Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Pageviews

Inilah 6 Jenis Tunjangan Kesejahteraan Guru Dibawah Kemenag Tahun 2019

Diposkan Oleh On December 09, 2018

tunjangan guru
Pemerintah pada tahun 2019 akan meningkatkan kesejahteraan guru di bawah Kementerian Agama dengan mengulirkan tunjangan profesi guru.

"Alhamdulillah berkat bantuan banyak pihak kita bisa mengesahkan Rancangan APBN 2019 yang didalamnya termasuk upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan guru," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di malam Puncak Hari Guru Nasional, di Kota Pahlawan, Surabaya, Minggu (25/11).

Disampaikan Menag ada enam tunjangan kesejahteraan guru di bawah Kementerian Agama yang masuk pada Rancangan APBN 2019, yaitu:
  1. Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Guru PNS yang sudah tersertifikasi. Dialokasikan anggaran tidak kurang dari Rp5,06 triliun yang akan diberikan kepada 118.983 guru.
  2. Tunjangan Profesi Guru Non PNS yang sudah inpassing sebanyak 974 ribu guru dialokasikan anggaran tidak kurang Rp2,98 triliun
  3. Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru Non PNS yang belum inpassing dialokasikan anggaran tidak kurang 1,82 triliun rupiah bagi 101.484 guru.
  4. Tunjangan khusus bagi guru yang tinggal di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dialokasikan 72,9 miliar rupiah untuk 4.500 guru.
  5. Tunjangan insentif khusus bagi guru PNS yang belum inpassing dan sertifikasi dialokasikan anggaran 900 miliar untuk 241.665 guru
  6. Tunjangan kinerja bagi guru PNS baik yang belum sertifikasi maupun yang sudah sertifikasi. Dengan rincian bagi yang belum sertifikasi akan mendapatkan 100 persen sesuai grade masing-masing dan yang sudah sertifikasi mendapatkan haknya berdasarkan selisih Tukin dari TPG.
"Mudah-mudahan tahun 2019 sudah bisa mulai direalisasikan secara bersama," kata Menag.

Bahkan menurut Menag, di sejumlah provinsi sudah ada yang bisa merealisasikan di bulan Desember 2018. "Namun yang jelas pada 2019 seluruh provinsi berkewajiban merealisasikan semua tunjangan profesi guru, tunjangan insentif dan tunjangan khusus guru," tegas Menag.

Dikatakan Menag ada tiga tantangan di dunia pendidikan. Yaitu, keterbatasan sarana prasarana, kesejahteraan guru, dan kualitas serta mutu pendidikan dengan bentangan geografis yang beragam.

"Kita sedang membangun infrastruktur dan kesejahteraan. Kita tidak menyerah dan terus berjuang agar tantangan dunia pendidikan bisa kita atasi dengan sebaik-baiknya," ujar Menag dihadapan ribuan guru yang hadir di Kota Surabaya.

sumber : https://kemenag.go.id

Inilah Kisi-kisi UKG UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018

Diposkan Oleh On August 26, 2018

Kisi-kisi UKG UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018
Sebagai tenaga profesional, Guru dituntut juga agar selalu mengembangkan diri yang sejalan dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni. Menjadi Guru profesional tidak hanya duduk diam berpangku tangan saja. Guru profesional harus mampu melakukan inovasi baru serta memiliki keahlian, kemahiran, dan kecakapan. Semua itu harus memenuhi standar mutu atau norma dan membutuhkan pendidikan profesi.

Kenyataannya tidak ada seorang manusia yang mampu menguasai segalanya dalam berbagai macam bidang, begitupun dengan seorang Guru. Atas dasar kondisi serta situasi tersebut maka untuk menilai serta menentukan perbedaan kompetensi/kemampuan masing-masing Guru diadakannya Uji Kompetensi Guru (UKG).

Melakukan pemetaan Kompetensi Guru melalui UKG mempunyai maksud agar diketahui peta penguasaan Guru terhadap Kompetensi Pedagogik serta Kompetensi Profesional. Selanjutnya penguasaan kompetensi guru tersebut akan digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam Program Pembinaan Guru.

Kegiatan Uji Kompetensi Guru (UKG) wajib diikuti oleh semua Guru baik Guru PNS maupun Guru Non-PNS diseluruh Sekolah dan Madrasah se-Indonesia. Keterlibatan dalam kegiatan UKG banyak instansi yang berperan didalamnya, seperti : BPSDMPK-PMP, LPMP, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan bagi Madrasah adalah Kementerian Agama (Kemenag).

Seperti yang telah diberitakan bahwa UTN ulang 2 dan UTN ulang 4 diikuti oleh peserta yang belum lulus dalam UTN ulang 1 atau UTN ulang 3. Untuk pelaksanaan UTN ulang 2 dan UTN ulang 4 sendiri dijadwalkan mulai tanggal 26-31 Agustus 2018. Saat ini sedang dalam proses penempatan TUK (Tempat Uji Kompetensi). Cetak kartu peserta dapat dilakukan jika sudah ditempatkan pada TUK. Untuk cetak kartu peserta bisa diakses melalui laman http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php

Dan untuk membantu Anda yang kebetulan akan mengikuti proses UKG UTN ulang 2 ataupun UKG UTN 4. Semoga sebaran kisi-kisi ini memberi manfaat dan mematangkan persiapan dalam menghadapi pelaksanaan UKG ulang yang dalam waktu dekat akan dimulai.

Berikut adalah tautan untuk mengunduh Kisi-Kisi UKG UTN Ulang 2 dan UKG UTN 4 Tahun 2018 tersebut:

Demikian tulisan tentang Kisi-kisi UKG UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018 yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat.... [sumber: http://www.informasiguru.com]

KMA No 141 Tahun 2018 Tentang Kelompok Kerja Program Sergur Kementerian Agama

Diposkan Oleh On April 03, 2018

kma 141 2018
Rekan Guru Madrasah dimanapun Anda berada, seperti halnya Kelompok Kerja yang telah dibentuk pada lingkungan pendidikan baik itu RA, MI, MTs, MA, dan MAK misalnya kelompok kerja kepala, guru, pengawas, ataupun sejenisnya maka untuk lebih menyempurnakan proses penyelenggaraan dan keberlanjutan dari program sertifikasi guru, sekarang telah dibentuk Kelompok Kerja Program Sertifikasi Guru pada Kementerian Agama dan telah resmi di SK kan.

Adanya KKSG (Kelompok Kerja Sertifikasi Guru) pada Kementerian Agama ini tertuang pada Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 141 Tahun 2018  Tentang Kelompok Kerja Program Sertifikasi Guru Pada Kementerian Agama.

Adapaun tugas dari Pokja Sertifgikasi Guru adalah sebagai berikut :
  1. Menyiapkan, menggandakan, dan melakukan sosialisasi panduan regulasi tentang program sertifikasi guru;
  2. Menyiapkan data, informasi, dan dokumenstasi program sertifikasi guru;
  3. Melakukan koordinasi pelaksanaan program sertifikasi guru dengan perguruan tinggi pemyelenggara program sertifikasi guru;
  4. Memberikan fasilitas penerbitan Nomor Registrasi Guru bagi guru yang telah dinyatakan lulus sertifikasi guru;
  5. Melakukan koordinasi penyaluran tunjangan profesi guru;
  6. Melakukan monitoring dan evalusai penyelenggaraan program sertifikasi guru; dan
  7. Melaporkan pelaksanaan tugas Pokja Program Sertifikasi Guru kepada Menteri Agama c.q Direktur Jenderal Pendidikan Islam
Untuk lebih jelasnya mengenai KMA No 141 Tahun 2018 Tentang Kelompok Kerja Program Sertifiaksi Guru pada Kementerian Agama bisa Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Download File :
KMA NO 141 TAHUN 2018
Demikian informasi mengenai KMA No 141 Tahun 2018 Tentang Kelompok Kerja Program Sertifiaksi Guru pada Kementerian Agama yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat...

Agar Guru Fokus Mengajar Kemenag Permudah Pencairan Tunjangan

Diposkan Oleh On March 07, 2018

kemenag permudah tunjangan
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah akan menyederhanakan proses pencairan tunjangan profesi guru (TPG). Hal ini dimaksudkan agar memudahkan sehingga guru tidak disibukkan oleh pendataan dan pemberkasan, serta bisa lebih fokus mengajar.

Hal ini disampaikan Direktur GTK Madrasah, Suyitno pada pembahasan Juknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Madrasah di Jakarta. Menurut Suyitno, Direktorat GTK Madrasah ingin membantu penyederhanaan tugas para guru agar mereka tidak terbebani dengan proses administrasi panjang yang terkait dengan dirinya sendiri.

“Selama ini, setiap kali pengajuan pencairan tunjangan profesi guru, harus selalu disertai berkas. Ke depan, data pengajuan pencairan itu cukup dilakukan satu kali saja di awal, selebihnya data pencairan cukup mengacu kepada data yang sudah ada," tegasnya, seperti yang admin lansir dari situs Kemenag RI pada Jumat (02/03).

Untuk mendukung penyederhanaan itu, berkas yang pertama kali diajukan akan diberikan Surat Keputusan Analisa Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT). “Guru yang sudah mendapatkan SKAKPT, pada pencairan selanjutnya tinggal melampirkan surat itu saja,” terangnya.

Proses ini akan dilengkapi dengan sistem berbasis online yang nanti akan ada di Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA).

“Dengan SKAKPT ini, maka proses pencairan berikutnya cukup dengan mengecek ulang status beban kerja (SKMT dan SKBK), status keaktifan guru, status kehadiran guru pada bulan sebelumnya,” kata Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Manfaat dengan adanya sistem ini, progres pembayaran bisa dengan mudah dimonitor oleh Kemenag pusat serta persyaratan administrasi secara manual oleh para guru bisa dihapuskan.

Rapat Pembahasan Juknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Madrasah ini diikuti para pejebat eselon III dan IV Direktorat GTK Madrasah beserta jajarannya, serta perwakilan dari Biro Hukum Kemenag, Itjen, Biro Kepegawaian, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag, Pengawas Madrasah, Widiaiswara, Pusdiklat Kemenag, dan Kepala Madrasah. [sumber : kemenag.go.id]

Permendikbud No 37 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan

Diposkan Oleh On December 10, 2017

Permendikbud No 37 Tahun 2017
Program Pendidikan Profesi Guru yang selanjutnya disebut Program PPG adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Sertifikasi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan untuk memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Permendikbud No 37 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Yang Diangkat Sampai Dengan Akhir Tahun 2015
Pasal 3
1.Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan dilaksanakan melalui Program PPG yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi.

2.Perguruan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi

Pasal 4
Peserta Program PPG harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1.Memiliki kualifikasi akademik saijana (S-1) atau diploma empat (D-IV);

2.Guru dalam Jabatan atau pegawai negeri sipil yang mendapatkan tugas mengajar yang sudah diangkat sampai dengan akhir tahun 2015;

3.Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); dan

4.Terdaftar pada data pokok pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pasal 5
(1).Menteri menetapkan kuota nasional peserta Program PPG setiap tahun.

(2).Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya mengusulkan Guru dalam Jabatan yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 untuk mengikuti Program PPG kepada Menteri.

(3).Menteri melakukan verifikasi data atau dokumen usulan sebagaimana dimaksud pada ayat (2).

(4).Menteri melakukan seleksi calon peserta Program PPG sesuai dengan usulan yang telah diverifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

(5).Menteri menetapkan peserta Program PPG berdasarkan hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

(6).Penetapan nama peserta Program PPG sebagaimana dimaksud pada ayat (5) disampaikan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.

Pasal 6
(1).Guru dalam Jabatan yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus Program PPG berhak memperoleh Sertifikat Pendidik. i

(2).Sertifikat Pendidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh perguruan tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3.

Pasal 7
(1).Menteri wajib memberikan nomor registrasi guru bagi guru yang telah memiliki Sertifikat Pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6.

(2).Guru yang memiliki lebih dari satu Sertifikat Pendidik, hanya mendapat 1 (satu) nomor registrasi guru.

Pasal 8
(1).Pelaksanaan Program PPG bagi Guru dalam Jabatan sesuai dengan kuota nasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dibiayai oleh:
a. pemerintah pusat;
b. pemerintah daerah; dan/atau
c. satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

(2).Pembiayaan pelaksanaan Program PPG oleh pemerintah pusat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a tidak termasuk biaya pribadi.

(3).Pemerintah pusat dapat memberikan biaya pribadi bagi Guru dalam Jabatan yang bertugas pada satuan pendidikan di daerah khusus yang ditetapkan oleh Menteri.

(4).Selain pembiayaan pelaksanaan Program PPG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dan huruf c, pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat menganggarkan biaya pribadi. i

(5).Biaya pribadi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) meliputi biaya transportasi, penginapan, konsumsi, dan keperluan pribadi lainnya.

Lebih jelasnya mengenai Permendikbud No 37 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Yang Diangkat Sampai Dengan Akhir Tahun 2015, silahkan rekan guru bisa unduh melalui link berikut ini.
PERMENDIKBUD NO. 37 TAHUN 2017
Demikian mengenai Permendikbud No 37 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Yang Diangkat Sampai Dengan Akhir Tahun 2015. Semoga bermanfaat...

Inilah Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017

Diposkan Oleh On October 31, 2017

ukg ulang ke 2 tahun 2017
Pada kesempatan ini, Blog Guru Madrasah akan menyajikan tulisan yang berjudul Inilah Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017. Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, UKG ulang ke-2 akan dilaksanakan mulai tanggal 6 hinga 11 November Tahun 2017 untuk peserta yang tidak lulus UKG ulang 1 pada kesempatan yang telah lalu.

Demi untuk memperlancar proses pelaksanaan UKG ke-2 tersebut, apabila Anda mendapati keadaan di mana informasi tempat tugas saat ini ternyata tidak sesuai, maka dimohon untuk segera melaporkan tempat tugas sesuai keadaan sebenarnya dengan cara menghubungi dinas Kabupaten/Kota dan dinas Provinsi bagi guru Dikmen agar segera diteruskan ke LPMP karena basis data yang akurat terkait tempat tugas masing-masing peserta UKG Ke-2 ini dipergunakan sebagai awal persiapan penempatan TUK (Tempat Uji Kompetensi).

Anda bisa mengakses ke laman http://kemdiknas.swin.net.id/ untuk keperluan cek nama-nama daftar peserta UTN/ UKG ulang ke-2 tahun 2017 ini. Adapun Informasi mengenai lokasi pelaksanaan tempat uji kompetensi (TUK), jadwal pelaksanaan per-peserta dan cetak kartu peserta bisa Anda lihat dan cetak secara mandiri pada awal bulan November pada laman yang kami sediakan di atas.

Berikut kami sediakan link untuk Cek Peserta UKG Ulang Ke-2 dan link untuk mengunduh/ mendownload Kisi-Kisi MateriPLPG 2017.

Dwonload File :
 Demikian informasi mengenai jadwal UKG Ulang yang kedua tahun 2017. Semoga bermanfaat untuk rekan guru semua.

Daftar Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI 2017

Diposkan Oleh On October 08, 2017

peserta sertifikasi 2017
Berikuti ini kami lampirkan data calon longlist peserta PLPG sertifikasi guru PAI/Pengawas PAI 2017, seperti yang kami lansir dari situs resmi Direktur Jenderal Kementerian Agama di http://pendis.kemenag.go.id/.

Hal ini sesuai Surat Keputusan  Nomor: 4736/DJ.l/Dt.I.lV/Dt.I.IV.5/KP.02.2/09/2017 tanggal 27 September 2017,  Direktur  Jenderal Pendidikan Islam tentang Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI Tahun 2017.

Dalam Pemberitahuan  Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI 2017 tersebut tertulis sebagi berikut:

Menyusuli surat kami Nomor : Surat Keputusan  Nomor: 1551/DJ.l/Dt.l.lV/5/HM.01/09/2017 tanggal 17 April 2017,  bersama ini kami sampaikan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penididikan Islam tentang Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI Tahun 2017. Dimohon  kesediaan  Saudara  untuk memberitahukan   informasi ini  kepada  para peserta sertifikasi agar  mereka  mempersiapkan diri dan  membantu  untuk mensukseskan pelaksanaan sertifikasi tahun ini.

Namun Lembaga  Pendidik  dan Tenaga  Kependidikan  (LPTK) penyelenggara  sertifikasi tahun  ini  hanya  menetapkan  satu LPTK  yaitu  Fakultas  llmu  Tarbiyah  dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. lnformasi    lebih    lanjut   silahkan menghubungi pihak penyelenggara  sertifikasi (UIN Syarif Hidayatullah)

Lebih lengkapnya mengenai Daftar Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI 2017 ini bisa Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian informasi mengenai Daftar Peserta Sertifikasi Guru dan Pengawas PAI 2017. Semoga info ini bermanfaat buat bapak ibu guru.