Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Penerimaan CPNS 2018 Segera Dibuka, Kemenag Paling Banyak Buka Lowongan

Diposkan Oleh On September 14, 2018

cpns 2018Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 bakal resmi dibuka pada 19 September mendatang.

Kuota total formasi yang tersedia yang bakal diperebutkan pelamar abdi negara itu berjumlah 238.015. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyatakan sebanyak 51.271 ada di instansi pusat yang terdiri atas 76 kementerian/lembaga. Selain itu, sisanya, 186.744 slot CPNS ada di 525 instansi daerah.

Untuk di tingkat pusat, Kementerian Agama (Kemenag) paling banyak membuka slot CPNS 2018 yakni 17.175.

"Jumlah ini sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 49 tahun 2018 perihal formasi pegawai kementerian agama tahun anggaran 2018," kata Inspektur Jenderal Kemenag Nurkholis Setiawan seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI, Rabu (13/9).

Dari jumlah 17.175 CPNS yang akan diterima itu, menurut Nurkholis, alokasi terbesar diperuntukkan bagi guru dan dasar. Ia menyebutkan, sesuai Keputusan Menteri PANRB Nomor 49 Tahun 2018, tersedia 10.520 formasi bagi guru pelamar umum, 1.480 formasi bagi guru honorer eks KII, dan 4.485 formasi dosen.

"Selebihnya, terdapat lowongan untuk penghulu, penyuluh, jabatan fungsional tertentu (JFT), dan jabatan fungsional umum (JFU)," ujar Nukholis.

Selain itu, pemerintah pun memberikan kesempatan bagi 438.590 pegawai honorer kategori II (K2) untuk mendaftarkan diri dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018.

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018, yang ditandatangani Menteri PAN-RB Syafruddin pada 27 Agustus 2018 itu disebutkan ada sekitar 438.590 pegawai honorer yang tercatat dalam database BKN.

Dalam Permen PAN-RB itu disebutkan mekanisme/sistem pendaftaran untuk Eks Tenaga Honorer K2 itu dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN.

Peraturan Menteri PANRB itu memberi keistimewaan pada tenaga honorer KII yang memiliki pengalaman setidaknya 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

"Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," bunyi Peraturan Menteri PANRB seperti dikutip dari situs Setkab RI.

Selain itu, Permen PANRB itu pun mengatur Eks Tenaga Honorer Kategori II yang boleh mengikuti seleksi pengadaan CPNS 2018 berusia paling tinggi 35 Tahun saat 1 Agustus 2018, dan aktif bekerja terus-menerus hingga saat ini.

Dalam rilis pers pada 6 September lalu, Kepala BKN Bima Haria menyampaikan pendaftaran CPNS 2018 tidak ada yang melalui portal mandiri instansi. Sistem pendaftaran dan seleksi CPNS tahun 2018, katanya, akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via https://sscn.bkn.go.id.

sumber : www.cnnindonesia.com

Kemenag Akan Terima Lebih 17 ribu CPNS Tahun 2018

Diposkan Oleh On September 14, 2018

Menag LukmanKementerian Agama akan menerima 17.175 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada rekrutmen serentak yang akan dilaksanakan 19 September 2018 mendatang. Jumlah formasi yang ditetapkan bagi Kemenag adalah jumlah terbesar diantara 76 Kementerian/Lembaga di Indonesia yang melaksanakan rekrutmen CPNS Tahun 2018.  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan tiga hal yang harus dimiliki oleh CPNS  Kemenag.

Tiga hal ini disampaikan Menag Lukman kepada peserta Rapat Koordinasi Persiapan Penerimaan ASN Kemenag Tahun 2018, di Jakarta. Rapat koordinasi dihadiri para Pejabat Eselon I Pusat, Kepala Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag se-Indonesia,  serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia.

“Saudara-saudara yang hadir di sini akan menentukan dan mengawal seluruh proses rekrutmen ini sesuai dengan ketentuan yang ada. Saya ingin saudara memastikan CPNS yang kita rekrut memiliki tiga hal,” pesan Menag Lukman, Rabu (12/09) seperti yang kami kutip dari laman resmi Kemenag yang beralamat di https://kemenag.go.id/

Pertama, Menag menginginkan CPNS yang direkrut memiliki kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh satuan kerja. Lebih lagi menurut Menag, formasi yang dibuka  paling banyak diperuntukkan bagi guru dan dosen. Maka, kompetensi profesional menurut Menag bukan hal yang bisa ditawar. “Cermati betul, bahwa yang terpilih nanti adalah yang memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan pos dan bidangnya,” ujar Menag.

Hal kedua yang harus dimiliki CPNS Kemenag adalah komitmen keagamaan. “Komitmen keagamaan juga menjad cermatan. Yang saya maksud dengan komitmen keagamaan adalah mereka yang diterima nanti tidak lagi punya masalah dengan persoalan keagamaan,” tutur Menag.

Menag menginginkan, CPNS Kemenag yang direkrut apapun agamanya memiliki pemahaman keagamaan yang moderat. “Mereka harus paham dan memiliki pengamalan keagamaan yang baik. Mereka yang moderat, yang dapat menjadi role model bagi masyarakat luas,” tandas Menag.

Komitmen kebangsaan, menjadi hal ketiga yang harus dimiliki oleh CPNS Kemenag. “CPNS Kemenag harus punya pemahaman memadai, syukur-syukur pemahaman yang baik, tentang apa itu Pancasila, apa  itu konstitusi kita, NKRI kita, Bhineka Tunggal Ika, dan sebagainya,” tegas Lukman.

Tiga hal ini menurut Menag Lukman harus menjadi cermatan dalam proses rekrutmen CPNS Kemenag. Mengingat, sebaran CPNS yang akan direkrut  bukan hanya ada pada kantor pusat tetapi menyebar di seluruh satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia. “Saya ingin saudara-saudara mengawal betul proses rekrutmen CPNS tahun 2018 yang akan segera dilaksanakan ini,” pesan Lukman.

Sebelumnya, Kepala Biro Kepegawaian Ahmadi juga menyampaikan proses rekrutmen CPNS Kemenag akan menjadi etalase proses rekrutmen CPNS secara nasional. Ahmadi memaparkan dari 59.309 formasi CPNS tahun 2018  yang ditetapkan untuk 76 K/L, sebanyak 17.175 formasi atau 29% ditetapkan untuk Kementerian Agama. "Jika Pengadaan CPNS di Kementerian Agama sukses, maka Pengadaan CPNS Nasional sukses," tandas Ahmadi.

sumber : https://kemenag.go.id

Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2018

Diposkan Oleh On June 04, 2018

pengumuman pbsb 2018
Baru-baru ini Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Pendidikan Isalam, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren telah mengeluarkan surat atau pengumuman dengan Nomor : 2067/Dt.I.V.4/Hm.01/05/2018 tentang Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018. Dan berikut ini adalah kutipan dari surat pengumuman tersebut.

Berdasarkan hasil seleksi, penilaian, dan penentuan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Mitra (PTM) terkait, diumumkan nama-nama yang dinyatakan LULUS sesuai Berita Acara Penentuan Kelulusan Peserta Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2018 sebagaimana terlampir.

Terkait hal tersebut Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Kementerian Agama RI tidak memberikan biaya transport kepada santri yang lulus dari daerah asal ke perguruan tinggi masing-masing;
  2. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan konfirmasi kesediaan paling lambat 3 (tiga) hari setelah pengumuman pada tanggal 07 Juni 2018 melalui nomor contact pengelola PBSB di masing-masing PTM (terlampir);
  3. Peserta melakukan validasi data (Ijazah, Raport, Surat Keterangan Lulus UN asli ditunjukan, Formulir Registrasi, Tanda Peserta Seleksi, dan Rekomendasi Pesantren di fotocopy dan ditunjukan yang asli) ke Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat, paling lambat tanggal 29 Juni 2018;
  4. Peserta yang tidak melakukan konfirmasi, validasi data, dan registrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan dianggap MENGUNDURKAN DIRI;
  5. Peserta yang dinyatakan lulus dan terbukti menggunakan data atau dokumen PALSU didiskualifikasi secara sepihak;
  6. Peserta yang membutuhkan pendamping lapangan dalam pelaksanaan registrasi dapat menghubungi Pengurus Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) masing-masing PTM (terlampir);
  7. Pengumuman KELULUSAN bagi peserta pilihan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pra Test Pilihan UNAIR Surabaya akan diumumkan pada awal bulan Juli 2018;
  8. Peserta yang dinyatakan LULUS untuk WASPADA terhadap bentuk PENIPUAN dan PUNGUTAN LIAR mengatasnamakan PBSB Kementerian Agama RI;
  9. Pengumuman dan segala isinya tidak dapat diganggu gugat.
Informasi kelulusan Peserta Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2018 lebih lanjut dapat menghubungi Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren/TOS pada Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat, dan Pengelola PBSB Perguruan Tinggi Mitra.

Selengkapnya mengenai Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018 dapat diunduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2018
Demikian mengenai Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018 yang dapat kami sampaikan, Semoga bermanfaat...

Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018

Diposkan Oleh On June 04, 2018

Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018
Direktorat Kurikulum, Sarana,  Kelembagaan,  dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag mulai seleksi proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018. Total ada 666 proposal yang masuk dan akan dipilih 45 yang terbaik.

Kasubdit Kesiswaan Abdullah Faqih mengatakan,  proposal MYRES terbagi dalam tiga bidang, yaitu: Sains Matematika dan Pengembangan Teknologi (378 proposal), Sosial Humaniora (204), dan Keagamaan (84).

"Tim penilai saat ini tengah menyeleksi proposal yang masuk untuk memilih 15 besar proposal terbaik per bidang," terangnya di Jakarta,  Selasa (29/05).

Aspek yang dinilai pada tahap seleksi ini,  lanjut Faqih, meliputi: ide dan orisinalitas penelitian, kesesuaian antara rumusan masalah/pertanyaan, pemilihan metode penelitian yang akan digunakan, dan nilai tambah/manfaat dari penelitian.

"Proposal terpilih nantinya akan diikutkan dalam Workshop selama 4 hari yang akan dilaksanakan setelah Idul Fitri," sambungnya.

Menurut Faqih,  tim juri terdiri dari 3 orang per bidang lomba. Juri merupakan para peneltii LIPI, Balitbang Diklat Kemenag, dan beberapa PTKIN.

Faqih menambahkan,  tahapan MYRES diawali dengan pendaftaran dan penyerahan proposal yang berlangsung dari 29 Maret hingga 11 Mei. Tahap selanjutnya adalah seleksi proposal yang saat ini tengah berlangsung.

"Hasil seleksi proposal akan diumumkan pada tanggal 4 Juni 2018," kata Faqih.

Tahap selanjutnya,  siswa yang proposalnya lolos seleksi akan melakukan penelitian lapangan. Untuk membekali research skills, mereka akan diundang untuk melakukan workshop. Selama workshop, mereka akan mendapatkan bimbingan dan pendampingan tentang bagaimana membuat penelitian yang baik dari narsum yang kompeten dan berpengalaman dari LIPI, dosen UIN/IAIN, dan Balitbang Diklat Kementerian Agama

"Dari peserta workshop ini, akan dipilih enam finalis di setiap bidang," tutur Faqih.

Para finalis ini,  lanjut Faqih, akan diundang untuk mempresentasikan proposal penelitiannya. Kegiatan presentasi ini dilaksanakan bersamaan dengan event Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar di Bengkulu pada 17-21 September 2018.

Pada babak final, selain aspek yang dinilai pada saat seleksi proposal, dewan juri juga akan menilai kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan hasil penelitian baik itu penilaian laporan penelitian, poster dan kemampuan presentasi.

"Para pemenang akan diberi kesempatan melakukan pameran hasil penelitiannya," ujar Faqih.

Dan berikut ini adalah Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018 yang bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File :
Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018
Demikian yang dapat Guru Madrasah sampaikan mengenai Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018. Semoga bermanfaat... | sumber : kemenag.go.id

Perpanjangan Waktu Pendaftaran PPG dan Perbaikan TMT Guru bagi Guru Madrasah 2018

Diposkan Oleh On May 29, 2018

perpanjangan pendaftaran ppg 2018
Pada tanggal 25 Mei silam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dijen Pendis) telah mengeluarkan Surat edaran dengan nomor : 400/Dt.I.II/2/Kp.02.3/5/2018 perihal Perpanjangan Waktu Pendaftaran PPG dan Perbaikan TMT Guru bagi Guru Madrasah.

Surat ini ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi cq Kabid Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam Seluruh Indonesia. Dan berikut ini adalah kutipan atau isi dari surat edaran tersebut :

Sehubungan dengan pelaksanaan Pendaftaran Program Sertifikasi Guru (PPG) dalam Jabatan bagi guru madrasah yang saat ini sedang berjalan menyusul ketentuan yang telah ditetapkan melalui surat kami Nomor : 378/Dt.I.II/Kp.02.3/5/2018 tanggal 16 Mei 2018, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
  1. Waktu pendaftaran calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan bagi guru madrasah yang semula ditutup pada tanggal 26 Mei 2018 diperpanjang sampai dengan tanggal6 Juni 2018. Bagi guru madrasah yang ingin melakukan perbaikan data yang pengajuannya sempat ditolak oleh pihak Kanwil Kementerian Agama Provinsi dapat mengajukan ulang sampai dengan tanggal 8 Juni 2018. 
  2. Bagi guru madrasah yang akan melakukan perbaikan data TMT Guru dapat dilakukan perubahan melalui Simpatika dengan menggunakan akun/login masing-masing.  Proses perubahan dimaksud diwajibkan untuk melampirkan dokumen SK Pengangkatan sebagai guru dan surat penugasan sebagai guru dari Kepala Madrasah. 
  3. Dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 2 diatas disampaikan kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi untuk dilakukan otentifikasi seluruh dokumen dimaksud untuk menghindari pemalsuan dokumen.
Untuk dokumen surat edaran tersebut bisa rekan guru unduh melalui tautan link berikut ini.

Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019

Diposkan Oleh On May 25, 2018

Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menerbitkan surat edaran. Adalah surat edaran bernomor 795/Dt.I/Dt.I.I.1/PP.00/05/2018 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018/2019.
Dalam surat edaran yang diteken pada 24 Mei 2018 ini, disampaikan beberapa hal terkait dengan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:

Kegiatan Pembelajaran untuk Tahun Pelajaran 2018/2019 dimulai tanggal 16 Juli 2018
Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi dapat menetapkan kalender pendidikan yang disesuaikan dengan kalender pendidikan pada sekolah umum yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikian dan Kebudayaan setempat.

Dan kalender Pendidikan ini agar sekiranya bisa pedomani, disosialisasikan dan di laksanakan dengan sebaik-baiknya.

Kalender Pendidikan Tahun pelajaran 2018/2019 sebagaimana tercantum dalam lampiran Surat Edaran.

Dari lampiran Surat Edaran tersebut, diketahui juga beberapa hal terkait dengan proses pembelajaran, yang antara lain:
  1. Permulaan tahun pelajaran 2017/2018 adalah hari Senin tanggal 16 Juli 2018
  2. Pelaksanaan Ujian Semester Ganjil adalah tanggal 3 - 8 Desember 2018
  3. Penanggalan dan pembagian raport Semester Ganjil, 15 Desember 2018
  4. Libur Semester Ganjil, 17 - 31 Desember 2018
  5. Awal Semester Genap, 2 Januari 2019
  6. Perkiraan USBN dan UAMBN MA, 25 - 30 Maret 2019
  7. Perkiraan UN MA, 8 - 11 April 2019
  8. Perkiraan USBN dan UAMBN MTs, 22 - 26 April 2019
  9. Perkiraan UN MTs, 6 - 9 Mei 2019
  10. Ujian Semester Genap (Ujian Kenaikan Kelas), 17 - 22 Mei 2019
  11. Pembagian raport Semester Genap, 29 Juni 2019
Selengkapnya tentang Surat Edaran Direktur KSKK Madrasah, nomor 795/Dt.I/Dt.I.I.1/PP.00/05/2018 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018/2019, silakan download di bawah ini.

Unduh File :
KALENDER PENDIDIKAN MADRASAH 2018-2019
Demikian mengani Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018-2019 yang bisa kami sampaikan. Smeoga bermanfaat

Inilah Ketentan UN Perbaikan Yang Diselenggarakan Bulan Juli

Diposkan Oleh On May 15, 2018

Ketentan UN Perbaikan
Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tahun 2018 akan diselenggarakan pada bulan Juli dengan dua pilihan jadwal, yaitu pada Selasa-Kamis, 24-26 Juli 2018, atau Jumat-Minggu, 27-29 Juli 2018. UNP hanya berlaku untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK, dan tidak untuk jenjang SMP/sederajat. Peserta UNP adalah peserta UN yang nilai mata pelajaran UNnya belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 55,0.

Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, BSNP tengah mempertimbangkan kemungkinan UNP juga dapat diikuti oleh siswa yang nilainya sudah mencapai standar, namun tetap ingin memperbaikinya. Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN karena ada standar nilai khusus dari perguruan tinggi yang ditujunya.

“Misalnya untuk standar perguruan tinggi seperti Akmil (Akademi Militer)  atau Akpol (Akademi Kepolisian), kita memberikan kesempatan untuk siswa melakukan perbaikan berapapun nilainya,” tutur Bambang usai Taklimat Media tentang Hasil UN SMA/SMK Tahun 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, yang kami kutip dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang beralamat di https://www.kemdikbud.go.id, Selasa (8/5/2018).

Bambang mengatakan, setidaknya ada dua jenis peserta UNP yang berasal dari peserta UN tahun 2018, yaitu mereka belum mencapai standar (nilai), dan mereka yang sudah mencapai standar, namun memiliki jiwa pembelajar atau ingin belajar sungguh-sungguh, atau karena perguruan tinggi yang ditujunya menuntut nilai tertentu. “Akan kita pertimbangkan untuk memberi kesempatan (UNP),” katanya.

UNP 2018 juga dapat diikuti lulusan SMA/SMA/MA/MAK dua tahun terakhir, yakni lulusan tahun 2017 dan tahun 2018. UNP hanya diberlakukan untuk jenjang SMA/sederajat, dan tidak untuk SMP/sederajat. Bambang mengatakan, di jenjang SMP tidak ada UNP karena terkait dengan wajib belajar, sehingga UN tidak menjadi kendala wajib belajar.

“Lulusan SMP disiapkan untuk lanjut studi, tidak untuk bekerja. Sedangkan di SMA/sederajat diselenggarakan UNP karena lulusannya disiapkan untuk lanjut studi ke perguruan tinggi atau bekerja yang menuntut kompetensi tertentu yang dibuktikan dengan capaian hasil UN,” ujar Bambang.

Berdasarkan POS UN Tahun 2018, UNP tahun ini juga berfungsi sebagai UN Susulan bagi peserta UN SMA/SMK/sederajat yang belum mengikuti UN pada bulan April 2018 karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah. Pelaksanaan UNP akan dilakukan dengan berbasis komputer (UNBK). Calon peserta UNP dapat mengakses informasi tentang UNP dan melakukan pendaftaran di laman http://unp.kemdikbud.go.id , yang dapat diakses menjelang pendaftaran dibuka.

Hasil UN Perbaikan dilaporkan dalam bentuk Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Bagi peserta yang memperbaiki nilai, SHUN Perbaikan memuat nilai yang lebih tinggi dari nilai UN sebelumnya. Kemudian bagi peserta yang tidak lengkap mata ujiannya (UN Susulan), SHUN hanya memuat nilai dari mata pelajaran yang diikuti.