Articles by "Asesmen Nasional"
Tampilkan postingan dengan label Asesmen Nasional. Tampilkan semua postingan
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Perlu Tahu, AN Tidak Menimbulkan Konsekuensi bagi Guru, Kepala Sekolah, maupun Individu Siswa
Asesmen Nasional 2021

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menegaskan kembali bahwa Asesmen Nasional (AN) tidak menimbulkan konsekuensi apapun bagi individu siswa, guru, maupun kepala sekolah.
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Jadwal Persiapan dan Pelaksanaan Asesmen Nasional AN Perjenjang Tahun 2021
Jadwal AN Tahun 2021

Asesmen Nasional adalah evaluasi sistem pendidikan untuk mendorong dan memfasilitasi terjadinya perbaikan mutu pembelajaran. Asesemen nasional terdiri dari tiga bagian yaitu Asesmen Kompetensi Mnimum (AKM), Survei Lingkungan, dan Survei Lingkungan Belajar.

Dilansir dari Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021 yang dipaparkan pada Rapat Koordinasi Asesmen Nasional tanggal 13 Agustus 2021, persiapan dan pelaksanaan Asesmen Nasional 2021 disesuaikan dengan kondisi pandemi di tiap daerah, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ketentuan Satuan Pendidikan

Pada tahun 2021, gladi bersih dan pelaksanaan Asesmen Nasional dilakukan di wilayah yang menurut ketentuan pemerintah di pusat sudah boleh menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Sementara itu, sekolah-sekolah di wilayah-wilayah lainnya akan melaksanakan Asesmen Nasional pada awal tahun 2022.

Ketentuan Peserta Didik


  1. Peserta didik peserta Asesmen Nasional (AN) dan cadangannya dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek.
  2. Peserta didik yang terpilih dapat digantikan oleh peserta cadangan jika (a) sedang tidak sehat/bergejala COVID, (b) memiliki penyakit komorbid, dan/atau (c) tidak dapat melakukan perjalanan sekolah dengan aman.
  3. Selain itu peserta didik yang terpilih juga diharapkan (namun tidak diwajibkan) mengikuti gladi bersih Asesmen Nasional.

Ketentuan untuk satuan pendidikan


  1. Pada tahun 2021, gladi bersih dan pelaksanaan AN dilakukan di wilayah yang menurut ketentuan pemerintah pusat sudah boleh menerapkan PTM terbatas.
  2. Satuan pendidikan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, sebagaimana diatur dalam panduan PTM terbatas.
  3. Satuan pendidikan menyampaikan informasi tentang tujuan dan pelaksanaan AN kepada orang tua peserta didik peserta AN.

Peserta didik peserta AN dan cadangannya dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek.

  1. Peserta didik yang terpilih mengikuti AN sesuai jadwal pelaksanaan untuk satuan pendidikannya.
  2. Peserta didik yang terpilih dapat digantikan oleh peserta cadangan jika (a) sedang tidak sehat/bergejala Covid, (b) memiliki penyakit komorbid, dan/atau (c) tidak dapat melakukan perjalanan ke sekolah dengan aman.
  3. Selain itu, peserta didik yang terpilih juga diharapkan (namun tidak diwajibkan) mengikuti gladi bersih AN.

Survei Lingkungan Belajar


  1. Pelaksanaan secara mandiri, menggunakan aplikasi berbeda dari peserta didik
  2. Waktu pengisian survey dalam rentang waktu pelaksanaan AN peserta didik
  3. Proktor mencetak kartu login untuk peserta pendidik dan kepala satuan pendidikan melalui laman yang disediakan oleh Kemendikbudristek.
  4. Pendidik dan kepala satuan pendidikan melakukan login kelaman Survei Lingkungan Belajar melalui https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/

Jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional per jenjang di tahun 2021


Adapun jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional per jenjang di tahun 2021 untuk sekolah yang berada di wilayah yang menerapkan PTM Terbatas adalah untuk siswa kelas 10 SMK dan Paket C akan digelar dari tanggal 20 s.d. 23 September 2021.

Sementara, kelas 10 SMA akan mengikuti Asesmen Nasional dari tanggal 27 s.d. 30 September 2021. Lalu, untuk kelas 8 SMP dan Paket B dilaksanakan pada tanggal 4 - 7 Oktober 2021. Untuk jenjang SD dan Paket A dilaksanakan pada tanggal 8 - 11 November 2021 dan 15 - 18 November 2021.

Selengkapnya bisa lihat tabel jadwal persiapan dan pelaksanaan AN Tahun 2021 di bawah ini.


Demikian informasi mengenai Jadwal Persiapan dan Pelaksanaan Asesmen Nasional AN Perjenjang Tahun 2021 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
POS Penyelenggaraan Asesmen Nasional AN ANBK Tahun Pelajaran 2021/2022
POS AN 2021
Kemendikbudristek telah menerbitkan POS AN Asesmen Nasional Tahun 2021 melalui Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor: 030/H/Pg.00/2021 Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Asesmen Nasional Tahun 2021. 
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Asesmen Nasional (AN)
Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021

Asesmen Nasional (AN) merupakan salah satu bentuk evaluasi sistem pendidikan oleh Kementerian pada jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Bahwa untuk memetakan mutu pendidikan secara berkala dan mendorong perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan perlu dilaksanakan Asesmen Nasional.

Asesmen Nasional bertujuan untuk mengukur hasil belajar kognitif, hasil belajar nonkognitif dan kualitas lingkungan belajar pada Satuan Pendidikan.

Hasil belajar kognitif mencakup Literasi membaca dan Numerasi. Hasil belajar diukur melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Hasil belajar nonkognitif mencakup sikap yang melandasi karakterkarakter dalam profil pelajar Pancasila yang diukur melalui survei karakter.

Kualitas Lingkungan Belajar pada Satuan Pendidikan mencakup iklim keamanan, iklim inklusifitas dan kebinekaan serta proses pembelajaran di Satuan Pendidikan. Kualitas Lingkungan Belajar diukur melalui Survei Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional (AN)  dilaksanakan pada Satuan Pendidikan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah pada jalur formal dan Program Pendidikan Kesetaraan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah pada jalur nonformal. AN dilaksanakan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dengan jangka waktu pelaksanaan AN ditetapkan oleh Menteri.

Pendataan Peserta Asesmen Nasional


Peserta Asesmen Nasional terdiri dari:
  • Perwakilan peserta didik pada kelas 5 (lima), kelas 8 (delapan), dan kelas 11 (sebelas)
  • Pendidik pada setiap Satuan Pendidikan, dan.
  • Kepala Satuan Pendidikan.

Pelaksanaan Asesmen Nasional


Pelaksanaan AN bagi Peserta Didik melalui:
  1. Asesmen kompetensi minimum;
  2. Survei karakter; dan
  3. Survei lingkungan belajar.

Sedangkan pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) bagi Pendidik dan Kepala Satuan Mendidikan melalui survei lingkungan belajar.

Download Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Asesmen Nasional


Untuk lebih jelas dan lengkapnya, silahkan Unduh Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Asesmen Nasional pada tautan berikut ini.


Demikian informasi tentang Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Asesmen Nasional (AN) yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Belajar Mengerjakan Soal AKM di Pusat Asesmen dan Pembelajaran
Simulasi AKM di Pusmenjar
Pusat Asesmen dan Pembelajaran atau lebih dikenal dengan Pusmenjar adalah salah satu unit kerja dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Tugas dan Fungsi Pusat Asesmen dan Pembelajaran

  • Penyiapan kebijakan teknis pengembangan asesmen pendidikan dan pengembangan pembelajaran
  • Pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pengembangan pembelajaran
  • Koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pembelajaran
  • Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pembelajaran
  • Pelaksanaan urusan ketatausahaan Pusat

Penasaran dengan soal-soal asesmen kompetensi minimum? Tidak perlu mencari dan membeli buku kumpulan soal, Kemdikbud mengajak teman-teman untuk mencoba AKM secara mandiri.

Anda cukup kunjungi laman :
http://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm


Lalu klik menu "Ayo Coba AKM"

Kamu bisa memilih soal sesuai dengan jenjangmu, mencoba beragam format soal, kemudian setelah selesai kamu bisa membandingkan jawabanmu dengan kunci.

Jadi tunggu apalagi, lakukan simulasi asesmen kompetensi mininum secara mandiri!

Demikian informasi mengenai Pusat Asesmen dan Pembelajaran atau Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Inilah Perbedaan Asesmen Diagnosis, Asesmen Formatif, dan Asesmen Sumatif
Asesmen
Asesmen pembelajaran dapat dibagi menjadi tiga, yaitu asesmen diagnosis, asesmen formatif, dan asesmen sumatif.

Untuk mengetahui ketiga bentuk asesmen tersebut, maka berikut ini perbedaan antara asesmen diagnosis, asesmen formatif, dan asesmen sumatif.

1. Asesmen diagnosis


Asesmen diagnosis merupakan asesmen yang dilakukan guru di awal pembelajaran untuk melihat kompetensi dan memonitor perkembangan belajar peserta didik dari aspek kognitif maupun non kognitif.

Hasil asesmen diagnosis digunakan untuk memetakan kebutuhan belajar sehingga guru dapat menentukan strategi pembelajaran yang tepat sesuai kondisi peserta didik.

Asesmen diagnosis dapat mengandung satu atau lebih dari satu topik. Asesmen diagnosis dapat dilaksanakan secara rutin, pada awal ketika guru akan memperkenalkan sebuah topik pembelajaran baru, pada akhir ketika guru sudah selesai menjelaskan dan membahas sebuah topik, dan waktu yang lain selama semester (setiap dua minggu/ bulan/ triwulan/ semester).

Kemampuan dan keterampilan siswa di dalam sebuah kelas berbeda-beda. Ada yang lebih cepat paham dalam topik tertentu, akan tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami topik tersebut. Seorang siswa yang cepat paham dalam satu topik, belum tentu cepat paham dalam topik lainnya.

Asesmen diagnosis memetakan kemampuan semua siswa di kelas secara cepat, untuk mengetahui siapa saja yang sudah paham, siapa saja yang agak paham, dan siapa saja yang belum paham. Dengan demikian guru dapat menyesuaikan materi pembelajaran dengan kemampuan siswa.

2. Asesmen Formatif


Asesmen formatif merupakan asesmen yang dilakukan guru selama proses pembelajaran untuk memberikan informasi mengenai perkembangan penguasaan kompetensi peserta didik pada setiap tahap pembelajaran.

Hasil asesmen formatif berguna bagi guru untuk mengambil tindakan dan memastikan bahwa setiap peserta didik mencapai penguasaan yang optimum. Asesmen formatif dapat mendorong peserta didik mencapai tujuan belajar dengan melakukan penyampaian umpan balik yang dilakukan secara berkala.

Asesmen formatif melibatkan aktivitas guru dan peserta didik yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar siswa selama proses belajar berlangsung.

Penilaian ini akan memberikan umpan balik bagi penyempurnaan program pembelajaran, mengetahui dan mengurangi kesalahan yang memerlukan perbaikan

Asesmen formatif merupakan bagian dari langkah-langkah pembelajaran, dilakukan selama kegiatan pembekajaran berlangsung yang merupakan bagian dari praktik keseharian pendidik dan peserta didik di dalam proses belajar mengajar di kelas.

Asesmen formatif bertujuan untuk merefleksikan proses belajar dan tidak menentukan nilai akhir peserta didik.

Tujuan asesmen formatif adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran, tidak hanya untuk menentukan tingkat kemampuan peserta didik. Selain itu, asesmen formatif bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai kekuatan dan kelemahan pembelajaran yang telah dilakukan.

Pendidik dapat menggunakan informasi tersebut untuk memperbaiki, mengubah atau memodifikasi pembelajaran agar lebih efektif dan dapat meningkatkan kompetensi peserta didik.

3. Asesmen sumatif


Asesmen sumatif merupakan asesmen yang dilakukan guru setelah menyelesaikan proses pembelajaran. Asesmen sumatif tidak selalu dilakukan di akhir pembelajaran.

Hasil asesmen sumatif digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik, mengukur konsep dan pemahaman peserta didik, serta mendorong untuk melakukan aksi dalam mencapai kompetensi yang dituju.

Di dalam asesmen sumatif mencakup lebih dari satu pokok bahasan yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari suatu unit pembelajaran ke unit pembelajaran berikutnya.

Asesmen sumatif dapat juga diartikan sebagai penggunaan tes-tes pada akhir suatu periode pengajaran tertentu, yang meliputi beberapa atau semua unit pelajaran yang diajarkan dalam satu semester, bahkan setelah selesai pembahasan suatu bidang studi.

Asesmen sumatif dilaksanakan setelah sekumpulan program pelajaran selesai diberikan. Kegiatan asesmen sumatif dilakukan jika satuan pengalaman belajar atau seluruh materi pelajaran telah selesai.

Asesmen sumatif menghasilkan nilai atau angka yang kemudian digunakan sebagai keputusan pada kinerja peserta didik.

Asesmen sumatif digunakan untuk menentukan klasifikasi penghargaan pada akhir kursus atau program. Penilaian sumatif dirancang untuk merekam pencapaian keseluruhan siswa secara sistematis.

Asemen sumatif berkaitan dengan menyimpulkan prestasi peserta didik dan diarahkan pada pelaporan di akhir suatu program studi.

Fungsi asesmen sumatif, yaitu pengukuran kemampuan dan pemahaman peserta didik dan sebagai sarana memberikan umpan balik kepada peserta didik.

Asesmen sumatif juga berfungsi untuk memberikan umpan balik kepada staf akademik sebagai ukuran keberhasilan pembelajaran, akuntabilitas dan standar pemantauan staf akademik, serta sebagai sarana untuk memotivasi peserta didik.

Demikian ulasan mengenai perbedaan dari asesmen diagnosis, asesmen formatif, dan asesmen sumatif yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Surat Edaran Verifikasi dan Validasi TIK Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021
Verval TIK Tahun 2021
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menerbitkan Surat Edaran Verval TIK Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021.

Surat Edaran tersebut bernomor 7022/C/KS.0101/2021 tertanggal 17 Mei 2021 tentang Pemberitahuan Pendampingan dan Pemantauan Pelaksanaan Verval TIK dalam rangka Persiapan Pelaksanaan Asesmen Nasional 2021.

Di dalam rangka pendampingan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2021, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sedang melakukan verifikasi dan validasi sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Sekolah. Verval TIK ini sebagai instrumen pemetaan data kesiapan Sekolah mengikuti asesmen nasional.

Terkait dengan hal tersebut, berikut ini adalah beberapa ketentuan verval TIK dalam rangka persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2021.

1. Pelaksanaan Asesmen Nasional akan diselenggarakan pada bulan September dan Oktober 2021.

2. Data pokok pendidikan (Dapodik) menjadi basis data dalam pemetaan kesiapan TIK Sekolah mengikuti asesmen nasional. Kesiapan TIK Sekolah diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kategori, yaitu sebagai berikut.
a. Sekolah Siap, yaitu sekolah siap menyelenggarakan asesmen nasional dengan dukungan infrastruktur yang lengkap.
b. Sekolah Potensial 1, yaitu sekolah yang memiliki kurang dari 15 komputer, memiliki akses listrik dan memiliki akses internet.
c. Sekolah Potensial 2, yaitu sekolah yang memiliki kurang dari 15 komputer, memiliki akses listrik dan tidak memiliki akses internet.
d. Sekolah Tidak Siap, yaitu memiliki kurang dari 15 komputer, tidak memiliki akses listrik dan tidak memiliki akses internet.


3. Berdasarkan butir 1 (satu) dan butir 2 (dua), maka dalam rangka mendukung persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional, unit pelaksana teknis memiliki peran dan tugas sebagai berikut.
a. Menyiapkan tim kerja untuk mengawal pelaksanaan verifikasi dan validasi TIK.
b. Berfungsi sebagai help desk bagi Pemerintah Daerah dan Sekolah (sesuai jenjang yang diampu).
c. Melakukan sosialisasi/pendampingan teknis dan memonitor pelaksanaan verifikasi dan validasi TIK.
d. Melakukan analisis terhadap data hasil verifikasi dan validasi.
e. Melakukan penyesuaian program kerja berdasarkan hasil verifikasi dan validasi TIK.
f. Menghimbau Sekolah untuk melengkapi data dukung TIK, yaitu berupa Jumlah Komputer/Laptop, Akses Internet, dan sumber listrik di lingkungan Sekolah.
g. Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan pemetaan data sekolah yang menumpang.

4. Pemutakhiran data kesiapan TIK Sekolah dilakukan paling lambat tanggal 30 Mei 2021, sedangkan pemetaan data sekolah yang menumpang dilakukan paling lambat tanggal 30 Juni 2021 pada tautan http://vervaltik.data.kemdikbud.go.id.

Download Surat Edaran Verifikasi dan Validasi TIK Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021

Selengkapnya mengenai file pdf dari Surat Edaran Verifikasi dan Validasi TIK Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021 ini dapat anda lihat dan unduh pada tautan di bawah ini.


Demikian informasi mengenai Surat Edaran Verifikasi dan Validasi TIK Persiapan Asesmen Nasional Tahun 2021 yang dapa tkami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Persiapan Pendataan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021
Persiapan Pendataan Asesmen Nasional 2021
Satuan pendidikan yang melaksanakan Asesmen Nasional adalah seluruh satuan pendidikan termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri yang terdaftar dalam pangkalan data Dapodik atau EMIS dan memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang valid.
  • SD, SDLB, MI, SDTK, dan Adi WP
  • SMP, SMPLB, MTs, SMPTK, dan Madyama WP
  • SMA, SMALB, MA, SMAK, SMTK, dan Utama WP
  • SMK dan MAK
  • Program Paket A
  • Program Paket B
  • Program Paket C
  • Ula
  • Wustha
  • Ulya
SILN dan Program Kesetaraan di LN hanya Sekolah Induk yang diikutkan

Peserta Asesmen

Peserta Asesmen Nasional dari setiap satuan pendidikan terdiri atas:
  1. Kepala satuan pendidikan;
  2. Seluruh Guru/Pendidik;
  3. Peserta didik pada satuan pendidikan

Peserta Didik

  1. Peserta didik terdaftar dalam Dapodik atau EMIS yang memiliki Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN) valid
  2. Peserta didik masih aktif belajar pada satuan pendidikan:
  3. Peserta didik Tunarungu dan Tunadaksa tanpa tambahan hambatan pada satuan pendidikan luar biasa dan satuan pendidikan yang memiliki siswa inklusi.
  4. Peserta didik yang memiliki hambatan bahasa/membaca pada satuan pendidikan umum atau satuan pendidikan luar biasa tidak mengikuti AN.
  5. Peserta didik yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI) di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri didaftarkan sebagai calon peserta Asesmen Nasional.

Pemilihan Peserta didik (Sampling)

  1. Peserta didik yang mengikuti Asesmen Nasional adalah peserta didik yang terpilih secara acak (random) disetiap satuan pendidikan dengan metode yang ditetapkan oleh Pusat;
  2. Proses sampling dilakukan oleh sistem pada laman pendataan-AN dengan proporsi jumlah siswa
    • SMA sederajat per Program Studi
    • SMK sederajat per Bidang Keahlian
    • SMP dan SD sederajat per Rombel
  3. Jumlah peserta pada jenjang SMP sederajat, SMA sederajat, dan SMK sejumlah 45 peserta utama dan 5 peserta cadangan dan untuk jenjang SD sederajat sejumlah 30 peserta utama dan 5 peserta cadangan
  4. Bila PD kurang dari atau sama dengan jumlah yang ditentukan (45/30) maka seluruh PD yang didaftarkan akan diikutkan tanpa ada cadangan.

Guru/Pendidik

  1. Terdaftar pada sistem Dapodik atau EMIS;
  2. Aktif mengajar (ASN dan Non-ASN) pada satuan pendidikan;
  3. Guru/Pendidik yang mengajar pada lebih dari satu satuan pendidikan mengikuti Asesmen Nasional di setiap satuan pendidikan tempat yang bersangkutan mengajar;
  4. Guru/Pendidik pada Satuan Pendidikan Luar Biasa yang peserta didiknya tidak mengikuti Asesmen Nasional tetap mengikuti Asesmen Nasional.
  5. Guru/Pendidik yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI) di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri didaftarkan sebagai calon peserta Asesmen Nasional.
  6. Guru/Pendidik yang berkewarganegaraan asing (WNA) di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri dapat mengikuti Asesmen Nasional.

Kepala Satuan Pendidikan

  1. Terdaftar pada sistem Dapodik atau EMIS;
  2. Aktif menjabat sebagai kepala satuan pendidikan (ASN atau Non ASN) pada satuan pendidikan;
  3. Kepala satuan pendidikan yang menjabat pada lebih dari satu satuan pendidikan mengikuti Asesmen Nasional di setiap satuan pendidikan tempat yang bersangkutan bertugas;
  4. Kepala satuan pendidikan pada Satuan Pendidikan Luar Biasa yang peserta didiknya tidak mengikuti Asesmen Nasional tetap mengikuti Asesmen Nasional.
  5. Kepala satuan pendidikan yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI) di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri didaftarkan sebagai calon peserta Asesmen Nasional.
  6. Kepala satuan pendidikan yang berkewarganegaraan asing (WNA) di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK), Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dan Program Pendidikan Kesetaraan di luar negeri dapat mengikuti Asesmen Nasional.
Download Persiapan Pendataan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021
Selengkapnya mengenai file pdf dari Persiapan Pendataan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021 Satuan Pendidikan dan Peserta ini bisa anda lihat dan download pada link dibawah ini.


Demikian postingan kami mengenai file pdf Persiapan Pendataan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021 Satuan Pendidikan dan Peserta. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Materi Pemanfaatan Web ANBK untuk Manajemen Pelaksanaan Asesmen Nasional
Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Ada tiga komponen dalam Asesmen Nasional yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi dan Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan.

Pemanfaatan Web ANBK Untuk Manajemen Pelaksanaan Asesmen Nasional :

Sumber Data Web ANBK

  • Dapodik/EMIS
  • VervalPD
  • PD-DATA
  • BIO-AN
  • WEB ANBK
  • Server Pusat

Dasboard

  • Pengumuman : Komunikasi satu arah dari pusat kepada satuan pendidikan dan dinas
  • Download : Berisi berkas pendukung seperti exambro dan manual
  • Kontak : Kontak tim teknis baik Provinsi, Kota dan Kabupaten
  • Info Grafis : Statistik jumlah satuan pendidikan dan peserta didik

Data SDM

  • Tim Teknis Provinsi
  • Tim Teknis Kota/Kabupaten
  • Proktor
  • Teknisi
  • Pengawas

Infrastruktur

  • Komputer proktor
  • Komputer klien
  • Jaringan internet
  • Ruang asesmen

Data Peserta

  • Data peserta : Penarikan data peserta dari server BIO-AN, data ditarik setelah sampling
  • Pengaturan sesi : Membagi peserta menjadi beberapa sesi (max 3) sesuai kapasitas komputer
  • Penempatan peserta : Penempatan peserta ke ruang asesmen/server sekolah (khusus semi daring)
  • Pengaturan Jadwal : Mengatur peserta sesuai jadwal pelaksanaan baik itu gelombang 1 atau 2

Download Materi Pemanfaatan Web ANBK Untuk Manajemen Pelaksanaan Asesmen Nasional

Untuk file lengkap tentang Materi Pemanfaatan Web ANBK Untuk Manajemen Pelaksanaan Asesmen Nasional ini bisa anda download DISINI

Demikian informasi mengenai materi Pemanfaatan Web ANBK Untuk Manajemen Pelaksanaan Asesmen Nasional yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Paparan Teknis Aplikasi ANBK Tahun 2021
Paparan Teknis Aplikasi ANBK Tahun 2021
Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Ada tiga komponen dalam Asesmen Nasional yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi dan Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan.

Berikut ini kami sampaikan Paparan Teknis Aplikasi Asesmen Nasional Berbasis Kompter (ANBK) Tahun 2021 yang dapat anda simak seperti dibawah ini.

Pelaksanaan Tempat Pelaksana ANBK Semi Daring

Hardware

  • Komputer/PC Proktor
  • Komputer/PC/Laptop Klien
  • WebCam (optional)
  • Mengkonfigurasi jaringan local untuk klien menggunakan kabel (LAN)
  • Mengkonfigurasi jaringan internet untuk PC Proktor (WIFI/LAN)

Prequisites

  • Aplikasi virtualBox 6.1.18
  • Aplikasi VHD versi 12.9.9.2 (FRESH)
  • Aplikasi Browser Google Chrome
  • Aplikasi ExambroAdmin versi 27.11.19

Spesifikasi Minimum Komputer Proktor

  • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
  • Procesor dengan 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 Bit
  • RAM 8 GB (Dengan VM RAM 4 GB)
  • Harddisk 250 GB
  • Browser chrome versi 67 (Exambrowadmin)
  • Operating system (64 bit): windows 7 (tidak direkomendasikan)/windows 8.1/windows 10
  • Lan card dua unit (satu kejaringan internet dan satu ke jaringan lokal)
  • UPS (tahan 15 menit)
  • Jumlah server mengikuti rasio 1 :15 cadangan 1 server

Spesifikasi Minimum Komputer Klien

  • PC, laptop
  • Monitor minimal 12 inch
  • Processor single core dengan frekuensi clock 400 MHz
  • RAM minimal 512 MB
  • Resolusi layar Minimal 1024x720 pixel
  • Webcam (optional)
  • Operating syistem: windows 7/windows 8.1/windows 10/linux/macOs
  • Hardisk minimal tersedia 10 GB free space)
  • Lan Card
  • Jumlah clien mengikuti rasio 1:2 (1 client untuk 2 peserta)
  • Cadangan minimal 10%

Download Paparan Teknis Aplikasi Asesmen Nasional Berbasis Kompter (ANBK) Tahun 2021

Untuk file lengkap mengenai Paparan Teknis Aplikasi Asesmen Nasional Berbasis Kompter (ANBK) Tahun 2021 ini bisa anda download DISINI

Demikain infromasi yang dapat kami sampaikan mengenai Paparan Teknis Aplikasi Asesmen Nasional Berbasis Kompter (ANBK) Tahun 2021. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) UBK Asesmen Kompetensi Siswa pada Madrasah Tahun 2021
Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) UBK 2021
Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor: B-241/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/02/2021 tentang Surat Pengantar SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk).

Surat yang tertanggal 3 Februari 2021 tersebut telah ditandatangani oleh Direktur Jenderal KSKK Madrasah , A.Umar dan ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Up. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendididikan Islam di seluruh Indonesia.

Disebutkan dalam surat edaran bahwa dalam rangka pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer di Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 486 Tahun 2021 tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) Ujian Berbasis Komputer Penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Siswa pada Madrasah Tahun 2021.

Mohon kiranya Surat Keputusan tersebut dapat dipedomani, disosialisasikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Download Surat Pengantar SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk)

Selengkapnya mengenai Surat Pengantar SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) ini bisa anda download melalui link yang kami sediakan dibawah ini.

Download File:
Surat Pengantar SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) - DOWNLOAD

Demikian informasi mengenai Surat Pengantar SK Dirjen Pendis tentang Penetapan Tim Teknis (Helpdesk) yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun AKSI Madrasah
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun AKSI Madrasah
Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) telah mengeluarkan surat mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah dengan nomor:B-207/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/01/2021.

Surat yang tertanggal 28 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Direktur KSKK Madrasah, A.Umar itu ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Se Indonesia.

Disebutkan dalam surat tersebut bahwa berdasarkan pengumuman Nomor: 7/DJ.I/Dt.I.I/01/2021 tentang Perpanjangan Rekrutmen Penulis Soal Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah, Project Management Unit Realizing Education’s Promise Madrasah Education Quality Reform (IBRD 8992-ID) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dengan ini diumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Tahap I (satu) Calon Penyusun Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah termuat pada lampiran.

Selanjutnya calon penyusun yang lulus Seleksi Tahap I tersebut wajib mengikuti Tes Tahap II (Tes Psikologi) yang akan dilaksanakan pada hari/tanggal, Selasa-Rabu, 02 s.d. 03 Februari 2021 dengan menggunakan aplikasi zoom dan CBT (ID Meeting dan Password) akan disampaikan kepada masing-masing peserta yang telah lulus di tahap I ini. Selanjutnya Pengumuman hasil Tes Tahap II (Tes Psikologi) akan disampaikan pada Jum’at, 05 Februari 2021.

Download Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah

Untuk file lengkap mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah ini bisa anda downlaod melalui link yang kami sediakan dibawah ini.

Download File:
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun AKSI Madrasah [Download]

Demikian informasi mengenai surat Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I Calon Penyusun Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) Madrasah yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Asesmen Nasional Dilaksanakan untuk Mengetahui Learning Outcome
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) tahun 2021. Asesmen Nasional yang rencananya akan diselenggarakan mulai Maret 2021, diundur menjadi September s.d. Oktober 2021. Hal tersebut diungkapkan Mendikbud dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, pada Rabu (20/1/2021).

Mendikbud mengatakan, alasan diundurnya jadwal pelaksanaan AN tersebut adalah untuk memastikan agar persiapan logistik, infrastruktur, dan protokol kesehatan lebih optimal. Selain itu, waktu yang masih tersisa bisa digunakan untuk menyosialisasikan dan berkoordinasi lebih masif dengan pemerintah daerah mengenai pelaksanaan AN.

Mendikbud menjelaskan, pada Maret-April 2021 Kemendikbud baru akan melaksanakan tahapan rapat koordinasi, sosialisasi dan pelaksanaan teknis persiapan AN. Selanjutnya pada April-Agustus 2021 akan dilakukan simulasi AN di satuan pendidikan. Kemudian pada September-Oktober barulah akan diselenggarakan Asesmen Nasional yang hasilnya akan diumumkan pada Desember 2021.

Ia mengatakan, AN tidak sama dengan ujian nasional (UN), baik dari sisi fungsi maupun substansi. AN dirancang untuk memantau dan mengevaluasi sistem pendidikan, serta memperbaiki sistem pendidikan dasar dan menengah. Ditegaskannya, AN bukan sistem evaluasi untuk individu siswa karena evaluasi kompetensi peserta didik menjadi tanggung jawab guru dan sekolah. AN juga tidak akan menambah beban siswa karena tidak memiliki konsekuensi bagi siswa dan tidak menjadi syarat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Mendikbud memastikan Asesmen Nasional akan tetap dilaksanakan tahun ini untuk mengetahui learning outcome dan seberapa besar gap loss yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, kalau Asesmen Nasional tidak dilaksanakan tahun ini, data tersebut akan sulit diketahui.

Tanggapan dari Komisi X DPR RI

Menanggapi tentang Asesmen Nasional, Lestari Moerdijat dari Fraksi Nasional Demokrat mengingatkan Kemendikbud untuk melihat learning loss yang terjadi secara mendalam. “Perlu survei mengenai learning loss itu sendiri dalam program AN. Apa yang terjadi selama Covid-19 terhadap pembelajaran kita?” ungkap Lestari.

Sementara itu, anggota Komisi X Fraksi PDI-Perjuangan, Sofyan Tan menilai AN adalah solusi yang baik bagi Kemendikbud untuk melihat kondisi pendidikan dan bagaimana cara membenahinya. Namun ia mengatakan, sosialisasi AN perlu dilakukan lebih masif agar seluruh stakeholder pendidikan memahami tujuannya dan dapat ikut menyukseskan program tersebut. “Program ini sangat baik, tetapi dengan catatan (bahwa) masih ada beberapa pihak punya cara pandangan yang berbeda. Karena AN masih kurang sosialisasi, mohon ditingkatkan,” tutur Sofyan.

Mengenal Asesmen Nasional

Seperti diketahui sebelumnya, Asesmen Nasional terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM diikuti oleh peserta didik, dengan tujuan untuk mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif. Survei Karakter diikuti oleh peserta didik dan guru, untuk mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif. Survei Lingkungan Belajar diikuti oleh kepala satuan Pendidikan, untuk mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

Selain membahas tentang Asesmen Nasional, raker Kemendikbud dengan Komisi X DPR RI juga membahas realisasi APBN Kemendikbud Tahun Anggaran (TA) 2020, persiapan program dan anggaran Kemendikbud TA 2021, serta isu-isu strategis lainnya seperti persiapan pembelajaran tatap muka dan (BSU) Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Selain itu, dibahas pula perkembangan penyusunan Revisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).

sumber : https://gtk.kemdikbud.go.id/

Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Asesmen Nasional Bukan Evaluasi Individu Siswa
Asesmen Nasional Bukan Evaluasi Individu Siswa [image:didikpos.com]
Asesmen Nasional (AN) dirancang untuk memantau dan mengevaluasi sistem pendidikan dasar dan menengah, sedangkan prestasi siswa dievaluasi oleh pendidik dan satuan pendidikan.

Hal itu diungkap oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, Rabu (20/1/2021).

“Asesmen Nasional sama sekali tidak sama dengan Ujian Nasional dari sisi fungsi dan substansinya. Dan hasil atau dampak yang diharapkan bahwa AN ini bukan sama sekali evaluasi individu siswa dan tidak ada konsekuensi bagi siswa sama sekali,” terang Mendikbud Nadiem Makarim.

“Dan tidak menambah beban siswa sama sekali di kelas tersebut. Dan tidak digunakan untuk PPDB, berarti tidak ada konsekuensi bagi individu siswa sama sekali,” tambah Nadiem.

Dalam paparannya, Mendikbud mengurai tentang Elemen Kebijakan Asesmen Nasional:
  • AN hanya diikuti sebagian (sampel) siswa yang dipilih secara acak dari kelas 5, 8, dan 11 di setiap sekolah/madrasah
  • AN 2021 digunakan sebagai baseline, tanpa konsekuensi pada guru, sekolah, dan pemda
  • Evaluasi kinerja tidak hanya berdasarkan skor rerata tapi juga perubahan skor atau tren dari satu tahun ke tahun berikutnya
  • AN dilaksanakan di semua sekolah/madrasah
  • AN dilaksanakan setiap tahun dan dilaporkan pada setiap sekolah/madrasah dan pemda
“Ini adalah berorientasi pada perbaikan. Jadi ini untuk informasi bagi kepala sekolah dan guru-guru dimana saja level numerasi, literasi, dan juga level nilai-nilai Pancasila yang ada di sekolahnya dia dari murid-muridnya maupun guru-gurunya,” ujar Mendikbud.

“Jadi ini adalah suatu pemetaan, potret. Bukan suatu asesmen yang menghakimi, tapi memberikan informasi agar membantu sekolahnya mengubah dirinya,” sambungnya.

sumber : https://gtk.kemdikbud.go.id/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Asesmen Nasional Menghasilkan Potret Komprehensif bagi Sekolah untuk Perbaikan Mutu Pendidikan
Asesmen Nasional untuk Perbaikan Mutu Pendidikan
Asesmen Nasional (AN) terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi-Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Informasi dari ketiganya diharap dapat mendorong perbaikan mutu pembelajaran.

Hal itu diungkap oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, Rabu (20/1/2021). Dalam paparannya, Mendikbud mengurai hal berikut:

AKM Literasi-Numerasi

Literasi membaca dan numerasi adalah kompetensi mendasar yang diperlukan semua siswa untuk bisa belajar sepanjang hayat dan berkontribusi pada masyarakat.

Pengukuran literasi dan numerasi mendorong guru untuk lebih berfokus pada pengembangan daya nalar daripada pengetahuan konten yang sifatnya dangkal.

Survei Karakter

Karakter sulit diukur secara mendalam dalam asesmen berskala besar. Meski demikian, Survei Karakter dapat memberi informasi berharga tentang sikap, nilai, dan kebiasaan yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.

Survei Karakter memberi sinyal bahwa sekolah perlu memperhatikan tumbuh kembang siswa secara utuh, mencakup dimensi kognitif, afektif, dan spiritual.

Survei Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar mengukur (a) kualitas pembelajaran, (b) iklim keamanan dan inklusivitas sekolah, (c) refleksi guru, (d) perbaikan praktik pengajaran, dan (e) latar belakang keluarga siswa.

Informasi dari Survei Lingkungan Belajar berguna untuk melakukan diagnosis masalah dan perencanaan perbaikan pembelajaran oleh guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan.

Asesmen Nasional menghasilkan potret komprehensif yang berguna bagi sekolah/madrasah dan pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi diri dan perencanaan perbaikan mutu pendidikan.

“Jadi sangat holistik dan merupakan suatu potret. Poin yang sangat penting, walaupun di masa PJJ, literasi, numerasi mungkin menurun karena dampak dari PJJ, tapi sangat penting bahwa kita mendapatkan potret dari survei karakter dan lingkungan belajar juga untuk mengetahui sebenarnya pemetaan nilai-nilai Pancasila kita seperti apa di sekolah-sekolah kita, senusantara,” tutur Mendikbud Nadiem Makarim.

sumber : https://gtk.kemdikbud.go.id/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Menyikapi Asesmen Nasional bagi Siswa, Guru, Sekolah dan Orang Tua
Menyikapi Asesmen Nasional bagi Guru dan Sekolah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Jadwal AN pun bergeser menjadi September dan Oktober 2021.

Dalam paparannya saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengungkap hal berikut:

Siswa, guru, dan sekolah tidak perlu melakukan persiapan khusus menghadapi AN. Yang perlu dilakukan adalah merefleksikan dan memperbaiki mutu pembelajaran.

Siswa

Siswa kelas 5, 8, dan 11 tidak perlu menyiapkan diri secara khusus untuk AN.

Siswa kelas 6, 9, dan 12 dapat fokus pada ujian sekolah dan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.

Guru

Meningkatkan kemampuan melakukan asesmen, serta melakukan pembelajaran yang menumbuhkan daya nalar dan karakter secara lebih utuh.

Sekolah

Memfasilitasi guru untuk melakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran, serta memanfaatkan hasil AN untuk evaluasi dan perencanaan program.

Orang Tua

Orang tua tidak perlu mencari bimbingan belajar atau buku-buku latihan AN. Lebih baik dorong anak untuk membaca secara luas dan mengembangkan minatnya secara mendalam.

“Tidak perlu persiapan khusus yang harus dilakukan. Bahwa tidak ada gunanya bayar-bayar bimbel untuk AKM karena tidak ada dampaknya terhadap kelanjutan pendidikan muridnya, PPDB, maupun angka, rapor,” kata Mendikbud Nadiem Makarim saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI secara virtual, Rabu (20/1/2021).

“Bagi guru pun ini membantu memberikan visibilitas kepada gurunya untuk bisa memperbaiki diri dan juga sama dengan sekolahnya. Ini adalah baseline untuk nanti kita melihat apakah nanti di tahun 2022 improvement atau tidak, dan lain-lain,” sambung Nadiem.

sumber : https://gtk.kemdikbud.go.id/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Ini Alasan Kemendikbud Tunda Asesmen Nasional Hingga September-Oktober 2021
Kemendikbud tunda Asesmen Nasional
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Sebelumnya, AN ditargetkan dapat dilakukan antara Maret-Agustus 2021, tapi sekarang dimundurkan menjadi September dan Oktober 2021.

"Karena ada situasi pandemi yang relatif meningkat, kami memutuskan menunda pelaksanaan AN. Target jadwal baru, yaitu September dan Oktober 2021," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, dalam Rapat Kerja virtual bersama Komisi X DPR RI, Rabu (20/1).

Dia menjelaskan, Kemendikbud memutuskan menunda agar protokol kesehatan termasuk kebutuhan logistik dan infrastruktur di sekolah terpenuhi dengan baik. Kepastian keamanan di sekolah penting agar siswa dan guru tidak terganggu kesehatannya akibat pandemi.

"Kita menunda agar persiapan baik dari akselerasi vaksin harapannya sudah lebih mendalam, tapi juga memastikan protokol kesehatan terjaga dan ada cukup waktu untuk itu," kata Nadiem, menambahkan.

Ia menjelaskan, AN harus tetap dilakukan pada 2021 meskipun sepanjang tahun ini pembelajaran relatif tidak optimal akibat pandemi. AN tetap penting dilakukan karena Kemendikbud membutuhkan informasi mengenai kondisi pendidikan nasional untuk dasar pemberian bantuan.

Nadiem mengatakan, jika hasil pembelajaran selama satu tahun terakhir tidak dilakukan asesmen maka sulit mengetahui kondisi pendidikan Indonesia. Menurut dia, pelaksanaan asesmen dibutuhkan untuk mengetahui seberapa tertinggal pendidikan nasional dan bagaimana dampak pandemi terhadap pembelajaran di sekolah.

Strategi bantuan untuk sekolah diperlukan agar bisa meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Nadiem mengungkapkan, fokus utama Kemendikbud adalah mengetahui mana sekolah dan daerah yang paling butuh bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Baik itu berupa bantuan anggaran, pelatihan, atau dukungan lainnya.

"Kalau kita tidak bisa mengetahui sekolah yang tertinggal, kita tidak bisa membuat strategi bantuan untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan. Inilah alasan harus ada Asesmen Nasional di tahun 2021," kata Nadiem menegaskan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan, AN tidak memerlukan persiapan khusus. Bimbingan belajar seperti untuk mempersiapkan Ujian Nasional (UN) tidak perlu dilakukan. Hasil AN nantinya tidak memiliki konsekuensi apa pun terhadap siswa dan akan digunakan sebagai pemetaan pendidikan nasional.

sumber : https://republika.co.id/

Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta AKM Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK
Buku Manual Pendataan Peserta AKM
Petunjuk teknis ini disusun dalam rangka memberikan arahan dan pedoman secara teknis bagi panitia Asesmen Nasional (AN) di tingkat provinsi, kota/kabupaten, dan Satuan Pendidikan, sehingga data yang diperoleh mampu meningkatkan kualitas dan aksesbilitas, akuntabilitas serta kredibilitas sistem Asesmen Nasional. Untuk lebih mermudah sekolah dalam melakukan pendataan calon peserta AKM, kemendikbud juga telah merilis Buku Manual Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK.

Dalam pengantar Buku Manual Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK, dinyatakan bahwa Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum tahun 2020/2021 jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK, ini adalah sebuah sistem aplikasi untuk menangani pendataan siswa calon peserta Asesmen Kompetensi Minimum tahun 2020/2021. Aplikasi ini dapat diakses secara daring. Dengan menuliskan alamatnya di https://biosma.kemdikbud.go.id

Tujuan dibangunnya Sistem ini adalah agar diperoleh sebuah sistem informasi database dalam bentuk digital/elektronik yang dapat merekam Isi Data, memproses data, pemutahiran data, sampai dengan mencetak data dapat dilakukan dengan mudah karena sudah tersimpan dalam database dan meminimalisasi redudansi data serta kesalahan yang disebabkan oleh manusia (human error). Yang juga tak kalah penting adalah untuk mendapatkan data secara cepat, tepat, dan ter-update. Namun begitu masuk ke web browser dan mengetikkan alamat https://biosma.kemdikbud.go.id.

Download Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta AKM Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK


Link download Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK ini bisa anda download  DISINI 

Demikian informasi tentang Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK
Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional
Petunjuk teknis ini disusun dalam rangka memberikan arahan dan pedoman secara teknis bagi panitia Asesmen Nasional (AN) di tingkat provinsi, kota/kabupaten, dan Satuan Pendidikan, sehingga data yang diperoleh mampu meningkatkan kualitas dan aksesbilitas, akuntabilitas serta kredibilitas sistem Asesmen Nasional. Untuk lebih mermudah sekoah dalam melakukan pendataan calon peserta AKM, kemendikbud juga telah merilis Buku Manual Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK.

Dalam pengantar Buku Manual Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Tahun 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK, dinyatakan bahwa Aplikasi Pendataan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tahun 2020/2021 jenjang SMP/MTs/SMPTK, ini adalah sebuah sistem aplikasi untuk menangani pendataan siswa calon peserta Asesmen Kompetensi Minimum tahun 2020/2021. Aplikasi ini dapat diakses secara daring. Dengan menuliskan alamatnya di http://biosmp.kemdikbud.go.id/

Tujuan dibangunnya Sistem ini adalah agar diperoleh sebuah sistem informasi database dalam bentuk digital/elektronik yang dapat merekam Isi Data, memproses data, pemutahiran data, sampai dengan mencetak data dapat dilakukan dengan mudah karena sudah tersimpan dalam database dan meminimalisasi redudansi data serta kesalahan yang disebabkan oleh manusia (human error). Yang juga tak kalah penting adalah untuk mendapatkan data secara cepat, tepat, dan ter-update.

Download Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK

Selengkapnya mengenai Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK ini bisa anda unduh DISINI

Demikian informasi mengenai Buku Manual Aplikasi Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional 2020/2021 Jenjang SMP/MTS/SMPTK yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat..


Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Pendataan Calon Peserta dan Pelaksanaan Asesmen Nasional
Pendataan Peserta Asesmen Nasional
Pendataan adalah proses pengolahan data calon peserta Asesmen Nasional sampai dengan waktu yang ditetapkan. Proses yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan, meliputi:data satuan pendidikan, biodata dan data sosial ekonomi calon peserta Asesmen Nasional.

Pendataan calon peserta Asesmen Nasional (AN), dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

Data satuan Pendidikan (SP) dan peserta didik (PD)

  1. Satuan Pendidikan (SP) merupakan Populasi SP seluruh jenjang dan memiliki NPSN yang Valid
  2. SP yang memiliki PD ditingkatan kelas menengah.
  3. Data PD menggunakan data DAPODIK PAUD DIKDASMEN dan EMIS
  4. Data PD di impor dari laman pd.data.kemdikbud.go.id
  5. Metode pendaftaran diubah dari unduh-unggah menjadi Tarik Dataa ntar Server Biodata dari hasil VerVal Peserta Didik (NISN Valid)

Data Satuan Pendidikan (SP) & Peserta Didik (PD)

  1. Penarikan data dilakukan oleh SP,Dinas Kab/Kota, Dinas Prov
  2. PD Kelas Menengah didaftarkan seluruhnya padalaman pendataan AN
  3. PD kelas Menengah mengikuti AKM dilakukan Sampling perSatuan Pendidikan dilaman Pendataan AN
  4. Identifikasi PD yang memiliki Kebutuhan Khusus Tuna Netra (Inklusif)
  5. Indentifikas iSP dan PD menggunakan Prog SKS
  6. Data dilakukan proses validasi kelengkapan saat proses Tarik Data

Alur Proses Pengolahan Data

Alur proses pengolahan data calon peserta asesmen nasional melalui mekanisme DAPODIK/EMISPDDATA, sebagai berikut:
  1. Satuan Pendidikan m em uktahirkan data peserta didik dan data satuan pendidikan pada sistem DAPODIK/EMIS dan Verval PD;
  2. Kota/kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi menarik data peserta didik semua Satuan Pendidikan dari lam an pendataan AN;
  3. Kota/kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi melakukan proses sampling seluruh satuan pendidikan di w ilayahnya kemudian m encetak DNS untuk diberikan ke satuan pendidikan agar dilakukan verifikasi;
  4. Satuan Pendidikan m engem balikan berkas DNS hasil verifikasi ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi (bila ada perbaikan indentitas peserta didik) setelah dimuktahirkan di sistim DAPODIK/EMIS atau Verval PD;
  5. Kota/Kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi menarik data peserta didik bila terjadi perubahan data peserta didik, serta mem proses sampling dan mencetak kembali DNS;
  6. Dinas pendidikan provinsi melakukan proses penomoran peserta AN, m encetak, dan mendistribusikan DNT melalui Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.


Download Materi Pendataan Calon Peserta dan Pelaksanaan Asesmen Nasional


Untuk file lengkap mengenai Materi Pendataan Calon Peserta dan Pelaksanaan Asesmen Nasional ini bisa anda download DISINI

Demikian informasi mengenai Materi Pendataan Calon Peserta dan Pelaksanaan Asesmen Nasional yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat..