post TERBARU

download APP

blog VISITOR

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

page VIEWS

Penerimaan Beasiswa Dari Kuwait National Commissions For UNESCO Tahun 2019

Diposkan Oleh On Saturday, March 09, 2019

Penerimaan Beasiswa Dari Kuwait National Commissions For UNESCO Tahun 2019
Dalam kesempatan kali Blog Guru Madrasah akan memberikan informasi mengenai Penawaran Beasiswa dari Kementerian Luar Negeri RI dan Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika dengan nomor : 01090/BK/02/2019/31/04 tentang Penerimaan Beasiswa Dari Kuwait National Commissions For UNESCO (Education, Sciences and Culture) Tahun 2019.


Panduan Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Tahun 2019

Diposkan Oleh On Sunday, January 27, 2019

Panduan Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Tahun 2019
Kabar gembira bagi kalian yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dengan beasiswa Bidikmisi. Tahun ini, kuota penerima Bidikmisi naik 50% hingga mencapai 130.000 orang dan ditambah pula alokasi untuk penyandang disabilitas.

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, yang mempunyai potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Melui Beasiswa Bidik Misi ini diharapakan tidak ada lagi siswa yang mengeluh punya prestasi tidak bisa melanjutkan kuliah karena tidak ada biaya, program pendidikan ini diperuntukan untuk bagi mereka yang tidak mampu dan memiliki prestasi, program unggulan dari pemerintah ini di nilai efektif melahirkan lulusan sarjana yang hebat, seperti beberapa waktu lalu mahasiswa bidik misi dari UNESS yang mendapatkan nilai dengan IPK 3,90 an lebih.

Selain itu diharapakan pendidikan dapat menjadi alat pemutus rantai kemiskinan, dan melanjutkan hidup lebih layak, karena biasa yang menjadi penyebab rantai kemiskinan adalah ketidak mampuan, sedangkan kuliah adalah solusi sebagai alat mobilitas sosial mengarah lebih baik lagi. Melalui beasiswa bidik misi ini diharapkan mahasiswa dapat belajar dikampus impian tanpa harus memikirkan biaya pendidikan yang mahal.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang beasiswa Bidikmisi, mulai dari persyaratan, fasilitas, hingga proses pendaftarannya, seperti dilansir dari laman resmi Bidikmisi:

1. Persyaratan Penerima Bidikmisi
  • Siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 1 (satu) tahun sebelumnya
  • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi, yang dibuktikan dengan dokumen yang sah.
  • Keterbatasan ekonomi ini dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar Rp4 juta, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/ wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi.
2. Fasilitas Bagi Penerima
  • Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk untuk SNMPTN dan SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi.
  • Penggantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar Bidikmisi yang diterima
  • Pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi.
  • Subsidi biaya hidup sebesar Rp 650.000 per bulan.
3. Jangka Waktu Pemberian Bidikmisi
  • Program Sarjana maksimal 8 semester
  • Program Profesi dokter maksimal 4 semester
  • Dokter gigi maksimal 4 semester
  • Dokter hewan maksimal 4 semester
  • Ners maksimal 2 semester
  • Apoteker maksimal 2 semester
4. Tata Cara dan Tahapan Pendaftaran Bidikmisi

Pendaftaran Bidikmisi dilakukan secara online melalui laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) di laman https://ltmpt.ac.id/ atau bisa juga di laman Bidikmisi https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/.

Bagi siswa pemegang KIP dapat langsung mendaftar secara mandiri di laman LPMT atau Bidikmisi.

Sedangkan untuk siswa bukan penerima KIP mendaftar ke sekolah terlebih dahulu untuk direkomendasikan.

Selanjutnya, pendaftaran Bidikmisi oleh sekolah adalah sebagai berikut:
  • Bila sudah memiliki Kode Akses Sekolah langsung merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan NISN
  • Bagi yang belum memiliki Kode Akses Sekolah mendaftarkan terlebih dahulu sebagai institusi pemberi rekomendasi di laman Bidikmisi, dengan melampirkan hasil pindaian lampiran 1 bagian persetujuan dan tanda tangan.
  • Selanjutnya, Ditjen Belmawa akan memverifikasi pendaftaran sekolah dan mengeluarkan Kode Akses Sekolah (1 x 24 jam pada hari dan jam kerja).
  • Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada siswa yang sudah direkomendasikan.
  • Siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan dalam sistem pendaftaran.
  • Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, selanjutnya akan dilakukan verifikasi dengan mempertimbangkan dokumen pendukung, untuk melihat layak atau tidaknya untuk menerima beasiswa. 

Download Pedoman siswa calon pendaftar bidikmisi

Untuk lebih lengkapnya mengenai Bidikmisi 2019 ini, silakan unduh pedoman siswa calon penerima Bidikmisi pada link berikut ini.

Unduh File :
Pedoman Siswa Calon Pendaftar Bidikmisi
Demikian informasi mengenai Panduan Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Tahun 2019. Semoga bermanfaat...



Kementerian Agama Buka Beasiswa Program Magister Lanjut ke Doktor (PMLD) 2019

Diposkan Oleh On Monday, December 03, 2018

beasiswa pmld
Kementerian Agama akan membuka beasiswa Program Magister Lanjut ke Doktor (PMLD) untuk alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Program ini merupakan varian dan inovasi dari program 5000 Doktor dalam negeri dengan skema akselerasi S2 langsung S3 dalam satu waktu.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam Arskal Salim GP mengatakan, jumlah dosen di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang bergelar Doktor masih minim. Untuk mengurangi kesenjangan SDM lulusan S3, perlu terobosan Program 5000 Doktor dengan memberikan beasiswa dalam bentuk lain.

“Pengelolaan beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri sudah memasuki fase tahun keempat dan jumlah lulusan belum sesuai target karena banyak yang tidak selesai tepat waktu, tiga tahun. Untuk itu, sudah seharusnya melakukan perubahan dan terobosan dengan lebih menekankan kepada aspek kualitas program, baik input penerima beasiswa dan juga mitra Perguruan Tinggi dengan akreditasi A,” ungkapnya di Jakarta,  Rabu (28/11).

Kasubdit Ketenagaan Ahmad Syafi’i menambahkan bahwa program ini ingin menghasilkan Doktor Unggulan Ahli Studi Islam berusia muda. Mereka akan diproyeksikan menjadi calon dosen untuk memperkuat Sumber Daya Manusia PTKI dan Kementerian Agama.

“Program PMLD menargetkan lulusan fresh graduate berumur maksimal 25 tahun dengan IPK minimal 3.5 atau Jayyid Jiddan bagi lulusan PT luar negeri. Waktu penyelesaian studi selama 4,5 tahun menggunakan skema menyelesaikan S2/master dengan mendapatkan ijazah S2, lalu akselerasi ke jenjang doktor/S3,” ungkapnya.

Adib Abdushomad, alumni S3 Flinders University Australia selaku leading sector program menyampaikan bahwa pada angkatan awal (2018), program ini menargetkan 40 peserta yang akan diberi beasiswa PMLD, yaitu 20 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan 20 di UIN Sunan Kalijaga. Pendaftaran dimulai dari 3 - 15 Desember 2018.

Beasiswa PMLD untuk Lulusan Si PTKI (Full Scolarship)

Beasiswa PMLD merupakan varian baru dari Program Beasiswa 5000 Doktor yang diselenggarakan guna menyiapkan sumber daya manusia unggul berkualifikasi doktor untuk diproyeksikan sebagai dosen, peneliti, dan keahlian lain yang dibutuhkan oleh Kementerian Agama di bidang Islamic Studies. Bedanya untuk Program 5000 Doktor ditujukan bagi mereka yang sudah berstatus dosen, sedangkan untuk PMLD ditujukan bagi sarjana baru alumni S1 PTKI yang belum menjadi dosen.

KUOTA BEASISWA: 40 orang

PILIHAN PERGURUAN TINGGI:
1. Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

CAKUPAN BEASISWA:
Peserta yang terpilih mengikuti Program Magister Lanjut ke Doktor akan mendapatkan beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, meliputi:
1. Biaya pendidikan: pendaftaran, perkuliahan, pengembangan akademik, dan ujian-ujian
2. Biaya hidup: kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal, bantuan sumber belajar, bantuan penelitian, serta bantuan biaya publikasi ilmiah.

PERSYARATAN:
1. Merupakan lulusan Sarjana dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam atau luar negeri.
2. Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal 1 Desember 2018.
3. Tidak sedang dalam status menikah.
4. Mendapatkan izin dari atasan bagi yang bekerja atau izin dari orangtua bagi peserta perempuan.
5. Sehat jasmani dan rohani. Selain itu sanggup menyelesaikan perkuliahan sampai tuntas dan tepat waktu.
6. Memiliki IPK jenjang Sarjana minimum 3.5 pada skala 4.
7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan/atau bahasa Arab yang baik.
8. Menyerahkan proposal penelitian tesis.
9. Mengikuti proses seleksi.

MEKANISME KEPESERTAAN PMLD:
1. Peserta mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, u.p. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut:
a) Salinan ijazah sarjana (S-1) dari program studi terakreditasi minimal B yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan diakui oleh perguruan tinggi penyelenggara PMLD;
b) Salinan transkip nilai dengan IPK minimal 3.5 pada skala 4 atau dengan kualifikasi Jayyid Jiddan bagi lulusan Perguruan Tinggi luar negeri;
c) Pas foto berwarna ukuran 3×4 dan 2×3 masing-masing 2 lembar;
d) Salinan KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku (kelahiran tidak boleh lebih tua dari tanggal 30 November 1993);
e) Daftar riwayat hidup termasuk daftar publikasi karya ilmiah;
f) Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti program sampai selesai (4,5 tahun plus 2 bulan persiapan) di atas meterai;
g) Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL skor minimum 450 atau IELTS dengan skor minimum 5.0) dan/atau sertifikat kemampuan bahasa Arab (TOAFL dengan skor minimum 430) yang masih berlaku dari lembaga terakreditasi atau berbasis universitas;
h) Proposal Tesis minimum 10 halaman, font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A4.
2. Mengunggah Surat Permohonan dan seluruh dokumen yang dipersyaratkan secara online melalui website (laman) salah satu dari dua perguruan tinggi mitra, yaitu Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dokumen berbentuk file dalam format pdf dengan kapasitas 600 KB untuk setiap dokumen.
3. Dinyatakan lulus seleksi administrasi.
4. Bagi yang lulus seleksi administrasi harus mengikuti seleksi masuk baik ujian tulis maupun wawancara pada tanggal dan tempat yang telah ditetapkan. Materi ujian meliputi:
a. Bahasa Arab dan Inggris
b. Wawasan kebangsaan dan bidang ilmu yang diminati
c. Tes Potensi Akademik
d. Psikotest
5. Calon yang dinyatakan lulus seleksi masuk harus melakukan pendaftaran ulang di kampus penyelenggara pada waktu yang ditetapkan.
6. Mengikuti orientasi studi yang dilakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara
selama sekitar dua bulan.

CARA MENDAFTAR:
Untuk mendaftar Beasiswa PMLD, pelamar dapat mendaftar secara online melalui website masing-masing perguruan tinggi penyelenggara, sebagai berikut:
– Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: http://graduate.uinjkt.ac.id/
– Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: http://pps.uin-suka.ac.id/id/
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 3 sampai dengan 15 Desember 2018. Pastikan sebelum mendaftar, anda membaca sumber resminya pada link berikut: PENGUMUMAN BEASISWA PROGRAM MAGISTER LANJUT DOKTOR.

Apabila ada yang ingin ditanyakan mengenai Beasiswa PMLD, dapat menghubungi kontak berikut:
Instagram: @pendiskemenag
Website Resmi: http://diktis.kemenag.go.id

Untuk persyaratan lebih lengkap bisa cek pada: http://diktis.kemenag.go.id/NEW/file/dokumen


sumber : 
https://kemenag.go.id
https://indbeasiswa.com/2018/11/beasiswa-pmld-program-magister-doktor.html


Informasi Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018

Diposkan Oleh On Monday, November 12, 2018

beasiswa santri 2018
Dalam rangka mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia, LPDP kembali membuka program beasiswa magister dan doktoral dalam dan luar negeri untuk periode seleksi tahun 2018.

Beasiswa Santri 2018 merupakan program pemerintah melalui LPDP yang bertujuan untk membantu Santri untuk menempuh pendidikan magister dan doktoral. Di tahun 2018, jumlah Santri yang akan diberikan beasiswa sebanyak 100 orang.

Berikut ini adalah beberapa hal yan berkenaan dengan Informasi Beasiswa Santri untuk periode November s.d Desember Tahun 2018 yang bisa Anda simak pada penjelasan berikut ini. Anda juga bisa mendownload informasi lengkapnya mengenai beasiswa ini pada akhir postingan melelui link yang kami sediakan.

1. Syarat Pendaftaran Beasiswa Santri Tahun 2018

1.1 Sasaran

  1. Santri aktif, Pendidik(Ustadz/Ustadzah) dan/atauTenagaKependidikandi PondokPesantrenminimal 3 (tiga) tahunterakhir;
  2. Alumni Program BeasiswaSantriBerprestasi(PBSB) yang padasaatmendaftaraktifdalampengembanganPondokPesantrenminimal 3 (tiga) tahunterakhir

1.2 KriteriaPesantren

Pondokpesantrenadadi list Kemenag;

1.3 MelampirkanSurat:

  1. Surat keterangan santri mukim atau aktif dalam pengembangan pesantren minimal 3 tahun dan surat rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren
  2. Surat kesediaan mengabdi di pondok pesantren setelah menyelesaikan studi selama 2n+1
  3. Dokumenkelengkapanlainnya

1.4 Usia

S2 maksimum 42 tahun
S3 maksimum 47 tahun

2. Proses Seleksi Beasiswa Santri Tahun 2018

1. Seleksi Administrasi

  1. Waktu: 15 November –31 Desember 2018
  2. Online melalui website https://www.lpdp.kemenkeu.go.id

2. Seleksi Berbasis Komputer

Waktu: 7 –18 januari2019

3. Seleksi Substansi

Waktu: 4 –23 Februari 2019
Keterampilan berkomunikasi melalui LGD (Leaderless Group Discussion)
Wawancara (menggunakan aplikasi IT)

4. Pendaftaran(DN/LN)

15 November –31 Desember2018

3. Komponen Pembiayaan Beasiswa Santri Tahun 2018

1. Living Allowance

  1. Biaya Hidup Bulanan; dan
  2. Biaya Transportasi Keberangkatan dan kepulangan ke Provinsi Asal

2. Biaya Pendidikan

  1. Biaya Program PersiapanStudi;
  2. Biaya Pendaftaran;
  3. Biaya SPP (termasuk matrikulasi), dan
  4. Biaya Non-SPP yang dapat digunakan untuk buku, tesis, seminar, publikasi dan jurnal internasional.

3. Biaya Pendukung

  1. Biaya program pengayaan bahasa
  2. Biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari domisili asal ke PerguruanTinggi tujuan;
  3. Biaya visa, termasuk paspor;
  4. Biaya kedatangan (settlement allowance);
  5. Biaya hidup bulanan (living allowance);
  6. Tunjangan keluarga (untuk Program Doktoral);
  7. Biaya asuransi kesehatan dasar; dan
  8. Biaya keadaan darurat yang disetujui LPDP.
Selengkapnya mengani informasi Beasiswa Santri Tahun 2018 bisa diunduh melalui link yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File :
Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018
Demikian informasi singkat mengenai Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018. Semoga bermanfaat...



Jadwal, Syarat dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2018-2019

Diposkan Oleh On Tuesday, May 29, 2018

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2018-2019Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Magister dan Doktoral adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi di dalam dan di luar negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi unggulan baik di dalam maupun di luar negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

Sasaran Pendaftar BPI Program Magister dan Doktoral adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral pada perguruan tinggi tujuan LPDP baik pada bidang ilmu yang sama maupun berbeda dengan bidang ilmu pada jenjang pendidikan sebelumnya.

Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka program beasiswa magister dan doktoral pada tahun ini. Kapan tahapan pendaftarannya?


Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah) TA 2018-2019

Diposkan Oleh On Thursday, April 26, 2018

beasiswa s1 timur tengah 2018-2019
Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Republik Indonesia (Kementerian Agama RI) dengan pemerintah Arab Mesir (Al-Azhar Al-Syarif), pemerintah Rebublik Sudan, pemerintah Kerajaan Maroko, dan pemerintah Kerajaan Lebanon dalam bidang pendidikan, maka Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam akan melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru, baik program beasiswa maupun non beasiswa. Materi seleksi yaitu kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al Quran dan pemahaman Bahasa Arab.

Tujuan
Menyaring para lulusan madrasah Aliyah/pondok pesantren/sederajat yang ingin
melanjutkan studi ke Timur Tengah.

Persyaratan Mengikuti Seleksi
  1. Melakukan pendaftaran secara online melalui website:http//diktis.kemenag.go.id dan mengunduh bukti pendaftaran online (kartu peserta).
  2. Pas Foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.
  3. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun.
    • Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga yang bersangkutan.
  4. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi paling lambat pada tanggal, 11 Mei 2018.
  5. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih.
Waktu Pendaftaran dan Tempat Pelaksanaan Seleksi
Pendaftaran online melalui website: www.diktis.kemenag.go.id dari tanggal 01 Mei -10 Mei 2018

Untuk lebih jelasnya mengani Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah : Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon) Tahun Akademik 2018-2019 bisa Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Pengumuman Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah) Tahun Akademik 2018-2019

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Pengumuman resmi Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah : Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon) Tahun Akademik 2018-2019. Semoga bermanfaat....


Telah Dibuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2018

Diposkan Oleh On Saturday, March 17, 2018

Kabar gembira buat adik-adik santri di seluruh Indonesia, pasalnya Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

pbsb 2018

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta.

“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu:  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:

1) Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah; 2) Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan 3) Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sesi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes  mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018:
  • Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; 
  • Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); 
  • Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); 
  • Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); 
  • Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan 
  • Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)
Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id.

sumber : https://kominfo.go.id/