Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Pageviews

Kemenag Umumkan Pemenang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018

Diposkan Oleh On November 27, 2018

anugerah guru berprestasi 2018Kementerian Agama mengumumkan para pemenang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Berprestasi 2018.

Anugerah GTK Madrasah Berprestasi tersebut diserahkan oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Suyitno, dan Direktur KSKK A.Umar.

Penyerahan anugerah yang bertepatan dengan Hari Guru Nasional 2018 ini digelar di Dyandra Covention Hall, Surabaya, Minggu (25/11) malam.

Menag dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas mendidik sangat mulia. Sebab, peradaban bangsa manapun terbentuk berkat adanya para guru yang tak henti mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya.

Guru mengemban amanah, fungsi dan kehormatan untuk mendidik anak-anak, sekaligus menjadi teladan menata peradaban.

"Mari kita senantiasa menjaga rasa cinta kepada diri. Hanya dengan cinta, kita bisa mendidik anak-anak, tidak dengan amarah dan murka," kata Menag.

"Saya berharap, pola pendidikan kita bisa diperluas kepada ukuran kebajikan ahklak, tidak kognisi belaka, namun juga sikap. Akhlak itu yang penting. Agama hakikatnya perilaku dan kebajikan kepada sesama," sambungnya.

Berikut Peraih Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018.

Kategori Guru Raudlatul Athfal

1. Juara I, Istikomah, RA Muslimat NU Masyithoh 07 Pabean, Jawa Tengah
2. Juara II, Maryatun, RA An Nahl Jakarta Barat, DKI Jakarta
3. Juara III, Salsiyah, RA Alhusna, DI Yogyakarta
4. Juara Harapan I, Juairiah, RA Fathun Qarib Kota Banda Aceh
5. Juara Haran II, Irma Suryani, RA Nurul Huda NW Narmada, Nusa Tenggara Barat

Kategori Guru Madrasah Ibtidaiyah

1. Juara I, Alpirudiwan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Kota Padang, Sumatera
Barat
2. Juara II, Supriyadi, MI Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah
3. Juara III, Suhelli, MIN 6 Banda Aceh Aceh/NAD
4. Harapan I, Pahriati, MIN 1 Kapuas, Kalimantan Tengah
5. Harapan II, Rokhman, MIN 4 Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Kategori Guru Madrasah Tsanawiyah

1. Juara I Muhammad Hatta, MTsN 38 Jakarta Utara, DKI Jakarta
2. Juara II, Ely Widayati, MTs Negeri 2 Bantul DI Yogyakarta
3. Juara III, Kristini, MTs Negeri 1 Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah
4. Harapan I, Luluk Hariroh, MTsN 1 Kota Malang Jawa Timur
5. Harapan II, Kasmiatang, MTsN 2 Maros Sulawesi Selatan

Kategori Guru Madrasah Aliyah

1. Juara I, Nurchaili, MAN 4 Aceh Besar Aceh/NAD
2. Juara II, Resmaleni, MAN 2 Kota Serang Banten
3. Juara III, Miftakul Fikri, MAN Manokwari Papua Barat
4. Harapan I, Lidia Mubarrak, MAN 1 Kuantan Sengingi Riau
5. Harapan II, Latipah Hanum Lubis, MAN 2 Kota Jambi Jambi

Kategori Kepala Raudlatul Athfal

1. Juara I, Siti Maisaroh, RA Ulul Albab Jawa Timur
2. Juara II, Dessy Lisnayanti, RA Zidni 'Ilma Jawa Tengah
3. Juara III, Mastiti Subur, RA Harapan Bangsa DI Yogyakarta
4. Harapan I, Siti Husnah, RA Al-Ikhlas Bali
5. Harapan II, Sri Andayani, RA Uswatun Hasanah DKI Jakarta

Kategori Kepala Madrasah Ibtidaiyah

1. Juara I, Zulfikah Nur, MIN 1 Takalar Sulawesi Selatan
2. Juara II, Hj. Haniah Mase, MIN 14 Al-Azhar Asy Syarif Indonesia DKI Jakarta
3. Juara III, Juli Iswanto, MIS Al Washliyah Sumatera Utara
4. Harapan I, Kasmad Rifangi, MI Ma'arif Sendang D.I Yogyakarta
5. Harapan II, Hj. Ummiyani, MIN 9 Kota Banda Aceh Aceh/NAD

Kategori Kepala Madrasah Tsanawiyah

1. Juara I, Mappataliang, MTsN 2 Kendari Sulawesi Tenggara
2. Juara II, Abdul Hadi, MTsN 4 Banjarmasin Kalimantan Selatan
3. Juara III, Etyk Nurhayati, MTs Negeri 5 Sleman DI.Yogyakarta
4. Harapan I, Abdul Hafid H, MTsN Pangkep Sulawesi Selatan
5. Harapan II, Rus'ansyah, MTs An Nur Kalimantan Tengah

Kategori Kepala Madrasah Aliyah

1. Juara I, Mariani, MAN 1 Aceh Tengah Aceh/NAD
2. Juara II, Wiranto Prasetyahadi, MAN 1 Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta
3. Juara III, H. Lalu Syauki MAN 2 Mataram Nusa Tenggara Barat
4. Harapan I, Antoni Iswantoro, MAN 1 Metro Lampung
5. Harapan II, Sriyadi, MAN Kapuas Kalimantan Tengah

Kategori Pustakawan Madrasah

1. Juara I, Nuzul Hidayah Yuningsih, MAN 3 Sleman DI Yogyakarta
2. Juara II, Lely Kurniawati, MTs NU Trate Jawa Timur
3. Juara III, Mariaton, MTsN Model Banda Aceh 1 Aceh/NAD
4. Harapan I, Khustaniah, MTs Negeri 2 Mataram Nusa Tenggara Barat
5. Harapan II, Tina Marlinda, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bandar Lampung

Kategori Laboran Madrasah

1. Juara I, Nurmahni Harahap, MTsN 1 Banda Aceh Aceh/NAD
2. Juara II, Sutrisno, Thoriqotul Ulum Jawa Tengah
3. Juara III, Nita Rachmawati, MAN Buleleng Bali
4. Harapan I, Siti Suwarni, MTs N 5 Sleman DI Yogyakarta
5. Harapan II, Safrawita, MAN Tanjungpinang Kepulauan Riau

Kategori Pengawas Madrasah 

1. Juara I, Idi Joko Sudono, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Jawa Tengah
2. Juara II, Rokhman, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang
Lampung
3. Juara III, Yurhadi Ghani, Kemenag Kabupaten Tangerang Banten
4. Harapan I, Ahmad Ikmal, Kankemenag Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara
Barat
5. Harapan II, Widad Arifin, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi Jawa Barat

sumber : https://kemenag.go.id

Tunjangan Kinerja (Tukin) Guru Madrasah Dibayarkan Tahun 2019

Diposkan Oleh On September 27, 2018

tukin guru madrasah
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam meminta kepada 120 ribu guru madrasah di seluruh Indonesia untuk tidak galau, resah dan khawatir soal pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin).

"Kami optimis tahun 2019, pembayaran Tukin untuk lebih dari 120 ribu guru madrasah sudah bisa dilaksanakan. Kemenag akan terus perjuangkan Tukin guru madrasah apalagi sudah disepakati oleh Komisi VIII DPR RI. Saat ini sudah di Kemenkeu dan Bappenas," kata Direktur Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam, Suyitno saat konferensi pers di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, seperti yang gurumadrasah.com lansir dari kemenag.go.id, Jumat (14/09).

Menurut Suyitno, sejatinya tunjangan kinerja seharusnya diberikan kepada seluruh guru PNS di Kemenag yang belum mendapatkan tunjangan profesi guru atau sertifikasi. Besarannya setiap guru berbeda-beda tergantung pangkat fungsional dan tingkatannya, seperti muda, madya dan utama. Namun sejak tahun 2015 dana tunjangan tersebut belum dapat dicairkan.

Tukin itu sendiri, lanjut Suyitno, beralas payung hukum yaitu Perpres 154/2015 dan Peraturan Menteri Agama No29 tahun 2016. Menurut peraturan tersebut, tunjangan kinerja bagi dosen dan guru PNS yang belum bersertifikat pendidikan dibayarkan sebesar 100 persen dari kelas jabatannya.

"Para guru tidak usah galau dan khawatir sehingga tahapannya dapat kita lalui dengan sabar," ujarnya.

Anggaran Tukin Rp2,9 triliun tersebut pada Mei 2018 lalu sudah dikirim oleh Menteri Agama kepada Kementerian Keuangan sebagai usulan APBN 2019. Usulan ini kemudian menjadi bagian dari usulan tambahan anggaran secara umum Rp5,4 triliun untuk Kemenag tahun 2019, ujarnya didampingi Kasubag TU Direktorat Guru Tenaga Kependidikan, Sidik Sisdianto.

Suyitno menambahkan bahwa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah memberikan perhatian khusus terkait Tukin guru madrasah dengan melakukan pemantauan langsung dari progres report penanganan Tukin ini.

"Ini semata-mata karena memang belum mendapat persetujuan dari Kemenkeu sehingga Tukin untuk sekitar 120.755 guru PNS Kemenag itu status anggarannya masih diproses.Sekali lagi kami meminta para guru tidak khawatir karena mekanisme yang proper telah ditempuh oleh Kemenag dan datanya dapat dipertangungjawabkan," tegas Suyitno.

Suyitno juga menjelaskan mengapa sejak tahun 2016 anggaran Tukin untuk guru PNS belum selesai meski telah melewati berbagai tahapan salah satunya disebabkan oleh konsennya Kemenag saat itu pada pembayaran inpasing terhutang untuk guru non PNS yang anggarannya mencapai Rp4,6 triliun.

Usai pelaksanaan pembayaran inpasing tersebut, pada 2017 Kemenag kemudian melakukan pendataan untuk memastikan berapa guru yang bersertifikasi dan belum agar bisa mengajukan anggaran yang valid.

"Setelah dapat data by name dan adress maka dilakukan verifikasi internal. Kemudian Menag bersurat ke Kemenkeu, Bappenas dilanjutkan dengan rapat Komisi VIII DPR dan disepkati penambahan anggaran untuk 2019 bagi guru PNS Kemenag sebesar Rp2,9 triliun. Tukin ini lebih pada kesejahteraan guru yang diatur pemerintah. Kemenkeu sangat kooporatif, jadi tidak ada alasan bagi guru untuk galau dan resah," tandas Suyitno.

sumber : kemenag.go.id

Penerimaan CPNS 2018 Segera Dibuka, Kemenag Paling Banyak Buka Lowongan

Diposkan Oleh On September 14, 2018

cpns 2018Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 bakal resmi dibuka pada 19 September mendatang.

Kuota total formasi yang tersedia yang bakal diperebutkan pelamar abdi negara itu berjumlah 238.015. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyatakan sebanyak 51.271 ada di instansi pusat yang terdiri atas 76 kementerian/lembaga. Selain itu, sisanya, 186.744 slot CPNS ada di 525 instansi daerah.

Untuk di tingkat pusat, Kementerian Agama (Kemenag) paling banyak membuka slot CPNS 2018 yakni 17.175.

"Jumlah ini sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 49 tahun 2018 perihal formasi pegawai kementerian agama tahun anggaran 2018," kata Inspektur Jenderal Kemenag Nurkholis Setiawan seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI, Rabu (13/9).

Dari jumlah 17.175 CPNS yang akan diterima itu, menurut Nurkholis, alokasi terbesar diperuntukkan bagi guru dan dasar. Ia menyebutkan, sesuai Keputusan Menteri PANRB Nomor 49 Tahun 2018, tersedia 10.520 formasi bagi guru pelamar umum, 1.480 formasi bagi guru honorer eks KII, dan 4.485 formasi dosen.

"Selebihnya, terdapat lowongan untuk penghulu, penyuluh, jabatan fungsional tertentu (JFT), dan jabatan fungsional umum (JFU)," ujar Nukholis.

Selain itu, pemerintah pun memberikan kesempatan bagi 438.590 pegawai honorer kategori II (K2) untuk mendaftarkan diri dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018.

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018, yang ditandatangani Menteri PAN-RB Syafruddin pada 27 Agustus 2018 itu disebutkan ada sekitar 438.590 pegawai honorer yang tercatat dalam database BKN.

Dalam Permen PAN-RB itu disebutkan mekanisme/sistem pendaftaran untuk Eks Tenaga Honorer K2 itu dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN.

Peraturan Menteri PANRB itu memberi keistimewaan pada tenaga honorer KII yang memiliki pengalaman setidaknya 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

"Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," bunyi Peraturan Menteri PANRB seperti dikutip dari situs Setkab RI.

Selain itu, Permen PANRB itu pun mengatur Eks Tenaga Honorer Kategori II yang boleh mengikuti seleksi pengadaan CPNS 2018 berusia paling tinggi 35 Tahun saat 1 Agustus 2018, dan aktif bekerja terus-menerus hingga saat ini.

Dalam rilis pers pada 6 September lalu, Kepala BKN Bima Haria menyampaikan pendaftaran CPNS 2018 tidak ada yang melalui portal mandiri instansi. Sistem pendaftaran dan seleksi CPNS tahun 2018, katanya, akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via https://sscn.bkn.go.id.

sumber : www.cnnindonesia.com

Kemenag Akan Terima Lebih 17 ribu CPNS Tahun 2018

Diposkan Oleh On September 14, 2018

Menag LukmanKementerian Agama akan menerima 17.175 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada rekrutmen serentak yang akan dilaksanakan 19 September 2018 mendatang. Jumlah formasi yang ditetapkan bagi Kemenag adalah jumlah terbesar diantara 76 Kementerian/Lembaga di Indonesia yang melaksanakan rekrutmen CPNS Tahun 2018.  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan tiga hal yang harus dimiliki oleh CPNS  Kemenag.

Tiga hal ini disampaikan Menag Lukman kepada peserta Rapat Koordinasi Persiapan Penerimaan ASN Kemenag Tahun 2018, di Jakarta. Rapat koordinasi dihadiri para Pejabat Eselon I Pusat, Kepala Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri se-Indonesia, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag se-Indonesia,  serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia.

“Saudara-saudara yang hadir di sini akan menentukan dan mengawal seluruh proses rekrutmen ini sesuai dengan ketentuan yang ada. Saya ingin saudara memastikan CPNS yang kita rekrut memiliki tiga hal,” pesan Menag Lukman, Rabu (12/09) seperti yang kami kutip dari laman resmi Kemenag yang beralamat di https://kemenag.go.id/

Pertama, Menag menginginkan CPNS yang direkrut memiliki kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh satuan kerja. Lebih lagi menurut Menag, formasi yang dibuka  paling banyak diperuntukkan bagi guru dan dosen. Maka, kompetensi profesional menurut Menag bukan hal yang bisa ditawar. “Cermati betul, bahwa yang terpilih nanti adalah yang memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan pos dan bidangnya,” ujar Menag.

Hal kedua yang harus dimiliki CPNS Kemenag adalah komitmen keagamaan. “Komitmen keagamaan juga menjad cermatan. Yang saya maksud dengan komitmen keagamaan adalah mereka yang diterima nanti tidak lagi punya masalah dengan persoalan keagamaan,” tutur Menag.

Menag menginginkan, CPNS Kemenag yang direkrut apapun agamanya memiliki pemahaman keagamaan yang moderat. “Mereka harus paham dan memiliki pengamalan keagamaan yang baik. Mereka yang moderat, yang dapat menjadi role model bagi masyarakat luas,” tandas Menag.

Komitmen kebangsaan, menjadi hal ketiga yang harus dimiliki oleh CPNS Kemenag. “CPNS Kemenag harus punya pemahaman memadai, syukur-syukur pemahaman yang baik, tentang apa itu Pancasila, apa  itu konstitusi kita, NKRI kita, Bhineka Tunggal Ika, dan sebagainya,” tegas Lukman.

Tiga hal ini menurut Menag Lukman harus menjadi cermatan dalam proses rekrutmen CPNS Kemenag. Mengingat, sebaran CPNS yang akan direkrut  bukan hanya ada pada kantor pusat tetapi menyebar di seluruh satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia. “Saya ingin saudara-saudara mengawal betul proses rekrutmen CPNS tahun 2018 yang akan segera dilaksanakan ini,” pesan Lukman.

Sebelumnya, Kepala Biro Kepegawaian Ahmadi juga menyampaikan proses rekrutmen CPNS Kemenag akan menjadi etalase proses rekrutmen CPNS secara nasional. Ahmadi memaparkan dari 59.309 formasi CPNS tahun 2018  yang ditetapkan untuk 76 K/L, sebanyak 17.175 formasi atau 29% ditetapkan untuk Kementerian Agama. "Jika Pengadaan CPNS di Kementerian Agama sukses, maka Pengadaan CPNS Nasional sukses," tandas Ahmadi.

sumber : https://kemenag.go.id

Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2018

Diposkan Oleh On June 04, 2018

pengumuman pbsb 2018
Baru-baru ini Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Pendidikan Isalam, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren telah mengeluarkan surat atau pengumuman dengan Nomor : 2067/Dt.I.V.4/Hm.01/05/2018 tentang Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018. Dan berikut ini adalah kutipan dari surat pengumuman tersebut.

Berdasarkan hasil seleksi, penilaian, dan penentuan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Mitra (PTM) terkait, diumumkan nama-nama yang dinyatakan LULUS sesuai Berita Acara Penentuan Kelulusan Peserta Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2018 sebagaimana terlampir.

Terkait hal tersebut Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Kementerian Agama RI tidak memberikan biaya transport kepada santri yang lulus dari daerah asal ke perguruan tinggi masing-masing;
  2. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan konfirmasi kesediaan paling lambat 3 (tiga) hari setelah pengumuman pada tanggal 07 Juni 2018 melalui nomor contact pengelola PBSB di masing-masing PTM (terlampir);
  3. Peserta melakukan validasi data (Ijazah, Raport, Surat Keterangan Lulus UN asli ditunjukan, Formulir Registrasi, Tanda Peserta Seleksi, dan Rekomendasi Pesantren di fotocopy dan ditunjukan yang asli) ke Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat, paling lambat tanggal 29 Juni 2018;
  4. Peserta yang tidak melakukan konfirmasi, validasi data, dan registrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan dianggap MENGUNDURKAN DIRI;
  5. Peserta yang dinyatakan lulus dan terbukti menggunakan data atau dokumen PALSU didiskualifikasi secara sepihak;
  6. Peserta yang membutuhkan pendamping lapangan dalam pelaksanaan registrasi dapat menghubungi Pengurus Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) masing-masing PTM (terlampir);
  7. Pengumuman KELULUSAN bagi peserta pilihan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pra Test Pilihan UNAIR Surabaya akan diumumkan pada awal bulan Juli 2018;
  8. Peserta yang dinyatakan LULUS untuk WASPADA terhadap bentuk PENIPUAN dan PUNGUTAN LIAR mengatasnamakan PBSB Kementerian Agama RI;
  9. Pengumuman dan segala isinya tidak dapat diganggu gugat.
Informasi kelulusan Peserta Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2018 lebih lanjut dapat menghubungi Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren/TOS pada Kanwil Kementerian Agama Propinsi setempat, dan Pengelola PBSB Perguruan Tinggi Mitra.

Selengkapnya mengenai Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018 dapat diunduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2018
Demikian mengenai Pengumuman Kelulusan Peserta Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018 yang dapat kami sampaikan, Semoga bermanfaat...

Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018

Diposkan Oleh On June 04, 2018

Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018
Direktorat Kurikulum, Sarana,  Kelembagaan,  dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag mulai seleksi proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018. Total ada 666 proposal yang masuk dan akan dipilih 45 yang terbaik.

Kasubdit Kesiswaan Abdullah Faqih mengatakan,  proposal MYRES terbagi dalam tiga bidang, yaitu: Sains Matematika dan Pengembangan Teknologi (378 proposal), Sosial Humaniora (204), dan Keagamaan (84).

"Tim penilai saat ini tengah menyeleksi proposal yang masuk untuk memilih 15 besar proposal terbaik per bidang," terangnya di Jakarta,  Selasa (29/05).

Aspek yang dinilai pada tahap seleksi ini,  lanjut Faqih, meliputi: ide dan orisinalitas penelitian, kesesuaian antara rumusan masalah/pertanyaan, pemilihan metode penelitian yang akan digunakan, dan nilai tambah/manfaat dari penelitian.

"Proposal terpilih nantinya akan diikutkan dalam Workshop selama 4 hari yang akan dilaksanakan setelah Idul Fitri," sambungnya.

Menurut Faqih,  tim juri terdiri dari 3 orang per bidang lomba. Juri merupakan para peneltii LIPI, Balitbang Diklat Kemenag, dan beberapa PTKIN.

Faqih menambahkan,  tahapan MYRES diawali dengan pendaftaran dan penyerahan proposal yang berlangsung dari 29 Maret hingga 11 Mei. Tahap selanjutnya adalah seleksi proposal yang saat ini tengah berlangsung.

"Hasil seleksi proposal akan diumumkan pada tanggal 4 Juni 2018," kata Faqih.

Tahap selanjutnya,  siswa yang proposalnya lolos seleksi akan melakukan penelitian lapangan. Untuk membekali research skills, mereka akan diundang untuk melakukan workshop. Selama workshop, mereka akan mendapatkan bimbingan dan pendampingan tentang bagaimana membuat penelitian yang baik dari narsum yang kompeten dan berpengalaman dari LIPI, dosen UIN/IAIN, dan Balitbang Diklat Kementerian Agama

"Dari peserta workshop ini, akan dipilih enam finalis di setiap bidang," tutur Faqih.

Para finalis ini,  lanjut Faqih, akan diundang untuk mempresentasikan proposal penelitiannya. Kegiatan presentasi ini dilaksanakan bersamaan dengan event Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar di Bengkulu pada 17-21 September 2018.

Pada babak final, selain aspek yang dinilai pada saat seleksi proposal, dewan juri juga akan menilai kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan hasil penelitian baik itu penilaian laporan penelitian, poster dan kemampuan presentasi.

"Para pemenang akan diberi kesempatan melakukan pameran hasil penelitiannya," ujar Faqih.

Dan berikut ini adalah Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018 yang bisa Anda unduh melalui tautan link yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File :
Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018
Demikian yang dapat Guru Madrasah sampaikan mengenai Hasil Seleksi Proposal Madrasah Young Researcher SuperCamp (MYRES) 2018. Semoga bermanfaat... | sumber : kemenag.go.id

Perpanjangan Waktu Pendaftaran PPG dan Perbaikan TMT Guru bagi Guru Madrasah 2018

Diposkan Oleh On May 29, 2018

perpanjangan pendaftaran ppg 2018
Pada tanggal 25 Mei silam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dijen Pendis) telah mengeluarkan Surat edaran dengan nomor : 400/Dt.I.II/2/Kp.02.3/5/2018 perihal Perpanjangan Waktu Pendaftaran PPG dan Perbaikan TMT Guru bagi Guru Madrasah.

Surat ini ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi cq Kabid Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam Seluruh Indonesia. Dan berikut ini adalah kutipan atau isi dari surat edaran tersebut :

Sehubungan dengan pelaksanaan Pendaftaran Program Sertifikasi Guru (PPG) dalam Jabatan bagi guru madrasah yang saat ini sedang berjalan menyusul ketentuan yang telah ditetapkan melalui surat kami Nomor : 378/Dt.I.II/Kp.02.3/5/2018 tanggal 16 Mei 2018, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
  1. Waktu pendaftaran calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan bagi guru madrasah yang semula ditutup pada tanggal 26 Mei 2018 diperpanjang sampai dengan tanggal6 Juni 2018. Bagi guru madrasah yang ingin melakukan perbaikan data yang pengajuannya sempat ditolak oleh pihak Kanwil Kementerian Agama Provinsi dapat mengajukan ulang sampai dengan tanggal 8 Juni 2018. 
  2. Bagi guru madrasah yang akan melakukan perbaikan data TMT Guru dapat dilakukan perubahan melalui Simpatika dengan menggunakan akun/login masing-masing.  Proses perubahan dimaksud diwajibkan untuk melampirkan dokumen SK Pengangkatan sebagai guru dan surat penugasan sebagai guru dari Kepala Madrasah. 
  3. Dokumen sebagaimana dimaksud pada poin 2 diatas disampaikan kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi untuk dilakukan otentifikasi seluruh dokumen dimaksud untuk menghindari pemalsuan dokumen.
Untuk dokumen surat edaran tersebut bisa rekan guru unduh melalui tautan link berikut ini.