Articles by "AKM"
Tampilkan postingan dengan label AKM. Tampilkan semua postingan
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Belajar Mengerjakan Soal AKM di Pusat Asesmen dan Pembelajaran
Simulasi AKM di Pusmenjar
Pusat Asesmen dan Pembelajaran atau lebih dikenal dengan Pusmenjar adalah salah satu unit kerja dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Tugas dan Fungsi Pusat Asesmen dan Pembelajaran

  • Penyiapan kebijakan teknis pengembangan asesmen pendidikan dan pengembangan pembelajaran
  • Pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pengembangan pembelajaran
  • Koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pembelajaran
  • Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan pengembangan asesmen pendidikan dan pembelajaran
  • Pelaksanaan urusan ketatausahaan Pusat

Penasaran dengan soal-soal asesmen kompetensi minimum? Tidak perlu mencari dan membeli buku kumpulan soal, Kemdikbud mengajak teman-teman untuk mencoba AKM secara mandiri.

Anda cukup kunjungi laman :
http://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm


Lalu klik menu "Ayo Coba AKM"

Kamu bisa memilih soal sesuai dengan jenjangmu, mencoba beragam format soal, kemudian setelah selesai kamu bisa membandingkan jawabanmu dengan kunci.

Jadi tunggu apalagi, lakukan simulasi asesmen kompetensi mininum secara mandiri!

Demikian informasi mengenai Pusat Asesmen dan Pembelajaran atau Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Begini Cara Cek Calon Peserta AKM MI MTS dan MA Tahun 2021
Cara Cek Calon Peserta AKM Tahun 2021
Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM merupakan program pemerintah sebagai upaya untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan secara nasional. AKM itu sendiri diharapkan dapat menggantikan peran Ujian Nasional (UN) yang telah resmi dihapuskan.

Calon Peserta AKM ialah siswa di kelas 5 untuk tingkat SD/MI, kelas 8 untuk SMP/MTs, dan kelas 11 untuk SMA/MA dan SMK/MAK. AKM itu sendiri menggantikan peran UN dalam hal fungsinya sebagai alat untuk pemetaan mutu pendidikan nasional.

Namun, AKM sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) ini tidak berfungsi sebagai penentu kelulusan siswa. Selain itu, jika Ujian Nasional (UN) diikuti oleh siswa ditingkat akhir ditiap jenjangnya, berbeda halnya dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diikuti oleh siswa kelas 5 untuk tingkat SD/MI, kelas 8 untuk SMP/MTs, dan kelas 11 untuk SMA/MA dan SMK/MAK.

Untuk dapat melakukan cek Calon Peserta AKM MI MTS MA Tahun 2021, terlebih dahulu harus dipastikan bahwa data siswa telah diinput di EMIS Madrasah / Dapodik dan sudah Sinkronisasi, sehingga akan akan muncul pada laman pd.data.kemdikbud.go.id sebagai calon peserta AKM. Lalu bagaimana Cara Cek Calon Peserta AKM MI MTS MA Tahun 2021. Berikut caranya yang dapat anda simak dibawah ini.

Cara Cek Calon Peserta AKM MI MTS dan MA Tahun 2021


Untuk dapat melakukan Cek Calon Peserta AKM MI MTS dan MA Tahun 2021 apakah sudah masuk dalam server terintegrasi atau belum, silahkan Bapak/Ibu ikuti langkah-langkah berikut ini:
  1. Login ke laman http://pd.data.kemdikbud.go.id/ menggunakan username dan password yang sama ketika login ke Vervalpd (NISN).
  2. Setelah berhasil login, maka akan terbuka halaman beranda yang berisikan menu; Rangkuman, Tingkat Akhir, PD AKM, Peserta Didik, Residu, Unduh Akun.
  3. Dan selanjutnya silakan klik Menu PD AKM
  4. Kemudian akan muncul daftar siswa yang akan menjadi Peserta Asesmen Kompetensi Minimun (AKM) Tahun 2021.

Selain berfungsi untuk melihat Calon Peserta AKM MI MTS MA Tahun 2021, laman ini juga dapat digunakan untuk melihat siswa tingkat akhir, dan residu, serta kelengkapan data seluruh peserta didik.

Demikianlah informasi tentang Cara Cek Calon Peserta AKM MI MTS dan MA Tahun 2021 yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Mengenal Apa Itu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi).

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekadar penguasaan konten.

“Literasi di sini bukan hanya kemampuan membaca, tetapi kemampuan menganalisis suatu bacaan, dan memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan kompetensi numerasi berarti kemampuan menganalisis menggunakan angka,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim beberapa waktu lalu.

“Yang paling penting menurut saya adalah cara berpikir yang tidak terikat pada satu pola atau satu disiplin, ini yang paling penting. Karena fokus pada literasi, numerasi, ini sebenarnya ujung-ujungnya adalah interdisipliner, dan itulah arah pendidikan pada saat ini dan realitas dunia yang kita hadapi,” ungkap Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Iwan Syahril.

sumber : https://gtk.kemdikbud.go.id/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi AKM Untuk Guru, Kepsek dan Pengawas SD SMP SMA SMK Sederajat 2021
Bimtek Materi AKM Guru, Kepsek dan Pengawas Tahun 2021
Bagi Anda yang mau mendapatkan pengetahuan tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan sekaligus memenuhi salah satu Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) terkait mengikuti Diklat Fungsional tahun 2021 yang akan datang, jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti Bimtek yang diselenggarakan secara resmi oleh Kemendikbud tanpa dipungut biaya alias gratis. 

Salah satu Bimtek yang dibuka oleh Kemendikbud pada tahun 2021 yang akan datang adalah Bimtek Guru Belajar Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum, dengan penghargaan Sertifikat Bimtek 32 JP.

Bimtek Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum merupakan Program pembelajaran yang dirancang untuk membantu para Guru/Kepala Sekolah/Pengawas SD, SMP, SMA/SMK dan PKBM sederajat dalam memahami tujuan, konsep dan bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional, serta dapat menganalisis contoh asesmen literasi membaca dan numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum.

Adapun yang dapat menjadi peserta Program Bimtek Guru Belajar seri AKM Guru Belajar Kemendikbud tahun 2021, adalah Semua Guru SD, SMP dan SMA/SMK; Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA/SMK; Pengawas SD, SMP dan SMA/SMK; Peserta yang berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sederajat SD, SMP, SMA/SMK; Telah memiliki Akun SIMPKB.

Berikut ini hasil yang akan diperoleh peserta program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) melalui Guru Belajar Kemendikbud, yakni Pengalaman belajar yang seru; Pengalaman belajar bersama sesama guru, kepala sekolah, pengawas, dan PKBM sederajat; Pemahaman terhadap Asesmen Kompetensi Nasional; Sertifikat Bimtek 32 JP dan Piagam Penghargaan.

Kapan Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi AKM Guru Belajar Kemendikbud Untuk Guru, Kepsek dan Pengawas SD SMP SMA SMK Sederajat. Bagi yang berminat mengikuti Program Bimtek Guru Belajar seri AKM tahun 2021 melalui Guru Belajar Kemendikbud, jadwal pendaftaran dengan memilih jadwal Bimtek yang tersedia dapat dilakukan mulai tanggal 22 Desember 2020 sampai dengan 20 Februari 2021.

Adapun Jadwal Pelaksanaan Bimtek Materi AKM Guru Belajar Kemendikbud Untuk Guru, Kepsek dan Pengawas SD SMP SMA SMK Sederajat, adalah sebagai berikut.
  • Angkatan 1 mulai 1-5 Januari 2021
  • Angkatan 2 mulai 6-10 Januari 2021
  • Angkatan 3 mulai 11-15 Januari 2021
  • Angkatan 4 mulai 16-20 Januari 2021
  • Angkatan 5 mulai 21-25 Januari 2021
  • Angkatan 6 mulai 26-30 Januari 2021
  • Angkatan 7 mulai 31 Januari - 4 Februari 2021
  • Angkatan 8 mulai 5-9 Februari 2021
  • Angkatan 9 mulai 10-14 Februari 2021
  • Angkatan 10 mulai 15-19 Februari 2021
  • Angkatan 11 mulai 20-24 Februari 2021

Pendaftaran Bimtek Materi AKM Guru Belajar Kemendikbud bisa diakses DISINI

Demikian informasi mengenai Jadwal Pendaftaran dan Pelaksanaan Bimtek Materi AKM Guru Belajar Kemendikbud Untuk Guru, Kepsek dan Pengawas SD SMP SMA SMK Sederajat tahun 2021 Semoga bermanfaat
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis

Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6
Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi).

Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi.

AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.


Download Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6


Pada kesempatan kali ini blog gurumadrasah.com akan membagikan Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6 yang diambil dari https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/ sebagai bahan rujukan untuk mempersiapkan anak didik bapak/ibu dalam menghadapi pelaksanaan AKM nantinya.

Dan mengenai file lengkap dari Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6 ini bisa anda unduh melalui link yang kami sediakan dibawah ini.

Bank Soal AKM Level 5 dan 6


Demikian informasi mengenai Bank Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Level 5 dan 6 yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat..

sumber : https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Materi Persiapan Asesmen Nasional AKM, SK, SLB Tahun 2021
Materi Persiapan Asesmen Nasional AKM, SK, SLB Tahun 2021

Tahun depan (2021), Ujian Nasional (UN) resmi diganti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim menjadi Asesmen Nasional. 

Tentu hal ini sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang didukung penuh oleh Presiden Joko Widodo. Karena sebagai penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan. 

Namun, tujuan utamanya UN diganti adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. 

Menurut Nadiem, perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Persiapan Asesmen Nasional AKM, SK, SLB Tahun 2021

Asesmen Nasional


  • Asesmen Nasional 2021 adalah Pemetaan mutu pendidikan pada sekolah, madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah
  • Asesmen Nasional Merupakan evaluasi dari pemerintah untuk menilai kualitas layanan pendidikan di satuan pendidikan yang bertujuan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas belajar peserta didik secara berkelanjutan

Instrumen Asesmen Nasional


  • Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM )
    • Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif
  • Survey Karakter ( SK )
    • Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai sebagai hasil belajar non-kognitif
  • Survey Lingkungan Belajar ( SLB )
    • Mengukur Kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran ( mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah).

Alur Pendataan AKM

  1. Dari data Siswa Dapodik , Emis
  2. Verval SP & PD ( Pusdatin )
  3. PD data ditarik Ke Laman BIOS
  4. Proses Validasi Format Isi
  5. Tarik data dilakukan user SP, Kab/ Kota, Prov

Rencana Jadwal Pelaksana

  1. SMK / dan Paket C di bulan Februari 2021
  2. SMA/MA, SMP/MTs dibulan Maret s/d April 2021
  3. SD/MI dilaksanakan dibulan Agustus 2021

Bagi anda yang memerlukan materi Persiapan Asesmen Nasional AKM, SK, SLB Tahun 2021 ini bisa diunduh melalui link yang kami sediakan dibawah ini.


Demikian informasi mengenai Persiapan Asesmen Nasional AKM, SK, SLB Tahun 2021 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Contoh Soal AKM Online Level 4 untuk Kelas 7 dan 8 SMP
Contoh Soal AKM Online Level 4 untuk Kelas 7 dan 8 SMP

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah merilis dan mempublikasikan contoh soal Asesmen Kompetensi Minimum versi daring sebagai gambaran dan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional yang rencananya akan mulai dilaksanakan tahun 2021.

Kumpulan soal AKM daring semua level pembelajaran dan jenjang dapat sahabat edukasi akses melalui laman resmi Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang beralamat di https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/.

Soal-soal yang terdapat pada setiap level terdiri dari materi pembelajaran Numerasi, Literasi Teks Fiksi, dan Literasi Teks Informasi.

Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan contoh soal AKM level 4 kelas 8 SMP dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan tujuan agar informasi tentang latihan soal AKM daring ini dapat tersebar ke berbagai penjuru Indonesia. Dengan demikian diharapkan rekan-rekan guru, sahabat edukasi, dan siswa/siswi dapat mengaksesnya dengan baik dan mudah.

Berikut ini contoh latihan soal AKM daring level 4 kelas 7 dan 8 SMP.

SOAL NUMERASI


A. Bilangan


1. Representasi

Memahami bilangan cacah (maks. enam angka)

B. Geometri dan Pengukuran


1. Bangun Geometri

Memahami sifat-sifat bangun datar dan hubungan antara bangun datar serta serta dapat menggunakan Teorema Pythagoras (11 Soal)
Menghitung volume bangun ruang dan luas permukaan(balok, kubus, prisma segitiga, tabung, dan bentuk kompositnya). (10 Soal)


C. Aljabar


1. Persamaan dan Pertaksamaan

Menyelesaikan pertaksamaan linier 1 variabel atau sistem persamaan linear 2 variabel. (5 Soal)

2. Relasi dan Fungsi (termasuk Pola Bilangan)

Memahami pola pada barisan bilangan dan konfigurasi obyek (5 Soal)
Memahami fungsi linier dan grafiknya, serta sifat-sifatnya. (6 Soal)

3. Rasio dan Proporsi

Memecahkan masalah aritmetika sosial yang terkait dengan rasio/persentase. (12 Soal)

D. Data dan Ketidakpastian


1. Data dan Representasinya

Menentukan dan menggunakan mean, median, dan modus. (11 Soal)

2. Ketidakpastian dan Peluang

Menghitung peluang kejadian sederhana. (7 Soal)

SOAL LITERASI


Literasi Teks Fiksi
Literasi Teks Informasi

Demikianlah informasi mengenai contoh soal AKM Online Level 4 Kelas 7 dan 8 SMP yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.

sumber: https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Contoh Soal AKM Online Level 6 untuk Kelas 11 dan 12 SMA
Contoh Soal AKM Online Level 6 untuk Kelas 11 dan 12 SMA

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah merilis dan mempublikasikan contoh soal Asesmen Kompetensi Minimum versi daring sebagai gambaran dan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional yang rencananya akan mulai dilaksanakan tahun 2021.

Kumpulan soal AKM daring semua level pembelajaran dan jenjang dapat sahabat edukasi akses melalui laman resmi Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang beralamat di https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/.

Soal-soal yang terdapat pada level 6 untuk kelas 11 dan 12  ini  terdiri dari materi pembelajaran Literasi Teks Fiksi dan Literasi Teks Informasi.


Berikut ini akan kami bagikan contoh soal AKM level 4 kelas 8 SMP dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan tujuan agar informasi tentang latihan soal AKM daring ini dapat tersebar ke berbagai penjuru Indonesia. Dengan demikian diharapkan rekan-rekan guru, sahabat edukasi, dan siswa/siswi dapat mengaksesnya dengan baik dan mudah.

Berikut ini contoh latihan soal AKM daring level 6 kelas 11dan 12 SMA.

SOAL LITERASI FIKSI


A. Menemukan Informasi


1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)

2. Mencari dan memilih informasi yang relevan

Mengidentifikasi kata kunci yang efektif untuk menemukan sumber informasi yang relevan pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)

B. Memahami


1. Memahami teks secara literal

Menganalisis perubahan pada elemen intrinsik (kejadian/karakter/setting/konflik/alur cerita) pada teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Menyimpulkan perasaan dan sifat tokoh serta elemen intrinsik lain seperti latar cerita, kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi rinci di dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya.
Menyusun generalisasi (kesimpulan umum) dari hasil inferensi terhadap ide-ide yang terkandung di dalam teks sastra atau teks informasi. (5 Soal)
Membandingkan hal-hal utama (misalnya karakter tokoh atau elemen intrinsik lain) dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

C. Mengevaluasi dan merefleksi


1. Menilai format penyajian dalam teks

Mengevaluasi penggunaan diksi dan majas (metafora, analogi, personifikasi) dalam teks sastra sesuai jenjangnya,
Menilai kesesuaian pemilihan warna, tata letak, dan pendukung visual lain (grafik, tabel dll) dalam menyampaikan pesan/topik tertentu dalam teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)
Menilai dan mengkritisi elemen intrinsik (karakterisasi, alur cerita, latar) serta otentisitas penggambaran masyarakat pada teks sastra sesuai jenjangnya.

2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

Merefleksi asumsi, ideologi, atau nilai yang terkandung dari teks sastra atau teks informasi untuk memahami cara pandang penulis sesuai jenjangnya. (1 Soal)

SOAL LITERASI INFORMASI


A. Menemukan Informasi


1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (10 Soal)

2. Mencari dan memilih informasi yang relevan

Mengidentifikasi kata kunci yang efektif untuk menemukan sumber informasi yang relevan pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (6 Soal)

B. Memahami


1. Memahami teks secara literal

Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (3 Soal)

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Menyimpulkan perubahan kejadian, prosedur, gagasan atau konsep di dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (4 Soal)

C. Mengevaluasi dan merefleksi


1. Menilai kualitas dan kredibilitas konten pada teks informasi tunggal maupun jamak


Menilai kualitas teks informasi berdasarkan pengalaman pribadinya dalam membaca teks yang terus meningkat sesuai jenjangnya (misalnya mengidentifikasi asumsi/opini dari fakta). (3 Soal)
Menilai akurasi pada informasi visual atau nonvisual dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (6 Soal)

2. Menilai format penyajian dalam teks

Menilai efektivitas format penyajian data (format visual, struktur perbandingan, contoh, dll) untuk mendukung ide pokok pada teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (5 Soal)
Menilai dan mengidentifikasi bias pada penulisan teks informasi sesuai jenjangnya. (2 Soal)
Menilai kesesuaian pemilihan warna, tata letak, dan pendukung visual lain (grafik, tabel dll) dalam menyampaikan pesan/topik tertentu dalam teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

3. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

Merefleksi asumsi, ideologi, atau nilai yang terkandung dari teks sastra atau teks informasi untuk memahami cara pandang penulis sesuai jenjangnya.

Demikianlah informasi tentang contoh soal AKM Online Level 6 Kelas 11 dan 12 SMA yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.

sumber: https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Contoh Soal Asesmen Kompetensi Minumum (AKM) Online Level 5 untuk Kelas 9 dan 10
Contoh Soal AKM Online Level 5 untuk Kelas 9 dan 10

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah merilis dan mempublikasikan contoh soal Asesmen Kompetensi Minimum versi daring sebagai gambaran dan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional yang rencananya akan mulai dilaksanakan tahun 2021.

Kumpulan soal AKM daring semua level pembelajaran dan jenjang dapat sahabat edukasi akses melalui laman resmi Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang beralamat di https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/.

Soal-soal yang terdapat pada level 6 terdiri dari materi pembelajaran Literasi Teks Fiksi dan Literasi Teks Informasi.

Dan pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan contoh soal AKM level 5 kelas 9 dan 10 dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan tujuan agar informasi tentang latihan soal AKM daring ini dapat tersebar ke berbagai penjuru Indonesia. Dengan demikian diharapkan rekan-rekan guru, sahabat edukasi, dan siswa/siswi dapat mengaksesnya dengan baik dan mudah.

Berikut ini contoh latihan soal AKM daring level 5 kelas 9 dan 10.

SOAL LITERASI TEKS FIKSI


A. Menemukan Informasi


1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (6 Soal)


2. Mencari dan memilih informasi yang relevan

Mengidentifikasi kata kunci yang efektif untuk menemukan sumber informasi yang relevan pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (4 Soal)


B. Memahami


1. Memahami teks secara literal

Menganalisis perubahan pada elemen intrinsik (kejadian/karakter/setting/konflik/alur cerita) pada teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (2 Soal)

Membandingkan hal-hal utama (misalnya karakter tokoh atau elemen intrinsik lain) dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

C. Mengevaluasi dan merefleksi


1. Menilai format penyajian dalam teks

Menilai tujuan penulis dalam menggunakan diksi dan kosa kata pada teks sastra sesuai jenjangnya. (1 Soal)

Menilai elemen intrinsik (karakterisasi, alur cerita, latar) serta autentisitas penggambaran masyarakat pada teks sastra sesuai jenjangnya. (1 Soal)


2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

Menjustifikasi pendapat orang lain berdasarkan isi teks sastra atau teks informasi sesuai jen jangnya. (3 Soal)

SOAL LITERASI TEKS INFORMASI


A. Menemukan Informasi


1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (11 Soal)


2. Mencari dan memilih informasi yang relevan

Mengidentifikasi kata kunci yang efektif untuk menemukan sumber informasi yang relevan pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (3 Soal)


B. Memahami


1. Memahami teks secara literal

Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (4 Soal)

2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Menyimpulkan perubahan kejadian, prosedur, gagasan atau konsep di dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (11 Soal)
Membandingkan hal-hal utama (misalnya perbedaan kejadian, prosedur, ciri-ciri benda) dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)


C. Mengevaluasi dan merefleksi


1. Menilai kualitas dan kredibilitas konten pada teks informasi tunggal maupun jamak

Menilai kualitas teks informasi berdasarkan pengalaman pribadinya dalam membaca teks yang terus meningkat sesuai jenjangnya (misalnya mengidentifikasi asumsi/opini dari fakta). (2 Soal)
Menilai akurasi pada informasi visual atau nonvisual dalam teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (2 Soal)

2. Menilai format penyajian dalam teks

Menilai efektivitas format penyajian data (format visual, struktur perbandingan, contoh, dll) untuk mendukung ide pokok pada teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (1 Soal)
Menilai dan mengidentifikasi bias pada penulisan teks informasi sesuai jenjangnya. (2 Soal)

Menilai kesesuaian pemilihan warna, tata letak, dan pendukung visual lain (grafik, tabel dll) dalam menyampaikan pesan/topik tertentu dalam teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya.

3. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi

Menjustifikasi pendapat orang lain berdasarkan isi teks sastra atau teks informasi sesuai jen jangnya.


Demikianlah informasi tentang contoh soal AKM Online Level 5 Kelas 9 dan 10 yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.

Sumber: https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Contoh Soal AKM SD, SMP, SMA dan SMK Sederajat
Contoh Soal AKM SD, SMP, SMA dan SMK Sederajat

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah penilaian kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter yang dilakukan guru dengan mata pelajaran terhadap hasil belajar siswa. Pelaksanaan ujian tersebut akan dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (contohnya kelas 4 SD/MI, 8 SMP/MTs, maupun 11 SMA/STM/MA), sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran pada kelas yang selanjutnya. 

Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya. Sebagaimana Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan konsep asesmen Kompetensi Minimum merupakan asesmen yang mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswa. 

Perbedaan mendasar antara UN yang terdahulu dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Dan Survei Karakter (SK) terletak pada Perbedaan materi dan fungsinya. Singkatnya, materi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter akan menguji kemampuan siswa dalam penguasaan konten.

Pertama Adalah AKM. Maksud dari AKM adalah singkatan dari Asesmen Kompetensi Minimum yang memiliki arti asesmen yang mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswa. Sebagaimana kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, penguasaan konten materi yang dinilai adalah literasi dan numerasi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) telah merilis Contoh Soal AKM SD SMP SMA SMK Sederajat yang dapat dipelajari untuk mengenal bentuk Kisi-Kisi dan Soal AKM SD SMP SMA SMK tahun 2021 yang akan datang. 

Selain itu, Contoh Soal AKM SD SMP SMA SMK Sederajat ini juga dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi guru maupun siswa siswa SD SMP SMA SMK Sederajat karena telah disertai dengan Kunci Jawaban. Oleh karena itu, ini bisa dinamakan Contoh Soal dan Jawaban (Pembahasan) AKM SD SMP SMA SMK Sederajat. Bagi adik-adik mahasiswa yang mendapat tugas membuat contoh soal AKM, Contoh Soal dan Jawaban (Pembahasan) AKM SD SMP SMA SMK Sederajat ini mungkin juga dapat membantu.

Untuk mengakses Contoh Kisi-Kisi dan Soal AKM SD SMP SMA SMK Sederajat secara lengkap, Bapak/Ibu guru, para mahasiswa serta siswa siswi SD SMP SMA SMK dapat langsung mengakses laman Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) melalui link https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/ 


Demikian informasi mengenai Contoh Soal AKM SD, SMP, SMA dan SMK Sederajat yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat...
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Asesmen Nasional Mulai 2021, Mendikbud: Siswa Tak Perlu Melakukan Persiapan Khusus/
Asesmen Nasional Mulai 2021, Mendikbud: Siswa Tak Perlu Melakukan Persiapan Khusus/

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bakal mengubah sistem evaluasi belajar mengajar menjadi Asesmen Nasional dan menghapus Ujian Nasional, serta Ujian Sekolah Berstandar Nasional.

Dia menegaskan bahwa siswa tak perlu melakukan persiapan khusus.

“Asesmen Nasional untuk 2021 tidak memerlukan perisapan khusus, maupun tambahan yang justru akan menjadi beban psikologis tersendiri. Tidak usah cemas, tidak perlu bimbel khusus untuk asesmen nasional, untuk itu mari bersama mendukung pelaksanaan asesmen nasional mulai 2021,” kata Nadiem dalam video yang diunggah Rabu (7/10/2020).

Asesmen Nasional pada 2021 akan dilakukan sebagai pemetaan dasar dari kualitas pendidikan yang nyata di lapangan.

Nantinya, Kemendikbud juga akan membantu sekolah dan Dinas Pendidikan dengan menyediakan laporan hasil asesmen yang menjelaskan profil kekuatan dan area perbaikan di tiap sekolah dan daerah.

Dalam Asesmen Nasional, guru tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Asesmen nasional akan dibagi menjadi tiga, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM dirancang untuk mengukur capaian murid dari hasil belajar kognitif literasi dan numerasi.

“Kedua aspek ini menjadi syarat bagi murid untuk berkontribusi dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karir yang ingin mereka tekuni di masyarakat. Fokus kepada kemampuan literasi dan numerasi tidak kemudian mengecilkan arti penting mata pelajaran,” jelas Nadiem.

Kedua, Survei Karakter untuk mengukur pencapaian murid dari hasil belajar sosial emosional berupa pilar karakter untuk mencetak profil Pelajar Pancasila.

Survei Karakter akan dinilai melalui 6 indikator utama, yaitu beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa serta berakhlak mulia, kebhinekaan global, kemandirian, gotong royong, bernalar kritis, dan kreativitas.

Ketiga, Survei Lingkungan Belajar, untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

sumber : http://pgdikdas.kemdikbud.go.id
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kemampuan minimum yang dilakukan kepada peserta didik. Kemampuan minimum yang dimaksud adalah kemampuan paling dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik pada jenjang tertentu. Kemampuan dasar tersebut dalam hal ini meliputi literasi membaca dan numerasi. Kemampuan ini sesuai dengan kecakapan abad ke-21 yang menuntut peserta didik untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang penuh dengan tantangan. Dengan menguasai kecakapan abad ke-21, peserta didik akan memiliki keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan menggunakan dan memanfaatkan teknologi/media informasi, serta dapat bekerja dan bertahan dengan menggunakan kecakapan hidup (life skill).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Asesmen dan Pembelajaran, memiliki peranan penting untuk mewujudkan hal tersebut sehingga diperlukan adanya desain pengembangan soal AKM. Desain pengembangan ini sebagai kerangka sekaligus acuan untuk implementasinya. Desain pengembangan soal AKM disusun untuk membantu sekaligus memberi inspirasi kepada para pendidik dan sekolah dalam mengembangkan soal-soal yang dapat menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir abad ke-21.

Dalam rangka menyiapkan peserta didik yang memiliki kecakapan abad ke-21, pemerintah akan melakukan asesmen kemampuan minimum (AKM) pada tahun 2021 yang meliputi asesmen pada literasi membaca dan numerasi, yaitu asesmen pada kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi membaca) dan asesmen kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi). Literasi membaca bukan hanya sekadar kemampuan membaca secara harfiah tanpa mengetahui isi/makna dari bacaan tersebut, melainkan kemampuan memahami konsep bacaan. 

Sementara itu, numerasi bukan hanya sekadar kemampuan menghitung, melainkan kemampuan mengaplikasikan konsep hitungan di dalam suatu konteks, baik abstrak maupun nyata. AKM dapat menghasilkan peta kecakapan tentang literasi membaca dan numerasi peserta didik pada kelas 5, 8, dan 11 yang dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran di satuan pendidikan. 

Oleh karena itu, soal-soal yang dikembangkan untuk AKM bersifat kontekstual, berbagai bentuk soal, mengukur kompetensi pemecahan masalah, dan merangsang peserta didik untuk berpikir kritis. Penilaian dalam AKM mengacu pada tolok ukur yang termuat dalam Programme for International Student Assessment (PISA) dan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS). Soal-soal AKM akan membuat peserta didik melahirkan daya analisis berdasarkan suatu informasi, bukan membuat peserta didik menghapal/mengingatingat materi.


Ruang Lingkup


Ruang lingkup pengembangan soal AKM meliputi Numerasi dan Literasi membaca peserta didik di kelas 2, 4, 5, 6, 8, 10, dan 11. Pengembangan soal dibagi ke dalam 6 level, yaitu level 1 (kelas 1—2), level 2 (kelas 3—4), level 3 (kelas 5—6), level 4 (kelas 7—8), level 5 (kelas 9—10), dan level 6 (kelas 11—12). Setiap kompetensi yang diukur dalam setiap level dituangkan ke dalam framework literasi dan numerasi. Framework menggambarkan learning progression. Pada literasi membaca terdapat kompetensi dan subkompetensi dengan peningkatan kompetensi sesuai dengan jenjang/level, sedangkan pada numerasi terdapat domain dan subdomain dengan disertai level kognitif yang perlu dikuasai peserta didik pada setiap level.


Bentuk Soal AKM


Bentuk soal AKM bervariasi, yaitu pilihan ganda (PG), pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian, dan esai atau uraian.

1. Pilihan Ganda


Soal pilihan ganda terdiri atas pokok soal dengan beberapa pilihan jawaban. Peserta didik diminta menjawab soal dengan memilih satu jawaban benar dari beberapa pilihan jawaban yang disediakan. Jumlah pilihan jawaban untuk soal kelas 1 sampai dengan kelas 3 sebanyak 3 pilihan (A, B, C), kelas 4 sampai dengan kelas 9 sebanyak 4 pilihan (A, B, C, D), dan kelas 10 sampai dengan kelas 12 sebanyak 5 pilihan (A, B, C, D, E).

Penulisan soal pilihan ganda harus memenuhi kaidah penulisan soal PG, yaitu dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Dari segi materi, konsep harus benar, kunci hanya satu, dan pilihan jawaban harus homogen dan logis. Dari segi konstruksi, pokok soal dan pilihan jawaban harus jelas dan tidak menimbulkan pengertian ganda, informasi yang dituliskan hanya yang diperlukan, pilihan jawaban tidak menggunakan kalimat “semua jawaban di atas salah/benar”. Dari segi bahasa, soal harus memenuhi kaidah bahasa Indonesia.

2. Pilihan Ganda Kompleks


Soal pilihan ganda kompleks terdiri atas pokok soal dan beberapa pernyataan yang harus dipilih peserta didik dengan memberi tanda centang (✓) pada kotak yang disediakan di depan setiap pernyataan yang dianggap sesuai dengan permasalahan pada pokok soal, pada kolom Ya/Tidak, pada kolom Benar/Salah, atau pilihan lain yang sesuai.

Pemberian skor berdasarkan kompleksitas dari pernyataan dan jumlah pilihan jawaban. Apabila jumlah pernyataan 3-5 dan pilihan jawaban 2 (benar-salah, yatidak, berubah –tidak berubah, atau lainnya), penskoran 1 atau 0. Artinya, diberi skor 1 bila semua jawaban benar, diberi skor 0 bila ada jawaban salah. Apabila jumlah pernyataan lebih dari 5 dan pilihan jawaban lebih dari 2 (hewan-tumbuhanmikroorganisme, pagi-siang-malam, kota-kabupaten-kecamatan-desa, hijau-merahkuning-biru-oranye, atau lainnya), penskoran 2 1 0. Diberi skor 2 bila menjawab semua benar, diberi skor 1 bila salah 1 atau 2, diberi skor 0 bila salah lebih dari 2.


3. Menjodohkan


Bentuk soal menjodohkan mengukur kemampuan peserta tes dalam mencocokkan, menyesuaikan, dan menghubungkan antardua pernyataan yang disediakan. Soal ini terdiri atas dua lajur. Lajur pertama (sebelah kiri) berupa pokok soal dan lajur kedua (sebelah kanan) berupa jawaban. Jumlah jawaban sebaiknya lebih banyak daripada jumlah pokok soal di sebelah kiri.

4. Isian atau jawaban singkat


Soal isian dan jawaban singkat adalah soal yang menuntut peserta tes untuk memberikan jawaban secara singkat, berupa kata, frasa, angka, atau simbol. Perbedaannya adalah soal isian disusn dalam bentuk kalimat berita, sementara itu soal jawaban singkat disusun dalam bentuk pertanyaan.

5. Esai atau uraian


Soal uraian adalah soal yang jawabannya menuntut peserta didik untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasan-gagasan dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. Pada soal uraian disediakan pedoman penskoran yang merupakan acuan dalam pemberian skor. Jawaban peserta didik akan diskor berdasarkan kompleksitas jawaban.

Skor penuh atau skor tertinggi diberikan pada jawaban yang memenuhi semua kriteria/kunci jawaban benar. Skor sebagian diberikan pada jawaban yang kurang memenuhi kriteria/kunci jawaban benar. Jawaban salah diberi skor 0, sedangkan tidak menjawab atau kosong diberi kode 9.


Pemberian skor baik soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, maupun isian singkat dilakukan secara objektif. Sementara itu, untuk soal uraian, penskoran dilakukan oleh penskor dengan mengacu pada pedoman penskoran. Pedoman penskoran dibuat oleh penulis soal ketika menulis soal. AKM diadministrasikan menggunakan komputer. Distribusi soal AKM berdasarkan bentuk soal disajikan dalam tabel berikut.

Download Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)


Untuk lebih jelasnya mengenai Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ini silakan bisa anda unduh >> DISINI

Demikian mengenai Desain Pengembangan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat..
Blog tentang verval NUPTK, Padamu Negeri, Sertifikasi, Panduan BOS, Tes CPNS,NISN, Kurikulum dan Silabus, simpatika, emis
Contoh Latihan Coal Tes AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Tahun 2020-2021
AKM dan survei karakter, terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

Bentuk soal AKM akan diperkenalkan kepada siswa yang mengikuti simulasi UN tahun ini, sehingga ada kemungkinan pula bentuk-bentuk soal tersebut juga akan keluar saat UN utama nantinya. Sedangkan bagi guru juga akan diperkenalkan bentuk soal AKM sebagai gambaran bagaimana mengelola proses pembelajaran kedepannya dan bagaimana melakukan penilaian dengan bentuk soal AKM.

Bentuk soal AKM yang diperkenalkan kepada guru, tidak terbatas hanya untuk guru mata pelajaran yang di UN-kan saat ini, akan tetapi untuk semua guru mata pelajaran. Artinya bentuk soal AKM merupakan bentuk soal lintas kompetensi, lintas bidang dan/atau lintas mata pelajaran. Tidak lagi membedakan mata pelajaran secara signifikan akan tetapi melihat sebuah kompetensi sebagai gambaran utuh dari puzzle berbagai mata pelajaran. Mata pelajaran yang ada akan menjadi “tools” untuk membentuk kompetensi tersebut.

Menurut Pak Menteri, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum di mana kita bisa memetakan sekolah-sekolah dan daerah-daerah berdasarkan kompetensi minimum. Ini kompetensi minimum kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun materinya. Ini adalah kompetensi minimum yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun mata pelajarannya.

Selanjutnya Pak Menteri juga menjelaskan bahwa materi AKM ada dua yaitu literasi (baca-tulis) dan numerasi. “Literasi' bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan 'numerasi' adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan 'literasi' dan 'numerasi' bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi. Bukan berdasarkan mata pelajaran lagi. Bukan berdasarkan penguasaan konten materi.

Tahun ini AKM dan survey karakter diujicobakan, baik pada siswa maupun guru. Rencananya tahun 2021 AKM dan survey karakter sudah diterapkan sebagai pengganti UN.

Contoh Soal AKM
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Contoh Latihan Coal Tes AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Tahun 2020-2021. Semoga bermanfaat...

sumber :aksi.puspendik.kemdikbud.go.id