2017
Baru-baru ini tepatnya tanggal 12 Juni 2017 yang lalu, Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor : 261A/Dt.I.II/HM.01/2/6/2017 tentang Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2017.
Surat ini ditujukan kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah Kmeneterian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kemneterian Agama Kabupaten/Kota dan seluruh Kepala Madrasah Negeri dan Swasta seluruh Indonesia. Adapun isi dari surat tersebut adalah sebagai berikut :

Sehubungan dengan pelaksanaan Program Sertifikasi Guru Tahun2017, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan lslam Kementerian Agama membuka pendaftaran SertifikasiGuru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Berkenaan dengan haltersebut, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Seluruh guru madrasah wajib melakukan updating data status sertifikasinya secara mandiri melalui SIMPATIKA paling lambat tanggal 3 Juli 2017.
  2. Sertifikasi guru tahun 2017 hanya diperuntukkan bagi guru madrasah yang belum pernah mengikuti sertifikasi guru yang difaksanakan oleh instansi manapun.
  3. Pendaftaran calon peserta sertifikasi guru dilakukan secara mandiri oleh guru yang berminat mengikuti sertifikasi guru dan diakses secara online melalui aplikasi http://sim patika. kemenaq. qo. id.
  4. Adapun persyaratan umum dari calon peserta Sertifikasi Guru Tahun 2017 adalah sebagai berikut:
    • Berstatus PNS atau Bukan PNS (GTY) pada madrasah negeri dan/atau swasta;
    • Belum pernah memiliki sertifikat pendidik;
    • Diangkat dalam jabatan fungsional guru sebelum tanggal 30 Desember 2005, kecuali guru pada Madrasah Aliyah lnsan Cendekia se lndonesia;
    • Berkualifikasi akademik minimum S-1/D-lV dari perguruan tinggi yang terakreditasi dan memiliki program studiyang memiliki izin penyelenggaraan;
    • Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia pensiun;
    • Memiliki NUPTK dan/atau NPK serta terdaftar aktif sebagai guru di SIMPATIKA.
  5. Ketentuan lebih lanjut akan Ciatur melalui Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru bagi Guru Madrasah Tahun 2017.
Lebih lengkap mengenai surat edaran tentang Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2017, silakan unduh pada link berikut.

Download File :

juknis penulisan ijasah dan shuambn 206-2017
Ijasah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional atau yang disingkat SHUAMBN adalah merupakan salah satu dokumen negara yang diperoleh peserta didik setelah menyeleseikan satuan pendidikan tertentu, baik tingkat MI, MTs ataupun MA. Karena kebenaran data yang ada dalam dokumen tersebt adalah mutlak diperlukan.

Ijazah  untuk peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI)  diberikan  kepada  mereka  yang telah mengikuti  Ujian Madrasah  dan dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.  Untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah  (MTs)  dan  Madrasah Aliyah  (MA),  Ijazah diberikan kepeda peserta didik yang telah mengikuti Ujian Nasional  dan dinyatakan lulus  dari satuan pendidikan. SHUAMBN diberikan kepada peserta didik yang  telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional  (UAMBN) mata  pelajaran Pendidikan  Agama Islam  dan  Bahasa Arab  untuk tingkat MTs dan MA.

Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah dan SHUAMBN untuk Madrasah (MI, MTs, dan MA) Tahun Pelajaran 2016/2017 akhirnya dirilis oleh Dijen Pendis Kemenag RI. Juknis ini tentu menjadi acuan utama dalam penulisan dan pengisian blanko Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) yang dikeluarkan oleh pihak madrasah.

Baca Juga : Buku Pegangan Guru dan Siswa K 13 MTs Kelas 7, 8 dan 9

Adalah Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2094 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) Tahun Pelajaran 2016/2017. Juknis ini telah ditandatangani pada tanggal 10 April 2017.

Bagi rekan guru madrasah yang memerlukan Juknis Penulisan Ijasah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) dapat mengunduhnya pada tautan link berikut.

Download File :

Demikian mengenai Juknis Penulisan Ijasah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) Madrasah. Semoga bermanfaat...

Juknis Tunjangan Fungsional GB-PNS RA/Madrasah Tahun 2017
Kementerian Agama melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam sudah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7331 Tahun 2016 yang mengatur perihal Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Subsidi Tunjangan Fungsional Bagi Guru RA serta Madrasah Bukan Pegawai Negeri Sipil (STF-GBPNS) Tahun 2017.

Dalam Juknis tersebut ada beberapa hal yang sangat penting untuk diperhatikan terkait syarat apa saja yang bisa mendapatkan Tunjangan Fungsional Tahun 2017 ini. Penerima Tunjangan Fungsional 2017 ini adalah yang sangat penting Penerima Subsidi Tunjangan Fungsional Bagi Guru RA/Madrasah Bukan Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017, adalah:
  1. Guru RA/Madrasah
  2. Bukan PNS atau CPNS
  3. Aktif mengajar di RA, MI, MTs, atau MA, dan terdaftar di Simpatika
  4. Memiliki NPK (Nomor PTK Kemenag) dan atau NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
  5. Berstatus sebagai Guru Tetap pada satuan pendidikan yang memiliki izin pendirian dari Kemenag.
  6. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber pada DIPA Kemenag, 
  7. Guru penerima Tunjangan Profesi atau Tunjangan Khusus dapat menjadi penerima STF-GBPNS jika memenuhi persyaratan yang diatur dalam juknis STF-GBPNS dan dahanya tersedia.
Adapun mengenai besarnya Tunjangan Fungsional 2017 Nominal besarnya Subsidi Tunjangan Fungsional Bagi Guru RA/Madrasah Bukan Pegawai Negeri Sipil (GB-PNS) Tahun 2017 adalah Rp. 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) perorang, perbulan yang berlaku selama satu tahun, terhitung mulai Januari 2017. Sehingga dalam setahun seorang guru RA/Madrasah akan menerima STF-GBPNS sebesar Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah).

Baca Juga : Revisi Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2017

Untuk lebih jelasnya  mengenai pemberian tunjangan ini, silakan download Keputusan Dirjen Pendis Nomor 7331 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Subsidi Tunjangan Fungsional Bagi Guru RA/Madrasah Bukan Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017. Melalui tautan link berikut.
Download File :

Demikian informasi mengenai subsidi Tunjangan Fungsional 2017 Nominal besarnya Subsidi Tunjangan Fungsional Bagi Guru RA/Madrasah Bukan Pegawai Negeri Sipil (GB-PNS) Tahun 2017. Semoga bermanfaat.

Revisi SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017
Berikut ini adalah Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Kementerian yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dengan nomor masing-masing yaitu Nomor : 684 Tahun 2016, Nomor 302 Tahun 2016 dan Nomor SKB/02/MENPAN-RB/11/2016 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indoneisa Nomor 135 Tahun 2016, Nomor SKB 109 Tahun 2016, Nomor 01/SKB/MENPANRB/04/2016 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017.


Untuk lebih jelasnya mengenai SKB ini silakan bisa mengunduhnya melalui tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian informasi ini disampaikan. Semoga bermanfaat...

revisi juknis tpg 2017
Pada tanggal 8 Mei 2017 Kementrian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor 1838.A/DJ.I/PP.00/05/2017 tentang Revisi Petunjuk teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2017. Surat ini ditujuka kepada para Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi seluruh Indonesia. Isi dari surat edaran tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

Sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan Direkur Jenderal pendidikan Islam Nomor 2611 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7394 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru bagi Guru Madrasah Tahun 2017,bersama ini kami sampaikan beberapa perubahan dimaksud sebagai berikut:

1. Pada BAB III huruf A angka 3 yang awatnya tertulis: "Memenuhi Kualifikasi Akademik S-1 atau DIV. Khusus Guru PNS'yang masih golongan II namun sudah lulus S-1/D-W sebelum tanggal 31 Desember 2015 dan telah memenuhi persyaratan yang diatur melalui Surat Sekjen Kementerian Agama Nomor 7362/ SJ/Kp..01. 1/10/2016." Direvisi sehingga berbunyi sebagai berikut: Memenuhi kualifikasi akademik S1/D-IV, belum memenuhi kuatifikasi akademik S1/D-IV, dan/atau Guru PNS yang saat ini berada dalam golongan ruang II.

2. Pada BAB III huruf A angka 6 yang awalnya tertulis: "Bertugas pada satuan pendidikan yang memilikl izin operasional penyelenggaraan pendidikan dan memenuhi rasio peserta didik terhadap guru sesuai ketentuan Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2009 tentang Guru. Rasio peserta didik terhadap guru adalah 15 : 1 untuk Jenjang RA/MI/MTs/MA dan 12 : 1 untuk jenjang MAK. Rasio dihitung berdasarkan Jumlah rata-rata peserta didik dari seluruh kelas/rombongan belajar yang diampu oleh setiap guru, Pemenuhan rasio dimaksud dapat diberikan dispensasi jika guru betugas di madrasah pada kondisi (Dispensasi l):
  • terletak di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).
  • terletak di daerah yang secara geografis dan/atau demografis menyebabkan jumlah penduduknya sangat minim, yang ditunjukkan melalui surat keterangan yang diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
  • madrasah yang menyelenggarakan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus (MILB, MTsLB, MALB atau yang sejenis)
Direvisi sehingga berbunyi sebagai berikut:
"Bertugas pada satuan pendidikan yang memiliki izin operasional penyelenggaraan pendidikan dan memenuhi rasio peserta didik terhadap guru sesuai ketentuan pasal 17 peraturan pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Rasio peserta didik terhadap guru adalah 15 : 1 untuk RA/MI/MTs/MA dan 12 : l untuk Jenjang MAK. Rasio dihitung berdasarkan Jumlah rata-rata peserta didik dari seluruh kelas/rombongan belajar yang diampu oleh setiap guru. Pemenuhan rasio dimakud dapat diberikan dispensasi jika guru bertugas di madrasah pada kondisi (Dispensasi l):
  • terletak di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).
  • terletak di daerah yang secara geografls dan/atau demografis menyebabkan jumlah penduduknya dan/atau peserta didiknya sangat minim, yang ditunjukkan melalui surat keterangan yang diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota,
  • madrasah yang menyelenggarakan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus (MILB, MTSLB, MALB atau yang sejenis)",
Untuk lebih jelasnya mengenai Surat Edaran Revisi Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2017 ini bisa diunduh pada tautan link berikut.

Download File :
Revisi Juknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2017
SK Dirjen Tentang Revisi Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru

Demikian informasi tentang Surat Edaran Revisi Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2017 yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat.

contoh materi matsama
Sudah menjadi hal yang lumrah bahwa tiap Tahun Pelajaran baru tiba para orang tua sibuk mencarikan lembaga pendidikan terbaik bagi putra-puterinya. Melalui pendidikan, mereka menggantungkan cita-cita untuk masa depan anak-anaknya. Anak-anak yang sehat, berkarakter, bermoral, lagi cerdas menjadi dambaan. Karenanya para orang tua tidak segan-segan mengeluarkan sejmlah uang yang tidak sedikit agar anak-anaknya tidak sekadar sekolah, namun mendapatkan layanan pendidikan terbaik di negeri ini.

Dan disaat harapan orang tua begitu besar, masih ada catatan kelam terhadap ritual penyambutan Peserta Didik Baru oleh sekolah. Biasanya dikenal dengan kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD), sebelumnya disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dan khusus di lingkungan pendidikan Madrasah (MI, MTs dan MA) kini telah berubah nama menjadi Masa Ta’aruf Siswa Madrasah disingkat MATSAMA.

Dibawah ini adalah contoh materi kegiatan MATSAMA (bagi peserta didik baru) serta Kegiatan awal tahun pelajaran bagi siswa Madrasah yang naik kelas menjadikan masuk pada kelas baru, materi ini bisa disesuikan dengan keadaan dan kondisi madrasah masing-masing. Adapaun contoh kegiatan MATSAMA Madrasah adalah sebagai berikut :

JENJANG RAUDLATUL ATHFAL (RA) DAN MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) 

Materi MATSAMA bagi peserta didik baru RA serta peserta didik baru Kelas I (satu) MI diisi yang dengannya kegiatan pengenalan Madrasah, antara lain :
  1. Sosialisasi;
  2. Tatacara belajar (belajar sambil bermain);
  3. Kumpulan data kepentingan Tata Bisnis Madrasah serta Komite Madrasah;
  4. Kegiatan keagamaan;
  5. Kegiatan kepramukaan.
Adapun bagi peserta didik kelas II (dua) hingga yang dengannya kelas VI (enam) MI bisa diadakan kegiatan yng bersifat konstruktif serta edukatif sesuai yang dengannya pertumbuhan serta perkembangan peserta didik yng mencakupi kegiatan :
  • Penyusunan pengurus kelas;
  • Pengenalan warga kelas;
  • Menciptakan kegiatan yng dinamis di kelas yang dengannya dipandu wali kelas;
  • Pembentukan kelompok belajar;
  • Menyusun tata tertib kelas;
  • Pembenahan 7 (tujuh) K (Kebersihan, Keamanan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kebugaran atau kesehatan serta Kerindangan);
  • Kegiatan keagamaan.

JENJANG MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) DAN MADRASAH ALIYAH (MA) 

Materi MATSAMA bagi peserta didik baru kelas VII (tujuh) MTs serta Kelas X (sepuluh) MA diisi yang dengannya kegiatan MATSAMA, antara lain :
Pengenalan Madrasah (program, struktur, tata tertib, kode etik/tata krama Madrasah, orientasi kepramukaan serta lain-lain);
  1. Penanaman konsep pengenalan diri peserta didik serta kegiatan keagamaan sesuai yang dengannya tujuan pendidikan nasional;
  2. Pendidikan karakter bangsa serta agama;
  3. Kegiatan kesiswaan;
  4. Aturan Baris Berbaris (PBB);
  5. Pembentukan pengurus kelas;
  6. Pembagian kelompok belajar;
  7. Mencatat jadual;
  8. Tata tatacara diskusi kelompok yang dengannya dipandu oleh panitia serta wali kelas melakukan bimbingan.
Adapun Bagi peserta didik Kelas VIII (delapan) serta Kelas IX (sembilan) MTs dan Kelas XI (sebelas) serta Kelas XII (dua belas) MA, yng menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bisa dilibatkan dalam kegiatan MATSAMA, sedangkan yng tak masuk dalam pengurus OSIS diisi yang dengannya kegiatan :
  • Menyusun pengurus kelas yang dengannya programnya/materi pembelajaran kelas;
  • Pembentukan kelompok belajar;
  • Teknik berdiskusi;
  • Pendidikan karakter bangsa serta agama;
  • Mencatat jadual;
  • Menyusun tata tertib kelas;
  • Kegiatan 7 (tujuh) K;
  • Kegiatan keagamaan;
  • Memberikan materi pembelajaran selama 1 (satu) tahun salah satunya indikator yng ingin dicapai;
  • Penelusuran bakat serta minat siswa.
Itulah contoh dari kegiatan MATSAMA untuk siswa madrasah yang dapat Guru Madrasah bagikan. dan hal terpenting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah materi minimal dalam kegiatan, madrasah apalagi yang dalam naungan pondok pesantren bisa menyesuaikan kegiatannya. Nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam kegiatan MATSAMA ini harus dilandasi nilai-nilai religius dan dipandu oleh wali kelas masing-masing yang dengannya melibatkan guru yang mengajar di kelas dan semua pihak yang berkompeten didalamnya./credit:abdimadrasah.com

seleksi ptk man ic 2017
Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pendidikan Islam baru-baru ini telah mengelurkan surat edaran dengan nomor : 456/Dt.I/Dt.I.1.2/PP.00/05/2017 tentang Seleksi Penerimaan PTK MAN Insan Cendekia Tahun 2017. Adapun surat ini ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi u.p Kabid Pendidikan Madrasah/Pendis Se Indonesia.

Surat tersebut menyebutkan bahwa dalam rangka persiapan beroperasinya MAN Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, MAN IC Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat dan MAN IC Maluku Utara Provinsi Maluku Utara, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI akan melaksanakan seleksi penerimaan Kepala Madrasah, Guru dan Pembina Asrama yang akan ditempatkan di tiga lokasi MAN IC tersebut, serta mengisi kekurangan guru pada MAN IC yang sudah beroperasi sebelumnya. Mekanisme dan persyaratan pendaftaran tercantum dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1533 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN Insan Cendekia Tahun 2017. Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan Saudara segera melakukan langkah langkah sebagai berikut;
  1. Mensosialisasikan kepada guru madrasah dan masyarakat di wilayahnya
  2. Menerima pendaftaran calon peserta seleksi
  3. Memverifikasi berkas pendaftaran calon peserta seleksi
  4. Mengusulkan maksimal 3 (tiga) nama calon peserta seleksi Kepala Madrasah
  5. Mengusulkan nama-nama calon peserta seleksi Guru dan Pembina Asrama
  6. Daftar nama calon peserta seleksi dikirim melalui email; pmumanic2016@gmail.com selambat-lambatnya tgl 26 Mei 2017.
  7. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Dr. Abdullah Al Kholis (Hp. 08234057 2930) dan Sdr. Dr. Suwardi (Hp 0813 5613 2002)
Untuk lebih jelasnya mengenai surat edaran dan Juknis Seleksi Penerimaan PTK MAN Insan Cendekia Tahun 2017 ini, silakan rekan guru dimanapun berada dan berminat untuk mendaftar bisa mendownloadnya melalui tautan link berikut.

Download File :

Demikian info mengenai Seleksi Penerimaan PTK MAN Insan Cendekia Tahun 2017. Semoga bermanfaat buat rekan-rekan guru khususnya di wilayah yang telah disebutkan dalam surat diatas. Sumber ini admin ambildarilaman resmi Dirjen Pendis Kementerian Agama RI di http://pendis.kemenag.go.id/.

Contoh SK Guru Tetap Yayasan Madrasah Format Doc
Berikut ini adalah berkas Contoh SK Pengangkatan Guru Tetap Yayasan (GTY) . Download file dalam format .doc atau .docx Microsoft Word. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk Guru Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Madrasah yang berada dibawah naungan Yayasan.

Contoh SK Pengangkatan Guru Tetap Yayasan (GTY) Format Microsoft Word ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan berkas SK Guru Tetap lainnya seperti contoh SK guru honor doc, contoh SK pengangkatan guru honorer MTs, contoh SK guru tidak tetap, contoh SK pengangkatan guru yayasan, contoh SK GTT per tahun, SK guru honor yayasan, contoh SK pengangkatan guru honorer MA, contoh SK GTT terbaru dan lain-lain.

Contoh SK Guru Tetap Yayasan ini dibuat dalam format word atau doc sehingga memungkinkan bapak/ibu guru bisa merubahnya sesuai dengan keadaan dan kebutuhan madrasah bapak/ibu masing-masing. Dan buat bapak/ibu yang memerlukan contoh Contoh SK Guru Tetap Yayasan Madrasah Format Doc ini bisa mengunduhnya pada tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh SK Guru Tetap Yayasan Madrasah Format Microsoft Word. Semoga bisa bermanfaat buat bapak/ibu madrasah. Dan terimakasih sudah sering berkunjung di blog Guru Madrasah ini.

se penyesuaian ipassing jabatan funsional
Menindaklanjuti Peraturan Menteri pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabtan Fungsional melalui Penyesuaian Inpassing, maka Kementerian Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor 4073/SJ/B.II.4/Kp.07.6/05/2017 tentang Tata Cara Penyesuaian Inpassing Jabatan Fungsional Statistisi dan Pranata Komputer.

Adapun Surat Edaran tersebut ditujukan kepada Sekjen Itjen, Ditjen, badan Litbang dan Diklat; Kepala Biro dan Kepada Pusat pada Sekretarian jenderal; Kepala Biro AUK/AUPK/AUAK pada UIN/IAIN/IHDN; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama; Ketua Sekolah Tinggi Keagamaan Negeri; Kepala Balai Diklat Keagamaan dan Kepala Balai Litbang Agma se-Indoneisa.

Baca Juga : Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa S1 Timur Tengah dari Kemenag 2017

Surat Edaran tersebut bisa dilihat pada skreen dibawah ini :


Lebih jelasnya mengenai Surat Edaran tentang Tata Cara Penyesuaian Inpassing Jabatan Fungsional Statistisi dan Pranata Komputer ini bisa diunduh pada tautan berikut.

Download File :

Semoga bermanfaat dan salam Madrasah.
sumber : www.kemenag.go.id

beasiswa timur tengah dari kemenag
Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Direktorat Pendidian Tinggi Islam baru-baru ini telah mengeluarkan surat pengumuman dengan nomor 1834.A/Dj.I/Dt I.III/PP.04/05/2017 tentang Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri untuk Timur Tengah yang meliputi Mesir, Maroko, Sudan dan Lebanon untuk Tahun Akademik 2017-2018. Diantara petikan isi pengumuman tersebut seperti berikut.

Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Republik Indonesia (Kementerian Agama RI) dengan pemerintah Arab Mesir (Al-­Azhar Al-­Syarif), pemerintah Rebublik Sudan, pemerintah Kerajaan Maroko, dan pemerintah Kerajaan Lebanon dalam bidang pendidikan serta pemberian beasiswa bagi lulusan terbaik dari Sekolah/ Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di Indonesia. Disamping itu, untuk mengantisipasi meningkatnya minat calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Negara-­negara di kawasan Timur Tengah yang tidak dibarengi dengan kualitas memadai, maka Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam akan melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa baik program beasiswa maupun non beasiswa dengan menguji kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al-­Quran dan pemahaman Bahasa Arab.

Baca Juga : Beasiswa S3 Dalam dan Luar Negeri dari Kemenag Tahun 2017

Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi
  1. Melakukan pendaftaran secara online melalui website:http//diktis.kemenag.go.id dan mengunduh bukti pendaftaran online (kartu peserta).
  2. Pas Foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.
  3. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun.
    • Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga yang bersangkutan.
  4. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi pada tanggal, 23-­24 Mei 2017.
  5. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih.
Waktu Pendaftaran dan Tempat Pelaksanaan Seleksi
Lebih jelasnya mengenai info Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri untuk Timur Tengah ini silakan bisa diunduh melalui tautan link berikut.

Download File :

Demikian informasi mengenai Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri untuk Timur Tengah. Info ini diambil dari laman resmi Kemeterian Agama Republik Indonesia yang beralamat di https://www.kemenag.go.id/. Semoga info ini bermanfaat.

MKRdezign

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget