Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017

Diposkan Oleh On May 01, 2018

Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017
Buku Kurikulum 2013 revisi 2017 untuk Kelas 7 SMP/MTs ini melengkapi daftar buku K13 edisi revisi tahun 2017. Pada Tahun Pelajaran 2017/2018 ini semakin banyak madrasah yang harus menyelenggarakan Kurikulum 2013, terutama bagi kels VII Madrasah Tsanawiyah. Tentunya ini mengharuskan setiap guru dan siswa memiliki buku ini.

Pun bagi madrasah-madrasah yang tahun sebelumnya telah menyelenggarakan Kurtilas. Tahun ini musti kembali melaksanakannya tetapi dengan menggunakan buku yang baru, edisi revisi 2017.

Dalam pelaksanaannya, Kurikulum 2013 mengalami beberapa kali pengembangan. Ini berimbas pada buku pegangan yang digunakan. Setelah dicetak pertama kali pada 2013, Buku Guru maupun Buku Siswa K13 ini mengalami beberapa kali revisi. Revisi pertama pada tahun 2014, dilanjutkan revisi tahun 2016, dan terakhir adalah edisi revisi 2017.

Pada kesempatan kali ini Blog Guru Madrasah memberikan link mirror download Buku Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs. Agar para guru, siswa, dan orang tua siswa yang membutuhkannya dapat mengunduhnya dengan mudah.

Bagi Madrasah Tsanawiyah yang telah menyelenggarakan Kurikulum 2013, dapat mengunduh daftar buku K-13 edisi Revisi Tahun 2017. Link download tersedia di bawah.

Adapun daftar Buku Guru dan Buku Siswa yang tersedia adalah sebagai berikut:
Buku Guru Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
  • Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru IPA Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru IPS Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PAI Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; Disini 
Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 1; Disini
  • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 2; Disini
  • Buku Siswa IPS Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
  • Buku Siswa Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa PAI Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
  • Buku Siswa PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
Demikian informasi mengenai Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat... sumber


Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS

Diposkan Oleh On April 28, 2018

materi pengembangan kurikulum dan penyususnan soal hots
Penerapan pendekatan saintifik (5M) yang meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan diharapkan juga mampu mengubah iklim pembelajaran menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan partisipatif, serta mampu merangsang mampu merangsang kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa, bahkan sampai membuat siswa menghasilkan sebuah karya. Dengan kata lain, pembelajaran diharapkan berada pada level yang lebih tinggi baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Penerapan beberapa model pembelajaran seperti pembelajaran berbasis proyek (project based learning),pembelajaran berbasis masalah (problem based learning),pembelajaran dengan pendekatan penyelesaian masalah (problem solving),menemukan (discovery/ inquiry) menjadi peluang bagi guru untuk menerapkan kegiatan pembelajaran pada level HOTS (Higher Order Thinking Skill).Tinggal bergantung kepada kemampuan guru dalam merencang dan mengimplementasikannya pada pembelajaran.

Kegiatan pembelajaran pun diharapkan didesain secara kolaboratif untuk melatih kerjasama, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berargumentasi, serta kemampuan mengendalikan emosi. Dengan demikian, disamping belajar materi pelajaran, siswa pun diberikan penanaman pendidikan karakter dan literasi sebagaimana yang saat ini diamanatkan oleh Kemdikbud dimana kedua hal tersebut harus diintegrasikan pada kegiatan pembelajaran.

Pada prakteknya, penerapan pembelajaran HOTS bukan hal yang mudah dilaksanakan oleh guru. Disamping guru harus benar-benar menguasai materi dan strategi pembelajaran, guru pun dihadapkan pada tantangan dengan lingkungan dan intake siswa yang diajarnya. Kadang guru sudah merasa berbuat maksimal agar kegiatan pembelajaran menarik, tetapi respon para siswa tetap saja dingin, dan relatif pasif. Kegiatan pembelajaran masih berkutat pada duduk, dengar, catat, dan hafal (DDCH).

Dalam penulisan soal HOTS, maka guru diharapkan mampu menyusun soal-soal HOTS dengan baik agar siswa tidak hanya menjawab pada level C-1 (mengetahui), C-2 (memahami), dan C-3 (menerapkan), tetapi juga pada level C-4 (sintesis/ analisis), C-5 (evaluasi), dan C-6 (berkreasi). Untuk mewujudkan hal tersebut, pada penyegaran tim pengembang K-13 pun disampaikan atau disampaikan materi tentang soal-soal HOTS. Tujuannya disamping untuk meningkatkan kualitas soal, juga untuk membiasakan siswa mengerjakan soal standar olimpiade internasional.

Maka dari itu berikut ini kami sampaikan Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS yang dapat Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS
Demikian postingan kali ini mengenai Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS. Semoga bermanfaat...

Inilah Beban Belajar dan Struktur Kurikulum MTs Tahun 2018

Diposkan Oleh On April 07, 2018

struktur kurikulum mts 2018
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar  dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.  Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.

Struktur kurikulum  juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai  posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan.

Kerangka dasar kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah merupakan landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada tingkat daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah merupakan pengorganisasian kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, kompetensi dasar, dan muatan pembelajaran pada setiap Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Pengembangan   kurikulum   perlu   dilakukan   karena   adanya berbagai tantangan  yang  dihadapi,  baik  tantangan  internal  maupun  tantangan eksternal.  Disamping  itu,  dalam  menghadapi  tuntutan  perkembangan zaman,  perlu  adanya  penyempurnaan  pola  pikir  dan  penguatan  tata kelola  kurikulum  serta  pendalaman  dan  perluasan  materi.  Selain  itu yang   tidak   kalah pentingnya   adalah   perlunya   penguatan   proses  pembelajaran  dan  penyesuaian  beban  belajar  agar  dapat  menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang dihasilkan.
1. Struktur Kurikulum MTs
struktur kurikulum mts 2018
Keterangan:
  • Mata pelajaran Kelompok A merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat.
  • Mata pelajaran Kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan/konten lokal.
  • Mata pelajaran Kelompok B dapat berupa mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.
  • Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah.
  • Khusus untuk Madrasah Tsanawiyah struktur kurikulum dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh Kementerian Agama.
2. Beban Belajar di MTs
Beban belajar di MTs merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti siswa dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.
  • Beban belajar di Madrasah Tsanawiyah dinyatakan dalam jam pembelajaran per mi Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah 46 jam pembelajaran. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
  • Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  • Beban belajar dikelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  • Beban belajar dikelas IX pada semester genap paling sedikit 14 Minggu dan paling banyak 16 minggu.
  • Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.
3. Penugasasan
  • Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh siswa yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.
  • Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh siswa yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh siswa.
  • Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, paling banyak 50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan
4. Penambahan Beban Belajar
Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar 2 (dua) jam per minggu sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang dianggap penting.

5. Seni Budaya, Prakarya, dan Kewirausahaan
Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya, Prakarya, dan kewirausahaan, satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 dari 4 aspek yang disediakan. Siswa mengikuti salah satu aspek yang disediakan untuk setiap semester, aspek yang diikuti dapat diganti setiap semester.

6. Kegiatan Pengembangan Diri
Kegiatan pengembangan diri berupa ekstrakurikuler terdiri atas Pendidikan Kepramukaan (wajib), usaha kesehatan sekolah (UKS), palang merah remaja (PMR), dan lainnya sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing satuan pendidikan.

Demikianlah informasi tentang Beban Belajar dan Struktur Kurikulum MTs Tahun 2018 yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan,  Semoga bermanfaat.

Materi Diklat Kurikulum 2013 SD/MI Tahun 2018

Diposkan Oleh On April 06, 2018

materi diklat k13 sd 2018
Rekan guru madrasah dan pengunjung setia blog Gurumadrasah.com, pada kesempatan ini akan kami share Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018. Materi Diklat Kurikulum 2013 Tahun 2018, Modul Diklat K13 Revisi SD/MI pada guru dan sekolah sasaran kurikulum 2013 Revisi 2018, pendidikan dan pelatihan untuk guru sekolah dasar, diantaranya tentang penyusunan RPP matematika, Modul Instruktur yang akan disampaikan pada sekolah sasaran, Literasi dan PKK, penilaian berdasarkan HOTS kurtilas tahun 2018, analisis SKL, KD dan pembuatan indikator, pengembangan silabus, prota dan promes dan juga tayangan inspirasi video pembelajaran.

Materi diklat Kurikulum 2013 Tahun 2018 juga ada PJOK, Bimtek dan pelatihan pelaksanaan Kurtilas di sekolah dasar diselenggarakan secara terkoordinatif antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, LPMP dan satuan pendidikan sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.

Terkadang bagi guru-guru yang belum berkesempatan mengikuti diklat atau bimbingan teknis ingin sekali mengikutinya. Nah berikut ini file-file materi yang bisa dipelajari sendiri. Dengan membaca dan memahami kita juga bisa. File ini di-upload ulang menggunakan google drive sehingga mempermudah Bapak/Ibu Guru mendownloadnya. Berikut ini link downloadnya.

Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018
Power Point Materi Pokok
Modul MTK Matematika
Suplemen Modul MTK Matematika
Materi Pokok Modul PJOK (Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan)
MODUL PPK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER - Download

Demikian mengenai Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018 yang bisa kami sampaikan. Semoga dapat membantu rekan-rekan guru semua...

KI dan KD Kurikulum 2013 untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK

Diposkan Oleh On October 17, 2017

KI dan KD Kurikulum 2013
Berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah bahwasannya Kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah mencakup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK).

Kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas:
  • Kerangka dasar kurikulum; dan
  • Struktur kurikulum.
Pelaksanaan pembelajaran pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dilakukan dengan pendekatan pembelajaran tematik-terpadu, kecuali untuk mata pelajaran Matematika dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri untuk kelas IV, V, dan VI.

Pelaksanaan pembelajaran pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) dilakukan dengan pendekatan pembelajaran sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.

Selanjutnya pada Bab II Permendikbud RI Nomor 24 Tahun 2016 dicantumkan tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD)

Kompetensi inti pada kurikulum 2013 merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas.

Kompetensi dasar merupakan kemampuan dan materi pembelajaran minimal yang harus dicapai peserta didik untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti.

Kompetensi inti pada kurikulum 2013 terdiri atas:
  • Kompetensi inti sikap spiritual;
  • Kompetensi inti sikap sosial;
  • Kompetensi inti pengetahuan; dan
  • Kompetensi inti keterampilan.
Kompetensi dasar pada kurikulum 2013 berisi kemampuan dan materi pembelajaran untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar digunakan sebagai dasar untuk perubahan buku teks pelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, maka ketentuan yang mengatur tentang Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Muatan Pembelajaran dalam Struktur Kurikulum, Silabus, Pedoman Mata Pelajaran, dan Pembelajaran Tematik Terpadu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Lebih jelasnya mengenai KI dan KD ini rekan guru bisa mengundunya pada tautan link berikut.
Download File :
 Demikian mengenai KI dan KD untuk semua jenjang pendidikan. Semoga bermanfaat...

Download Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs Terbaru

Diposkan Oleh On October 15, 2017

dokumen 1 mts kurikulum 2013
Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs ini merupakan salah satu dokumen sekolah yang sangat penting, karena dokumen 1 ini berisi sebuah kurikulum yang akan diberlakukan disekolah. Baik KTSP maupun Kurikulum 2013, tiap sekolah wajib memiliki Dokumen 1 sebagai Kurikulum yang akan dijalankannya. Bagi sekolah baru yang belum memiliki Kurikulum/ Dokumen 1 sendiri silahkan download saja langsung filenya.

Dokumen 1 Kurikulum 2013 berisi tentang acuan pengembangan Kurikulum 2013 Sekolah yang memuat latar belakang, tujuan dan prinsip pengembangan, tujuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan. Penyusunan Dokumen 1 harus mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) sebagaimana yang terdapat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006, dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan Kurikulum yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).


Dokumen 1  Kurikulum 2013 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Standar Isi, namun pengembangannya diserahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri.
SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. SKL meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Contoh Dokumen 1 pada K13/Kurtilas kami bagikan secara lengkap pada program kerja sekolah/rencana kerja sekolah pada bidang kurikulum, jika kita ketahui dokumen 2 berupa rpp, silabus, prota dan promes kurikulum 2013 nah pada format contoh dokumen 1 Kurikulum 2013 menyangkut rencana kerja/RKS pada bidang Kurikulum untuk mengatur segala jenis ketentuan yang dimiliki sekolah.

Diharapkan dengan Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs (Update 2017) ini dapat membantu anda dalam membuat Dokumen 1 disekolahnya. Kritik dan saran senantiasa saya harapkan demi kemajuan blog ini dimasa yang akan datang. Dalam blog ini juga saya sediakan banyak Administrasi Sekolah Lengkap lainnya baik yang menyangkut Administrasi Pembelajaran, TU, Kepala Sekolah, Keuangan, dan lain sebagainnya.

Lebih lengkapnya mengenai contoh Dokumen 1 Kurikulum 2013 ini bisa rekan guru unduh pada tautan link berikut ini :

Download File :


Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Contoh dokumen 1 Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs yang terbaru. Semoga bermanfaat.

Apa itu PPK, Literasi, HOTS dan 4C Pada Kurikulum 2013 Revisi 2017

Diposkan Oleh On October 12, 2017

hots, 4c dan literasi
Pada Kelas 4 Semester 1 dan 2 RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi Terbaru Tahun 2017 diantaranya adalah memuat emapt hal, yaitu memuat informasi Integrasi PPK, Lieterasi, HOTS, 4C. Dan sesuai dengan Buku K13 Revisi 2017 dan Prota Promes Kurtilas Revisi 2017.

Sehingga pada kesempatan kali ini Guru Madrasah mencoba menjelaskan sedikit pengertian dari empat hal diatas yaitu PPK, Literasi, HOTS, 4C yang termuat dalam RPP Kelas 4 Kurikulm 2013 Edisi Revisi Tahun 2017.
  • Terintegari Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang. Pengintegrasian dapat berupa :  Pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas);  Pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler;  Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
  • Gerakan Literasi Sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi dapat dijabarkan menjadi ;  Literasi Dini (Early Literacy), Literasi Dasar (Basic Literacy), Literasi Perpustakaan (Library Literacy), Literasi Media (Media Literacy), Literasi Teknologi (Technology Literacy), Literasi Visual (Visual Literacy).
  • 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Inilah yang sesungguhnya ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, abad di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan abad 21 sangat penting, 4 C adalah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.
  • Higher Order of Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Demikian informasi yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat