Kabar Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Total Pageviews

Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud Edisi Keempat

Diposkan Oleh On June 04, 2018

Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
Dalam Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud ini dibahas mengenai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia Nomor 50 Tahun 2015 Tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Penyempurnaan terhadap ejaan bahasa Indonesia telah dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penyempurnaan tersebut menghasil- kan naskah yang pada tahun 2015 telah ditetapkan menjadi Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Ditinjau dari sejarah penyusunannya, sejak peraturan ejaan bahasa Melayu dengan huruf Latin ditetapkan pada tahun 1901 berdasarkan rancangan Ch. A. van Ophuijsen dengan bantuan Engku Nawawi gelar Soetan Ma'moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim, telah dilakukan penyempurnaan ejaan dalam berbagai nama dan bentuk.

Pada tahun 1938, pada Kongres Bahasa Indonesia yang pertama di Solo, disarankan agar ejaan Indonesia lebih banyak diinternasionalkan. Pada tahun 1947 Soewandi, Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan pada masa itu, menetapkan dalam surat keputusannya tanggal 19 Maret 1947, No. 264/Bhg.A bahwa perubahan ejaan bahasa Indonesia dengan maksud membuat ejaan yang berlaku menjadi lebih sederhana. Ejaan baru itu oleh masyarakat diberi julukan Ejaan Republik.

Kongres Bahasa Indonesia Kedua, yang diprakarsai Menteri Moehammad Yamin, diselenggarakan di Medan pada tahun 1954. Kongres itu mengambil keputusan supaya ada badan yang menyusun peraturan ejaan yang praktis bagi bahasa Indonesia. Panitia yang dimaksud yang dibentuk oleh Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat keputusannya tanggal 19 Juli 1956, No. 44876/S, berhasil merumuskan patokan-patokan baru pada tahun 1957.

Sesuai dengan laju pembangunan nasional, Lembaga Bahasa dan Kesusastraan yang pada tahun 1968 menjadi Lembaga Bahasa Nasional, kemudian pada tahun 1975 menjadi Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, menyusun program pembakuan bahasa Indonesia secara menyeluruh. Di dalam hubungan ini, Panitia Ejaan Bahasa Indonesia Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang disahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Sarino Mangunpranoto, sejak tahun 1966 dalam surat keputusannya tanggal 19 September 1967, No. 062/1967, menyusun konsep yang ditanggapi dan dikaji oleh kalangan luas di seluruh tanah air selama beberapa tahun.

Setelah rancangan itu akhirnya dilengkapi di dalam Seminar Bahasa Indonesia di Puncak pada tahun 1972 dan diperkenalkan secara luas oleh sebuah panitia yang ditetapkan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 20 Mei 1972, No.

03/A.I/72, pada hari Proklamasi Kemerdekaan tahun itu juga dires- mikanlah aturan ejaan yang baru itu berdasarkan keputusan Presi- den, No. 57, tahun 1972, dengan nama Ejaan yang Disempurnakan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyebarkan buku kecil yang berjudul Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, sebagai patokan pemakaian ejaan itu.

Daftar Isi pada Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud ini antara lain:

PEMAKAIAN HURUF
  1. Huruf Abjad
  2. Huruf Vokal
  3. Huruf Konsonan
  4. Huruf Diftong
  5. Gabungan Huruf Konsonan
  6. Huruf Kapital
  7. Huruf Miring
  8. Huruf Tebal
PENULISAN KATA
  1. Kata Dasar
  2. Kata Berimbuhan
  3. Bentuk Ulang
  4. Gabungan Kata
  5. Pemenggalan Kata
  6. Kata Depan
  7. Partikel
  8. Singkatan dan Akronim
  9. Angka dan Bilangan
  10. Kata Ganti ku-, kau-, -ku, -mu, -nya
  11. Kata Sandang si dan sang
PEMAKAIAN TANDA BACA
  1. Tanda Titik (.)
  2. Tanda Koma (,)
  3. Tanda Titik Koma (;)
  4. Tanda Titik Dua (:)
  5. Tanda Hubung (-)
  6. Tanda Pisah (—)
  7. Tanda Tanya (?)
  8. Tanda Seru (!)
  9. Tanda Elipsis ()
  10. Tanda Petik (“”)
  11. Tanda Petik Tunggal (‘’)
  12. Tanda Kurung (())
  13. Tanda Kurung Siku ([])
  14. Tanda Garis Miring (/)
  15. Tanda Penyingkat atau Apostrof (‘)

    Download Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini.

    Unduh File :
    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Kemendikbud yang dapat Blog Guru Madrasah sampaikan. Semoga bisa bermanfaat.

    Download Buku Guru SMP/MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

    Diposkan Oleh On May 29, 2018

     Buku Guru SMP/MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018
    Buku Guru ini terdiri atas dua bagian yaitu Petunjuk Umum dan Petunjuk Khusus. Petunjuk Umum Buku Guru berisi mengenai Tujuan dan Fungsi Buku Guru, Kurikulum 2013, Karakteristik dan Tujuan mata pelajaran Matematika SMP, Petunjuk Penggunaan Buku dan penjelasan bagian-bagian Buku Siswa dan Strategi Pembelajaran Matematika.

    Buku Guru adalah panduan bagi guru dalam menggunakan Buku Siswa dan melaksanakan pembelajaran di kelas. Berikut ini penjelasan tentang tujuan dan fungsi buku guru.

    Sebagai Petunjuk Penggunaan Buku Siswa
    Guru harus mempelajari terlebih dahulu Buku Guru dan Buku Siswa. Guru akan mendapatkan informasi berikut.
    1. Karakteristik Kurikulum 2013, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar pembelajaran Matematika SMP kelas IX.
    2. Petunjuk Penggunaan Buku dan penjelasan bagian-bagian Buku Siswa.
    Sebagai Acuan Kegiatan Pembelajaran di Kelas
    Buku Guru menyajikan hal-hal sebagai berikut.
    1. Menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai.
    2. Menjelaskan langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran agar dapat membantu guru dalam menyusun rencana pelaksanaaan pembelajaran dengan sistematis mengikuti langkah-langkah pembelajaran tersebut.
    3. Menjelaskan tentang teknik dan instrumen penilaian yang dapat digunakan dalam setiap pilihan pembelajaran yang mungkin memiliki karakteristik tertentu.
    Penjelasan tentang metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran
    Buku Guru memuat informasi tentang metode dan teknik pembelajaran yang dapat digunakan sebagai acuan penyelenggaraan proses pembelajaran.

    Kurikulum 2013
    Kurikulum merupakan salah satu unsur yang memberikan kontribusi untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi siswa. Kurikulum 2013 dikembangkan berbasis pada kompetensi sangat diperlukan sebagai instrumen untuk mengarahkan siswa menjadi: (1) manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah; (2) manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan (3) warga negara yang demokratis, bertanggung jawab.

    Karakteristik Kurikulum 2013
    Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik sebagai berikut.
    1. Mengembangkan keseimbangan antara sikap spiritual dan sosial, pengetahuan, dan keterampilan, serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat.
    2. Menempatkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar agar siswa mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat dan lingkungan sebagai sumber belajar.
    3. Memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
    4. Mengembangkan kompetensi yang dinyatakan dalam bentuk Kompetensi Inti yang dirinci lebih lanjut dalam Kompetensi Dasar mata pelajaran.
    5. Mengembangkan Kompetensi Inti menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) Kompetensi Dasar. Semua Kompetensi Dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam Kompetensi Inti.
    6. Mengembangkan Kompetensi Dasar berdasar pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar-mata pelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).
    Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
    Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standarisasi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan. Standar Kompetensi Lulusan SMP/MTs/SMPLB/Paket B memiliki sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut.

    Dimensi: Sikap 
    Kualifikasi Kemampuan: Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

    Dimensi: Pengetahuan
    Kualifikasi Kemampuan: Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata.

    Dimensi: Keterampilan
    Kualifikasi Kemampuan: Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain sejenis.

    Kompetensi Inti (KI)
    Kompetensi Inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai SKL yang harus dimiliki seorang siswa pada setiap tingkat kelas atau program yang menjadi landasan pengembangan Kompetensi Dasar.

    Rumusan Kompetensi inti sebagai berikut.
    1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
    2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
    3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
    4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
    Kompetensi Inti (KI) berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) Kompetensi Dasar. Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal Kompetensi Dasar. Organisasi vertikal Kompetensi Dasar adalah keterkaitan Kompetensi Dasar satu kelas dengan kelas di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antarkompetensi yang dipelajari siswa. Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara Kompetensi Dasar satu mata pelajaran dengan Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat. Kompetensi Inti untuk jenjang SMP/MTs/SMPLB/PAKET B adalah sebagai berikut:
    1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
    2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
    3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
    4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
    Untuk mencapai kompetensi inti telah dirumuskan kompetensi dasar.

    Kompetensi Dasar
    Kompetensi Dasar dirumuskan untuk mencapai Kompetensi Inti. Rumusan Kompetensi Dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik siswa, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. Kompetensi Dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan Kompetensi Inti sebagai berikut:
    1. Kelompok 1: kelompok Kompetensi Dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1;
    2. Kelompok 2: kelompok Kompetensi Dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2;
    3. Kelompok 3: kelompok Kompetensi Dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-3;
    4. Kelompok 4: Kompetensi Dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4.
    Kompetensi Dasar yang berkenaan dengan sikap spiritual (KD pada KI-1) dan sikap sosial (KD pada KI-2) ditumbuhkan melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu melalui pembelajaran kompetensi pengetahuan (KD pada KI-3) dan kompetensi keterampilan (KD pada KI-4), pembiasaan dan keteladanan. Pembelajaran langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-3 dan KI-4. Keduanya, dikembangkan secara bersamaan dalam suatu proses pembelajaran dan menjadi wahana untuk mengembangkan KD pada KI-1 dan KI-2.

    Dalam buku ini ditabelkan penjabaran lengkap mengenai Kompetensi Dasar mata pelajaran Matematika Kelas IX sesuai dengan lampiran Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.Penjabaran KI dan KD ke dalam indikator pencapaian kompetensi (IPK) dan materi pembelajaran dapat dilihat pada bagian Petunjuk Khusus Buku Guru untuk masing-masing bab.

      Download Buku Guru SMP MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru SMP MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018 ini silahkan unduh buku pada link di bawah ini:

      Download File:
      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Download Buku Guru SMP MTs Kelas 9 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018. Semoga bisa bermanfaat.

      Buku Guru dan Siswa Kelas IV SD-MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Revisi 2017

      Diposkan Oleh On May 22, 2018

      Berikut ini adalah berkas Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017.
      Buku Guru dan Siswa Kelas IV SD-MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Revisi 2017

      Tentang Buku Guru
      Buku ini disusun agar guru mendapat gambaran yang jelas dan rinci dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Adapun buku ini berisi sebagai berikut.
      1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran.
      2. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir.
      3. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif.
      4. Berbagai teknik penilaian peserta didik.
      5. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan.
      6. Kegiatan interaksi guru dan orang tua yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar peserta didik di rumah.
      7. Petunjuk penggunaan buku peserta didik.
      Kegiatan pembelajaran di buku ini didesain untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) peserta didik melalui aktivitas yang bervariasi sebagai berikut.
      1. Membuka pelajaran yang menarik perhatian peserta didik seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, permainan, demonstrasi, memberikan masalah, dan sebagainya.
      2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga peserta didik dapat mengorganisasi informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan).
      3. Memantik pengetahuan peserta didik yang diperoleh sebelumnya agar peserta didik bisa mengaitkan pengetahuan terdahulu dan yang akan dipelajari.
      4. Pemberian tugas yang bertahap guna membantu peserta didik memahami konsep.
      5. Penugasan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi.
      6. Pemberian kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari.
      7. Pemberian umpan balik yang akan menguatkan pemahaman peserta didik.
      Ketika pembelajaran Matematika dan PJOK dalam buku tematik terpadu kelas IV SD terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda biru) maka guru tetap menggunakan buku ini. Namun, ketika Matematika dan PJOK tidak terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda merah) guru menggunakan buku Matematika dan PJOK yang telah ditetapkan kelayakan penggunaannya di sekolah berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

      Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017
      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 ini silahkan lihat file preview salah satu buku dan unduh buku lainnya pada link di bawah ini:

      Download File:

      Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017:

      Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017:

      Keterangan:
      Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD-MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 ini terdiri dari:

      Buku Guru Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017
      • Buku Guru Tema 1 Indahnya Kebersamaan
      • Buku Guru Tema 2 Berhemat Energi
      • Buku Guru Tema 3 Peduli Makhluk Hidup
      • Buku Guru Tema 4 Berbagai Pekerjaan
      • Buku Guru Tema 5 Pahlawanku
      Buku Siswa SD/MI Kelas IV (4) Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Revisi 2017
      • Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2017
      • Buku Siswa Tema 1 Indahnya Kebersamaan
      • Buku Siswa Tema 2 Berhemat Energi
      • Buku Siswa Tema 3 Peduli Makhluk Hidup
      • Buku Siswa Tema 4 Berbagai Pekerjaan
      • Buku Siswa Tema 5 Pahlawanku

      Bagaimana Menggunakan Buku Guru?

      Buku Panduan Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan buku peserta didik dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas.

      Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
      1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti.
      2. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang dikaitkan dengan tema.
      3. Upayakan untuk mencakup Kompetensi Inti (KI)-I dan KI-II dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif.
      4. Dukunglah ketercapaian Kompetensi Inti (KI)-I dan KI-II dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah.
      5. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku peserta didik sesuai dengan halaman yang dimaksud.
      6. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Temukan juga kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya, peserta didik tidak bisa mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan).
      7. Beragam strategi pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya peserta didik bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, dan menggambar), selain melibatkan peserta didik secara langsung, diharapkan melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah.
      8. Guru diharapkan mengembangkan: a. metode pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM), b. keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, c. keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, dan d. keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.
      9. Gunakanlah media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah.
      10. Pada semester I terdapat 5 tema. Setiap tema terdiri atas 3 subtema. Masing-masing subtema diuraikan menjadi 6 pembelajaran. Setiap pembelajaran diharapkan selesai dalam 1 hari.
      11. Tiga subtema yang ada direncanakan selesai dalam jangka waktu 3 minggu
      12. Aktivitas minggu ke-4 berupa berbagai kegiatan yang dirancang sebagai aplikasi dari keterpaduan gagasan pada subtema 1–3. Berbeda dengan subtema 1–3, kegiatan minggu ke-4 diarahkan untuk mengasah daya nalar dan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan dirancang untuk membuka kesempatan bertanya dan menggali informasi yang dekat dengan keseharian peserta didik.
      13. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik-terpadu.
      14. Buku peserta didik dilengkapi dengan bahan-bahan latihan yang sejalan dengan pencapaian kompetensi.
      15. Hasil karya peserta didik dan bukti penilaiannya dapat dimasukkan ke dalam portofolio peserta didik.
      16. Sebagai upaya perbaikan diri, buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai. Misalnya faktor-faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala-kendala yang dihadapi, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan lebih lanjut.
      17. Libatkan semua peserta didik tanpa kecuali dan yakini bahwa setiap peserta didik cerdas dalam keunikan masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar peserta didik serta beragam faktor penyebab efektivitas dan kesulitan belajar peserta didik, sangat dibutuhkan.
      18. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran).
      Kerja Sama dengan Orang Tua
      Secara khusus, di setiap akhir sub tema Buku siswa, terdapat lembar untuk orang tua yang berjudul ‘Kerja sama dengan Orang tua’. Halaman ini berisi materi yang akan dipelajari, aktivitas belajar yang dilakukan anak bersama orang tua di rumah, serta saran agar anak dan orang tua bisa belajar dari lingkungan. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dengan aktivitas belajar anak. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara peserta didik dan orang tua dicantumkan juga pada akhir setiap pembelajaran. Guru diharapkan membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan peserta didik di rumah.

      Kompetensi Inti Kelas IV
      1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
      2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
      3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
      4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV (4) SD/MI Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Semoga bisa bermanfaat.

      Buku Guru dan Siswa Kelas 3 dan 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

      Diposkan Oleh On May 08, 2018

      Buku Guru dan Siswa Kelas 3 dan 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018
      Kurikulum 2013 (K-13) adalah kurikulum yang berlaku dalam Sistem Pendidikan Indonesia. Kurikulum ini merupakan kurikulum tetap diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan Kurikulum-2006 (yang sering disebut sebagai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang telah berlaku selama kurang lebih 6 tahun. Kurikulum 2013 masuk dalam masa percobaanya pada tahun 2013 dengan menjadikan beberapa sekolah menjadi sekolah rintisan.

      Sekitar pertengahan tahun 2013, Kurikulum 2013 diimpelementasikan secara terbatas pada sekolah perintis, yakni pada kelas I dan IV untuk tingkat Sekolah Dasar, kelas VII untuk SMP, dan kelas X untuk jenjang SMA/SMK, sedangkan pada tahun 2014, Kurikulum 2013 sudah diterapkan di Kelas I, II, IV, dan V sedangkan untuk SMP Kelas VII dan VIII dan SMA Kelas X dan XI. Jumlah sekolah yang menjadi sekolah perintis adalah sebanyak 6.326 sekolah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.[1]Buku Guru (BG) dan Buku Siswa (BS) dalam implementasi Kurikulum 2013 paling memegang peranan penting.

      Peraturan Kurikulum 2013
      1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
      2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah
      3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
      4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
      5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah
      6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 61 Tahun 2014 tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
      7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Menengah
      8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 64 Tahun 2014 tentang Peminatan pada Pendidikan Menengah
      10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013
      11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013
      12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah
      13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 105 Tahun 2014 tentang Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 157 Tahun 2014 tentang Kurikulum Pendidikan Khusus
      17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 158 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
      18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 159 Tahun 2014 tentang Evaluasi Kurikulum
      19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum tahun 2006 dan Kurikulum 2013
      Berikut ini kami sampaikan link download Buku Guru dan Siswa Kelas 3 dan 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang dapat Anda unduh melalui link yang kami sediakan berikut ini.

      Link Download Buku Kelas 3 Semester 1 Revisi 2018

      Buku Siswa Kurikulum13 Kelas 3
      Buku Guru Kurikulum13 Kelas 3
      Link Download Buku Kelas 6 Semester 1 Revisi 2018

      Buku Siswa Kelas VI
      Buku Guru Kelas VI
      Link Download Buku Agama Kelas III Semester 1 dan 2 Revisi 2018
      Link Download Buku Agama Kelas VI Semester 1 dan 2 Revisi 2018

      Demikianlah link download Buku Guru dan Siswa Kelas 3 dan 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018 yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat....

      Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017

      Diposkan Oleh On May 01, 2018

      Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017
      Buku Kurikulum 2013 revisi 2017 untuk Kelas 7 SMP/MTs ini melengkapi daftar buku K13 edisi revisi tahun 2017. Pada Tahun Pelajaran 2017/2018 ini semakin banyak madrasah yang harus menyelenggarakan Kurikulum 2013, terutama bagi kels VII Madrasah Tsanawiyah. Tentunya ini mengharuskan setiap guru dan siswa memiliki buku ini.

      Pun bagi madrasah-madrasah yang tahun sebelumnya telah menyelenggarakan Kurtilas. Tahun ini musti kembali melaksanakannya tetapi dengan menggunakan buku yang baru, edisi revisi 2017.

      Dalam pelaksanaannya, Kurikulum 2013 mengalami beberapa kali pengembangan. Ini berimbas pada buku pegangan yang digunakan. Setelah dicetak pertama kali pada 2013, Buku Guru maupun Buku Siswa K13 ini mengalami beberapa kali revisi. Revisi pertama pada tahun 2014, dilanjutkan revisi tahun 2016, dan terakhir adalah edisi revisi 2017.

      Pada kesempatan kali ini Blog Guru Madrasah memberikan link mirror download Buku Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs. Agar para guru, siswa, dan orang tua siswa yang membutuhkannya dapat mengunduhnya dengan mudah.

      Bagi Madrasah Tsanawiyah yang telah menyelenggarakan Kurikulum 2013, dapat mengunduh daftar buku K-13 edisi Revisi Tahun 2017. Link download tersedia di bawah.

      Adapun daftar Buku Guru dan Buku Siswa yang tersedia adalah sebagai berikut:
      Buku Guru Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
      • Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru IPA Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru IPS Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru PAI Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Guru Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; Disini 
      Buku Siswa Kurikulum 2013 Revisi 2017 untuk Kelas VII SMP/MTs
      • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa Bahasa Inggris Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 1; Disini
      • Buku Siswa IPA Kelas VII Revisi 2017 Semester 2; Disini
      • Buku Siswa IPS Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
      • Buku Siswa Matematika Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa PAI Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
      • Buku Siswa PJOK Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa PPKn Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa Prakarya Kelas VII Revisi 2017; Disini
      • Buku Siswa Seni Budaya Kelas VII Revisi 2017; DOWNLOAD 
      Demikian informasi mengenai Buku Guru dan Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat... sumber


      Unduh Orientasi Layanan BK SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017

      Diposkan Oleh On April 30, 2018

      Orientasi Layanan BK SMP/MTs Kurikulum 2013
      Bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari bahasa Inggris ’guidance’ akar kata guide yang artinya mengarahkan, memandu, mengelola, atau menyetir, dan ’counseling’ yang artinya percakapan antara konselor dan konselee yang bertujuan untuk memahami masalah dan menyesuaikan diri terhadap masalah yang sedang dihadapi, dan dicapailah kebahagiaan dalam hidup.

      Pelayanan bimbingan dan konseling mencakup bimbingan dan konseling bagi peserta didik yang memiliki kemauan dan kecerdasan luar biasa. Bentuk konkret layanan bidang belajar diantaranya yang diberikan guru kelas kepada peserta didik yang membutuhkan pengajaran remidi atau pendampingan khusus karena kemampuan intelektualnya yang luar biasa. Disamping layanan terbatas pada peserta didik yang menunjukkan gejala penyimpangan perkembangan normal, pelayanan juga tersedia untuk semua peserta didik.

      Layanan Bimbingan dan konseling di SMP bercorak lain, lebih tegas dibedakan antara administrasi sekolah, bidang pengajaran, dan bidang pembinaan peserta didik. Bidang pembinaan menunjukkan keanekaragaman, termasuk pelayanan bimbingan. Pelaksanan pelayanan bimbingan dan konseling untuk pendidikan di SMP/MTs dilakukan oleh guru BK atau konselor sekolah. Pendekatan pelayanan bimbingan dan konseling dilakukan secara integratif, yang mencakup bidang belajar, pribadi, sosial dan karir, dengan berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukukng.

      Bimbingan dan Konseling di SMP dilaksanakan oleh seorang yang profesional di bidangnya yang dikenal dengan Guru BK atau Konselor sekolah. Terdapat beberapa alasan diantaranya adalah:

      Usia SMP berada pada remaja, merupakan periode pertumbuhan fisik yang merupakan kelanjutan pertumbuhan dan perkembangan di masa kanak-kanak. Fase pubertas (kematang seksual) yang dihadapkan dengan berbagai masalah dan ketidak siapan menghadapinya.
      1. Periode perkembangan menuju kedewasaan dengan implikasi, diantaranya: kemandirian, tanggungjawab, dan disiplin diri.
      2. Kebutuhan independensi dan kemampuan untuk menalar dan berhipotesis berkembang sangat cepat, sebagai akibatnya remaja sangat kritis dan memberontak terhadap solusi orang dewsa.
      3. Keanggotaan dalam kelompok sebaya yang dipilih sendiri, sebagai pusat aktifitas belajar dan hiburan. Remaja lebih mengutamakan kelompoknya daripada terhadap orang tuanya.
      4. Remaja mulai mencari arah, nilai-nilai dan identitas pribadi. Dalam upaya pencarian identitas diri, remaja sering berhadapan dengan masalah dalam perjalanan hidupnya.
      Berbagai faktor kebutuhan remaja SMP diatas, menimbulkan kebutuhan pelayanan khusus yang harus ditangani oleh ahli yang profesional dalam membantu mengatasi masalah, atau perlu kehadiran konselor sekolah. Guru Mata pelajaran saja tidak cukup, karena sudah mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri terhadap mata pelajarannya.

      Dan bagi rekan Guru BK jenjang SMP/MTs yang belum memiliki Orientasi Layanan Bimbingan dan Konseling Kurikulum 2013 Revisi 2017 bisa mengunduhnya melalui tautan link yang kami sediakan di bawah ini.

      Unduh File :
      Orientasi Layanan BK SMP K13 Revisi 2017.docx
      Demikian Orientasi Layanan BK SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.

      Buku Pendidikan Agama Islam Kurikulum 2013 SD/MI Revisi 2017

      Diposkan Oleh On February 08, 2018

      buku pai sd
      Sahabat guru Madrasah dimanapun Anda berada, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan link unduhan untuk buku Pendidikan Agama Islam atau PAI untuk Sekolah Dasar yang akan kami berikan pada akhir postingan kali ini. Sama halnya dengan buku tematik yang mengalami revisi terbaru pada tahun 2017 buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti juga mengalami hal yang sama yaitu terdapat revisi 2017. Dalam buku PAI sekolah dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah ini yang mengalami revisi 2017 adalah buku PAI kelas 1, 2, 4, dan kelas 5. Buku PAI kurikulum 2013 revisi 2017 untuk SD maupun MI ini merupakan buku yang bisa di pakai selama 2 semester yaitu semester 1 dan semester 2, berbeda halnya dengan buku tematik yang terbagi-bagi pada setiap semesternya.

      Dan perlu di ketahui juga bahwa buku PAI yang mengalami revisi 2017 ini terdiri dari buku pegangan guru dan buku pegangan siswa. Buku ini juga tersedia dalam versi cetak dan bentuk file pdf.

      Berikut adalah rincian buku paket PAI kurikulum 2013 SD/MI revisi 2017 semester 1 dan 2 yang bisa rekan guru download.

      Buku Guru PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017
      Buku Siswa PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017
      Demikianlah artikel yang bisa kami sampaikan mengenai buku paket PAI kurikulum 2013 Revisi 2017. Semoga informasi dan buku yang kami bagikan melalui blog ini bisa bermanfaat. [sumber :bukupaket.com]