post TERBARU

download APP

blog VISITOR

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

page VIEWS

Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013

Diposkan Oleh On Sunday, March 10, 2019

Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013
Pendidikan Islam turut memiliki tanggungjawab moral dalam membentuk generasi cerdas dan sejahtera lahir-batin sebagaimana ditegaskan dalam visi Kementerian Agama RI.

Upaya melahirkan generasi kaffah (cerdas intelektual, spiritual dan mental) tersebut tentu tidak sebentar, tidak mudah dan tidak asal-asalan namun tentu tidak mustahil dicapai. Pencapaian ultimate goal (tujuan puncak) membentuk generasi kaffah tersebut membutuhkan ikhtiar terencana (planned), strategis dan berkelanjutan (sustainable).

Kurikulum 2013 sebagai kurikulum penyempurna kurikulum 2006 (KTSP) diyakini shahih sebagai “modal” terencana dan strategis mendekati tujuan mencetak generasi yang tidak saja cerdas intelektual namun shalih dan shalihah. Salah satu upaya membumikan isi K-13 adalah dengan menyediakan sumber belajar yakni buku.

Buku Kurikulum 2013 terus mengalami perbaikan baik dalam hal tataletak (layout) maupun content (isi) substansi. Buku MI (kelas 3 dan 6), MTs (kelas 9) dan MA (kelas 12) adalah edisi terakhir dari serangkaian proses penyediaan buku kurikulum 2013 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasah (MI, MTs dan MA).

Dengan selesainya buku K-13 untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di madrasah ini diharapkan dapat memudahkan peserta didik dan pendidik dalam memahami, mengerti dan sekaligus menyampaikan ilmu yang dimilikinya.

Standar Isi Pendidikan Akidah Akhlak di MTs

Standar Isi adalah kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi peserta didik yang harus dipenuhi atau dicapai pada suatu satuan pendidikan dalam jenjang dan jenis pendidikan tertentu dirumuskan dalam Standar Isi untuk setiap mata pelajaran.

Standar Isi disesuaikan dengan substansi tujuan pendidikan nasional dalam domain sikap spritual dan sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Oleh karena itu, Standar Isi dikembangkan untuk menentukan kriteria ruang lingkup dan tingkat kompetensi yang sesuai dengan kompetensi lulusan yang dirumuskan pada Standar Kompetensi Lulusan, yakni sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Karakteristik, kesesuaian, kecukupan, keluasan dan kedalaman materi ditentukan sesuai dengan karakteristik kompetensi beserta proses pemerolehan kompetensi tersebut. Ketiga kompetensi tersebut memiliki proses pemerolehan yang berbeda. Sikap dibentuk melalui aktivitas-aktivitas: menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan. Pengetahuan dimiliki melalui aktivitas-aktivitas: mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Keterampilan diperoleh melalui aktivitas-aktivitas: mengamati, menanya, mencoba,menalar, menyaji, dan mencipta. Karakteristik kompetensi beserta perbedaan proses perolehannya mempengaruhi Standar Isi.

Kelompok Mata Pelajaran Akidah Akhlak

Struktur kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab dalam kurikulum Madrasah meliputi: 1) Al-Qur’an Hadis, 2) Akidah Akhlak, 3) Fikih, 4) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan 5) Bahasa Arab. Masing-masing mata pelajaran tersebut pada dasarnya saling terkait dan melengkapi.

Akidah merupakan akar atau pokok agama. Syariah/fikih (ibadah, muamalah) dan akhlak bertitik tolak dari akidah, yakni sebagai manifestasi dan konsekuensi dari keimanan dan keyakinan hidup. Akhlak merupakan aspek sikap hidup atau kepribadian hidup manusia, yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT dan hubungan manusia dengan manusia lainnya. Hal itu menjadi sikap hidup dan kepribadian hidup manusia dalam menjalankan sistem kehidupannya (politik, ekonomi, sosial, pendidikan, kekeluargaan, kebudayaan/seni, ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga/kesehatan, dan lain-lain) yang dilandasi oleh akidah yang kokoh.

Pendidikan Akidah Akhlak di Madrasah memiliki karakteristik sebagai berikut: Akidah Akhlak menekankan pada kemampuan memahami keimanan dan keyakinan Islam sehingga memiliki keyakinan yang kokoh dan mampu mempertahankan keyakinan/keimanannya serta menghayati dan mengamalkan nilai-nilai al-asma’ al-husna. Akhlak menekankan pada pembiasaan untuk menerapkan dan menghiasi diri dengan akhlak terpuji (mahmudah) dan menjauhi serta menghindarkan diri dari akhlak tercela (madzmumah) dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Kelompok Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah

Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang merupakan peningkatan dari akidah dan akhlak yang telah dipelajari oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah/ Sekolah Dasar. Peningkatan tersebut dilakukan dengan cara mempelajari rukun iman, mulai dari iman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, sampai iman kepada Qadha dan Qadar. Semua pengetahuan ini dibuktikan dengan dalil-dalil naqli dan aqli. Pemahaman dan penghayatan terhadap al-asma’ al-husna ditandai dengan kemampuan menunjukkan ciri-ciri/tanda-tanda perilaku seseorang dalam realitas kehidupan individu dan sosial serta pengamalan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari.

Secara substansial mata pelajaran Akidah Akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan akidahnya dalam bentuk pembiasaan untuk melakukan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari. Alakhlak al-karimah ini sangat penting untuk dipraktikkan dan dibiasakan oleh peserta didik dalamkehidupan individu, bermasyarakat dan berbangsa, terutama dalam rangka mengantisipasi dampak negatif dari era globalisasi dan krisis multidimensional yang melanda bangsa dan Negara Indonesia.

Mata pelajaran Akidah-Akhlak bertujuan untuk:

  1. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang akidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah.
  2. Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial, sebagai manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai akidah Islam.

Ruang Lingkup Akidah-Akhlak

Ruang lingkup mata pelajaran Akidah-Akhlak di Madrasah Tsanawiyah meliputi:
  • Aspek akidah terdiri dari; dasar dan tujuan akidah Islam, sifat-sifat Allah, al-asma’ al-husna, iman kepada Allah, Kitab-Kitab Allah, Rasul-Rasul Allah, Hari Akhir serta Qadha-Qadar.
  • Aspek akhlak terpuji yang terdiri atas ber-tauhiid, ikhlaas, tha’at, khauf, taubat, tawakkal, ikhtiyaar, shabr, syukr, qanaa’ah, tawaadhu’, husnuzh-zhan, tasaamuh dan ta’aawun, berilmu, kreatif, produktif, dan pergaulan remaja yang sehat.
  • Aspek akhlak tercela meliputi kufr, syirk, riya’, nifaaq, anaaniah, putus asa, ghadhab, tamak, takabbur, hasad, dendam, ghiibah, fitnah, dan namiimah.
  • Aspek adab meliputi: Adab beribadah seperti adab shalat, membaca al-Qur’an, berdoa, adab kepada kepada orang tua dan guru, adab kepada kepada, saudara, teman, dan tetangga, adab terhadap lingkungan, yaitu: kepada binatang dan tumbuhan, di tempat umum, dan di jalan.
  • Aspek kisah teladan meliputi: Nabi Sulaiman dan umatnya, Ashabul Kahfi, Nabi Yunus dan Nabi Ayub, Kisah Sahabat: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Download Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013


Untuk lebih jelasnya dan barangkali ada rekan-rekan guru yang memerlukan Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013 ini bisa diunduh melalui tautan berikut ini.

Unduh File :
Demikian informasi mengenai Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak  Kelas 9 MTs Kurikulum 2013 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat....


Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak Kelas 3 dan 6 MI Kurikulum 2013

Diposkan Oleh On Sunday, March 10, 2019

Buku Guru dan Siswa Akidah Akhlak Kelas 3 dan 6 MI Kurikulum 2013
Kementerian Agama sebagai salah satu lembaga pemerintah memiliki tanggungjawab dalam membentuk masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir-batin sebagaimana ditegaskan dalam visinya.

Membentuk generasi cerdas dan sejahtera lahir-batin menjadi core (inti) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam utamanya Direktorat Pendidikan madrasah. Madrasah sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam konsen terhadap mata pelajaran PAI (Fikih, SKI, Al-qur’an Hadis, Akidah Akhlak dan bahasa Arab).


Materi Tematik Kelas 3 SD/MI Tema 8 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposkan Oleh On Wednesday, January 30, 2019

Materi Tematik Kelas 3 SD/MI Tema 8 Kurikulum 2013 Revisi 2018
Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi materi pelajaran kelas 3 SD/MI tema 8 "Praja Muda Karana " hasil revisi terbaru 2018. Materi kelas 3 SD/MI tema 8 ini adalah materi pada semester 2. Materi kelas 3 tema 8 terdiri dari 4 subtema. Untuk subtema 1 " Aku Anggota Pramuka ", subtema 2 " Aku Anak Mandiri ", subtema 3 " Aku Suka Berpetualang ", dan subtema 4 " Aku Suka Berkarya ".
Praja muda karana disingkat menjadi pramuka. Pramuka memiliki arti jiwa muda yang suka berkarya. Lambang gerakan pramuka berupa tunas kelapa. Anggota pramuka dikelompokkan berdasarkan usia. Kelompok pramuka berusia 7-10 tahun dinamakan pramuka siaga.

Pramuka mengajarkan anggota untuk selalu bergembira. Semua kegiatan disampaikan dengan senang dan gembira. Ada banyak lagu yang dinyanyikan. Ada banyak permainan yang dikenalkan. Pramuka menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Mengenal pramuka membuat anggota lebih mencintai negara Indonesia. Pramuka juga mengajarkan anggota menjadi anak yang mandiri. Pramuka mengajak anggota menjadi anak yang selalu riang gembira.Ayo, mengenal pramuka dan kegiatannya!

Download Materi Kelas 3 Tema 8 Kurikulum 2013 Revisi 2018


Untuk Anda yang ingin download materi pelajaran kelas 3 tema 8 secara lengkap bisa melalui link di bawah ini.

Materi Kelas 3 Tema 8 Kurikulum 2013 Revisi 2018
  • Materi Kelas 3 Tema 8 Subtema 1 : Aku Anggota Pramuka (Download)
  • Materi Kelas 3 Tema 8 Subtema 2 : Aku Anak Mandiri (Download)
  • Materi Kelas 3 Tema 8 Subtema 3 : Aku Suka Berpetualang (Download)
  • Materi Kelas 3 Tema 8 Subtema 4 : Aku Suka Berkarya (Download)

Demikianlah materi pelajaran kelas 3 SD/MI tema 8 revisi 2018 yang dapat kami bagikan kepada rekan-rekan guru dimana saja berada. Semoga materi ini bisa membantu memudahkan dalam belajar di rumah maupun di sekolah. Selamat belajar dan semoga bermanfaat

sumber : https://www.bukupaket.com/


Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018

Diposkan Oleh On Tuesday, January 01, 2019

k13 kelas 3 sd/mi semester 2 revisi 2018

Buku Kelas 3 Kurikulum 2013 mengalami revisi di tahun 2018 ini. Setelah buku kelas 3 semester 1 revisi 2018 dikeluarkan, kali ini kemendikbud mengeluarkan Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018. Buku ini bisa dipergunakan guru untuk pembelajaran di semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.

Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018 ini terdiri dari Buku Guru Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018, dan Buku Siswa Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018.

Download Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018

Untuk lebih jelasnya mengenai Buku Kurikulum 2013 Kelas 3 SD/MI Semester 2 Revisi 2018 ini bisa Anda unduh atau download melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File :
  1. Buku Guru Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
  2. Buku Guru Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
  3. Buku Guru Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
  4. Buku Guru Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
  5. Buku Siswa Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
  6. Buku Siswa Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
  7. Buku Siswa Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
  8. Buku Siswa Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
Demikian informasi mengenai Buku K13 SD Semester 2 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.


Buku Kurikulum 2013 Kelas 6 untuk SD/MI Semester 2 Revisi 2018

Diposkan Oleh On Monday, December 31, 2018

buku kelas 6 revisi 2018
Diakhir tahun tahun 2018 ini, Kemendikbud kembali mengeluarkan Buku Kurikulum 2013 untuk Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018. Buku ini merupakan hasil revisi terbaru dari buku Kurkikulum 2013 untuk kelas 6 SD/MI sebelumnya.

Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018 terdiri atas Buku Guru Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018, Buku Guru Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018, Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018, dan Buku Siswa Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018.

Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018 ini bisa dijadikan sebagai panduan dalam membuat RPP sebagai persiapan menyongsong pembelajaran di semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.

Download Buku K13 Kelas 6 SD Semester 2 Revisi 2018

Untuk lebih jelasnya mengenai Buku Kurikulum 2013 Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018 ini bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan beriut ini.

Unduh File :
  1. Buku Guru Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018
  2. Buku Guru Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018
  3. Buku Guru Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018
  4. Buku Guru Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018
  5. Buku Siswa Kelas 6 Tema 6 Revisi 2018
  6. Buku Siswa Kelas 6 Tema 7 Revisi 2018
  7. Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Revisi 2018
  8. Buku Siswa Kelas 6 Tema 9 Revisi 2018
Demikian Buku K13 Kelas 6 SD/MI Semester 2 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.


Buku Literasi Digital, Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional

Diposkan Oleh On Tuesday, November 13, 2018

literasi digital
Menurut Paul Gilster dalam bukunya yang berjudul Digital Literacy (1997), literasi digital diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer. Bawden (2001) menawarkan pemahaman baru mengenai literasi digital yang berakar pada literasi komputer dan literasi informasi. Literasi komputer berkembang pada dekade 1980-an, ketika komputer mikro semakin luas dipergunakan, tidak saja di lingkungan bisnis, tetapi juga di masyarakat. Namun, literasi informasi baru menyebar luas pada dekade 1990-an manakala informasi semakin mudah disusun, diakses, disebarluaskan melalui teknologi informasi berjejaring. Dengan demikian, mengacu pada pendapat Bawden, literasi digital lebih banyak dikaitkan dengan keterampilan teknis mengakses, merangkai, memahami, dan menyebarluaskan informasi.


Buku Literasi Sains : Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional

Diposkan Oleh On Tuesday, November 13, 2018

Literasi Sains
Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya, serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains (OECD, 2016). National Research Council (2012) menyatakan bahwa rangkaian kompetensi ilmiah yang dibutuhkan pada literasi sains mencerminkan pandangan bahwa sains adalah ansambel dari praktik sosial dan epistemik yang umum pada semua ilmu pengetahuan, yang membingkai semua kompetensi sebagai tindakan.

2.2 Prinsip Dasar Literasi Sains
  1. Kontekstual, sesuai dengan kearifan lokal dan perkembangan zaman;
  2. Pemenuhan kebutuhan sosial, budaya, dan kenegaraan;
  3. Sesuai dengan standar mutu pembelajaran yang sudah selaras dengan pembelajaran abad XXI;
  4. Holistik dan terintegrasi dengan beragam literasi lainnya; dan
  5. Kolaboratif dan partisipatif.
2.3 Ruang Lingkup Literasi Sains
Literasi sains merupakan bagian dari sains, bersifat praktis, berkaitan dengan isu-isu tentang sains dan ide-ide sains. Warga negara harus memiliki kepekaan terhadap kesehatan, sumber daya alam, kualitas lingkungan, dan bencana alam dalam konteks personal, lokal, nasional, dan global. Dari sini kita bisa melihat bahwa cakupan literasi sains sangat luas, tidak hanya dalam mata pelajaran sains, tetapi juga beririsan dengan literasi lainnya.

2.4 Indikator Literasi Sains
2.4.1 Indikator Literasi Sains di Sekolah
1. Basis Kelas
a. Jumlah pelatihan guru sains dan nonsains;
b. Intensitas pemanfaatan dan penerapan literasi sains dalam pembelajaran;
c. Jumlah pembelajaran sains berbasis permasalahan dan berbasis proyek;
d. Jumlah pembelajaran nonsains yang melibatkan unsur literasi sains;
e. Skor literasi sains dalam PISA/TIMSS/INAP; dan
f. Jumlah produk yang dihasilkan peserta didik melalui pembelajaran sains berbasis proyek.

2. Basis Budaya Sekolah
a. Jumlah dan variasi bahan bacaan literasi sains;
b. Frekuensi peminjaman bahan bacaan literasi sains;
c. Jumlah kegiatan literasi sains di sekolah;
d. Akses situs daring yang berhubungan dengan literasi sains;
e. Jumlah kegiatan bulan literasi sains;
f. Alokasi dana untuk literasi sains;
g. Adanya tim literasi sekolah;
h. Adanya kebijakan sekolah mengenai literasi sains; dan
i. Jumlah penyajian informasi literasi sains dalam berbagai bentuk (contoh: infografis dan alat peraga proses terjadinya hujan).

3. Basis Masyarakat
a. Jumlah sarana dan prasarana yang mendukung literasi sains; dan
b. Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mengembangkan literasi di sekolah.

2.4.2 Indikator Literasi Sains di Keluarga
  1. Jumlah dan variasi bahan bacaan literasi sains yang dimiliki keluarga;
  2. Frekuensi membaca bahan bacaan literasi sains dalam keluarga setiap harinya;
  3. Jumlah bahan bacaan literasi sains yang dibaca oleh anggota keluarga;
  4. Frekuensi kesempatan anak mengaplikasikan sains dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga;
  5. Jumlah permainan edukatif berbasis literasi sains dalam keluarga; dan
  6. Jumlah pelatihan literasi sains yang aplikatif dan berdampak pada keluarga.

2.4.3 Indikator Literasi Sains di Masyarakat
  1. Jumlah dan variasi bahan bacaan literasi sains yang dimiliki setiap fasilitas publik;
  2. Frekuensi membaca bahan bacaan literasi sains setiap hari;
  3. Jumlah bahan bacaan literasi sains yang dibaca oleh masyarakat setiap hari;
  4. Jumlah partisipasi aktif komunitas, lembaga, atau instansi dalam penyediaan bahan bacaan literasi sains;
  5. Jumlah fasilitas publik yang mendukung literasi sains;
  6. Jumlah kegiatan literasi sains yang ada di masyarakat;
  7. Tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan literasi sains;
  8. Tingkat penggunaan data sains dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada masyarakat;
  9. Jumlah komunitas sains yang aktif di setiap daerah;
  10. Jumlah pelatihan literasi sains yang aplikatif dan berdampak pada masyarakat;
  11. Indeks kualitas lingkungan hidup (contoh: air, udara, tanah); dan
  12. Jumlah pelatihan literasi sains yang aplikatif dan berdampak pada masyarakat

    Download Buku Literasi Sains (Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional)

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Literasi Sains (Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional) ini silahkan unduh pada link di bawah ini:

    Unduh File:
    Buku Literasi Sains (Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional)
    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Buku Literasi Sains (Materi Pendukung Gerakan Literasi Nasional). Semoga bisa bermanfaat.