2016-12-11

undang undnag perlindungan guruRekan Guru Madrasah, akhir-akhir ini marak sekali peristiwa yang dapat membuat khawatir para guru. Banyak sekali guru dalam melaksanakan tugasnya mengalami hal yang sangat merisaukan. Seolah guru terhimpit oleh dua hal yaitu antara pendidikan dan keamanan.

Guru yang mendidik anak didiknya sering kali menjadi korban pidana oleh orang tua wali murid. Seperti contoh guru yang menjewer anak didiknya dilaporkan ke polisi padahal anak tersebut memang benar-benar melanggar susila atau pun melanggar aturan-aturan yang disepakati bersama antara sekolah, guru dan wali murid.

Oleh karena hal tersebut di atas maka guru harus memiliki perlindungan hukum dalam melaksanakan tugasnya. Guru harus dilindungi, kalau tidak maka hal ini akan berakibat pada merosotnya nilai pendidikan yang ada di Indonesia. Guru sudah tidak lagi mau menegur anak didiknya , guru akan membiarkan anak didiknya berperilaku yang melanggar norma susila, kesopanan dan perautaran tertulis yang berada di satuan pendidikan. Jika ini terjadi maka sudah dapat dipatikan generasi Indonesia akan mengalami degradasi moral yang sangat menghawatirkan.

Bagi guru, harus ada campur tangan pemerintah yang jelas agar guru dapat melaksanakan pendidikan anak bangsa ini dengan sebaik-baiknya tanpa dihantui rasa takut risau dan khawatir akan keselamatanya.

Mengapa jika sudah ada pasal yang melindungi guru, tetapi masih ada guru yang harus dipidana atau penjara apakah perlindungan pada pasal tersebut tidak dapat melindungi guru dalam melaksanakan tugas ataukah ada faktor lain, sehingga guru yang seharusnya dilindungi masih harus tetap dipidana?

Atau mungkin para stekholder atau yang memegang kewenangan tidak mengetahui undang0undang ini? Maka dari itu pada kesempatan ini madrasah kita mencoba mengetengahkan beberapa pasal tentang perlindungan guru. Ini hal yang perlu para guru ketahui, bahwa sebenarnya ada loh pasal-pasal yang melindungi guru dari jeratan hukum, selama guru itu berada pada jalur yang benar.

Berikut ini adalah beberapa pasal dalam undang-undang perlindungan guru yang perlu diketahui :

Pasal 39 UU No 14 tahun 2005 tentang perlindungan hukum terhadap guru 

Undang-undang perlindungan guru sebenarnya sudah ada sejak tahun 2005. UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen  sudah mengatur tentang perlindungan guru dalam melaksanakan tugasnya. Pasal 39 UU No 14 tahun 2005 menegaskan bahwa pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas. Perlindungan terhadap guru tersebut meliputi perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.
undang undnag perlindungan guru

Perlindungan hukum terhadap guru sesuai amanat undang-undang tersebut mencakup perlindungan hukum terhadap tindak kekerasan, perlakuan diskriminatif, intimidasi, ancaman, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, maupun pihak lain. Dasar hukum ini tentu saja sangat kuat karena telah ditetapkan sebagai undang-undang.

Pasal 39 PP No 78 tahun 2008 tentang sanksi pelanggaran tata tertib sekolah 

Mengenai sanksi ini, para guru memiliki dasar hukum yang kuat yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru. Pasal 39 PP No 78 tahun 2008 tentang Guru menyatakan bahwa guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan Guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya. Guru dapat memberikan sanksi berupa teguran dan/atau peringatan, baik lisan maupun tulisan, serta hukuman yang bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik Guru, dan peraturan perundang-undangan. Jika pemberian sanksi terhadap pelanggaran tersebut di luar kewenangan Guru, maka guru dapat melaporkannya  kepada pemimpin satuan pendidikan.
undang undnag perlindungan guru
Itulah sekilas info menganai dasar perlindungan guru yang sejatinya sejak lama sudah ada. Maka buat para guru madrasah, jangan ragu lagi untuk mendidik namun tegas, berilah sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku tanpa harus takut dengan jerat hukum selama itu adalah pada jalur yang benar, demi terciptanya generasi yang tidak cengeng namun disiplin. Undang undang guru akan melindungi jika terjadi hal-hal yang seharusnya tidak terjadi pada seorang guru. Semoga manfaat dan salam madrasah...

model pembelajaran K13Teman-teman para guru madrasah yang berbahagia. Penerapan K 13 secara bertahap sudah dilaksanakan di berbagai sekolah  atau madrasah di seluruh Indonesia. Walaupun memenag dalama pelaksanaanya masih banyak kendala yang dihadapinya. Mulai dari sarana, pengadaan alat ajar sampai dengan metode pengajarannya dan masalah-masalah yang lain.

Hal yang sangat penting dalam penerapan Kurikulum 13 adalah metode pangajaran yang banyak perubahan dalam penerapannya. Salah satunya adalah metode atau model pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning).

Model pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) ternyata menjadi model yang cocok untuk diterapkan pada kurikulum 2013. Oleh karena di dalam model PBL ini mengandung pola pembelajaran dengan pendekatan saintifik (scientific approach). Dalam pembelajaran model ini, setidaknya ada 3 model pembelajaran yang cocok diterapkan pada kurikulum 2013. Di antaranya sebagai berikut.

1. Discovery Learning
Model pembelajaran discovery learning dilakukan dengan beberapa langkah pembelajaran yaitu persiapan, pelaksanaan (kegiatan inti), dan penilaian.

Pada kegiatan inti yaitu pelaksanaan pembelajaran model pembelajaran discovery learning dilakukan hal-hal berikut:
  1. Pemberian stimulasi/rangsangan,
  2. Pernyataan/identifikasi masalah,
  3. Pengumpulan data,
  4. Pengolahan data,
  5. Verifikasi/pembuktian dan
  6. Menarik kesimpulan/generalisasi.
Tahapan penilaian tentu dilakukan model authentic assesment

2. Problem Based Learning
Problem based learning adalah, metode mengajar yang menggunakan masalah yang nyata, melalui masalah itu, terjadilah proses belajar siswa. Mereka akan belajar berbagai hal termasuk ingatan (kognitif) maupun keterampilan berpikir kritis.

Problem based learning adalah metode mengajar dengan fokus pemecahan masalah yang nyata, kerja kelompok, umpan balik, diskusi, dan laporan akhir.

3. Project Based Learning
Model pembelajaran berbasis proyek  merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Guru menugaskan siswa untuk melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.

Demikian intisari dari artikel tentang model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013. Model pembelajaran merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh guru. Oleh karena guru merupakan ujung tombak pelaksana pembelajaran di kelas. Di sanalah, kreativitas guru sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Semoga bermanfaat dan salam madrasah…..


cara cek sk inpassing guru bukan pnsPenyetaraan guru Non PNS adalah program yang selalu di nanti-nanti oleh semua guru Non PNs, karena harapan untuk menjadi PNS sangatlah kecil, SK Inpassing merupakan surat keputuasan yang dikeluarkan oleh pemerintah sebagai penyetaraan terhadap guru Non PNS dengan guru PNS yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 47 tahun 2007.

Jika dipertanyakan apa itu Inpassing Guru, Inpassing Guru adalah merupakan penetapan jabatan fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. Inpassing bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekailgus demi tertib administrasi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil.Persyaratan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang dapat ditetapkan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya

Dan pada kesempatan kali ini admin akan berbagi tentang Cara Cek SK Inpassing Guru Non PNS, cara mengeceknya adalah berdasarkan  Nomor NUPTK dan Nama Guru. Cara Cek SK Inpassing Guru Non PNS dapat dilakukan melalui situs remsi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Cara mudah cek proses SK Inpassing

Untuk mengecek inpassing guru bukan PNS silakan klik tautan berikut ini :

http://sdm.kemdikbud.go.id:8080/ropeg-info/index.php

Pilih Inpassing Guru Bukan PNS. lihat isian NUPTK dibawah ini.
Maka akan muncul seperti tampilan dibawah ini, silakan tinggal isikan NUPTK atau nama guru.
Adapun Guru yang Bukan Pegawai Negeri Sipil yang dapat ditetapkan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya adalah:

Guru tetap yang mengajar pada satuan pendidikan, TK/TKLB/RA/BA atau yang sederajat; SD/SDLB/MI atau yang sederajat; SMP/SMPLB/MTs atau yang sederajat; dan SMA/SMK/SMALB/MA/MAK atau yang sederajat, yang telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Guru dimaksud adalah guru yang diangkat oleh pemerintah, pemerintah daerah dan yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan;
  1. Kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV;
  2. Masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut pada satmingkal yang sama;
  3. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan;
  4. Telah memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional; dan Melampirkan syarat-syarat administratif:
  5. Salinan/fotokopi sah surat keputusan tentang pengangkatan atau penugasan sebagai guru tetap yang ditandatangani oleh yayasan/penyelenggara satuan pendidikan yang mempunyai izin operasional tempat satuan administrasi pangkal (satmingkal) guru yang bersangkutan.
  6. Salinan atau fotokopi ijazah terakhir yang disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku (Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menerbitkan ijasah dimaksud).
Demikian info mengenai cara cek inpasiing untuk guru bukan PNS. Semoga bermanfaat dan salam madrasah.....

Madrasah Kita | Bapak Ibu guru SD, berikut ini adalah aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015. Aplikasi ini sangat cocok digunakan bagi Anda seorang guru dengan sekolah pengimplementasi kurikulum 2013 baik kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6.

Walupun memang saat ini, Kurikulum 2013 masih menjadi polemik di semua kalangan. Namun, dengan adanya revisi K13 di tahun 2016 ini diharapkan semua sistem maupun perangkat pembelajaran sudah siap ketika di tahun pelajaran 2016/2017 K13 benar-benar sudah berjalan.

Dan aplikasi penilaian Kurikulum 2013 ini sudah disesuaikan dengan ketentuan yang tertuang dalam buku panduan Penilaian Sekolah Dasar terbaru dari Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan Pusat Penilaian Pendidikan dan Pusat Kurikulum dan Perbukuan)

Gambaran Apilkasi :
Aplikasi Penilaian K13 ini dibuat oleh Bapak Untung Sutikno, S.Pd yang menjabat sebagai kepala sekolah SDN Randegan 02.
Berikut ini adalah preview dari aplikasi penilaian tersebut :

Menu Utama :
1. Menu Input Data
2. Deskripsi KI-1 dan 2
3. Nilai KI-3 Pengetahuan
4. Nilai KI-4 Ketrampilan
5. Hasil
6. Bonus Instrumen

Bagaimana cara menjalankan aplikasi ini?

Dalam aplikasi ini sudah disediakan panduannya, jadi tidak perlu khawatir. Silahkan unduh Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Sesuai dengan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015 disini :

Aplikasi Penilaian K13

Demikian info mengenai aplikasi penilaian Kurikulum 13 SD sesuai dengan permendikbud tahun 2015. Semoga bermanfaat dan salam madrasah....


bioun 2017
Madrasah Kita | Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2017 sebentar lagi akan di gelar, baik untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Sebelum Pelaksanaan UN tersebut dilakukan pendaftaran dan pendataan Calon peserta UN yang nantinya akan ditetapkan m enjadi peserta UN tahun 2017. Calon peserta UN merupakan siswa kelas akhir di masing – masing tingkat dan berpacu pada data yang ada di dapodik. Selain itu verifikasi peserta UN juga dilakukan melalui aplikasi BIO UN 2017.

Petunjuk teknis penggunaan BIOUN Tahun 2017

Sambil menunggu kelanjutan kebijakan Ujian Nasional, kami sampaikan bahwa pendataan calon peserta ujian sudah bisa dilaksanakan.

Calon peserta Ujian ini sebagai laporan secara online dari tiap sekolah dan natinya dapat digunakan sebagai dasar penomoran ujian sekolah / madrasah. Berikut ini penggunaan BIOUN Tahun 2017 yang datanya bisa diambil dari verval capesun EMIS :
  1. Siapkan file capesun (downlod di vervalun)
  2. Siapkan aplikasi BIOUN
  3. Buka BIOUN 
  4. Kopi file Capesun, Pilih 30-06, buka Polder Emis, paste
  5. Log in Biodata, Userid :admin, Password : admin
  6. Pilih export/import-pilih kabupaten-pilih madrasah
  7. Klik DAPODIK/EMIS (secara otomatis file capesun akan muncul)
  8. Klik file capesun
  9. Pilih proses
  10. Kalo berhasil klik siswa
  11. Maka bio-un akan terisi otomatis. Selamat mencoba
Untuk lebih mudahnya silakan bisa dapatkan BIOUN di link berikut ini :

BIOUN SMP/MTs

BIOUN SMA/MA

Demikian info mengenai BIOUN untuk Tahun 2017. Semoga bermanfaat dan salam madrasah

MKRdezign

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget