Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017

Diposkan Oleh On May 01, 2018

Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017
Buku Kurikulum 2013 revisi 2017 untuk Kelas 7 SMP/MTs ini melengkapi daftar buku K13 edisi revisi tahun 2017. Pada Tahun Pelajaran 2017/2018 ini semakin banyak madrasah yang harus menyelenggarakan Kurikulum 2013, terutama bagi kels VII Madrasah Tsanawiyah. Tentunya ini mengharuskan setiap guru dan siswa memiliki buku ini.

Pun bagi madrasah-madrasah yang tahun sebelumnya telah menyelenggarakan Kurtilas. Tahun ini musti kembali melaksanakannya tetapi dengan menggunakan buku yang baru, edisi revisi 2017.

Dalam pelaksanaannya, Kurikulum 2013 mengalami beberapa kali pengembangan. Ini berimbas pada buku pegangan yang digunakan. Setelah dicetak pertama kali pada 2013, Buku Guru maupun Buku Siswa K13 ini mengalami beberapa kali revisi. Revisi pertama pada tahun 2014, dilanjutkan revisi tahun 2016, dan terakhir adalah edisi revisi 2017.

Pada kesempatan kali ini Blog Guru Madrasah memberikan link mirror download Buku Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs. Agar para guru, siswa, dan orang tua siswa yang membutuhkannya dapat mengunduhnya dengan mudah.

Bagi Madrasah Tsanawiyah yang telah menyelenggarakan Kurikulum 2013, dapat mengunduh daftar buku K-13 edisi Revisi Tahun 2017. Link download tersedia di bawah.

Adapun daftar Buku Guru dan Buku Siswa yang tersedia adalah sebagai berikut:
Buku Guru Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
  • Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru IPA Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru IPS Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PAI Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Guru Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; Disini 
Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 1; Disini
  • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 2; Disini
  • Buku Siswa IPS Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
  • Buku Siswa Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa PAI Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
  • Buku Siswa PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
  • Buku Siswa Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
Demikian informasi mengenai Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat... sumber


Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS

Diposkan Oleh On April 28, 2018

materi pengembangan kurikulum dan penyususnan soal hots
Penerapan pendekatan saintifik (5M) yang meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan diharapkan juga mampu mengubah iklim pembelajaran menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan partisipatif, serta mampu merangsang mampu merangsang kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa, bahkan sampai membuat siswa menghasilkan sebuah karya. Dengan kata lain, pembelajaran diharapkan berada pada level yang lebih tinggi baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Penerapan beberapa model pembelajaran seperti pembelajaran berbasis proyek (project based learning),pembelajaran berbasis masalah (problem based learning),pembelajaran dengan pendekatan penyelesaian masalah (problem solving),menemukan (discovery/ inquiry) menjadi peluang bagi guru untuk menerapkan kegiatan pembelajaran pada level HOTS (Higher Order Thinking Skill).Tinggal bergantung kepada kemampuan guru dalam merencang dan mengimplementasikannya pada pembelajaran.

Kegiatan pembelajaran pun diharapkan didesain secara kolaboratif untuk melatih kerjasama, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berargumentasi, serta kemampuan mengendalikan emosi. Dengan demikian, disamping belajar materi pelajaran, siswa pun diberikan penanaman pendidikan karakter dan literasi sebagaimana yang saat ini diamanatkan oleh Kemdikbud dimana kedua hal tersebut harus diintegrasikan pada kegiatan pembelajaran.

Pada prakteknya, penerapan pembelajaran HOTS bukan hal yang mudah dilaksanakan oleh guru. Disamping guru harus benar-benar menguasai materi dan strategi pembelajaran, guru pun dihadapkan pada tantangan dengan lingkungan dan intake siswa yang diajarnya. Kadang guru sudah merasa berbuat maksimal agar kegiatan pembelajaran menarik, tetapi respon para siswa tetap saja dingin, dan relatif pasif. Kegiatan pembelajaran masih berkutat pada duduk, dengar, catat, dan hafal (DDCH).

Dalam penulisan soal HOTS, maka guru diharapkan mampu menyusun soal-soal HOTS dengan baik agar siswa tidak hanya menjawab pada level C-1 (mengetahui), C-2 (memahami), dan C-3 (menerapkan), tetapi juga pada level C-4 (sintesis/ analisis), C-5 (evaluasi), dan C-6 (berkreasi). Untuk mewujudkan hal tersebut, pada penyegaran tim pengembang K-13 pun disampaikan atau disampaikan materi tentang soal-soal HOTS. Tujuannya disamping untuk meningkatkan kualitas soal, juga untuk membiasakan siswa mengerjakan soal standar olimpiade internasional.

Maka dari itu berikut ini kami sampaikan Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS yang dapat Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS
Demikian postingan kali ini mengenai Materi Pengembangan Kurikulum PAI dan Penyusunan Soal HOTS. Semoga bermanfaat...

Inilah Beban Belajar dan Struktur Kurikulum MTs Tahun 2018

Diposkan Oleh On April 07, 2018

struktur kurikulum mts 2018
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar  dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.  Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.

Struktur kurikulum  juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai  posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan.

Kerangka dasar kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah merupakan landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada tingkat daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah merupakan pengorganisasian kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, kompetensi dasar, dan muatan pembelajaran pada setiap Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Pengembangan   kurikulum   perlu   dilakukan   karena   adanya berbagai tantangan  yang  dihadapi,  baik  tantangan  internal  maupun  tantangan eksternal.  Disamping  itu,  dalam  menghadapi  tuntutan  perkembangan zaman,  perlu  adanya  penyempurnaan  pola  pikir  dan  penguatan  tata kelola  kurikulum  serta  pendalaman  dan  perluasan  materi.  Selain  itu yang   tidak   kalah pentingnya   adalah   perlunya   penguatan   proses  pembelajaran  dan  penyesuaian  beban  belajar  agar  dapat  menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang dihasilkan.
1. Struktur Kurikulum MTs
struktur kurikulum mts 2018
Keterangan:
  • Mata pelajaran Kelompok A merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat.
  • Mata pelajaran Kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan/konten lokal.
  • Mata pelajaran Kelompok B dapat berupa mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.
  • Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah.
  • Khusus untuk Madrasah Tsanawiyah struktur kurikulum dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh Kementerian Agama.
2. Beban Belajar di MTs
Beban belajar di MTs merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti siswa dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran.
  • Beban belajar di Madrasah Tsanawiyah dinyatakan dalam jam pembelajaran per mi Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah 46 jam pembelajaran. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
  • Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  • Beban belajar dikelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
  • Beban belajar dikelas IX pada semester genap paling sedikit 14 Minggu dan paling banyak 16 minggu.
  • Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu.
3. Penugasasan
  • Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh siswa yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.
  • Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh siswa yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh siswa.
  • Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, paling banyak 50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan
4. Penambahan Beban Belajar
Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar 2 (dua) jam per minggu sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dan/atau kebutuhan akademik, sosial, budaya, dan faktor lain yang dianggap penting.

5. Seni Budaya, Prakarya, dan Kewirausahaan
Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya, Prakarya, dan kewirausahaan, satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 dari 4 aspek yang disediakan. Siswa mengikuti salah satu aspek yang disediakan untuk setiap semester, aspek yang diikuti dapat diganti setiap semester.

6. Kegiatan Pengembangan Diri
Kegiatan pengembangan diri berupa ekstrakurikuler terdiri atas Pendidikan Kepramukaan (wajib), usaha kesehatan sekolah (UKS), palang merah remaja (PMR), dan lainnya sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing satuan pendidikan.

Demikianlah informasi tentang Beban Belajar dan Struktur Kurikulum MTs Tahun 2018 yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan,  Semoga bermanfaat.

Materi Diklat Kurikulum 2013 SD/MI Tahun 2018

Diposkan Oleh On April 06, 2018

materi diklat k13 sd 2018
Rekan guru madrasah dan pengunjung setia blog Gurumadrasah.com, pada kesempatan ini akan kami share Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018. Materi Diklat Kurikulum 2013 Tahun 2018, Modul Diklat K13 Revisi SD/MI pada guru dan sekolah sasaran kurikulum 2013 Revisi 2018, pendidikan dan pelatihan untuk guru sekolah dasar, diantaranya tentang penyusunan RPP matematika, Modul Instruktur yang akan disampaikan pada sekolah sasaran, Literasi dan PKK, penilaian berdasarkan HOTS kurtilas tahun 2018, analisis SKL, KD dan pembuatan indikator, pengembangan silabus, prota dan promes dan juga tayangan inspirasi video pembelajaran.

Materi diklat Kurikulum 2013 Tahun 2018 juga ada PJOK, Bimtek dan pelatihan pelaksanaan Kurtilas di sekolah dasar diselenggarakan secara terkoordinatif antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, LPMP dan satuan pendidikan sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.

Terkadang bagi guru-guru yang belum berkesempatan mengikuti diklat atau bimbingan teknis ingin sekali mengikutinya. Nah berikut ini file-file materi yang bisa dipelajari sendiri. Dengan membaca dan memahami kita juga bisa. File ini di-upload ulang menggunakan google drive sehingga mempermudah Bapak/Ibu Guru mendownloadnya. Berikut ini link downloadnya.

Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018
Power Point Materi Pokok
Modul MTK Matematika
Suplemen Modul MTK Matematika
Materi Pokok Modul PJOK (Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan)
MODUL PPK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER - Download

Demikian mengenai Materi Diklat Kurikulum 2013 SD Tahun 2018 yang bisa kami sampaikan. Semoga dapat membantu rekan-rekan guru semua...

KI dan KD Kurikulum 2013 untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK

Diposkan Oleh On October 17, 2017

KI dan KD Kurikulum 2013
Berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah bahwasannya Kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah mencakup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK).

Kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas:
  • Kerangka dasar kurikulum; dan
  • Struktur kurikulum.
Pelaksanaan pembelajaran pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dilakukan dengan pendekatan pembelajaran tematik-terpadu, kecuali untuk mata pelajaran Matematika dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri untuk kelas IV, V, dan VI.

Pelaksanaan pembelajaran pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) dilakukan dengan pendekatan pembelajaran sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.

Selanjutnya pada Bab II Permendikbud RI Nomor 24 Tahun 2016 dicantumkan tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD)

Kompetensi inti pada kurikulum 2013 merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas.

Kompetensi dasar merupakan kemampuan dan materi pembelajaran minimal yang harus dicapai peserta didik untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti.

Kompetensi inti pada kurikulum 2013 terdiri atas:
  • Kompetensi inti sikap spiritual;
  • Kompetensi inti sikap sosial;
  • Kompetensi inti pengetahuan; dan
  • Kompetensi inti keterampilan.
Kompetensi dasar pada kurikulum 2013 berisi kemampuan dan materi pembelajaran untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti.

Kompetensi inti dan kompetensi dasar digunakan sebagai dasar untuk perubahan buku teks pelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, maka ketentuan yang mengatur tentang Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Muatan Pembelajaran dalam Struktur Kurikulum, Silabus, Pedoman Mata Pelajaran, dan Pembelajaran Tematik Terpadu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Lebih jelasnya mengenai KI dan KD ini rekan guru bisa mengundunya pada tautan link berikut.
Download File :
 Demikian mengenai KI dan KD untuk semua jenjang pendidikan. Semoga bermanfaat...

Download Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs Terbaru

Diposkan Oleh On October 15, 2017

dokumen 1 mts kurikulum 2013
Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs ini merupakan salah satu dokumen sekolah yang sangat penting, karena dokumen 1 ini berisi sebuah kurikulum yang akan diberlakukan disekolah. Baik KTSP maupun Kurikulum 2013, tiap sekolah wajib memiliki Dokumen 1 sebagai Kurikulum yang akan dijalankannya. Bagi sekolah baru yang belum memiliki Kurikulum/ Dokumen 1 sendiri silahkan download saja langsung filenya.

Dokumen 1 Kurikulum 2013 berisi tentang acuan pengembangan Kurikulum 2013 Sekolah yang memuat latar belakang, tujuan dan prinsip pengembangan, tujuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan. Penyusunan Dokumen 1 harus mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) sebagaimana yang terdapat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006, dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan Kurikulum yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).


Dokumen 1  Kurikulum 2013 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Standar Isi, namun pengembangannya diserahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri.
SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. SKL meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Contoh Dokumen 1 pada K13/Kurtilas kami bagikan secara lengkap pada program kerja sekolah/rencana kerja sekolah pada bidang kurikulum, jika kita ketahui dokumen 2 berupa rpp, silabus, prota dan promes kurikulum 2013 nah pada format contoh dokumen 1 Kurikulum 2013 menyangkut rencana kerja/RKS pada bidang Kurikulum untuk mengatur segala jenis ketentuan yang dimiliki sekolah.

Diharapkan dengan Dokumen 1 Kurikulum 2013 SMP/ MTs (Update 2017) ini dapat membantu anda dalam membuat Dokumen 1 disekolahnya. Kritik dan saran senantiasa saya harapkan demi kemajuan blog ini dimasa yang akan datang. Dalam blog ini juga saya sediakan banyak Administrasi Sekolah Lengkap lainnya baik yang menyangkut Administrasi Pembelajaran, TU, Kepala Sekolah, Keuangan, dan lain sebagainnya.

Lebih lengkapnya mengenai contoh Dokumen 1 Kurikulum 2013 ini bisa rekan guru unduh pada tautan link berikut ini :

Download File :


Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Contoh dokumen 1 Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs yang terbaru. Semoga bermanfaat.

Apa itu PPK, Literasi, HOTS dan 4C Pada Kurikulum 2013 Revisi 2017

Diposkan Oleh On October 12, 2017

hots, 4c dan literasi
Pada Kelas 4 Semester 1 dan 2 RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi Terbaru Tahun 2017 diantaranya adalah memuat emapt hal, yaitu memuat informasi Integrasi PPK, Lieterasi, HOTS, 4C. Dan sesuai dengan Buku K13 Revisi 2017 dan Prota Promes Kurtilas Revisi 2017.

Sehingga pada kesempatan kali ini Guru Madrasah mencoba menjelaskan sedikit pengertian dari empat hal diatas yaitu PPK, Literasi, HOTS, 4C yang termuat dalam RPP Kelas 4 Kurikulm 2013 Edisi Revisi Tahun 2017.
  • Terintegari Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang. Pengintegrasian dapat berupa :  Pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas);  Pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler;  Pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat;
  • Gerakan Literasi Sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Literasi dapat dijabarkan menjadi ;  Literasi Dini (Early Literacy), Literasi Dasar (Basic Literacy), Literasi Perpustakaan (Library Literacy), Literasi Media (Media Literacy), Literasi Teknologi (Technology Literacy), Literasi Visual (Visual Literacy).
  • 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Inilah yang sesungguhnya ingin kita tuju dengan K-13, bukan sekadar transfer materi. Tetapi pembentukan 4C. Beberapa pakar menjelaskan pentingnya penguasaan 4C sebagai sarana meraih kesuksesan, khususnya di Abad 21, abad di mana dunia berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Penguasaan keterampilan abad 21 sangat penting, 4 C adalah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.
  • Higher Order of Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Demikian informasi yang dapat Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat

Inilah Daftar Madrasah Penyelenggara Kurikulum 2013 Tahun 2017

Diposkan Oleh On October 11, 2017

madrasah penyelenggara k 13
Berikut ini Guru Madrasah sampaikan mengenai Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018. SK Dirjen ini memuat daftar 17.885 madrasah yang ditetapkan menjadi pelaksana Kurikulum 2013 mulai tahun pelajaran 2017/2018 ini. Jenjang madrasah mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah. Dengan status baik madrasah swasta maupun madrasah negeri.

Bagi bapak ibu guru atau kepala madrasah bisa cek madrasah masing-masing, apakah sudah termasuk dalam SK Dirjen tersebut dengan mengunduhnya melalui tautan link yang nantinya akan kami sediakan dalam postingan kali ini.

Dari ke-17.885 madrasah tersebut tersebar di seluruh Indonesia dengan pembagian sebagai berikut:
  1. Provinsi Aceh : 176 madrasah
  2. Provinsi Sumatera Utara : 329 madrasah
  3. Provinsi Sumatera Barat : 17 madrasah
  4. Provinsi Riau : 495 madrasah
  5. Provinsi Jambi : 351 madrasah
  6. Provinsi Sumatera Selatan : 1023 madrasah
  7. Provinsi Bengkulu : 134 madrasah
  8. Provinsi Lampung : 389 madrasah
  9. Provinsi DKI Jakarta : 245 madrasah
  10. Provinsi Jawa Barat : 699 madrasah
  11. Provinsi Jawa Tengah : 2913 madrasah
  12. Provinsi DI Yogyakarta : 31 madrasah
  13. Provinsi Jawa Timur : 6959 madrasah
  14. Provinsi Kalimantan Barat : 166 madrasah
  15. Provinsi Kalimantan Tengah : 367 madrasah
  16. Provinsi Kalimantan Selatan : 194 madrasah
  17. Provinsi Bali : 15 madrasah
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat : 832 madrasah
  19. Provinsi Sulawesi Selatan : 505 madrasah
  20. Provinsi Sulawesi Tengah : 189 madrasah
  21. Provinsi Sulawesi Utara : 169 madrasah
  22. Provinsi Sulawesi Tenggara : 237 madrasah
  23. Provinsi Maluku : 313 madrasah
  24. Provinsi Maluku Utara : 138 madrasah
  25. Provinsi Banten : 748 madrasah
  26. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung : 9 madrasah
  27. Provinsi Gorontalo : 46 madrasah
  28. Provinsi Kepulauan Riau : 12 madrasah
  29. Provinsi Papua Barat : 3 madrasah
  30. Provinsi Kalimantan Utara : 181 madrasah
Download SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017
Untuk daftar selengkapnya,baik SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018 maupun Lampirannya, silakan unduh di tautan berikut ini.
  • SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017 - DOWNLOAD
  • Lampiran SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017 - DOWNLOAD
Demikianlah artikel tentang daftar Madrasah Penyelenggara K 13 Tahun 2017 sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2017 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2017/2018. Semoga bermanfaat bagi madrasah yang bersangkutan.

Naskah Model Peminatan dan Lintas Minat untuk SMA/MA

Diposkan Oleh On October 04, 2017

model peminatan dan lintas minat
Berikut ini adalah berkas buku atau Naskah Model Peminatan dan Lintas Minat untuk SMA/MA. Download file PDF. Naskah Model Penyelenggaraan Peminatan di SMA ini merupakan naskah pendukung implementasi Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemdikbud RI.

Peminatan adalah suatu keputusan yang dilakukan peserta didik untuk memilih kelompok matapelajaran sesuai minat, bakat, dan kemampuan selama mengikuti pembelajaran di SMA. Pemilihan peminatan dilakukan atas dasar kebutuhan untuk melanjutkan keperguruan tinggi.

Struktur kurikulum merupakan sekelompok matapelajaran yang dapat diikuti dan diambil selama peserta didik menempuh pendidikan seperti tertuang dalam PP No. 32 tahun 2013,Pasal 77B ayat(1) Struktur Kurikulum merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan Pembelajaran, matapelajaran, dan beban belajar pada setiap satuan pendidikan dan program pendidikan, dalam ayat (4) Struktur Kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan pengorganisasian matapelajaran untuk setiap satuan pendidikan dan/atau program pendidikan, serta ayat (7) Struktur Kurikulum untuk satuan pendidikan menengah terdiri atas: a. muatan umum; b. muatan peminatan akademik; c. muatan akademik kejuruan; dan d. muatan pilihan lintas minat/peminatan.

 Demikian juga struktur kurikulum SMA sebagaimana tercantum dalam Permendikbud nomor 69 tahun 2013 matapelajaran yang dapat diikuti dan diambil terdiri atas Kelompok Matapelajaran Wajib dan Matapelajaran Pilihan. Matapelajaran pilihan terdiri atas pilihan akademik untuk Sekolah Menengah Atas. Matapelajaran pilihan ini memberi corak kepada fungsi satuan pendidikan, dan didalamnya terdapat pilihan sesuai dengan minat peserta didik. Struktur ini menerapkan prinsip bahwa peserta didik merupakan subjek dalam belajar yang memiliki hak untuk memilih matapelajaran sesuai dengan minatnya.

Selengkapnya mengenai Naskah Model Peminatan dan Lintas Minat untuk SMA/MA dapat rekan guru unduh pada tautan link berikut ini.

Download File :
MODEL PEMINATAN DAN LINSTAS MINTA SMA/MA
Demikian mengenai Naskah Model Peminatan dan Lintas Minat untuk SMA/MA yang dapat blog Guru Madrasah sampaikan. Semoga bermanfaat.

Langkah Menyusun Kisi-Kisi Soal Ulangan Yang Baik dan Benar

Diposkan Oleh On September 29, 2017

membuat kisi-kisi soal
Seperti sudah rekan guru madrasah ketahui bahwa penilaian hasil belajar dilakukan secara terpadu sebagaimana dijelaskan di Permendiknas Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan, bahwa maksud terpadu, berarti penilaian oleh pendidik   merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan  dari kegiatan pembelajaran. Sehingga penilaian ini adalah hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran.

Adapun secara garis besar, fungsi penilaian hasil belajar diantaranya adalah :
  1. Alat untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. Dengan fungsi ini maka penilaian harus mengacu pada rumusan tujuan pembelajaran sebagai penjabaran dari kompetensi mata pelajaran
  2. Umpan balik bagi perbaiakn proses belajar-mengajar. Perbaikan mungkin dilakukan antara lain : dalam hal tujuan pembelajaran, kegiatan atau pemgalaman belajar siswa, strategi pembelajaran yang digunakan guru, media pembelajaran
  3. Dasar dalam menyusun laporan kemajuan belajar siswa kepada para orang tuanya. Dalam laporan tersebut  dikemukakan kemampuan dan kecakapan belajar siswa dalam berbagai bidang study atau mata pelajaran dalam bentuk nilaiprestasi yang dicapai
Dalam melakukan penilaian hasil belajar, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan yaitu :
1.    Penentuan tujuan tes
2.    Penyusunan Kisi-kisi
3.    Penulisan soal
4.    Penelaahan soal (validasi soal)
5.    Perakitan soal menjadi perangkat Tes
6.    Uji Coba soal termasuk analisisnya
7.    Bank soal
8.    Penyajian tes kepada siswa
9.    Skoring ( pemeriksaan jawaban siswa)

Kisi-kisi adalah suatau format berupa matriks yang memuat pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi suatu tes. Kisi-kisi berfungsi sebagai pedoman dalam penulisan soal dan atau dalam melakukan perakitan tes.

Syarat-syarat Kisi-kisi yang baik adalah sebagai berikut :

1.    Mewakili isi kurikulum / kemampuan yang akan diujikan
2.    Komponen-komponennya rinci, jelas dan mudah dipahami
3.    Soal-soalnya dapat dibuat sesuai dengan indicator dan bentuk soal yang ditetapkan

Komponen kisi-kisi terdiri atas
A.    Kelompok Identitas
1.    Jenis Institusi/lembaga
2.    Program/Jurusan
3.    Bidang Study/mata pelajaran
4.    Tahun Pelajaran
5.    Kurikulum yang digunakan
6.    Jumlah Soal
7.    Bentuk soal

B.    Kelompok matriks
1.    Kompetensi dasar
2.    Materi yang akan dijadikan soal
3.    Indikator
4.    Nomor urut soal

Kompetensi dasar
Kompetensi dasar adalah kemampuan minimal yang harus dikuasai siswa setelah mempelajari materi pelajaran tertentu. Kompetensiini diambil dari Kurikulum yang digunakan

Materi
Materi meruapakan bahan ajar yang harus dikuasaisiswa berdasarkan kompetensi yang akan diukur. Penentuan materi ( bahan ajar ) yang akan diambil disesuaikan dengan indicator yang akan disusun
Untuk pembuatan soal, kita harus bisa memilih materi esensial yang akan dikeluarkan dalam tes.

Untuk memilih materi esensial kita dapat berpedoman pada kriteria-kriteria berikut ini :
1.    Merupakan materi lanjutan
2.    Pendalaman dari satu materi yang sudah dipelajari sebelumnya
3.    Merupakan materi penting yang harus dikuasai oleh siswa
4.    Merupakan materi yang sering dibutuhkan
5.    Untuk mempelajari bidang study lain
6.    Merupakan materi yang berkesinambungan yang terdapat pada semua jenjang kelas
7.    Merupakan materi yang memiliki nilai terapan dalam kehidupan sehari-hari

Indikator
Indikator:berisi ciri-ciri perilaku yang dapat diukur sebagai petunjuk untuk membuat soal. Indikator dikembangkan sesuai dg karakteristik siswa, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dg kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
Syarat-syarat indikator yang baik adalah : 
  1. Memuat ciri-ciri kompetensi dasar yang akan diukur.
  2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur.
  3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar) yang dipilih.
  4. Dapat dibuatkan soalnya.
Teknik Perumusan Indikator : 
  1. Bila Soal Terdapat Stimulus, maka rumusan indikatornya: “Disajikan …, siswa dapat menjelaskan ….”
  2. Bila Soal Tidak Terdapat Stimulus, maka rumusan indikatornya: “Siswa dapat membedakan ….”
Contoh indikator soal :
Disajikan sebuah teks report tentang hewan, siswa menentukan gambaran umum teks tersebut dengan tepat.
Keterangan :
Teks berwarna biru = condition
Teks berwarna hitam = audience
Teks berwarna merah = behavior
Teks berwarna ungu = degree

SOAL

Soal disusun berdasarkan indikator. Untuk di sekolah, biasanya kita sering memakai 3 jenis soal yaitu soal pilihan ganda, dan soal uraian, masing-masing memiliki keunggulan dan keterbatasan.
Soal pilihan ganda
Keunggulan 
  1. mengukur berbagai jenjang kognitif
  2. penskorannya mudah, cepat, objektif, dan dapat mencakup ruang lingkup bahan/materi/kdyang luas
  3. bentuk ini sangat tepat untuk ujian yang pesertanya sangat banyak atau yang sifatnya massal
Keterbatasan 
  1. memerlukan waktu yang relatif lama untuk menulis soalnya
  2. sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi
  3. terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban

Soal uraian :

Soal uraian  merupakan Soal bentuk uraian adalah suatu soal yang jawabannya menuntut siswa untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasan-gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. Soal uraian terdiri dari soal uraian objektif dan soal uraian non objektif.

Soal uraian objektif  merupakan rumusan soal atau pertanyaan yang menuntut sehimpunan jawaban dengan pengertian/konsep tertentu, sehingga penskorannya dapat dilakukan secara objektif). Sedangkan soal uraian non objektif merupakan rumusan soal yang menuntut sehimpunan jawaban berupa pengertian/konsep menurut pendapat masing-masing siswa, sehingga penskorannya sukar dilakukan secara objektif).
Keunggulan
  1. Dapat mengukur kemampuan siswa dalam hal mengorganisasikan pikiran, mengemukakan pendapat, dan mengekspresikan gagasan-gagasan dengan menggunakan kata-kata atau kalimat siswa sendiri
  2. Meningkatkan kemampuan siswa dalam menyatakan gagasan/pendapat
  3. Penyusunan tes lebih mudah.
  4. Faktor menebak jawaban dapat dikurangi
Keterbatasan :
  1. Jumlah materi yang ditanyakan terbatas
  2. Waktu penskoran lama
  3. Penskoran hanya dapat dilakukan oleh orang yang menguasai bidang studi tersebut.
  4. Penskoran relatif subjektif
  5. Reliabilitas relatif lebih rendah daripada bentuk soal Pilihan Ganda
Contoh format kisi-kisi soal :
  1. Satuan Pendidikan                              : ………………………
  2. Program/Jurusan                                 : ………………………
  3. Bidang studi/matapelajaran              : ………………………
  4. Tahun nelajaran                                     : ……………………
  5. Kurikulum yang diacu/dipergunakan: ………………………
  6. Jumlah soal                                         : ……………………
  7. Bentuk soal                                          : ……………………
No. Urut
Kompetensi  Dasar
Materi 
Indikator Soal
No. Soal




Sekian yang dapat Blog Guru madrasah sampaikan dan semoga bermanfaat serta menambah sedikit wawasan dan menjadi tambahan referensi bagi para pendidik di seluruh Indonesia. [sumber : www.pgrionline.com]

Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Tingkat SMA/MA Revisi Tahun 2017

Diposkan Oleh On September 17, 2017

penilaian k 13 sma/ma
Rekan guru madrasah, sudah kita maklumi bersama bahwa dengan berubahnya kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013 tentunya akan mengalami banyak perubahan yang berhubungan dengan penilaian bagi siswa - siswinya disekolah karena dengan adanya kurikulum 2013 penilaian akan menggunakan angka yang kecil seperti 1 sampai 4 dan itu berbeda dengan kurikulum KTSP yang menggunakan angka nilai yang besar 10-100 maka dari itu para guru diseluruh Indonesia agar betul - betul memperhatian dalam pemberian nilai kepada siswa - siswinya disekolah atau madrasahnya masing-masing.

Dalam memberikan penilaian kepada siswa - siswinya tentunya seorang guru haruslah memperhatikan terlebih dahulu panduan yang sudah diberikan oleh pemerintah untuk sekolah - sekolah atau madrasah diseluruh Indonesia maka dari itu agar tidak salah dalam memberikan penilaian kepada siswa - siswa seorang guru harus wajib membanca panduan penilaian kurikulum 2013.

Dan jika sekiranya rekan guru belum mempunyai panduan tersebut maka kami sudah mempersiapkan semuanya khusus buat rekan guru SMA/MA agar mau mendownload file yang sudah kami siapkan tentang Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Jenjang SMA/MA edisi revisi tahun 2017.

Lebih lengkapnya mengenai panduan kurikulum 2013 ini bisa rekan guru download melalaui tautan link berikut ini.

Download FIle :

Semoga dengan pemberian file berupa Panduan Penilaian Kurikulum 2013 SMAMA Tahun 2017 ini dapat memudahkan rekan guru madrasah dalam pemberian nilai kepada siswa - siswi sekolah serta tidak akan ada kesalahan dalam pemberian nilai dan semoga file yang kami berikan dapat berguna serta memberikan banyak manfaat. Silakan bagikan file ini kepada rekan guru yang lain yang kebetulan sedang memerlukannya.

Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Untuk Jenjang SD/MI Edisi Terbaru

Diposkan Oleh On September 17, 2017

panduan penilaian k 13 sd/mi terbaru
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Pusat Penilaian Pendidikan dan Pusat Kurikulum dan Perbukuan) telah menyusun dan menerbitkan Panduan Penilaian pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, di antaranya adalah Panduan Penilaian untuk Sekolah Dasar (SD/MI). Panduan penilaian tersebut dipergunakan sebagai rambu-rambu bagi para pendidik dan satuan pendidikan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang meliputi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, juga menjadi pedoman untuk merencanakan, melaksanakan, mengolah, dan membuat laporan hasil penilaian secara akuntabel dan informatif.

Seiring dengan perkembangan, terdapat perubahan kebijakan dalam bidang pendidikan khususnya Kurikulum 2013 yang mengatur standar-standar di dalamnya, kebijakan terkait dengan penilaian antara lain :
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan perubahan kebijakan diatas, hasil kajian pelaksanaan Kurikulum 2013 menunjukkan bahwa salah satu kesulitan pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 adalah dalam perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, pemanfaatan dan pelaporan penilaian. Pada perencanaan penilaian, pendidik kesulitan merumuskan indikator instrumen penilaian, menentukan teknik penilaian yang tepat sesuai dengan kompetensi dasar yang diajarkan, mengembangkan butir-butir instrumen penilaian dan rubrik penilaian.

Pada pelaksanaan penilaian, pendidik kesulitan melakukan penilaian sikap dengan berbagai teknik penilaian dalam waktu yang terbatas. Pendidik juga mengalami kesulitan dalam mengolah dan mendeskripsikan capain hasil penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Satuan pendidikan mengalami kesulitan dalam menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), merumuskan kriteria kenaikan kelas, dan kriteria kelulusan peserta didik. Permasalahan lain yang sering muncul adalah penetapan KKM dan secara teknis menerapkannya pada setiap Kompetensi Dasar (KD) sebagai kompetensi minimal untuk selanjutnya menjadi KKM mata pelajaran. Di samping itu, pendidik mengalami kesulitan dalam menentukan nilai hasil remedial berkaitan dengan KKM.

Memperhatikan permasalahan-permasalahan di atas, mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak serta hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013, maka Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar melaksanakan review dan revisi pada panduan penilaian yang diterbitkan sebelumnya, dengan harapan buku panduan penilaian dapat lebih memenuhi kebutuhan pengguna, yaitu para pendidik dan satuan pendidikan agar dapat melaksanakan penilaian dengan baik dan benar.

Untuk lebih jelasnya mengenai panduan penilaian Kurikulum 2013 Untuk Jenjang SD/MI terbaru ini, silakan rekan guru bisa mengunduhnya melalui tautan link berikut ini.

Download File :

Demikian yang dapat admin Guru Madrasah sampaikan, semoga hal ini bisa bermanfaat buat rekan guru semua. Jangan lupa untuk like fanspage kami.

Ketuntasan Belajar Minimal Kurikulum 2013 Terbaru

Diposkan Oleh On August 19, 2017

Ketuntasan Belajar Minimal Kurikulum 2013 Terbaru
Untuk mengakhiri tahun pelajaran, diadakan evaluasi belajar pada kelas VII dan VIII. Evaluasi belajar kenaikan kelas yang dulu disebut dengan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) sekarang berubah istilah menjadi Penilaian Akhir Tahun (PAT). dan untuk Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk Kurikulum 2013 ini dilaksanakan dengan komposisi materi soal meliputi semester GANJIL sebesar 25 % dan semester GENAP 75 %.

Berikut ini adalah Pedoman Penilaian-KBM Sesuai Kurikulum 2013 Terbaru yang akan kami paparkan pada psotingan kali ini. Menurut Pedoman Penilaian-KBM Sesuai Kurikulum 2013 Terbaru Siswa dapat dinyatakan Tuntas jika >= Ketuntasan Belajar Minimal (KBM). Misalnya KBM mapel tertentu adalah 60, jika:
  1. Semester Gasal memperoleh 55
  2. Dan semester Genap memperoleh 65
maka totalnya adalah 120 yang jika dibagi 2 maka hasilnya 60. Nilai tersebut menunjukkan seorang siswa telah Tuntas

Siswa dinyatakan TIDAK NAIK KELAS, jika:
  1. Memiliki 3 nilai Mapel yang KBM-nya tidak TUNTAS.
  2. Untuk nilai Pengetahuan Ki.3 harus Tuntas.
  3. Untuk nilai Ketrampilan Ki.4 harus Tuntas.
  4. Dan untuk Ki.1 dan Ki.2 harus BAIK.
Kriteria Ketuntasan Belajar (KBM) semua mapel sama.

Baca juga: Buku Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017 Semua Mata Pelajaran

Perlu diketahui oleh rekan guru madrasah semua bahwa untuk penulisan dalam jurnal, Ki 1 dan Ki 2 Observasi guru yang ditulis hanya yang KURANG dan yang AMAT BAIK saja.

Kriteria Tuntas Menurut K-13 Terbaru

  1. Sikap dikatakan Tuntas bila predikat minimal B (baik)
  2. Pengetahuan & Keterampilan, kategori Tuntas bila predikat Minimal C.
  3. Dalam K-13, satu mapel dikatakan Tuntas bila aspek Pengetahuan dan keterampilan Tuntas.
  4. Dalam K-2006, satu mapel disebut tuntas bila aspek pengetahuan, keterampilan (jika ada keterampilan), dan sikap tuntas.
  5. Tidak perlu cemas dengan predikat C pada mapel Pengetahuan dan Keterampilan, sebab C berarti sudah Tuntas.
  6. Predikat untuk Pengetahuan dan Keterampilan, didasarkan pada KBM masing-masing sekolah.
Sebagai contoh sebagaimana ilustrasi berikut ini:
Jika mapel tertentu mempunyai KBM sebesar 75, maka
< 75. = D (tidak tuntas)
75-82. = C (tuntas dg cukup)
83 - 90. = B (tuntas dg baik)
91-100. = A (tuntas dengan sangat baik)

Melalui Pedoman Penilaian-KBM Sesuai Kurikulum 2013 Terbaru ini maka pihak sekolah diharap tidak mengatrol nilai sekedar untuk mengejar B dan atau menurunkan Ketutasan Belajar Minimal (KBM) dari yang telah ditetapkan oleh sekolah. Predikat dalam aspek pengetahuan dan keterampilan tidak mepunyai pengaruh terhadap SNMPTN.

Buku Pegangan Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2016

Diposkan Oleh On July 18, 2017

buku guru dan siswa kelas 7 smp/mts kurikulum 2013
Untuk mengawali Tahun Pelajaran baru ini admin Guru Madrasah akan mencoba berbagi Buku Sekolah Elektronik atau BSE. Buku ini adalah diperuntukkan untuk SMP/MTs yang dapat rekan guru unduh secara gratis untuk mememenuhi kebutuhan buku, baik pegangan guru ataupun siswa.

Bagi rekan-rekan guru yang di sekolah atau madrasahnya menerapkan Kurikulum 2013 di Tahun Pelajaran baru ini dapat menggunakan buku ini sebagai referensi dalam pembelajaran di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah untuk semester 1 maupun semester 2 lengkap.

Baca Juga : Buku Guru dan Siswa Mapel PAI Kelas 7 MTs Kurikulum 2013

Langsung saja, silahkan  links download buku Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2016 untuk Kelas VII (Tujuh) SMP/MTs seluruh mata pelajaran untuk semester 1 dan semester 2 yakni buku pegangan guru dan buku pembelajaran siswa Kurikulum 2013 Revisi 2016 dengan klik pada setiap tautan yang tersedia di bawah ini

Buku Pegangan Guru SMP/MTs Kurikulum 2013 :
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Matematika - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 IPA - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 IPS -DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Bahasa Indonesia - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Bahasa Inggris - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 PKn - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Penjas Orkes - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Prakarya - DOWNLOAD
Buku Pegangan Guru Kurikulum 2013 Seni Budaya - DOWNLOAD

Buku Pegangan Siswa SMP/MTs Kurikulum 2013 :
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Matematika - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 IPA - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 IPS - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Bahasa Indonesia - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Bahasa Inggris - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 PKn - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Penjas Orkes - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Prakarya - DOWNLOAD
Buku Pegangan Siswa Kurikulum 2013 Seni Budaya - DOWNLOAD

Demikian yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat buat rekan guru mata pelajaran pada tingkat SMP/MTs khususnya untuk guru kelas 7. Terimakasih sudah berkunjung di blog Guru Madrasah

Download Soal Pre Test dan Post Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017

Diposkan Oleh On July 08, 2017

soal pre dan post test bimtek k 13 2017
Berikut ini kami sampaikan contoh Soal Pre Test Post Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017, contoh soal ini merupakan file yang dibagikan untuk dipelajari kembali agar lebih paham lagi dalam Kegiatan Bimtek Kurikulum 2013 pada tahap selanjutnya. Soal Pre Test dan Post Test pada Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017 ini merupakan contoh format resmi yang digunakan pada Kegiatan Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II yang diselenggarakan di TPK diseluruh kecamatan di indonesia.

Harapan kami semoga Soal Pre Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017 yang akan kami bagikan nanti akan dapat bermanfaat bagi rekan guru madrasah dimana pun anda berada.

Baca Juga : Format Administrasi Supervisi Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK

Soal Post Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017 yang akan kami bagikan ini silahkan bisa rekan guru pelajari dengan seksama dibaca sampai mengerti biar lancar dalam mengikuti kegiatan Bimtek Kurikulum 2013 pada Tahap II di Tahun 2017 ini. Bagi rekan guru yang kebetulan membutuhkan file Soal Pre Test Post Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017 ini, silakan dapat mendownload / mengunduhnya pada link berikut ini.

Download File :

Semoga dengan adanya file Tentang Soal Pre Test Post Test Bimtek Kurikulum 2013 Tahap II Tahun 2017 yang kami bagikan/Share di atas bisa membantu dan memenuhi semua kelengakapan administrasi di sekolah/madrasah masing-masing demi peningkatan mutu pendidikan dalam menghadapi era globlisai dan modernisasi. Terimakasih atas kunjungan anda di blog Guru Madrasah.

Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah

Diposkan Oleh On June 30, 2017

permendikbud nomor 23 tahun 2017
Pemberlakuan hari sekolah yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah dituangkan dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Dimana sebelum-sebelumnya wacana itu mendapatkan pro dan kontra. Ada yang menyatakan bahwa negara ini belum siap dengan sistem pendidikan full day school, ada pula yang menganggap 5 hari kerja membebani kemampuan belajar siswa karena jam pelajaran sekolah bisa sampai sore dan lain sebagainya

Dalam Permendikbud nomor 23 Tahun 2017 ditetapkan pada Pasal 2 Tentang Hari Sekolah adalah sebagai berikut :
  1. Hari Sekolah dilaksanakan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  2. Ketentuan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat 1, termasuk waktu istirahat selama 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  3. Dalam hal diperlukan penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat 2, Sekolah dapat menambah waktu istirahat melebihi dari 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
  4. Penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat 3 tidak termasuk dalam perhitungan jam sebagaimana dimaksud pada aya 1.
Pada pasal 8 Penetapan Hari Sekolah sebagaiman dimaksud pada pasal 2 mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018.


Untuk selengkapknya silahkan download Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 pada tautan link di bawah ini:

Download File :

Demikianlah beberapa pasal yang menjadi inti dari penetapan Hari Sekolah yang berlaku mulai tahun pelajaran 2017/2018 Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah. Semoga bermanfaat buat rekan guru semua.

Buku Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Madrasah Aliyah Kelas 11

Diposkan Oleh On March 22, 2017

bahasa inggris k 13 ma kelas 11
Kebutuhan akan adanya buku pegangan guru dan siswa di sekolah atau madrasah sangatlah penting demi keberlangsungan proses belajar mengajar. Perubahan jaman dan majunya sistem informasi di Indonesia mulai merubah peranan buku pada sebuah lembaga pendidikan. saat ini ketersediaan buku tidak hanya berupa lembaran kertas-kertas hasil cetakan semata, namun bisa juga diakses melalui dunia maya alias internet.

Ketersediaannya buku elektronik ini semakin memberikan angin sega bagi sekolah atau madrasah yang keulitan untuk mendapatkan buku pegangan siswa atau guru ini. Dan untuk semakin memudahkan rekan guru madrasah, kali ini blog Guru Madrasah akan membagikan buku Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Inggris untuk kelas 11 Madrasah Aliyah. Adapun spesifikasi buku Bahasa Inggris ini adalah sebagai berikut :

Judul: BAHASA INGGRIS SEMESTER 1
Edisi: 1
Pengarang: Mahrukh Bashir.
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
ISBN / ISSN: 978-602-282-479-4 / 978-602-282-482-4
Tahun Terbit: 2014
Kelas: MA / Kelas 11
Jenis File: .pdf

Baca Juga : Contoh RPP dan Silabus K 13 untuk SMP/MTs

Judul: BAHASA INGGRIS SEMESTER 2
Edisi: 1
Pengarang: Mahrukh Bashir.
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
ISBN / ISSN: 978-602-282-479-4 / 978-602-282-483-1
Tahun Terbit: 2014
Kelas: MA / Kelas 11
Jenis File: .pdf

dan untuk rekan guru madrasah yang sedang mencari referensi buku Bahasa Inggris MA kelas 11 ini, silakan bisa mengunduhnya pada tautan link berikut ini :

Download File :

Demikian informasi mengenai buku bahasa Inggris MA Kelas 11 Kurikulum 2013 untuk semester 1 dan 2 yang bisa di unduh secara gratis dan mudah di blog Guru Madrasah ini. Jangan lupa untuk selalu berkunjung di blog ini untuk mendapatkan aplikasi dan info yang bermanfaat...


Contoh Rencana Kerja Madrasah Untuk MI Lengkap

Diposkan Oleh On March 03, 2017

contoh rencana kerja madrasah untuk MI
Rencana Kerja Madrasah dibuat untuk menyusun perencanaan Madrasah selama lima tahun kedepan. Untuk itu agar mutu Madrasah ada peningkatan, maka perlu membuat perencanaan yang baik. Rencana Kerja Madrasah dibuat berdasarkan Evaluasi Diri Madrasah untuk mengukur kinerja serta kemampuan Madrasah, khususnya Madrasah Ibtidaiyah. Demi suksesnya dalam membuat Rencana Kerja Madrasah maka harus melibatkan semua jabatan yang berkepentingan, seperti Ketua Yayasan, Komite Madrasah, Kepala Madrasah, dan Dewan Guru. Jika dirasa sangat perlu, gunakan juga Tokoh Masyarakat sekitar.

Tentunya dengan dibuatnya Rencana Kerja Madrasah ini akan sangat banyak manfa’at yang akan dirasakan yang antara lain diantaranya, Rencana Kerja Madrasah adalah sebagai tolak ukur keberhasilan Madrasah untuk mengimplementasikan berbagai macam program Madrasah. Selanjutnya Rencana Kerja Madrasah bisa dijadikan acuan demi mecapai target sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam kurun waktu yang telah ditetapkan.

Rencana Kerja Madrasah (RKM) sebagaimana Evaluasi Diri Madrasah sangat disarankan agar Madrasah setiap lima tahun sekali menyusunnya. Diharapkan dengan dibuatnya Rencana Kerja Madrasah khusus Madrasah Ibtidaiyah mencapai target pendidikan sesuai dengan yang telah direncanakan. Dengan begitu sasaran dan tujuan Madrasah bisa tercapai karena semua kegiatan dalam lima tahun kedepan telah direncanakan dalam Rencana Kerja Madrasah.

Dan untuk bapak/ibu guru madrasah khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI), pada kesempatan ini Guru Madasah akan berbagi file contoh rencana kerja madrasah secara lengkap. Adapun isi file tersebut adalah sebagai berikut :
  • Format Rencana Remedial Test.xls
  • Format Jurnal dan Presentasi Remedial Teaching.xls
  • Manajemen kelas mengguanakan aplikasi panitia.pptx
  • Model Dokumen 1 KTSP Madrasah Final.doc
  • Model RKM.doc
  • Model RKT.xls
  • Pedoman RKM.doc
  • Peraturan Akademik Madrasah.doc
  • Rencana Anggaran RKM.xls
Untuk memudahkan pengunduhan, bapak/ibu bisa mengunduhnya hanya dalam satu file saja, silakan klik tautan berikut :
Demikian info mengenai contoh Rencana Kerja Madrasah untuk MI. Semoga info ini bisa bermanfaat buat rekan guru Madrasah dimanapun berada..


Soal Latihan Ujian Nasional SMP/MTs 2017 Beserta Kunci Jawabannya

Diposkan Oleh On February 21, 2017

soal latihan un smp 2017Pada kesempatan kali ini Guru Madrasah akan berbagi berbagi informasi tentang prediksi "soal dan kunci jawaban siap Ujian Nasional/UN 2017. Dan perlu diingat bahwa ini adalah sekedar latihan dan bukan acuan untuk suksenya Ujian para peserta didik semua, namun ketika kita berusaha dan memiliki tekad yang kuat maka hasil positif pasti akan mengiringi langkah adik-adik semua khususnya dalam menghadapi ujian nanti. Dan tentunya untuk bisa sukses dalam mengerjakan UN 2017 nanti, sangat diperlukan usaha yang keras semisal semakin rajin belajar, memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal, dan bagian terpenting adalah perbanyak berdoa.

Baca Juga : Latihan Soal UN SMP/MTs 2017

Sebagai rasa peduli terhadap kemajua pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan madrasah, maka blog Guru Madrasah merasa berkewajiban untuk sekedar sedikit berbagi informasi seputar kumpulan soal latihanUjian Nasional 2016/2017. Pada dasarnya, soal-soal ini hampir sama dengan soal-soal pada UN sebelumnya. Tapi tidak ada salahnya jika rekan guru madrasah mencoba untuk membahasnya dengan peserta didik agar semakin memperkaya bentuk-bentuk soal yang ada.

Dan bagi rekan guru madrasah yang ingin memiliki soal -soal untuk latihan, langsung saja Anda mengunduhnya secara gratis pada tulisan Download, berikut link yang kami sajikan :
  • Bahasa Indonesia Versi A - Download
  • Bahasa Indonesia Versi B - Download
  • Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Versi A dan Versi B - Download
  • Bahasa Inggris Versi A - Download
  • Bahasa Inggris Versi B - Download
  • Kunci Jawaban Soal Bahasa Inggris Versi A dan Versi B - Download
  • IPA Versi A - Download
  • IPA Versi B - Download
  • Kunci Jawaban Soal IPA Versi A dan Versi B - Download
  • Matematika Versi A - Download
  • Matematika Versi B - Download
  • Kunci Jawaban Soal Matematika Versi A dan Versi B - Download
Demikian info mengenai soal latihan Ujian Nasional 2017. Semoga dengan adanya soal ini bisa membantu para rekan guru madrasah untuk menjadi bahan latihan atau try out Ujian Nasional di madrasah masing-masing.


RPP dan Silabus PAI dan Bahasa Arab MTs Kelas VII Kurikulum 2013

Diposkan Oleh On February 15, 2017

silabus PAI dan bahasa arab kelas VII K13
Guru Madrasah | Rekan guru madrasah yang semoga selalu semangat mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan amdrasah, sudah kita ketahui bersama bahwa dari sekian banyak perangkat pembelajaran yang ada, RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembejaran adalah satu jenis perangkat yang paling sering membuat guru gelisah. Selain juga prota dan promes. Sementara untuk Silabus, buku siswa, prota, promes, kaldik biasanya sudah banyak disediakan dan tersebar di dunia maya. Bahkan untuk Kurikulum 2013, guru tidak perlu lagi memusingkan Silabus, karena itu memang sudah disediakan oleh negara.

Namun demikian untuk memudahkan para rekan guru madrasah menemukan Silabus dan RPP untuk mata pelajaran PAI maka pada postingan kali ini Guru Madrasah mencoba berbagi RPP dan Silabus untuk mata pelajaran PAI khusus kelas VII saja. Setelah sebelumnya kami sudah membagikan Silabus dan RPP mata pelajaran umum. Semoga ini bisa membantu para rekan guru madrasah dalam menyusun program pengajaran.

RPP PAI MTs Kurikulum 2013 Kelas VII Terbaru ini dalam penerapannya menggunakan metode pembelajaran tematik yang mengambil pokok bahasan pelajaran berdasarkan tema dengan menggabungkan beberapa pelajaran menjadi satu.

Baiklah buat guru rekan madrasah yang memerlukan RPP dan silabus mata pelajaran PAI silakan bisa mengklik tautan berikut ini :
  • RPP Akidah Akhlak Kelas VII Kurikulum 2013 - Download
  • RPP Al-Qur’an Hadist Kelas VII Kurikulum 2013 - Download
  • RPP Fiqih Kelas VII Kurikulum 2013 - Download
  • RPP SKI Kelas VII Kurikulum 2013 - Download
  • RPP Bahasa Arab Kelas VII Kurikulum 2013 - Download
Untuk silabus dari mata pelajaran diatas, silakan bisa mendownloadnya pada tauan berikut :

DOWNLOAD SILABUS BAHASA ARAB DAN PAI MTs KELAS VII

Demikian tadi mengenai Silabus dan RPP untuk mata pelajaran bahasa arab dan PAI untuk MTs kelas VII. Besar harapan kami postingan ini bisa bermanfaat buat rekan guru mdrasah dimanapun berada.