Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FeLSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022

Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FELSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022
Pedoman FELSI SMA 2022

Secara sederhana, literasi memang dipahami sebagai kemampuan dalam membaca dan menulis. Membaca dapat diartikan sebagai proses menerjemahkan lambang-lambang bahasa hingga diproses menjadi suatu pengertian. Menulis berarti mengungkapkan pemikiran dengan mengukirkan lambang-lambang bahasa hingga membentuk suatu pengertian. Namun demikian, pemaknaan literasi semakin berkembang dan lebih luas. 

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, munculnya kesadaran yang mendasar tentang pentingnya kemajuan dan masa depan bangsa Indonesia. Kalau kita lihat secara historis dan sosiologis, tingkat literasi yang tinggi adalah faktor yang paling mendukung sebuah bangsa menjadi unggul dan maju. Kedua, masyarakat dan pemerintah Indonesia semakin sadar bahwa kemajuan dan keunggulan individu, masyarakat, dan bangsa, ditentukan oleh menguatnya tradisi dan budaya literasi yang baik. Ketiga, adanya faktor pendukung dari komunitas-komunitas yang peduli dan punya semangat untuk menumbuhkankembangkan kegiatan, tradisi, dan budaya literasi di tengah masyarakat dan lingkungan pendidikan.

Saat ini kita sedang berada pada era disrupsi 4.0. Zaman yang ditandai kepesatan laju teknologi komunikasi dan informasi serta menguatnya globalisasi di beberapa sektor kehidupan. Manusia menjadi tertantang untuk mampu menghadapi dan menguasainya. Globalisasi membuat semuanya menjadi semakin mudah dan terbuka. 

Arus informasi menjadi semakin kencang dan beragam. Perkembangan teknologi pada alat komunikasi membuat jarak antarmanusia untuk berkomunikasi semakin tidak terbatas. Globalisasi dan kepesatan teknologi menjadi keniscayaan yang tak dapat kita hindari bersama dampak positif dan negatifnya. Oleh sebab itu, salah satu hal terpenting dalam menghadapi era globalisasi yaitu dengan gerakan literasi, terutama gerakan literasi di lingkungan pendidikan. Gerakan literasi adalah upaya penguatan pertumbuhan budi pekerti untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan hidup setiap individu.

Rendahnya nilai literasi berdasarkan survei lembaga OECD tahun 2018 salah satu penyebabnya adalah miskonsepsi tentang literasi. Aktivitas literasi dipahami sebatas peningkatan kemampuan membaca. Padahal, literasi berkaitan dengan kompetensi berpikir dan memproses infomasi. Karena itu, gerakan literasi yang terkait dengan banyak bidang kehidupan amat perlu untuk digalakkan.

Berkaitan dengan pentingnya peningkatan akan kemampuan literasi tersebut, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Pusat Prestasi Nasional berupaya untuk mengembangkan potensi prestasi peserta didik di berbagai lini secara optimal. Hal ini ke depannya diarahkan pada persiapan ekosistem pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia maju. Upaya ini dilaksanakan dengan cara mewadahi para talenta muda Indonesia untuk mengaktualisasikan bakat kreatif mereka melalui kompetisi, lomba, dan festival. Salah satu pilar pengembangan ajang talenta yang dibangun Pusat Prestasi Nasional adalah Seni, Bahasa, dan Literasi.

FeLSI adalah salah satu wadah pengembangan ajang talenta di bidang Seni, Bahasa, dan Literasi. FeLSI diarahkan sebagai salah satu proses pembentukan karakter. FeLSI tidak hanya mengarahkan peserta didik untuk mahir berliterasi, tetapi dilatih pula untuk memiliki kepekaan afektif dan estetis untuk memperkuat rasa percaya diri melalui kesenian sebagai media ekspresi. Media literasi merupakan wahana bagi anak muda untuk mencurahkan intuisi, estetika, serta pengembangan gagasan dan imajinasi estetis dengan tetap menjunjung tinggi budi pekerti dan etika. FeLSI menjadi ruang asah daya kreatif bagi siswa Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, dan Sekolah Menengah Kejuruan untuk melahirkan ide-ide cemerlang, karya yang bernas berkualitas, dan pencapaian prestasi setinggi-tingginya.

FeLSI jenjang SMA/MA/SMK tahun 2022 akan menggelar tiga bidang lomba: Jurnalistik, Fotografi, dan cipta Cerita Pendek (Cerpen). Pemilihan atas ketiga bidang lomba tersebut didasari kepada pentingnya menguatkan pertumbuhan gagasan dan imajinasi siswa untuk menjadi karya kreatif yang bermanfaat. Siswa diarahkan untuk memiliki daya kritis, meningkatnya rasa kepedulian dan rasa cinta tanah air. Melalui ketiga kategori lomba tersebut siswa bukan saja menawarkan gagasannya, pun belajar mencari solusi dari persoalan kemasyarakatan (problem solving).

TUJUAN

Tujuan dari kompetisi ini adalah sebagai berikut:
  1. Mewadahi peserta didik SMA/MA/SMK untuk terus berprestasi dari rumah.
  2. Melatih peserta didik SMA/MA/SMK untuk mendalami dan mempraktikkan ilmu jurnalisme yang tetap memperhatikan kode etik penulisan, menulis secara akurat, dan melakukan verifikasi data sebelum menerbitkan berita.
  3. Menguatkan daya literasi bagi peserta didik SMA/MA/SMK dalam menulis cerita pendek.
  4. Memperoleh konten-konten positif tentang jurnalistik, fotografi dan cerita pendek dari peserta didik SMA/MA/SMK untuk selanjutnya mempersuasi peserta didik lainnya untuk terus berkarya secara positif.
  5. Meningkatkan daya kreatif untuk melahirkan ide-ide cemerlang, karya yang bernas berkualitas, dan pencapaian prestasi setinggi-tingginya.

HASIL YANG DIHARAPKAN

Tujuan dari kompetisi ini adalah sebagai berikut:
  1. Festival Literasi Siswa Indonesia (FeLSI) Jenjang SMA/MA/SMK diselenggarakan
  2. berdasarkan undang-undang, peraturan, dan butir-butir berikut.
  3. Terwadahinya minat dan bakat peserta didik SMA/MA/SMK di bidang jurnalistik, fotografi dan cipta cerpen;
  4. Terlatihnya peserta didik SMA/MA/SMK untuk mendalami dan mempraktikkan ilmu jurnalisme yang tetap memperhatikan kode etik penulisan, menulis secara akurat, dan melakukan verifikasi data sebelum menerbitkan berita
  5. Penguatan daya literasi bagi peserta didik SMA/MA/SMK dalam menulis cerita pendek.
  6. Diperolehnya konten-konten positif tentang jurnalistik, fotografi dan cerita pendek dari peserta didik SMA/MA/SMK untuk selanjutnya mempersuasi peserta didik lainnya untuk terus berkarya secara positif.
  7. Peningkatan daya kreatif yang terukur melalui ide-ide cemerlang dan hasil karya yang bernas berkualitas

Download Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FELSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022


Selengkapnya mengenai Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FELSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022 ini bisa anda lihat dan juga mengunduhnya melalui link yang kami sediakan dibawah ini.



Demikian informasi yang kami sampaikan mengenai Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FELSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022. Semoga bermanfaat...

Posting Komentar untuk "Pedoman Festival Literasi Siswa Indonesia FeLSI Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2022"