Terbaru

Aplikasi

Pengunjung

SEJAK 1 MEI 2017

Flag Counter

Pageviews

Kementerian Agama Buka Beasiswa Program Magister Lanjut ke Doktor (PMLD) 2019

Diposkan Oleh On December 03, 2018

beasiswa pmld
Kementerian Agama akan membuka beasiswa Program Magister Lanjut ke Doktor (PMLD) untuk alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Program ini merupakan varian dan inovasi dari program 5000 Doktor dalam negeri dengan skema akselerasi S2 langsung S3 dalam satu waktu.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam Arskal Salim GP mengatakan, jumlah dosen di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang bergelar Doktor masih minim. Untuk mengurangi kesenjangan SDM lulusan S3, perlu terobosan Program 5000 Doktor dengan memberikan beasiswa dalam bentuk lain.

“Pengelolaan beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri sudah memasuki fase tahun keempat dan jumlah lulusan belum sesuai target karena banyak yang tidak selesai tepat waktu, tiga tahun. Untuk itu, sudah seharusnya melakukan perubahan dan terobosan dengan lebih menekankan kepada aspek kualitas program, baik input penerima beasiswa dan juga mitra Perguruan Tinggi dengan akreditasi A,” ungkapnya di Jakarta,  Rabu (28/11).

Kasubdit Ketenagaan Ahmad Syafi’i menambahkan bahwa program ini ingin menghasilkan Doktor Unggulan Ahli Studi Islam berusia muda. Mereka akan diproyeksikan menjadi calon dosen untuk memperkuat Sumber Daya Manusia PTKI dan Kementerian Agama.

“Program PMLD menargetkan lulusan fresh graduate berumur maksimal 25 tahun dengan IPK minimal 3.5 atau Jayyid Jiddan bagi lulusan PT luar negeri. Waktu penyelesaian studi selama 4,5 tahun menggunakan skema menyelesaikan S2/master dengan mendapatkan ijazah S2, lalu akselerasi ke jenjang doktor/S3,” ungkapnya.

Adib Abdushomad, alumni S3 Flinders University Australia selaku leading sector program menyampaikan bahwa pada angkatan awal (2018), program ini menargetkan 40 peserta yang akan diberi beasiswa PMLD, yaitu 20 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan 20 di UIN Sunan Kalijaga. Pendaftaran dimulai dari 3 - 15 Desember 2018.

Beasiswa PMLD untuk Lulusan Si PTKI (Full Scolarship)

Beasiswa PMLD merupakan varian baru dari Program Beasiswa 5000 Doktor yang diselenggarakan guna menyiapkan sumber daya manusia unggul berkualifikasi doktor untuk diproyeksikan sebagai dosen, peneliti, dan keahlian lain yang dibutuhkan oleh Kementerian Agama di bidang Islamic Studies. Bedanya untuk Program 5000 Doktor ditujukan bagi mereka yang sudah berstatus dosen, sedangkan untuk PMLD ditujukan bagi sarjana baru alumni S1 PTKI yang belum menjadi dosen.

KUOTA BEASISWA: 40 orang

PILIHAN PERGURUAN TINGGI:
1. Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

CAKUPAN BEASISWA:
Peserta yang terpilih mengikuti Program Magister Lanjut ke Doktor akan mendapatkan beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, meliputi:
1. Biaya pendidikan: pendaftaran, perkuliahan, pengembangan akademik, dan ujian-ujian
2. Biaya hidup: kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal, bantuan sumber belajar, bantuan penelitian, serta bantuan biaya publikasi ilmiah.

PERSYARATAN:
1. Merupakan lulusan Sarjana dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam atau luar negeri.
2. Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal 1 Desember 2018.
3. Tidak sedang dalam status menikah.
4. Mendapatkan izin dari atasan bagi yang bekerja atau izin dari orangtua bagi peserta perempuan.
5. Sehat jasmani dan rohani. Selain itu sanggup menyelesaikan perkuliahan sampai tuntas dan tepat waktu.
6. Memiliki IPK jenjang Sarjana minimum 3.5 pada skala 4.
7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan/atau bahasa Arab yang baik.
8. Menyerahkan proposal penelitian tesis.
9. Mengikuti proses seleksi.

MEKANISME KEPESERTAAN PMLD:
1. Peserta mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, u.p. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut:
a) Salinan ijazah sarjana (S-1) dari program studi terakreditasi minimal B yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan diakui oleh perguruan tinggi penyelenggara PMLD;
b) Salinan transkip nilai dengan IPK minimal 3.5 pada skala 4 atau dengan kualifikasi Jayyid Jiddan bagi lulusan Perguruan Tinggi luar negeri;
c) Pas foto berwarna ukuran 3×4 dan 2×3 masing-masing 2 lembar;
d) Salinan KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku (kelahiran tidak boleh lebih tua dari tanggal 30 November 1993);
e) Daftar riwayat hidup termasuk daftar publikasi karya ilmiah;
f) Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti program sampai selesai (4,5 tahun plus 2 bulan persiapan) di atas meterai;
g) Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL skor minimum 450 atau IELTS dengan skor minimum 5.0) dan/atau sertifikat kemampuan bahasa Arab (TOAFL dengan skor minimum 430) yang masih berlaku dari lembaga terakreditasi atau berbasis universitas;
h) Proposal Tesis minimum 10 halaman, font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A4.
2. Mengunggah Surat Permohonan dan seluruh dokumen yang dipersyaratkan secara online melalui website (laman) salah satu dari dua perguruan tinggi mitra, yaitu Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dokumen berbentuk file dalam format pdf dengan kapasitas 600 KB untuk setiap dokumen.
3. Dinyatakan lulus seleksi administrasi.
4. Bagi yang lulus seleksi administrasi harus mengikuti seleksi masuk baik ujian tulis maupun wawancara pada tanggal dan tempat yang telah ditetapkan. Materi ujian meliputi:
a. Bahasa Arab dan Inggris
b. Wawasan kebangsaan dan bidang ilmu yang diminati
c. Tes Potensi Akademik
d. Psikotest
5. Calon yang dinyatakan lulus seleksi masuk harus melakukan pendaftaran ulang di kampus penyelenggara pada waktu yang ditetapkan.
6. Mengikuti orientasi studi yang dilakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara
selama sekitar dua bulan.

CARA MENDAFTAR:
Untuk mendaftar Beasiswa PMLD, pelamar dapat mendaftar secara online melalui website masing-masing perguruan tinggi penyelenggara, sebagai berikut:
– Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: http://graduate.uinjkt.ac.id/
– Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: http://pps.uin-suka.ac.id/id/
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 3 sampai dengan 15 Desember 2018. Pastikan sebelum mendaftar, anda membaca sumber resminya pada link berikut: PENGUMUMAN BEASISWA PROGRAM MAGISTER LANJUT DOKTOR.

Apabila ada yang ingin ditanyakan mengenai Beasiswa PMLD, dapat menghubungi kontak berikut:
Instagram: @pendiskemenag
Website Resmi: http://diktis.kemenag.go.id

Untuk persyaratan lebih lengkap bisa cek pada: http://diktis.kemenag.go.id/NEW/file/dokumen


sumber : 
https://kemenag.go.id
https://indbeasiswa.com/2018/11/beasiswa-pmld-program-magister-doktor.html


Informasi Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018

Diposkan Oleh On November 12, 2018

beasiswa santri 2018
Dalam rangka mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia, LPDP kembali membuka program beasiswa magister dan doktoral dalam dan luar negeri untuk periode seleksi tahun 2018.

Beasiswa Santri 2018 merupakan program pemerintah melalui LPDP yang bertujuan untk membantu Santri untuk menempuh pendidikan magister dan doktoral. Di tahun 2018, jumlah Santri yang akan diberikan beasiswa sebanyak 100 orang.

Berikut ini adalah beberapa hal yan berkenaan dengan Informasi Beasiswa Santri untuk periode November s.d Desember Tahun 2018 yang bisa Anda simak pada penjelasan berikut ini. Anda juga bisa mendownload informasi lengkapnya mengenai beasiswa ini pada akhir postingan melelui link yang kami sediakan.

1. Syarat Pendaftaran Beasiswa Santri Tahun 2018

1.1 Sasaran

  1. Santri aktif, Pendidik(Ustadz/Ustadzah) dan/atauTenagaKependidikandi PondokPesantrenminimal 3 (tiga) tahunterakhir;
  2. Alumni Program BeasiswaSantriBerprestasi(PBSB) yang padasaatmendaftaraktifdalampengembanganPondokPesantrenminimal 3 (tiga) tahunterakhir

1.2 KriteriaPesantren

Pondokpesantrenadadi list Kemenag;

1.3 MelampirkanSurat:

  1. Surat keterangan santri mukim atau aktif dalam pengembangan pesantren minimal 3 tahun dan surat rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren
  2. Surat kesediaan mengabdi di pondok pesantren setelah menyelesaikan studi selama 2n+1
  3. Dokumenkelengkapanlainnya

1.4 Usia

S2 maksimum 42 tahun
S3 maksimum 47 tahun

2. Proses Seleksi Beasiswa Santri Tahun 2018

1. Seleksi Administrasi

  1. Waktu: 15 November –31 Desember 2018
  2. Online melalui website https://www.lpdp.kemenkeu.go.id

2. Seleksi Berbasis Komputer

Waktu: 7 –18 januari2019

3. Seleksi Substansi

Waktu: 4 –23 Februari 2019
Keterampilan berkomunikasi melalui LGD (Leaderless Group Discussion)
Wawancara (menggunakan aplikasi IT)

4. Pendaftaran(DN/LN)

15 November –31 Desember2018

3. Komponen Pembiayaan Beasiswa Santri Tahun 2018

1. Living Allowance

  1. Biaya Hidup Bulanan; dan
  2. Biaya Transportasi Keberangkatan dan kepulangan ke Provinsi Asal

2. Biaya Pendidikan

  1. Biaya Program PersiapanStudi;
  2. Biaya Pendaftaran;
  3. Biaya SPP (termasuk matrikulasi), dan
  4. Biaya Non-SPP yang dapat digunakan untuk buku, tesis, seminar, publikasi dan jurnal internasional.

3. Biaya Pendukung

  1. Biaya program pengayaan bahasa
  2. Biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari domisili asal ke PerguruanTinggi tujuan;
  3. Biaya visa, termasuk paspor;
  4. Biaya kedatangan (settlement allowance);
  5. Biaya hidup bulanan (living allowance);
  6. Tunjangan keluarga (untuk Program Doktoral);
  7. Biaya asuransi kesehatan dasar; dan
  8. Biaya keadaan darurat yang disetujui LPDP.
Selengkapnya mengani informasi Beasiswa Santri Tahun 2018 bisa diunduh melalui link yang kami sediakan berikut ini.

Unduh File :
Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018
Demikian informasi singkat mengenai Beasiswa Santri Periode November - Desember Tahun 2018. Semoga bermanfaat...



Jadwal, Syarat dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2018-2019

Diposkan Oleh On May 29, 2018

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2018-2019Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Magister dan Doktoral adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi di dalam dan di luar negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi unggulan baik di dalam maupun di luar negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

Sasaran Pendaftar BPI Program Magister dan Doktoral adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral pada perguruan tinggi tujuan LPDP baik pada bidang ilmu yang sama maupun berbeda dengan bidang ilmu pada jenjang pendidikan sebelumnya.

Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka program beasiswa magister dan doktoral pada tahun ini. Kapan tahapan pendaftarannya?


Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah) TA 2018-2019

Diposkan Oleh On April 26, 2018

beasiswa s1 timur tengah 2018-2019
Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Republik Indonesia (Kementerian Agama RI) dengan pemerintah Arab Mesir (Al-Azhar Al-Syarif), pemerintah Rebublik Sudan, pemerintah Kerajaan Maroko, dan pemerintah Kerajaan Lebanon dalam bidang pendidikan, maka Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam akan melakukan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru, baik program beasiswa maupun non beasiswa. Materi seleksi yaitu kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al Quran dan pemahaman Bahasa Arab.

Tujuan
Menyaring para lulusan madrasah Aliyah/pondok pesantren/sederajat yang ingin
melanjutkan studi ke Timur Tengah.

Persyaratan Mengikuti Seleksi
  1. Melakukan pendaftaran secara online melalui website:http//diktis.kemenag.go.id dan mengunduh bukti pendaftaran online (kartu peserta).
  2. Pas Foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.
  3. Melampirkan legalisir ijazah Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Usia ijazah tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, dan khusus bagi pendaftar ke Maroko usia ijazah tidak lebih dari 1 (satu) tahun.
    • Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari Madrasah Aliyah/SMA/Ponpes/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga yang bersangkutan.
  4. Semua persyaratan (dalam bentuk hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi paling lambat pada tanggal, 11 Mei 2018.
  5. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih.
Waktu Pendaftaran dan Tempat Pelaksanaan Seleksi
Pendaftaran online melalui website: www.diktis.kemenag.go.id dari tanggal 01 Mei -10 Mei 2018

Untuk lebih jelasnya mengani Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah : Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon) Tahun Akademik 2018-2019 bisa Anda unduh melalui tautan link berikut ini.

Unduh File :
Pengumuman Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah) Tahun Akademik 2018-2019

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Pengumuman resmi Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa Program S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Timur Tengah : Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon) Tahun Akademik 2018-2019. Semoga bermanfaat....


Telah Dibuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2018

Diposkan Oleh On March 17, 2018

Kabar gembira buat adik-adik santri di seluruh Indonesia, pasalnya Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

pbsb 2018

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta.

“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu:  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:

1) Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah; 2) Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan 3) Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.

Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sesi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes  mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018:
  • Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; 
  • Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); 
  • Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); 
  • Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); 
  • Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan 
  • Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)
Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id.

sumber : https://kominfo.go.id/


Kiat Sukses Lolos Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2018

Diposkan Oleh On March 07, 2018

kiat sukses pbsb 2018
Menjelang penerimaan masa pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), Kepala Subdit Pendidikan Pesantren, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ditpdpontren), Basnang Said mengingatkan pentingnya santri memantapkan pilihannya pada jurusan yang diminati dan sesuai dengan kemampuannya.

Hal ini seperti diungkapkannya pada rapat internal, "Kita mengevaluasi beberapa kegagalan mahasiswa PBSB. Yang paling banyak kita temui adanya mahasiswa yang mengundurkan diri dari PBSB setelah merasa tidak mampu mengikuti perkuliahan".

Setelah dikonfirmasi, banyak diantara mahasiswa tersebut yang menyatakan saat memilih jurusan bukan berdasarkan minat dan kemampuan santri. Alasannya bervariasi, ada yang diarahkan oleh pihak pesantren, ada yang ikut-ikutan, bahkan ada pula yang belum memahami jurusan-jurusan yang disediakan.

"Santri yang akan mendaftar PBSB diminta memahami secara betul jurusan-jurusan yang disediakan serta perguruan tinggi yang menyelenggarakan. Selain itu santri diminta mengukur kemampuannya pada jurusan yang akan dipilih", tambah Basnang seperti yang kami lansir dari situs Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam (Dirjen Pendis) Senin (5/3).

Sebagai informasi, berikut daftar perguruan tinggi dan jurusan yang disediakan:

INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB):
  1. Fakultas Kedokteran Hewan; Kedokteran Hewan
  2. Fakultas Ekologi Manusia; a) Ilmu Gizi, b) Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, c) D3 Teknologi Produksi Dan Pengembangan Masyarakat Pertanian, d) Ilmu Keluarga Dan Konsumen.
  3. Fakultas Ekonomi Dan Manajemen; a) Agribisnis, b) Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, c) Manajemen.
  4. Fakultas Kehutanan; a) Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Ekowisata, b) Teknologi Hasil Hutan, c) Silvikultur, d) Manajemen Hutan.
  5. Fakultas MIPA; a) Meteorologi Terapan, b) Fisika, c) Kimia, d) Biologi, e) Biokimia, f) Ilmu Komputer, g) Statistika, h) Matematika.
  6. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan; a) Teknologi Dan Manajemen Perikanan Budidaya, b) Teknologi Hasil Perairan, c) Manajemen Sumberdaya Perairan, d) Ilmu Dan Teknologi Kelautan, e) Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap.
  7. Fakultas Pertanian; a) Agronomi Dan Hortikultura, b) Arsitektur Lanskap, c) Manajemen Sumberdaya Lahan, d) Proteksi Tanaman.
  8. Fakultas Peternakan; a) Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, b) Ilmu Produksi Dan Teknologi Peternakan, c) Teknologi Produksi Ternak, d) Teknologi Hasil Ternak.
  9. Fakultas Teknologi Pertanian; a) Ilmu Dan Teknologi Pangan, b) Teknik Mesin Dan Biosistem, c) Teknologi Industri Pertanian, d) Teknik Sipil Dan Lingkungan
INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOVEMBER (ITS) SURABAYA
1. Fakultas MIPA; a) Matematika, b) Statistika
2. Fakultas Teknologi Informasi; a) Sistem Informasi, b) Teknik Informatika
3. Fakultas Teknologi Industri; a) Teknik Elektro, b) Teknik Industri

UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan; a) Farmasi, b) Keperawatan, c) Kesehatan Masyarakat

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
1. Fakultas Humaniora; a) Bahasa dan Sastra Arab, b) Bahasa dan Sastra Inggris
2. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan; a) farmasi, b) Pendidikan Dokter
3. Fakultas Ekonomi; Perbankan Syariah
4. Fakultas Sains dan Teknologi; Teknik Arsitektur

UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
Fakultas Dakwah; a) Bimbingan dan Konseling Islam, b) Pengembangan Masyarakat Islam

UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
Fakultas Ushuluddin; Tasawwuf Psikoterapi

UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Fakultas Ushuluddin; a) Ilmu Al-Qur`an dan tafsir, b) Ilmu Hadits

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan; a) Pendidikan Dokter, b) Farmasi, c) Ilmu Keperawatan, d) Kesehatan Masyarakat

UIN WALISONGO SEMARANG
Fakultas Syariah; Ilmu Falak

UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR) SURABAYA
1. Fakultas Kedokteran; a) Pendidikan Dokter, b) Pendidikan Bidan
2. Fakultas Kedokteran Gigi; Pendidikan Dokter Gigi
3. Fakultas Farmasi; Pendidikan Apoteker
4. Fakultas Keperawatan; Pendidikan Ners
5. Fakultas Kesehatan Masyarakat; Kesehatan Masyarakat

UNIVERSITAS CENDRAWASIH JAYAPURA
1. Fakultas MIPA; Farmasi
2. Fakultas Kedokteran; Ilmu Keperawatan
3. Fakultas Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kesehatan Masyarakat
4. Fakultas Teknik; Teknik Sipil

UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM) YOGYAKARTA
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis; a) Akuntansi, b) Ilmu Ekonomi
2. Fakultas Farmasi; Farmasi
3. Fakultas Ilmu Sosial Politik; Ilmu Komunikasi
4. Fakultas Kedokteran Hewan; Pendidikan Dokter Hewan
5. Fakultas Kedokteran Gigi; Pendidikan Dokter Gigi
6. Fakultas Psikologi; Psikologi
7. Fakultas Teknologi Pertanian; Teknologi Industri Pertanian

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) BANDUNG
1. Fakultas Ilmu Pendidikan; a) Teknologi Pendidikan, b) Bimbingan dan Konseling
2. Fakultas Pendidikan Seni dan Desain; a) Pendidikan Seni Rupa, b) Pendidikan Seni Musik

Apabila santri sudah menentukan jurusan yang sesuai minat dan kemampuannya, lebih lanjut Basnang memberikan tips sukses dalam meraih beasiswa PBSB.

FAHAMI PERSYARATAN DAN LENGKAPI PERSYARATAN ADMINISTRASI
Santri diminta untuk membaca dan memahami dahulu persyaratannya. Kemudian persyaratan administrasi diisi dengan selengkap-lengkapnya. Sebagai catatan, pada pilihan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, santri yang mendaftar diharuskan menguasai hafalan al-Qur`an sebanyak 10 juz. Tes hafalan al-Qur`an tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan jadwal seleksi tes CBT.

BERKOORDINASI DENGAN PESANTREN
Santri diminta berkoordinasi dengan pesantrennya untuk membuat akun pondok pesantren dan akun santri. Form juga akan memuat profil pesantren dan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP).

DAFTAR LEBIH AWAL
Santri dianjurkan mendaftar lebih awal. Hal ini untuk menghindari terjadinya respon yang lambat dari server pendaftaran. Selain itu, supaya Tim IT dapat merespon secara cepat ketika terjadi problem dalam pendaftaran.

FINALISASI PENDAFTARAN
Periksa kembali isian formulir pendaftaran. Pastikan kembali data yang dimasukkan serta jurusan yang dipilih sudah benar sebelum menekan finalisasi. Ketika sudah difinalisasi, maka data dan isian tidak dapat dirubah kembali.

MEMILIH LOKASI YANG TERJANGKAU
Tentukan pilihan lokasi seleksi yang terjangkau. Pilihan lokasi seleksi tersedia saat pendaftaran online. Sebagai catatan, pada pilihan kampus UNAIR Surabaya, santri diharuskan mengikuti seleksi hanya di kampus UNAIR Surabaya, transportasi dan akomodasi ditanggung santri peserta seleksi.

PERSIAPAN SELEKSI
Santri diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti tes seleksi. Sesuaikan jadwal belajar di pesantren dengan jadwal seleksi yang telah ditentukan.

BILA LULUS, HINDARI MENGUNDURKAN DIRI
Apabila santri dinyatakan lulus saat pengumuman kelulusan, maka santri diharuskan mengikuti perkuliahan sesuai kalender akademik perguruan tinggi yang ditentukan. Santri dianjurkan untuk tidak mengundurkan diri baik sebelum perkuliahan atau saat di tengah masa perkuliahan.
[ sumber : http://pendis.kemenag.go.id/index.php]


Kuota Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2018 Akan Ditambah

Diposkan Oleh On March 04, 2018

psbb 2018
Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun 2018 akan segera dibuka. Kepastian ini disampaikan Kasubdit Pendidikan  Rapat Koordinasi Persiapan PBSB dengan Perguruan Tinggi Mitra di Bandung, seperti yang admin lansir dari web resmi Kementerian Agama RI, Rabu (28/02).

Menurut Basnang, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) terus melakukan persiapan, salah satunya dengan mengelar Rakor untuk  menyusun format seleksi. Tahun ini, akan ada penambahan pilihan  program studi (prodi) baru di kampus UPI Bandung, yaitu: prodi seni musik dan desain grafis.

"PBSB rencananya akan dilaunching pada 28 Maret mendatang di kampus UGM Yogyakarta," tuturnya, Rabu (28/02).

Basnang mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak UGM Yogyakarta terkait rilis PBSB tahun ini.  “Kami sudah mengirimkan permohonan kepada Bapak Menteri Agama untuk bersedia melaunching program PBSB. Kita berharap semoga Menag bersedia dan tidak berhalangan," harapnya.

Menurut Basnang, pihak UGM Yogyakarta sudah menyampaikan kesiapannya menjadi tuan rumah peluncuran program PBSB. UGM telah menjadi mitra PBSB sejak tahun 2006. Saat ini, UGM tercatat sebagai  kampus dengan mahasiswa PBSB terbanyak kedua setelah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Total mahasiswanya mencapai 519 santri.

Pihaknya sudah melakukan persiapan. Bahkan pihaknya meminta kepada mahasiswa PBSB di UGM untuk mewarnai agenda launching tersebut dengan mengenakan busana ala santri, yakni sarungan.

Launching ini, kata Basnang, akan dimeriahkan dengan kehadiran mahasiswa PBSB UIN Yogyakarta serta pengurus Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMORA) Nasional. Akan hadir juga, para pengelola PBSB pada Kanwil Kemenag Provinsi dan 13 Perguruan Tinggi Mitra.

“Kita akan tampilkan corak yang berbeda. Kita akan meriahkan acara launching tersebut dengan karakteristik pesantren,” sambungnya.

Basnang menambahkan, Kemenag akan memberikan bantuan PBSB tahun ini kepada 272 santri berprestasi terpilih. Mereka akan kuliah di13 perguruan tinggi mitra, yakni; 1) IPB Bogor, 2) ITS Surabaya, 3) UIN Makassar, 4) UIN Malang, 5) UIN Surabaya, 6) UIN Bandung, 7) UIN Yogyakarta, 8) UIN Jakarta, 9) UIN Semarang, 10) UNAIR Surabaya, 11) Univ. Cendrawasih Jayapura, 12) UGM Yogyakarta, dan 13) UPI Bandung.

“Kita bersyukur kuota beasiswa PBSB tahun ini bertambah dari kuota tahun lalu yang hanya diberikan kepada 157 santri. Nanti akan kita matangkan kembali biaya perkuliahan pada masing-masing perguruan tinggi. Jika prodi yang biaya perkuliahannya tinggi bisa dikurangi, tentunya kuota 272 santri akan bisa bertambah lagi,” tutupnya. [sumber: Kemenag RI]